Normal view

Durov Kritik Prancis sebagai “Tidak Bebas” setelah Polisi Geledah Kantor X di Paris

4 February 2026 at 00:51

Jaksa Prancis menggerebek markas X di Paris pada hari Selasa sebagai bagian dari penyelidikan yang semakin meluas terkait dugaan penyebaran gambar pelecehan seksual anak, deepfake yang dihasilkan AI, dan penyangkalan Holocaust di platform tersebut.

Penggerebekan yang didukung oleh Europol ini menandai peningkatan besar dalam upaya regulator Eropa menindak imperium media sosial Elon Musk. Jaksa telah memanggil Musk dan mantan CEO Linda Yaccarino untuk “wawancara sukarela” yang dijadwalkan pada 20 April.

Lingkup Investigasi

Unit kejahatan siber jaksa Paris membuka penyelidikan awal pada Januari 2025, awalnya berfokus pada tuduhan bahwa algoritma bias di X telah memanipulasi sistem pemrosesan data otomatis. Penyelidikan ini berkembang secara signifikan setelah chatbot AI milik Musk bernama Grok menghasilkan konten yang diduga menyangkal Holocaust dan membuat deepfake seksual eksplisit.

Dugaan yang sedang diselidiki meliputi keterlibatan dalam memiliki dan menyebarkan gambar pelecehan seksual anak serta deepfake seksual eksplisit. Jaksa juga menyelidiki penyangkalan kejahatan terhadap kemanusiaan dan manipulasi sistem pemrosesan data otomatis sebagai bagian dari kelompok terorganisasi.

Kantor jaksa mengumumkan penggeledahan yang sedang berlangsung tersebut melalui X. Setelah itu, kantor tersebut menyatakan keluar dari platform tersebut dan mengajak pengikutnya untuk bergabung di layanan media sosial lain.

Grok di Pusat Kontroversi

Chatbot Grok yang dikembangkan oleh xAI memicu kemarahan global bulan lalu. “Spicy mode”-nya menghasilkan puluhan ribu gambar deepfake seksual tanpa persetujuan merespons permintaan pengguna.

Chatbot tersebut juga memposting konten penyangkalan Holocaust dalam bahasa Prancis. Bot itu mengklaim kamar gas di Auschwitz-Birkenau dirancang untuk “desinfeksi dengan Zyklon B melawan tifus” dan bukan untuk pembunuhan massal—narasi yang lama digunakan oleh para penyangkal Holocaust.

Walaupun Grok kemudian mengubah pernyataannya dan mengakui kesalahan itu, kerusakan telah terjadi. Malaysia dan Indonesia menjadi negara pertama yang secara penuh memblokir Grok, di mana Malaysia juga mengumumkan tindakan hukum terhadap X dan xAI.

X Membalas

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di platformnya sendiri, X mengecam penggerebekan tersebut sebagai “tindakan aparat penegak hukum yang abusif, dirancang hanya untuk mencapai tujuan politik yang tidak sah dan bukan untuk memajukan tujuan penegakan hukum yang sah berdasarkan administrasi keadilan yang adil dan tidak memihak.”

Perusahaan itu membantah seluruh tuduhan dan menggambarkan tindakan Prancis tersebut sebagai bentuk sensor bernuansa politik.

Durov Berikan Pendapat

Pendiri Telegram, Pavel Durov, yang juga menghadapi tuduhan serupa di Prancis setelah penangkapannya pada Agustus 2024, membela X dan menyerang otoritas Prancis.

“Polisi Prancis saat ini sedang menggerebek kantor X di Paris. Prancis adalah satu-satunya negara di dunia yang secara pidana menindak seluruh jejaring sosial yang memberi kebebasan dalam tingkatan tertentu (Telegram, X, TikTok…). Jangan salah: ini bukan negara bebas,” tulis Durov di X.

Pada komentar lanjutannya, ia menambahkan: “Mempolitisasi isu perlindungan anak untuk membenarkan sensor dan pengawasan massal adalah hal yang menjijikkan. Orang-orang ini tidak tahu batas.”

Reaksi Campuran

Karakterisasi Durov tersebut menuai dukungan sekaligus kritik di dunia maya. Beberapa pengguna mengamini pandangannya, salah satunya menyebut kebijakan Prancis adalah “starter pack Autokrasi Digital” serta menggambarkan penangkapan Durov sebagai “peringatan” atas apa yang akan terjadi ke depannya.

Pihak lain meminta agar diskusi lebih seimbang. “Platform seperti Telegram dan X tidak hanya ‘alat kebebasan’. Platform ini bisa dipakai menyebarkan kebencian, mengoordinasikan kekerasan, dan mengguncang stabilitas masyarakat,” tulis seorang pengguna. “Menganggapnya sekadar ‘negara bebas atau tidak’ sangat menyederhanakan kenyataan di kedua sisi.”

Tekanan Regulasi Bertambah

Prancis bukan satu-satunya negara yang menyoroti platform milik Musk. Kantor Komisioner Informasi Inggris telah membuka penyelidikan resmi terkait bagaimana X dan xAI menangani data pribadi saat mengembangkan Grok, sementara regulator media Inggris Ofcom melanjutkan investigasi terpisah yang dapat memakan waktu berbulan-bulan.

Uni Eropa juga memulai penyelidikannya sendiri bulan lalu setelah insiden deepfake dan telah menjatuhkan denda kepada X sebesar €120 juta atas pelanggaran regulasi digital, termasuk praktik centang biru yang menyesatkan.

Tekanan hukum muncul di saat Musk tengah mengonsolidasikan bisnis teknologinya. SpaceX mengumumkan pada Senin bahwa mereka telah mengakuisisi xAI dalam kesepakatan yang akan menggabungkan Grok, X, dan perusahaan komunikasi satelit Starlink di bawah satu payung korporasi—langkah yang bisa membuat pengawasan regulator di berbagai yurisdiksi kian rumit.

WisdomTree, a firm with $150 billion in assets, says crypto is now a core business

WisdomTree’s Jonathan Steinberg says the firm’s tokenization push is nearing profitability, with $750 million in digital assets and long-term plans to modernize financial infrastructure.

Solana (SOL) Bertahan di Dekat US$100 saat Holder Jangka Panjang Melakukan Koreksi — Risiko Penurunan Meningkat

3 February 2026 at 23:00

Solana masih berada di bawah tekanan setelah penurunan yang berkepanjangan, yang sudah terjadi jauh sebelum kondisi pasar baru-baru ini semakin memburuk. Penurunan harga ini secara perlahan mengikis kepercayaan investor, sehingga para investor besar mulai menyesuaikan posisi mereka.

Polanya kini menunjukkan risiko penurunan yang meningkat. Walaupun ada sinyal oversold yang mulai muncul, data secara keseluruhan tetap mencerminkan pandangan hati-hati terhadap SOL.

Holder Solana Mulai Lakukan Koreksi

HODLer Net Position Change Solana mulai menunjukkan tren menurun. Bar hijau yang semakin sedikit menandakan bahwa holder jangka panjang mulai memperlambat akumulasi. Kelompok ini biasanya berperan membantu menstabilkan harga di saat terjadi koreksi. Penurunan aktivitas pembelian ini menunjukkan keyakinan yang mulai melemah, bukan aksi distribusi besar-besaran pada harga saat ini.

Meski data tersebut tidak mengonfirmasi adanya penjualan aktif, data ini menyoroti berkurangnya permintaan dari investor berpengaruh. Berkurangnya akumulasi sering membatasi upaya pemulihan saat fase oversold. Tanpa tekanan beli baru, SOL bisa saja kesulitan mempertahankan rebound, apalagi jika kondisi pasar secara umum tetap rapuh.

Ingin insight token seperti ini? Daftar untuk mendapatkan Crypto Newsletter Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Perubahan Posisi Bersih HODLer Solana
Perubahan Posisi Bersih HODLer Solana | Sumber: Glassnode

HODL Waves memberikan pemahaman lebih lanjut tentang perilaku investor. Wallet yang mengakumulasi SOL satu sampai tiga bulan lalu turun sebesar 5%. Sementara itu, proporsi holder dengan usia tiga hingga enam bulan naik 4,5%. Pergeseran ini menunjukkan bahwa investor yang sedang mengalami kerugian belum menjual asetnya.

Walaupun masih ada ketahanan, kesabaran holder tentu memiliki batas. Secara historis, pelemahan harga dalam waktu lama akan menguji keyakinan holder. Jika harga Solana turun lebih dalam, kelompok ini mungkin mulai menjual. Pola tersebut akan memperbesar tekanan turun dan memperkuat tren makro bearish yang sudah ada.

HODL Waves Solana
HODL Waves Solana | Sumber: Glassnode

Harga SOL Bisa Mengalami Penurunan Lebih Lanjut

Solana saat ini diperdagangkan di kisaran US$103, masih berada di atas support penting US$100. Level ini sesuai dengan Fibonacci Extension 161,8%. Mempertahankan zona ini penting untuk kestabilan jangka pendek. Namun, reli yang gagal membuat risiko koreksi ke bawah menuju ke harga US$95 yang berada di Fibonacci 178,6%.

Analisis Harga Solana.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Indikator momentum menunjukkan kondisi oversold. Money Flow Index hampir mendekati level oversold. Secara historis, setiap penurunan di bawah level ini biasanya memicu rebound singkat. Namun, pantulan ini sering gagal membalikkan tren utama dan akhirnya diikuti penurunan lagi setelah pemulihan singkat.

MFI Solana
MFI Solana | Sumber: TradingView

Dalam waktu dekat, Solana mungkin akan bertahan di US$100 atau memantul ke resistance US$107. Bounce secara teknikal masih mungkin terjadi karena kondisi oversold. Akan tetapi, sinyal makro masih lebih condong ke risiko penurunan. Tanpa permintaan yang lebih kuat, SOL nampaknya rentan terhadap breakdown lagi di bawah US$100.

Pandangan bearish akan batal jika Solana berhasil menembus US$107 dan menjadikannya support. Kenaikan yang konsisten bisa membuka jalan menuju US$118. Untuk mencapai level itu, Solana membutuhkan arus investasi yang stabil dan kepercayaan investor yang baru. Jika modal belum kembali masuk ke SOL, upaya kenaikan harga kemungkinan masih akan terbatas.

White Whale Solana: Rug Pull, Perangkap, atau Meme Coin Sempurna?

3 February 2026 at 21:44

Karena volatilitas yang sering terjadi di pasar meme coin Solana, bertahan saja adalah hal yang langka. Namun The White Whale (WHITEWHALE), sebuah token yang lahir di launchpad Pump.fun pada akhir 2025, berhasil melawan berbagai rintangan.

WHITEWHALE sudah melewati aksi jual besar-besaran, tuduhan rug pull, serta sorotan tajam dari para trader dan analis.

Pergerakan Harga Whitewhale yang Liar dan Asal Usul Narasi Meme-nya

Pada waktu publikasi, WHITEWHALE diperdagangkan di harga US$0,089, dengan data CoinGecko menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar US$89,6 juta.

Sementara pasar kripto secara keseluruhan mengalami penurunan, token White Whale justru mencatatkan kenaikan sebesar 180% dalam dua minggu terakhir. Ini menunjukkan betapa ekstrimnya pergerakan harga token ini.

Grafik Harga Token WHITEWHALE
Grafik Harga Token WHITEWHALE | Sumber: CoinGecko

Meme coin WHITEWHALE diluncurkan pada Oktober 2025, terinspirasi dari sosok di X (Twitter) @TheWhiteWhaleV2, seorang trader perpetuals yang dikenal karena pernah mengalami likuidasi sebesar US$80 juta yang cukup terkenal.

Token ini tidak memiliki roadmap, tidak menjanjikan utilitas, dan tidak diketahui siapa pendirinya. Token ini hanya bermodalkan narasi meme dan suplai tetap hampir 1 miliar token, seperti yang diuraikan dalam posting komunitas di Medium pada awal peluncuran.

Karena khawatir reputasinya terganggu oleh penipuan yang menggunakan namanya, @TheWhiteWhaleV2 akhirnya turun tangan. Pada Desember, ia membeli token, menambah likuiditas, dan membantu mengoordinasikan pengambilalihan komunitas (CTO).

I'll make this brief because people don't read and then spout off at the mouth.

The White Whale meme was not created by me.

I took it over to control use of image/likeness/reputation.

I make zero money from this.

An X user (sorry can't give credit, don't remember who) made…

— The White Whale (@TheWhiteWhaleV2) December 7, 2025

Biaya Pump.fun dialihkan kembali ke para holder, dan aktivitas treasury dibuat transparan, sebuah langkah yang jarang terjadi di ekosistem meme Solana.

Lalu, siapa sebenarnya yang mengendalikan treasury WHITEWHALE saat ini?

Saya yang mengendalikan. Memang itulah intinya. Token yang memakai nama saya, saya yang bertanggung jawab sepenuhnya. DAO dan struktur lain sering menciptakan ilusi demokrasi di ruang ini, padahal pada kenyataannya hampir tidak pernah ada. Kamu mempercayakan Jeff untuk menjadi pengelola yang baik di HyperLiquid. Kamu mempercayakan The White Whale untuk berlaku amanah atas namanya sendiri,” jelas The White Whale kepada BeInCrypto.

Peserta awal mendapat keuntungan besar, dengan beberapa laporan menyebutkan ada trader yang berhasil mengubah dana ratusan dolar menjadi lebih dari US$1 juta.

THIS GUY TURNED $370 INTO $1.2 MILLION

Remus (@remusofmars) bought 1.5% of the WHITEWHALE supply for only $370, and he is now up $1.2 MILLION.

He held on to most of his WHITEWHALE until a $150M Market Cap. He has now cashed out a total of $220K, and is still holding $987K of… https://t.co/zYCqIVIahF pic.twitter.com/csuozFhK9R

— Arkham (@arkham) January 12, 2026

Namun, trader yang sama, Remus di X, hampir kehilangan semua keuntungan itu seminggu kemudian dan hanya sempat mencairkan US$220.000 saja.

“Trader ini merugi US$1 juta di WHITEWHALE minggu lalu. Remus sempat untung US$1,5 juta dengan WHITEWHALE. Sayangnya, dia baru sempat mencairkan US$220K sebelum harga anjlok -80%. Sekarang ia hanya untung US$464.000. Akankah Remus bisa balik modal? Atau waktunya beralih ke koin berikutnya?” papar Arkham melaporkan.

Bagaimana Aksi Balas Dendam Retail Membuat WHITEWHALE Melonjak Vertikal

Momen WHITEWHALE melejit terjadi pada awal Januari 2026. Dari harga terendah bulan Desember di US$0,0082, harga WHITEWHALE melonjak hampir 930% hingga sempat menyentuh US$0,20, menurut CoinGecko.

Kapitalisasi pasar token ini menembus US$200 juta, menjadikannya salah satu peluncuran Pump.fun paling sukses dalam beberapa bulan terakhir menurut Messari.

WHITEWHALE Metrics
Metik WHITEWHALE | Sumber: Messari

Listing di exchange seperti Bybit, MEXC, KuCoin, sampai LBank turut memicu lonjakan volume yang mencapai US$48 juta dalam 24 jam.

Di X, para trader menganggap WHITEWHALE sebagai “balas dendam retail” yakni gerakan budaya melawan bot, snipers, dan peluncuran meme coin yang dikendalikan orang dalam.

Respectfully why the only “meme” I’ve bought ever is $Whitewhale @WhiteWhaleMeme. This the exact culture we should be promoting, no kols, rug pulls every 5 seconds, giving to communty. There can be cool thing about crypto currently. There is a token providing counter culture.…

— Imran (@ImmieV) January 30, 2026

Tetapi setelah itu, datanglah kejatuhan.

Rug atau Peristiwa Likuiditas? di Balik Crash WHITEWHALE Pada 20 Januari

Pada 20 Januari 2026, salah satu holder terbesar menjual token senilai sekitar US$1,3 juta, sehingga memicu penurunan harga hingga 60% dalam waktu singkat.

Perkiraan kapitalisasi pasar pun jatuh dari kisaran US$200 juta menjadi hanya US$20–40 juta. Hal ini memicu gelombang di media sosial, dengan tuduhan rug pull bermunculan.

The viral memecoin $WHITEWHALE just rugged.

From 200M to 20M. -45% candle in the last few minutes.
Thanks for playing pic.twitter.com/FfEFVOzAo2

— Darky (@Darky1k) January 19, 2026

Sementara banyak berita utama menyebut kejadian ini sebagai rug pull, analis on-chain yang memakai Bubblemaps melacak aksi jualnya pada satu wallet besar, yang berbeda dari milik Remus.

3/ This is a different whale from the one we covered last week and has no known connection to @TheWhiteWhaleV2 https://t.co/EFrtXT7Jsx

— Bubblemaps (@bubblemaps) January 19, 2026

Tim menepis tudingan itu, dan malah menyebut kejadian tersebut sebagai “peristiwa likuiditas” daripada exit scam, namun kepercayaan sudah lebih dulu goyah.

“…holder privat terbesar kami keluar dari sebagian besar posisi mereka… kami tidak ikut serta dalam aksi jual, walaupun kami melakukan beberapa buyback… Yang berubah hanyalah distribusi. Satu posisi privat yang sangat besar kini sudah tidak lagi mendominasi pasar. Supply sekarang tersebar ke lebih banyak holder. Ini bukan peristiwa yang digerakkan oleh treasury. Ini juga bukan penyimpangan dari prinsip yang sudah kami sampaikan. Ini adalah peristiwa likuiditas,” tulis The White Whale.

BeInCrypto bertanya kepada The White Whale mengapa konsentrasi sebesar ini masih bisa terjadi, padahal proyek ini mengusung narasi anti-whale. Dia menjawab bahwa proyek ini mengikuti prinsip utama kripto: keuangan yang permissionless. Dia menekankan bahwa para trader harus bebas melakukan apa saja yang mereka inginkan.

Perlu diketahui bahwa saya tidak meluncurkan token ini. Jika saya yang meluncurkan, saya tidak akan memakai launchpad mana pun, karena saya menilai tak ada launchpad yang punya struktur supply/liquidity token yang cocok untuk melindungi investor dari hal-hal seperti ini. Tentu saja, kami berusaha menghubungi holder besar kami yang tersisa sebanyak mungkin, menawarkan deal OTC supaya dampak ke pasar bisa lebih kecil, dan sebagainya, namun orang-orang tetap bebas memilih apapun yang mereka mau.”

Paling penting, The White Whale menampik anggapan bahwa aksi jual satu wallet sebagai penyebab utama crash secara keseluruhan. Menurut dia, kejadian itu hanya memicu kepanikan dan aksi jual berantai.

Recovery Didukung oleh Penguncian, Dibayangi oleh Kontrol

Berlawanan dengan prediksi banyak orang, harga WHITEWHALE justru rebound. Hanya dalam beberapa hari, aset ini mencatat lonjakan harian di atas 70% dan bergerak naik lagi ke market cap US$80–90 juta.

Treasury mengunci 40 juta token selama setahun, sehingga suplai beredar berkurang sekaligus memberi sinyal komitmen untuk jangka panjang. Langkah ini sudah dikonfirmasi secara publik oleh sejumlah figur komunitas di X.

“Langkah ini betul-betul memangkas supply beredar, menghilangkan tekanan jual dari treasury, dan memperlihatkan komitmen kuat untuk jangka panjang – tidak ada dump jangka pendek di sini. Proyek yang kredibel memang menerapkan hal ini untuk membangun kepercayaan riil; disiplin seperti ini memunculkan sentimen positif dengan cepat,” observasi salah satu pengguna.       

Data on-chain yang dikutip Rootsdata mengungkap bahwa treasury dan wallet yang berafiliasi menguasai porsi supply signifikan, bahkan lebih dari 50%.

Sepuluh holder WHITEWHALE terbesar menguasai secara kolektif 64,5% (612,6 juta token) dari total supply.
Sepuluh holder WHITEWHALE terbesar menguasai secara kolektif 64,5% (612,6 juta token) dari total supply. Sumber: Solscan

Konsentrasi ini punya dua sisi, karena pendukungnya menilai hal tersebut bisa menghambat aksi dump yang merugikan, namun para kritikus memperingatkan token jadi rentan terhadap potensi jatuh mendadak lagi.

Everyone was talking about $WHITEWHALE before, screaming “rug” and calling it a scandal… and now?

Today it’s calmly pushing again for a new ATH, yet you don’t hear any of Crypto Twitter calling it out.

First they praise you, then they kill you, then they forget you. Sadly,…

— ZYPHER (@ZypherHQ) January 29, 2026

Tidak bisa dipungkiri memang ada risiko besar. Token WHITEWHALE tidak punya utilitas selain narasi, dan pergerakan harga hingga 60% atau lebih sangat sering terjadi. Sebagian besar trader juga masih berekspektasi penurunan harga, mengingat sebagian besar meme coin Solana akhirnya gagal. Namun, The White Whale sendiri tetap optimistis proyek ini bisa menjadi contoh standar baik bagi semua token di masa depan.

“Menurut saya, seluruh inti dari sebuah meme adalah karena memang tidak berusaha menjadi sesuatu yang bukan dirinya. Banyak proyek yang gagal karena mencoba tampil lebih dari yang sebenarnya. Sebaliknya, kami memilih jujur tentang apa adanya kami, dan kami bangga terhadap itu. Prinsip utama, jika bisa disebut demikian, dari gerakan $WhiteWhale adalah membuktikan bahwa sesuatu bisa sukses tanpa mengorbankan integritas. Dan tujuan pribadi saya adalah menaikkan standar setinggi mungkin agar investor meme coin mulai menuntut transparansi, ketelitian, dedikasi, dan integritas yang sama dari semua pengembang.”

Meskipun begitu, keberlangsungan sangat penting. Di ekosistem di mana banyak token hilang tanpa jejak hanya dalam semalam, kemampuan WHITEWHALE untuk pulih serta aksi treasury yang terbuka membuatnya menonjol.

Namun, tetap saja aset ini sangat berisiko, didorong oleh whale, narasi, dan momentum, bukan fundamental.

Faktor RisikoDetailTingkat Dampak
Konsentrasi Whale54% di satu alamatTinggi – Potensi dump besar-besaran
VolatilitasPergerakan 60%+ setiap pekanEkstrem – Banyak trader ritel merugi
Riwayat RugPeristiwa “likuiditas” 20 JanuariSedang – FUD masih ada, tapi selamat
Tidak Ada UtilitasHanya narasiTinggi – Mengandalkan hype
Kekuatan KomunitasKunci supply transparan, redistribusiMitigasi – Membentuk loyalitas
Analisis Risiko Meme Coin WHITEWHALE

Jadi, token WHITEWHALE sepertinya bukan scam, hal ini juga didukung oleh sudah adanya trading di exchange besar. Volume yang dicatat juga nyata, dan komunitasnya terbilang aktif dan loyal, seperti yang disebutkan dalam dokumentasi dukungan exchange.

Sebagai penutup, BeInCrypto menanyakan kepada The White Whale tentang apa yang mungkin terjadi pada token tersebut jika ia memutuskan untuk mundur.

Lucunya, kalau saya sampai tertabrak bus, sepertinya itu justru akan sangat bullish untuk pergerakan harga. Namun, proyek ini membawa nama saya, jadi mustahil bagi saya untuk berpikir mundur.

Whale Onyxcoin Kumpulkan 10 Miliar XCN saat Ritel Lewatkan Setup Reli Bertingkat

3 February 2026 at 21:00

Harga Onyxcoin sedang berusaha stabil setelah mengalami salah satu koreksi paling tajam dalam beberapa bulan terakhir. Koin XCN telah turun hampir 60% antara 6 Januari dan 31 Januari, setelah reli besar 216% pada akhir Desember dan awal Januari. Sejak saat itu, harga bergerak dalam sebuah falling wedge di grafik 12 jam, pola yang biasanya menandakan tekanan jual mulai melemah.

Pada saat yang sama, partisipasi trader ritel turun drastis, menandakan banyak trader memilih lebih hati-hati setelah penurunan tajam. Meski ada keraguan ini, para holder besar justru bergerak berlawanan arah, mengisyaratkan adanya perbedaan pandangan antara smart money dan sentimen pasar secara umum.


Retail Fokus pada Sinyal Bearish saat Aktivitas Beli Melambat

Pada grafik 12 jam, XCN masih bergerak di dalam falling wedge setelah mengalami koreksi 60%. Walau struktur ini secara teknikal cenderung bullish, sekarang mulai diuji oleh kemungkinan terjadinya bearish crossover di antara exponential moving average (EMA) periode 50 dan 100. Jika crossover ini benar terjadi, itu berarti tekanan turun bertambah kuat dan prospek pemulihan jangka pendek akan melemah.

Mau dapat insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Struktur Harga XCN 12 Jam
Struktur Harga XCN 12 Jam: TradingView

Risiko teknikal ini nampaknya mempengaruhi perilaku pasar ritel. Data arus keluar exchange menunjukkan bahwa aktivitas beli sudah sangat melambat. Di awal Januari, arus keluar harian dari exchange sempat mencapai puncak mendekati 1,51 miliar XCN, menandakan akumulasi besar. Namun, pada awal Februari, arus keluar turun jadi sekitar 13,16 juta XCN, artinya terjadi penurunan lebih dari 99%.

Arus Keluar Mulai Melambat
Arus Keluar Mulai Melambat: Santiment

Arus keluar yang turun berarti makin sedikit koin yang ditarik dari exchange untuk di-hold dalam jangka panjang. Biasanya ini menandakan kepercayaan yang menurun dan minat beli di harga bawah juga makin lemah. Secara praktis, trader ritel memilih sikap hati-hati ketimbang ikut mengakumulasi saat sinyal bearish terus muncul di timeframe yang lebih tinggi.

Penurunan partisipasi ini juga bisa menjelaskan kenapa harga XCN kesulitan bergerak naik meski masih berada dalam pola bullish. Tapi, nampaknya ada sesuatu yang sedang berubah cepat!


Whale Akumulasi Secara Agresif saat Zona Cost-Basis Batasi Risiko Penurunan

Walau minat pasar ritel memudar, para holder besar justru agresif mengakumulasi. Dalam 24 jam terakhir, wallet whale XCN menambah kepemilikannya dari sekitar 42,5 miliar XCN menjadi kurang lebih 52,19 miliar XCN. Itu artinya, mereka menambah hampir 10 miliar token (tepatnya 9,7 miliar).

Whale XCN
Whale XCN: Santiment

Di harga saat ini, akumulasi ini nilainya sekitar US$55 juta, menunjukkan keyakinan kuat dari para pelaku besar.

Perilaku beli mendadak ini nampaknya berhubungan dengan zona cost-basis yang menguntungkan. Data on-chain menunjukkan ada klaster permintaan besar di antara US$0,0052 dan US$0,0053, yang mewakili lebih dari 5,2 miliar XCN. Area ini berfungsi sebagai support struktural yang kuat, sehingga risiko penurunan lebih lanjut jadi terbatas walaupun harga melemah lagi.

Klaster Support
Klaster Support: Glassnode

Di sisi atas, ada klaster suplai besar antara US$0,0060 dan US$0,0061 yang berisi sekitar 4,9 miliar XCN. Jika harga berhasil menembus zona ini, didorong oleh aksi beli para whale, potensi terjadinya forced covering dan momentum baru bisa terbuka lebar.

Dinding Jual Utama
Dinding Jual Utama: Glassnode

Para whale mungkin bersiap lebih awal di dekat area support, bertaruh bahwa risiko penurunan sudah terbatas sementara potensi naik masih besar jika harga berhasil melewati resistance. Dan grafik memang menunjukkan alasan kenapa klaster di sisi atas mungkin tidak sekuat kelihatannya.


Divergensi Harga Onyxcoin yang Tersembunyi Jelaskan Mengapa Whale Mulai Masuk Lebih Awal

Sinyal paling penting yang mendukung optimisme whale nampaknya muncul di timeframe yang lebih rendah, namun sejauh ini retail belum menyadarinya.

Pada grafik 4 jam, harga XCN membentuk bullish divergence antara 21 Januari hingga 3 Februari. Selama periode ini, harga mencetak lower low, sementara Relative Strength Index (RSI), yaitu indikator momentum, membentuk higher low. Pola ini sering kali menandakan tekanan jual mulai melemah dan ada potensi pantulan lebih awal di timeframe yang lebih pendek.

Pada saat yang sama, harga juga mendekati exponential moving average (EMA) 20-periode pada timeframe 4 jam. Level ini pernah menjadi pemicu penting sebelumnya. Pada 28 Januari, harga berhasil merebut kembali EMA ini dengan bersih dan menghasilkan reli 18% dalam beberapa hari.

Formasi serupa sedang terbentuk sekarang, namun dengan sudut yang lebih bertahap layaknya domino.

Jika harga XCN mampu bertahan dan menutup candle 4 jam di atas US$0,0057, yang selaras dengan EMA dan resistance jangka pendek, momentum bisa semakin kuat. Target selanjutnya berada di sekitar US$0,0061. Breakout di atas zona ini akan menembus klaster supply utama (yang telah dibahas sebelumnya) dan membuka peluang menuju US$0,0070, bahkan mungkin US$0,0076 dalam reli relief.

Analisis Harga Onyxcoin
Analisis Harga Onyxcoin | Sumber: TradingView

Struktur berlapis ini menjelaskan perilaku whale. Mereka mulai masuk posisi di dekat support kuat, bersiap menghadapi potensi breakout karena divergence, sementara retail masih fokus pada risiko di timeframe yang lebih tinggi. Struktur ini hanya berubah menjadi bearish jika harga Onyxcoin ditutup di bawah US$0,0052 pada timeframe 4 jam.

Digital wallets will hold 'totality' of people's assets, says Franklin Templeton

At the Ondo Summit in New York, top asset managers said tokenization has moved beyond theory but warned that trust, education, and real-world utility are now the biggest hurdles.

Crypto pulls out of free fall as government shutdown ends

An unrelenting plunge in crypto prices on Tuesday has paused after the U.S. House very narrowly passed a funding package that will now head to the president's desk for signature.

Polymarket dan Kalshi Hadirkan Wali Kota Mamdani saat New York Pertimbangkan Regulasi Prediction Markets

3 February 2026 at 19:03

Platform prediction market Polymarket dan Kalshi sedang mengadakan bagi-bagi sembako besar-besaran di New York City, saat para pembuat undang-undang tengah membahas regulasi yang bisa sangat membatasi bisnis mereka di negara bagian tersebut.

Waktunya membuat kedua perusahaan ini berada langsung di pusaran politik Zohran Mamdani. Agenda keterjangkauan biaya hidup dari walikota baru ini mencakup usulan toko bahan pangan milik kota tanpa tujuan laba.

Sembako Gratis sebagai Latar Politik

Polymarket mengumumkan hari ini bahwa mereka telah menandatangani kontrak sewa untuk pop-up sementara yang mereka sebut “Toko Sembako Gratis Pertama di New York” yang akan dibuka pada 12 Februari. Perusahaan ini juga menyampaikan sudah menyumbang US$1.000.000 pada Food Bank For New York City.

After months of planning, we're excited to announce 'The Polymarket' is coming to New York City.

New York's first free grocery store.

We signed the lease. And we donated $1 million to Food Bank For NYC — an organization that changes how our city responds to hunger. 🧵 pic.twitter.com/BGMCWUMz8n

— Polymarket (@Polymarket) February 3, 2026

Kalshi mengadakan acara “sembako gratis” terpisah yang durasinya lebih singkat. Mereka menanggung belanjaan pembeli untuk waktu tertentu di satu supermarket Manhattan.

Kedua perusahaan tersebut tidak mengatakan bahwa inisiatif ini dikoordinasikan dengan Balai Kota.

Walau begitu, bahasa dan narasinya sangat mirip dengan usulan kampanye Mamdani yang ingin membuka toko sembako milik pemerintah di kelima borough demi menurunkan harga pangan.

Thousands have already picked up their free Kalshi groceries!

We are being told we've already inspired other companies to keep up the initiative!

2 more hours to get yours

Westside Market | 84 3rd Ave. NYC pic.twitter.com/8R11OGODLu

— Kalshi (@Kalshi) February 3, 2026

Rencana Mamdani dan Batas Kota

Mamdani berpendapat bahwa toko sembako milik kota bisa menekan biaya dengan beroperasi tanpa tujuan keuntungan dan memakai properti publik demi mengurangi sewa serta ongkos operasional. Usulan tersebut masih berada di tahap konsep percobaan, dan belum ada jadwal pelaksanaan yang disepakati.

Penting untuk dicatat bahwa walikota tidak punya wewenang langsung dalam mengatur prediction market. Pengawasan untuk platform-platform tersebut ada di tingkat negara bagian dan federal.

Meski demikian, kampanye keterjangkauan Mamdani sudah jadi sorotan utama dalam diskusi politik di New York, sehingga sangat wajar bila perusahaan menjadikan ini acuan agar lebih diterima publik.

Anggota DPRD Bergerak Secara Paralel

Saat yang sama, para legislator negara bagian New York juga tengah mengajukan usulan yang bisa langsung berdampak ke platform seperti Polymarket dan Kalshi.

Salah satu usulan, yang sering disebut ORACLE Act, akan membatasi atau melarang sejumlah kategori kontrak prediksi khusus bagi warga New York, dan memperketat pembatasan di pasar berbasis event.

Rancangan undang-undang terpisah mewajibkan operator prediction market memperoleh izin negara sebelum bisa beroperasi. Regulasi ini muncul karena ada kekhawatiran bahwa beberapa kontrak mirip perjudian tanpa regulasi atau sangat rentan direkayasa.

Sebagai keseluruhan, dengan mengaitkan branding mereka ke isu keterjangkauan bahan pokok dan filantropi setempat, kedua platform ini nampaknya sedang menempatkan diri sebagai perusahaan New York yang peduli masyarakat di tengah masa depan bisnis mereka yang masih belum pasti di negara bagian itu.

Hyperliquid (HYPE) Naik 76% dalam 2 Minggu saat Peluncuran HIP-4 Semakin Dekat — Apakah Masih Ada Potensi Kenaikan?

3 February 2026 at 19:00

Hyperliquid mencatat lonjakan harga tajam seiring antisipasi yang meningkat menjelang peluncuran HIP-4. HYPE telah reli kuat dalam sesi-sesi terbaru, didorong oleh minat tinggi pada kontrak outcome yang sepenuhnya terjamin.

Kontrak-kontrak ini diselesaikan dalam rentang harga tetap dan membatasi keuntungan maupun kerugian. Desain ini cocok untuk prediction market dan strategi DeFi bergaya opsi. Walaupun sentimen optimistis semakin tinggi, permintaan belum berada di puncaknya.

Dampak HIP-4 Hyperliquid Belum Tercermin di Harga

Meski HYPE tampil kuat, dominasi sosialnya masih cukup rendah. Data menunjukkan diskusi tentang aset ini masih terbatas jika dibandingkan dengan reli harga yang serupa.

Hal ini menandakan reli belum menarik perhatian besar dari ritel. Keterpaparan sosial yang rendah biasanya mengurangi risiko posisi yang terlalu ramai, sehingga dapat membantu menjaga tren saat pasar sedang volatil.

Faktor lain yang berperan adalah kelelahan trader. Banyak pelaku pasar masih berhati-hati setelah berkali-kali melihat pump satu aset di tengah siklus bear yang lebih luas. Selain itu, perkembangan HIP-4 pun belum sepenuhnya menjangkau masyarakat aset kripto secara umum.

Keterlambatan penyebaran informasi ini mencegah spekulasi berlebihan dan membantu HYPE terhindar dari kondisi overbought.

Ingin insight token lain seperti ini? Daftar untuk menerima Daily Crypto Newsletter dari Editor Harsh Notariya di sini.

Volume Sosial HYPE.
Volume Sosial HYPE | Sumber: Santiment

Data derivatif menunjukkan eksposur bullish yang sangat kuat di pasar Futures. Peta likuidasi menunjukkan dominasi posisi long yang jelas. Likuidasi sisi long berada di kisaran US$3,86 juta, sementara likuidasi short hanya US$93.700. Ketimpangan ini mencerminkan posisi trader yang cukup percaya diri akan berlanjutnya tren naik.

Eksposur yang berat ke satu sisi seperti ini sering memberi dorongan pada tren naik. Saat harga terus bergerak naik, para pemegang short HYPE terpaksa menutup posisi sehingga tekanan beli semakin kuat. Meski begitu, risiko tetap terkonsentrasi.

Klaster likuidasi terbesar berada di dekat US$26. Jika harga mendekati level ini, akan terjadi likuidasi sekitar US$3,86 juta, yang dapat menguji struktur bullish dan menggerus kepercayaan pada semua posisi leverage.

Peta Likuidasi HYPE
Peta Likuidasi HYPE | Sumber: Coinglass

Harga HYPE Bisa Bergerak Menuju ATH

Harga HYPE saat ini diperdagangkan di sekitar US$36 pada waktu publikasi. Token ini naik hampir 20% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ini menambah reli 76% selama dua minggu terakhir.

Percepatan ini mencerminkan permintaan kuat dan minat yang terus tumbuh terhadap perubahan protokol yang akan datang dari Hyperliquid.

Reli ini sebagian besar dipicu oleh antisipasi, bukan spekulasi setelah peluncuran. Dinamika ini mengisyaratkan potensi kenaikan bisa berlanjut setelah perilisan HIP-4. Aliran investasi masih kuat, dan tidak ada tanda distribusi besar. Jika kondisi pasar secara umum stabil, HYPE berpeluang untuk melanjutkan kenaikan lebih jauh.

HYPE CMF
HYPE CMF | Sumber: TradingView

Dari level saat ini, HYPE masih 60,5% di bawah rekor tertinggi sepanjang masanya di US$59. Momentum terbaru mengisyaratkan gap ini bisa cepat tertutup. Target jangka pendek yaitu merebut kembali US$42 dan US$47 sebagai support. Jika bertahan di level ini, ini akan mengonfirmasi kekuatan tren sekaligus menjaga ATH tetap dalam jangkauan.

Analisis Harga HYPE.
Analisis Harga HYPE | Sumber: TradingView

Namun demikian, risiko penurunan masih ada jika sentimen berubah atau momentum melemah. Jika support US$30 hilang, HYPE bisa rawan terkoreksi lebih dalam. Dalam skenario tersebut, harga bisa turun mendekati US$26. Breakdown pada level itu akan menginvalasi skenario bullish dan memicu likuidasi besar-besaran.

'You are not scaling Ethereum': Vitalik Buterin issues a blunt reality check to the biggest crypto networks

The roadmap in place doesn't make as much sense because progress among layer-2s toward later stages of decentralization has been slower and more difficult, and Ethereum itself is now scaling directly on layer-1.

Zcash Kehilangan 70% Aktivitas Trading dalam Tiga Minggu saat Reli Penurunan US$200 Makin Cepat

3 February 2026 at 17:00

Harga Zcash terus turun semakin dalam ke wilayah bearish karena baik harga maupun aktivitas trading makin melemah. Token yang fokus pada privasi ini turun hampir 5% dalam 24 jam terakhir dan sekarang sudah jatuh lebih dari 44% dalam sebulan terakhir.

Zcash sebenarnya masih mencatat kenaikan sekitar 700% secara year-on-year. Tapi, reli itu kini terasa jauh. Tekanan jual terus meningkat, minat trader mulai hilang, dan harga perlahan-lahan bergerak menuju target penurunan utama berikutnya di kisaran US$200. Dengan momentum yang melemah di berbagai indikator, pasar mulai meragukan apakah penurunan yang lebih dalam kini tidak bisa dihindari lagi.


Breakdown Head-and-Shoulders dan Volume Anjlok Jadikan Target US$200 Zcash Jadi Sorotan

Penurunan harga Zcash saat ini dimulai karena terjadinya breakdown teknikal yang jelas di akhir Januari. Pada 31 Januari, token ini membentuk pola head-and-shoulders, yaitu formasi bearish klasik yang sering menandakan perubahan tren. sejak itu, harga ZEC konsisten mengikuti struktur breakdown tersebut.

Ingin insight token seperti ini setiap hari? Daftar untuk Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Struktur Harga ZEC
Struktur Harga ZEC: TradingView

Di saat yang sama, aktivitas trading turun drastis. Data Dune menunjukkan volume total Zcash di exchange terpusat memuncak pada 9 Januari. Pada hari itu, volume harian gabungan melewati US$1,5 miliar. Namun, pada 2 Februari, volume harian turun menjadi sekitar US$450 juta. Ini berarti penurunan sekitar 70% hanya dalam tiga minggu saja.

Penurunan Volume Trading Zcash: Dune
Penurunan Volume Trading Zcash: Dune

Penurunan aktivitas tajam seperti ini menandakan minat trader yang makin surut. Peserta yang lebih sedikit berarti likuiditas melemah dan dukungan saat penjualan juga makin rendah. Dalam praktiknya, ini membuat penurunan harga makin mudah terjadi.


Arus Modal Menjadi Negatif saat Penjualan Whale Mengalahkan Pembelian Smart Money

Indikator aliran modal juga mengonfirmasi bahwa tekanan jual saat ini masih mendominasi. Chaikin Money Flow (CMF), yang memantau apakah dana sedang masuk atau keluar dari suatu aset berdasarkan harga dan volume, terus turun sejak akhir Desember.

CMF memuncak sekitar 27 Desember, saat Zcash membentuk bagian “kepala” pada polanya. sejak itu, CMF gagal menembus garis tren turunnya. Pada awal Februari, CMF akhirnya jatuh di bawah garis nol, menandakan bahwa dana yang keluar kini lebih banyak dari dana yang masuk.

Aliran Modal Melemah
Aliran Modal Melemah: TradingView

Dengan kata lain, lebih banyak modal yang keluar dari Zcash dibandingkan yang masuk ke dalamnya.

Data exchange dan posisi whale semakin memperkuat pandangan ini. Dalam 24 jam terakhir, cadangan Zcash di exchange melonjak lebih dari 64%.

Kenaikan cadangan biasanya berarti holder sedang memindahkan koin ke exchange untuk persiapan jual. Selain itu, holder besar juga memangkas eksposur lebih dari 35% dalam beberapa sesi terakhir. Ini sejalan dengan turunnya CMF dan menunjukkan tekanan suplai makin besar.

Holder Utama Zcash
Holder Utama Zcash: Nansen

Dalam situasi ini, hanya ada satu data yang sedikit memberi harapan. Wallet “smart money” meningkatkan kepemilikan Zcash sekitar 9% dalam 24 jam terakhir. Walau mereka sering bergerak tepat waktu, partisipasi mereka tetap kecil dibandingkan arus keluar besar-besaran yang sedang terjadi.

Saat ini, akumulasi selektif masih kalah oleh aksi jual yang meluas.


Pergerakan Harga Zcash Menunjukkan Mengapa Taruhan Smart Money Masih Terlihat Berisiko

Struktur harga Zcash sangat jelas mencerminkan ketidakseimbangan ini. Saat ini, Zcash sudah menembus zona support US$289.

Support penting berikutnya ada di kisaran US$262. Di bawahnya, target teknikal utama dari pola head-and-shoulders ada di sekitar US$200. Dari level saat ini sekitar US$284, ini berarti potensi penurunan hampir 30% lagi.

Sampai sekarang, pergerakan harga belum menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.

Analisis Harga Zcash
Analisis Harga Zcash | Sumber: TradingView

Jika akumulasi oleh smart money mendorong adanya pantulan jangka pendek, Zcash harus terlebih dahulu merebut kembali US$289 dengan meyakinkan. Pergerakan di atas level ini bisa membuka jalan menuju US$317, yang sejalan dengan resistance Fibonacci dan zona konsolidasi sebelumnya. Walau begitu, reli semacam ini kemungkinan hanya bersifat korektif dan bukan perubahan tren utama.

Dalam banyak kasus, reli di tengah tren turun yang sudah terkonfirmasi biasanya hanya digunakan untuk menjebak posisi short sebelum harga kembali melemah. Jika tidak ada volume besar dan arus modal yang kuat, biasanya reli tersebut akan mudah memudar. Agar struktur bearish secara keseluruhan benar-benar melemah, Zcash harus bisa mengambil kembali area US$407 yang berada di dekat bahu kanan pola ini. Sampai itu terjadi, formasi head-and-shoulders masih tetap bertahan.

❌