Press "Enter" to skip to content

Cintaku Seperti Ilmu Tajwid

adhitya.org 0

Bagi yang ingin mengingat-ngingat atau belajar ilmu tajwid, mungkin ilustrasi berikut bisa membantu. Yuk kita simak satu-satu

Belajar Ilmu TajwidBelajar Ilmu TajwidSaktah artinya (diam, tidak bergerak) Ialah berhenti sejenak tanpa bernafas. Adapun tanda saktah yang terdapat dalam al-Qur’an biasanya dengan (سكتة) dan kadang-kadang juga dengan (س) saja.
Di dalam al-Qur’an bacaan saktah ada pada 4 tempat, yakni:
1. Surah al-Kahfi ayat 1dan 2: ۥ عِوَجَاۜ قَيِّمً۬ا
2. Surah Yasin ayat 52: مِن مَّرۡقَدِنَاۜ‌ۗ هَـٰذَا
3.Surah al-Qiyamah ayat 27: وَقِيلَ مَنۡۜ رَاقٍ۬
4. Surah al-Muthaffifiin ayat 14: كَلَّا‌ۖ بَلۡۜ رَانَ

Belajar Ilmu TajwidPengertian idgham :
Idgham secara bahasa berarti meleburkan atau memasukan, dalam hukum nun mati, idham berarti meleburkan nun mati/tanwin,jadi cara membaca Idgham Bighunnah adalah menggabungkan bunyi nun sukun atau tanwin ke huruf Idgham dengan didengungkan selama satu alif.

Huruf idgham ada 6 yakni : Ya’, Ra’, Mim, Lam, Waw and Nun,

Idgham Bigunnah

Ghunah berarti dengung, Idgham bighunnah adalah meleburkan nun mati atau tanwin di sertai dengan dengung, Terjadi jika nun mati/tanwin bertemu dengan huruf idgham bigunnah yakni :

ي ن م و

Idgham Bilagunnah

Idgham Bilaghunnah yaitu memasukan/meleburkan nun mati dan tanwin (idgham) tanpa di sertai dengan dengung. Terjadi jika nun mati/tanwin bertemu dengan huruf idgham bilagunnah yakni : lam dan Ro

Belajar Ilmu TajwidPengertian idzhar halqi menurut etimologi atau bahasa adalah terang dan jelas. Dan idzhar menurut terminologi (istilah) adalah bertemunya nun mati dengan salah satu huruf idzhar. Atau bertemunya tanwin dengan salah satu huruf idzhar, atau yang lebih akrab dengan sebutan huruf halqi.

Huruf-huruf idzhar sendiri berjumlah enam (6), Yakni: hamzah (ء), ha’ (ه ), ‘ain (ع), ghin (غ), kha’ (ح) dan kho’ (خ).

Cara membacanya
Cara membaca bacaan idzhar adalah: harus dibaca terang dan jelas. Hal inji disebabkan karena nun mati, atau tanwin bertemu dengan huruf halqi.

Idzhar Muthlaq
Ada 4 contoh Hukum Izhar Wajib di dalam Al-Quran, yaitu: Dunya, Shinwanun, Bunyanun, dan Qinwanun.
Di dalam Al-Quran, ciri-cirinya adalah tidak terdapat tanda tasydid di atas huruf Waw dan Ya apabila bertemu dengan Nun Sukun. Jika Anda menemui terdapat tanda tasydid di atas huruf Waw dan Ya, itu adalah bacaan idhom bighunnah

Belajar Ilmu TajwidIkhfa’ Syafawi terjadi jika mim mati bertemu dengan ba ب .

Cara membaca Ikhfa’ Syafawi di dengungkan, dengan panjang 2 harakat

Belajar Ilmu TajwidIdgham Mutamatsilain adalah pertemuan huruf mati / bersukun dengan huruf yang sama yang berharakat misalkan: بَ dan بْ

Pengecualiana pada pertemuan – pertemuan huruf berikut ini :
mim (م) sukun dan mim (م) berharakat : – Idgham Mislan (dengung);
nun ( ن) sukun dan nun ( ن) berharakat: – Idgaham bi ghunnah (dengung)
dan huruf-huruf mad (ا و ي) – di baca panjang sebagaimana mestinya (hukum mad).

