Normal view

Kejar Skala Ekonomi, COIN Restui CFX Diskon Biaya Transaksi

4 February 2026 at 05:24

PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menyatakan dukungan penuh atas langkah strategis anak usahanya, Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX), dalam menyesuaikan struktur biaya transaksi. Kebijakan ini dinilai selaras dengan visi jangka panjang Perseroan untuk memperbesar pangsa pasar industri kripto nasional melalui peningkatan volume transaksi dan pendalaman likuiditas.

COIN menilai, struktur biaya yang lebih kompetitif menjadi faktor kunci untuk menarik kembali minat konsumen domestik agar bertransaksi di dalam negeri. Upaya ini juga dipandang krusial dalam rangka memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan industri aset kripto global yang kian ketat.

Tekanan Biaya Transaksi dan Ancaman Capital Outflow

Merujuk riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), tantangan utama industri aset kripto domestik saat ini terletak pada penciptaan likuiditas yang dalam serta biaya transaksi yang kompetitif. Studi tersebut menyoroti tingginya sensitivitas pengguna terhadap biaya, di mana sekitar 54,5% pengguna platform menyatakan akan berpindah exchange bila biaya transaksi dianggap terlalu mahal.

Temuan ini mengindikasikan potensi capital outflow (arus keluar modal) yang signifikan, sekaligus menunjukkan masih adanya ruang besar untuk mengoptimalkan daya saing industri aset kripto nasional. Dalam konteks tersebut, langkah penyesuaian biaya transaksi dinilai sebagai strategi penting untuk menahan arus perpindahan pengguna ke platform offshore.

Penurunan Biaya Transaksi CFX sebagai Strategi Jangka Panjang

Sebagai respons konkret, CFX selaku bursa aset kripto berizin di Indonesia akan memotong biaya transaksi bursa dari 0,04% menjadi 0,02% mulai 1 Maret 2026, kemudian kembali dipangkas menjadi 0,01% per 1 Oktober 2026. Kebijakan ini diumumkan oleh Direktur Utama Bursa Kripto CFX dalam forum CFX Cryptalk bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) di CFX Tower, Senin (2/2/2026).

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk, Ade Wahyu, menyatakan bahwa penyesuaian struktur biaya secara terukur merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan industri kripto dalam jangka panjang.

“Bursa Kripto CFX selaku perusahaan anak dari COIN senantiasa mengikuti dinamika pasar. Saat ini adalah momentum yang tepat untuk mengeksekusi rencana tersebut guna meningkatkan daya saing industri aset kripto nasional di kancah global. Biaya yang lebih kompetitif akan menarik kembali konsumen lokal untuk bertransaksi di dalam negeri dan pada akhirnya memperbesar pangsa pasar,” ucap Ade.

Ia menambahkan, pemangkasan biaya transaksi berpotensi menciptakan multiplier effect positif. Ketika ekosistem menjadi lebih efisien dan menarik, frekuensi serta volume transaksi diproyeksikan meningkat dan pada akhirnya mengompensasi penyesuaian biaya tersebut.

Fokus Inovasi Produk Guna Perluas Sumber Pendapatan

Seiring dengan strategi efisiensi biaya, COIN juga terus mendorong pengembangan inovasi produk sebagai bagian dari diversifikasi sumber pendapatan. Ade menyebutkan, CFX akan fokus mengembangkan produk derivatif kripto guna meningkatkan volume transaksi dan memperdalam likuiditas pasar.

Tak berhenti sampai di situ, Perseroan juga melihat potensi besar pada produk-produk aset kripto baru yang berpeluang menjadi gelombang inovasi berikutnya di industri. Menurut Ade, kehadiran inovasi tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi investor lokal maupun asing, baik ritel maupun institusi, secara lebih masif.

“COIN dan seluruh anak perusahaan selalu terbuka untuk meluncurkan dan mendorong inovasi produk serta layanan baru. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk mendongkrak kinerja perusahaan, tetapi juga untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat perdagangan aset kripto di kawasan Asia Tenggara,” tutur Ade.

Bagaimana pendapat Anda tentang COIN dan Bursa Kripto CFX yang pangkas biaya transaksi? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Dongkrak Daya Saing, Bursa Kripto CFX Resmi Pangkas Biaya Transaksi 50%

4 February 2026 at 04:58

Bursa kripto CFX menggarisbawahi perlunya penguatan daya saing industri aset kripto Indonesia di tengah ketatnya persaingan global. Upaya ini dinilai penting guna mendongkrak partisipasi konsumen domestik sekaligus memperkuat kontribusi industri kripto atas perekonomian nasional.

Isu tersebut mengemuka dalam diskusi CFX Cryptalk yang digelar di CFX Tower, Jakarta, Senin (2/2). Forum ini menjadi wadah dialog antara regulator, bursa, dan pelaku industri. Tujuannya tak lain membahas tantangan struktural pasar kripto nasional serta merumuskan solusi agar ekosistem domestik semakin atraktif bagi investor lokal.

Biaya Transaksi dan Tantangan Daya Saing Pasar Kripto Indonesia

CFX menyoroti struktur biaya transaksi yang dinilai belum kompetitif sebagai salah satu faktor utama yang mendorong konsumen Indonesia hijrah ke platform offshore tidak berizin. Konsumen domestik yang sensitif akan biaya cenderung mencari alternatif dengan ongkos transaksi lebih rendah, walaupun tanpa proteksi regulasi.

Studi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mencatat, volume perdagangan konsumen Indonesia di platform offshore tidak berizin mencapai 2,6 kali lipat ketimbang volume transaksi di platform berizin di dalam negeri. Temuan ini menguak masih adanya ruang besar untuk mengoptimalkan daya saing industri aset kripto nasional.

Dalam diskusi tersebut, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Djoko Kurnijanto, menekankan bahwa regulasi dan pengawasan yang kuat dapat menjadi fondasi penting bagi daya saing industri kripto Indonesia di tingkat global.

“Aspek regulasi dan pengawasan oleh otoritas, serta dukungan ekosistem perdagangan aset keuangan digital yang telah terbentuk, dapat menjadi pondasi penting dalam meningkatkan daya saing sektor aset keuangan digital Indonesia di tingkat global,” tutur Djoko.

Pemotongan Biaya Jadi Strategi untuk Tarik Kembali Konsumen Lokal

Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menyebut ketimpangan biaya transaksi antara platform berizin di Indonesia dan platform offshore tidak berizin telah memicu capital outflow yang substansial. Menurutnya, tanpa struktur biaya yang lebih kompetitif, konsumen lokal akan terus melirik pasar luar negeri.

“Saat ini masih ada ketimpangan biaya transaksi yang cukup terasa antara platform dalam negeri dan global. Kunci untuk menarik kembali minat konsumen lokal adalah dengan menciptakan struktur biaya yang lebih kompetitif,” terang Subani.

Sebagai langkah konkret, CFX mengumumkan pemangkasan biaya transaksi bursa secara bertahap. Biaya yang saat ini berada di level 0,04% per transaksi akan diturunkan menjadi 0,02% mulai 1 Maret 2026, lalu kembali dipangkas menjadi 0,01% pada 1 Oktober 2026.

Subani menilai kebijakan ini tidak hanya bertujuan memperluas pangsa pasar domestik, tetapi juga mendorong konsumen Indonesia kembali bertransaksi di platform berizin. Dampaknya diharapkan dapat dirasakan secara luas lewat peningkatan aktivitas pasar, likuiditas, serta kontribusi terhadap perekonomian nasional, termasuk pendapatan pajak.

Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Robby, menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai biaya transaksi yang lebih kompetitif akan mendorong konsumen lebih aktif bertransaksi di dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada platform offshore tidak berizin.

Ke depan, CFX berharap Cryptalk dapat terus digelar sebagai forum berkelanjutan untuk mempertemukan regulator dan pelaku industri. Forum ini diharapkan mampu merumuskan arah penguatan industri aset kripto nasional secara komprehensif, sekaligus membangun ekosistem perdagangan yang efisien, likuid, berintegritas, dan semakin menarik bagi investor global.

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah bursa kripto CFX dalam potong biaya transaksi di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

❌