Belajar Ilmu TajwidMad Wajib Muttasil terjadi apabila mad asli atau mad thobi’i bertemu dengan huruf hamzah ( ء ) dalam satu kata
Cara membaca mad wajib muttasil adalah mad di panjangkan menjadi 4 atau 5 harakat

Belajar Ilmu TajwidQalqalah adalah bacaan pada huruf-huruf qalqalah dengan bunyi seakan-akan berdetik atau memantul. Huruf qalqalah ada lima yaitu : Qothbujadin (Qof, tho,Ba, Jim, Dal, )

Belajar Ilmu TajwidIqlab yaitu mengganti huruf nun mati atau tanwin menjadi seperti suara huruf mim mati, jika nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf Ba, kadar panjangnya 2 harakat penulisan iqlab juga sering diberi tanda dengan huruf mim kecil

Huruf iqlab hanya ada satu yaitu: Ba’

Belajar Ilmu TajwidMad Asli atau Mad Thob’i adalah memanjangkan bacaan di karenakan ada huruf mad ( ا , و , ي), dan tidak ada sebab yang dapat mengubah keasliannya.

Mad Asli atau Mad Thob’i di panjangkan sepanjang 2 harakat

Belajar Ilmu TajwidIdgham Bi La Ghunnah yaitu memasukan/meleburkan nun mati dan tanwin (idgham) tanpa di sertai dengan dengung.
Huruf idgham bi la ghunnah ada dua yaitu Ra dan Lam

Belajar Ilmu TajwidBoleh berhenti disalah satu tanda titik tiga

Belajar Ilmu TajwidLam Ta’rif adalah dua huruf “al” (Bahasa Arab: الـ ) yang ditambah pada pangkal kata nama bahasa Arab. Terdapat dua jenis lam ta’rif iaitu qamariah dan syamsiah.

Belajar Ilmu TajwidBertemunya 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berbeda sifatnya.

Belajar Ilmu TajwidWajib berhenti di setiap tanda waqaf mim

Belajar Ilmu TajwidA. Pengertian Tafkhim dan Tarqiq
Tafkhim (تَفْخِيْمُ) merupakan masdar dari fakhkhama (فَخَّمَ) yang berarti menebalkan. Sedang yang dimaksud dengan bacaan tafkhim adalah membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tebal. Pada pengertian itu dapat disimpulkan, bahwa bacaan-bacaan tafkhim itu menebalkan huruf tertentu dengan cara mengucapkan huruf tertentu dengan cara mengucapkan huruf di bibir (mulut) dengan menjorokkan ke depan (bahasa Jawa mecucu), bacaan tafkhim kadang-kadang disebut sebagai isim maf’ul mufakhkhamah (مُفَخَّمَةٌ).
Tarqiq (تَرْقِيْقٌ) merupakan bentuk masdar dari roqqoqo (رَقَّقَ) yang berarti menipiskan. Sedang yang dimaksud dengan bacaan tarqiq adalah membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tipis. Pada pengertian itu tampak, bahwa tarqiq menghendaki adanya bacaan yang tipis dengan cara mengucapkan hurur di bibir (mulut) agak mundur sedikit dan tmpak agak meringis. Bacaan tarqiq kadang-kadang disebut sebagai isim maf’ulnya, yakni muraqqoqoh (مُرَقَّقَةٌ).

B. Bacaan Tafkhim
Huruf hijaiyah yang wajib dibaca tafkhim terdapat tujuh huruf, yaitu huruf isti’la yang berkumpul pada kalimat: خُصَّ ضَغْطِ قِظْ, kesemuanya harus dibaca tebal.

Contoh:
اُدْ خُلُوْهَا، وَالصَّآفَّاتِ، غَاسِقٍ، فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ، وَالطَّيِّبُوْنَ، فَالْحَقُّ اَقُوْلُ.
Selain ketujuh huruf tersebut harus dibaca tarqiq, kecuali huruf lam dan ra, yang mempunyai ketentuan sendiri. Pertama, huruf lam tetap dibaca tafkhim jika berada pada lafal jalalah (لَفْظُ الْجَلاَلَةِ), yakni lam yang terdapat pada lafal: dengan syarat agar lam itu didahului tanda baca fathah atau dammah.
Contoh:
صَلاَةُ اللهِ، سَلاَمُ اللهِ، سُبْحَانَ اللهِ، شَهِدَ اللهُ.
Kedua, ra wajib dibaca tafkhim (tebal) apabila:
Ra bertanda baca fathah. Contoh:
رَحْمَةَ اللهِ، حَشَرَةٌ، اَلرَّحِيْمِ، اَلْفُقَرَآءَ
Ra bertanda baca dammah. Contoh:
اَ ْلاَخْيَارُ، كَفَرُوْا، اُذْكُرُوا اللهَ، رُفِعَتْ
Ra bertanda sukun (mati), sedang huruf di belakangnya berupa huruf yang difathah. Contoh:
مَرْحَبًا، نَرْزُقُكُمْ، مَرْيَمُ، قَرْيَةٍ
Ra bertanda suku, sedang huruf di belakangnya berupa huruf yang didammah. Contoh:
ذُرِّيَّةً، قُرْبَةً، عُرْيَانًا، حُرْمَةً
Ra yang bertanda baca sukun, sedang huruf di belakangnya berupa huruf yang dikasrah, namun kasrah ini bukan asli tetapi baru datang. Contoh:
اِرْجِعِيْ، اِرْحَمْ، اِرْجِعُوْا، اَمِ ارْتَابُوْا
Ra bertanda baca sukun, sedang huruf di belakangnya berharakat kasrah asli dan sesudah ra bertemu dengan huruf isti’la (حَرْفُ اِسْتِعْلاَءٍ) yang terdapat tujuh huruf yang terkumpul pada kalimat: خُصَّ ضَغْطٍ قِظْ
Contoh:
يَرْضَاهُ، فُرْقَةٌ، لَبِالْمِرْصَادِ، قِرْطَاسٌ
C. Bacaan Tarqiq
Pertama, huruf lam dibacan tarqiq (tipis), jika huruf lam berada dalam lam jalalah yang didahului huruf yang bertanda baca kasrah. Contoh:
اَلْحَمْدُ ِللهِ، بِاللهِ، مِنْ عِنْدِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ
Semua lam yang tidak berada pada lafal jalalah sebagaimana dijelaskan di atas, maka harus dibaca tarqiq (tipis).
Contoh:
لَيَعْلَمُوْنَ، اِلَى اْلاِبِلِ، مِنَ الْعِلْمِ، كَلاَّ لَوْتَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِ، بَكُلِّ آيَةٍ
Kedua, huruf ra wajib dibaca tarqiq (tipis) jika:
Huruf ra bertanda baca kasrah.
Contoh:
رِضْوَانٌ، مَعْرِفَةٌ، رِجْسٌ، سَنُقْرِئُكَ
Huruf ra bertanda baca hidup yang jatuh setelah ya mati atau huruf lien.
Contoh:
اَلْكَبِيْرُ، مِنْ خَيْرٍ، اَلْبَصِيْرُ، لَخَبِيْرٌ
Huruf ra mati dan sebelumnya ada huruf yang berharakat kasrah asli, sedang sesudah ra bukan huruf isti’la.
Contoh:
شِرْكٌ، اَاَنْذَرْتَهُمْ، فِرْعَوْنَ، لَشِرْذِمَةٌ

Belajar Ilmu TajwidImalah (memiringkan atau membengkokan)
Cara merubah bacaan “RO” menjadi “RE” (seperti “E” dalam kata sate). Dalam al-Qur’an, lafadz yang dibaca dengan metode ini ada pada 1 tempat, yakni: Surat Hud ayat 41: مَجۡر۪ٮٰهَا
Belajar Ilmu TajwidMad Arid Lissukun terjadi di ketika berhenti (waqof) di akhir ayat sehingga mematikan huruf terakhir sedang sebelum huruf yang dimatikan tersebut terdapat mad asli.

Cara membaca Mad Arid Lissukun kadar panjang bacaannya adalah 2, 4 atau 6 harakat.
Contoh – contoh Mad Arid Lissukun

1. Ta’lamuuuuuun : َتَعْلَمُوْن
2. Mustaqiiiiiin: ِِمُسْتقِيْم

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *