❌

Normal view

Penjualan Ethereum Hampir US$3 Miliar Bisa Picu Koreksi 16%

31 January 2026 at 19:14

Harga Ethereum telah melemah tajam selama beberapa sesi terakhir, memperpanjang penurunan seiring sentimen pasar yang memburuk. Penurunan baru-baru ini mencerminkan kondisi bearish yang lebih luas dan juga aksi investor yang sengaja dilakukan.

Peningkatan tekanan jual membuat pemulihan semakin sulit. Pada saat yang sama, risiko distribusi yang terus berlanjut mendorong ETH bergerak lebih rendah lagi sebelum terjadi stabilisasi yang berarti.

Holder Ethereum Mulai Jual Aset Mereka

Aktivitas whale memiliki peran besar dalam penurunan Ethereum terbaru. Selama sepekan terakhir, alamat yang memegang antara 10.000 dan 100.000 ETH mengurangi eksposur mereka secara agresif. Holder besar ini telah menjual lebih dari 1,1 juta ETH dalam periode tersebut. Pada harga saat ini, nilai distribusi tersebut melebihi US$2,8 miliar.

Penjualan dalam skala besar seperti ini memberikan tekanan langsung pada pasar spot. Ketika whale mengurangi kepemilikan, likuiditas menyerap suplai pada harga lebih rendah. Perilaku ini sering mempercepat tren turun jangka pendek.

Dalam kasus Ethereum, aksi jual ini memperkuat momentum bearish dan berkontribusi pada breakdown terbaru di bawah level teknikal kunci.

Ingin insight token seperti ini?Β Daftar Newsletter Harian Crypto Editor Harsh NotariyaΒ di sini.

Kepemilikan Whale Ethereum.
Kepemilikan Whale Ethereum | Sumber:Β Santiment

Indikator makro menghadirkan prospek yang beragam untuk Ethereum. Data menunjukkan total suplai yang berada dalam kondisi profit kini turun di bawah ambang 50%. Saat semakin sedikit holder yang meraup keuntungan belum terealisasi, rasa takut biasanya meningkat. Lingkungan seperti ini bisa sementara mengurangi volume penjualan, karena investor ragu untuk merealisasikan kerugian.

namun, metrik yang sama juga membawa risiko penurunan. Jika kerugian makin dalam, perilaku investor bisa berubah cepat. Mereka bisa saja menjual untuk mencegah penurunan lebih lanjut. Dalam kondisi tersebut, harga Ethereum berpotensi kembali tertekan meski ada upaya stabilisasi jangka pendek akibat penurunan aksi profit taking.

Suplai Ethereum Dalam Profit
Suplai Ethereum Dalam Profit | Sumber: Glassnode

Harga ETH Masih Punya Jalan Panjang

Pada waktu publikasi, Ethereum diperdagangkan di kisaran US$2.636. Aset ini tercatat turun 12,7% dalam dua hari terakhir. Penurunan ini telah mengonfirmasi pola ascending wedge bearish. Formasi ini memproyeksikan penurunan lanjutan sebesar 16%, dengan target level US$2.465 jika momentum berlanjut.

Peluang skenario ini semakin besar setelah support kunci hilang. ETH menembus US$2.802 ke bawah, sehingga mengonfirmasi breakdown dari pola tersebut. Struktur teknikal biasanya menjadi semakin valid setelah level support gagal bertahan. Selama harga bertahan di bawah support sebelumnya, risiko bearish continuation masih sangat kuat.

Analisis Harga ETH.
Analisis Harga ETH | Sumber: TradingView

Masih ada jalur pemulihan jika kondisi membaik. Jika Ethereum mampu bertahan di support US$2.570, pembeli bisa mencoba melakukan rebound. Pergerakan harga yang konsisten kembali ke area US$2.802 menjadi sangat penting. Jika level itu direbut kembali menjadi support, bias bearish akan batal dan kekuatan baru akan muncul.

Harga Bitcoin Turun di Bawah US$80.000 saat Pembeli Baru Berlomba Kumpulkan

31 January 2026 at 17:45

Harga Bitcoin telah turun di bawah US$80.000 untuk pertama kalinya sejak April 2025. Meski begitu, performa Bitcoin tetap melampaui emas. Sementara BTC turun bersama aset berisiko lainnya, jumlah kerugiannya jauh lebih kecil dibandingkan logam mulia.

Kekuatan relatif ini menarik perhatian peserta pasar baru. Banyak investor melihat koreksi ini sebagai peluang untuk mengakumulasi Bitcoin di harga diskon.

Bitcoin price faces technical risk. Doji candles, a lost 20-day EMA, and a rising wedge signal buyers are defending, not pushing higher.

If support breaks, Bitcoin could fall toward $77K as miner selling rises and long-term buying slows. pic.twitter.com/Do8i8PHLpc

β€” BeInCrypto (@beincrypto) January 24, 2026

Bitcoin Turun di Bawah US$80.000, tapi Kalahkan Emas

Emas mengalami aksi jual tajam saat akhir pekan. Dari Kamis hingga Jumat, harga logam mulia ini anjlok hampir 10%. Dalam periode yang sama, Bitcoin turun sekitar 5,6%. Perbedaan ini menyoroti perubahan preferensi investor ketika pasar mengalami tekanan.

Walaupun emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai inflasi, Bitcoin justru menunjukkan ketahanan lebih kuat dalam jangka pendek. Penurunan yang lebih kecil ini menandakan dukungan permintaan yang lebih solid untuk BTC.

Perilaku investor mencerminkan perubahan ini, karena modal cenderung lebih memilih Bitcoin dibanding emas di tengah volatilitas yang terjadi baru-baru ini.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini?Β Daftar Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh NotariyaΒ di sini.

Performa Bitcoin vs Emas
Performa Bitcoin vs Emas | Sumber:Β Santiment

Data on-chain turut memperkuat tren ini. Jaringan Bitcoin mencatat lonjakan alamat baru dalam 24 jam terakhir. Sekitar 335.772 alamat baru tercipta, menjadi rekor tertinggi dalam dua bulan. Ini juga merupakan kenaikan harian terbesar sejak November 2025.

Peningkatan ini terjadi saat harga Bitcoin turun mendekati US$81.000. Peserta baru nampaknya melihat penurunan ini sebagai peluang masuk yang menarik.

Pertumbuhan alamat baru sering kali menandakan adopsi yang semakin luas dan minat yang kembali meningkat. Arus masuk ini dapat memperkuat permintaan dan membantu menjaga stabilitas harga saat terjadi koreksi.

Alamat Bitcoin Baru
Alamat Bitcoin Baru | Sumber: Glassnode

Penurunan Harga BTC Bisa Berlanjut

Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$78.000 pada waktu publikasi. Baru-baru ini, BTC break down dari pola broadening ascending wedge. Pola bearish ini memproyeksikan penurunan sebesar 12,6%, dengan target di area US$75.850.

Aksi jual semakin intens setelah Bitcoin kehilangan level support US$82.503. Breakdown tersebut menegaskan momentum bearish jangka pendek. meski begitu, jika level ini kembali direbut, sentimen bisa berubah. Metrik on-chain yang membaik dan pertumbuhan alamat baru meningkatkan peluang stabilisasi.

Analisis Harga Bitcoin.
Analisis Harga Bitcoin | Sumber:Β TradingView

Pemulihan lebih kuat membutuhkan Bitcoin untuk merebut kembali level support US$87.210. Jika hal ini tercapai, kepercayaan pembeli akan kembali dan BTC bisa menghapus kerugian terbaru. Jika tren penurunan terus berlanjut, risiko pelemahan masih terbuka.

Kegagalan bertahan di level saat ini dapat membawa Bitcoin turun menuju US$78.763. Jika support ini hilang, Bitcoin berisiko turun ke US$75.895 sehingga prospek bullish menjadi tidak berlaku.

Para Holder XRP Ini Bisa Menstabilkan Harga di Tengah Pasar Global yang Kacau

31 January 2026 at 16:00

Harga XRP melemah dalam 48 jam terakhir karena kondisi pasar yang lebih luas belum stabil. Aset kripto ini memperpanjang koreksi, mencerminkan sikap menghindari risiko yang terus-menerus di seluruh aset digital.

Walaupun harga turun, XRP tidak memperlihatkan tanda-tanda penjualan yang kacau. Saat ini, fokus bergeser ke upaya stabilisasi, dengan beberapa kelompok holder berusaha menyerap tekanan dan mendukung potensi pemulihan.

XRP di Zona Peluang

Indikator sentimen pasar menunjukkan XRP mungkin mendekati titik balik. Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) sudah masuk wilayah peluang.

Nilai di bawah -14% biasanya menandakan kejenuhan penjualan. Secara historis, kondisi seperti ini sering mendahului fase akumulasi karena investor mencari titik masuk yang undervalued.

Situasi seperti ini biasanya menarik pembeli yang siap menyerap kelebihan suplai. Saat MVRV tertahan di area rendah, momentum penurunan harga cenderung melambat. Investor sering masuk untuk memanfaatkan harga diskon.

Perilaku serupa juga diharapkan akan muncul dalam beberapa hari ke depan, sehingga bisa membantu XRP membentuk fondasi jangka pendek.

Ingin insight token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Rasio MVRV XRP
Rasio MVRV XRP | Sumber:Β Santiment

Perilaku holder jangka panjang semakin mendukung potensi stabilisasi harga. Indikator Liveliness XRP terus turun secara konsisten selama beberapa minggu terakhir. Saat ini, angkanya mendekati level terendah dalam empat bulan. Liveliness melacak pergerakan aset kripto yang sudah lama di-hold sehingga memberi gambaran tentang keyakinan holder.

Penurunan nilai Liveliness mengindikasikan akumulasi, bukan distribusi. Dalam kasus XRP, holder jangka panjang terlihat menambah posisi, bukan melepasnya. Pola ini membuat suplai beredar menurun dan volatilitas harga lebih terjaga. Akumulasi yang konsisten dari kelompok ini sering membantu stabilisasi harga saat terjadi penurunan berkepanjangan.

Liveliness XRP
Liveliness XRP | Sumber: Glassnode

Tren Penurunan Harga XRP Berlanjut

Dalam 48 jam terakhir, harga XRP turun 10,9% dan saat ini diperdagangkan di kisaran US$1,69 pada waktu publikasi. Harga token ini berada tepat di bawah area support US$1,70. Tekanan bearish dari tren turun yang lebih luas masih memberi beban pada pergerakan harga.

Garis tren menurun sudah menjadi resistance sejak awal tahun ini. Agar XRP bisa pulih, partisipasi investor harus meningkat. Mengambil kembali area support di US$1,81 akan menjadi langkah penting.

Jika digabungkan dengan perbaikan indikator sentimen, pergerakan ini bisa membawa XRP naik ke level US$2,00.

Analisis Harga XRP
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Risiko penurunan masih tetap ada jika tekanan jual berlanjut. Jika koreksi berlanjut, XRP bisa turun di bawah zona support US$1,61. Jika skenario ini terjadi, harga bisa jatuh ke sekitar US$1,54. Pergerakan seperti ini akan menginvalidasi skenario bullish dan menandakan kelemahan berkepanjangan sampai permintaan baru muncul.

Mengapa Pasar Aset Kripto Turun Hari Ini?

2 February 2026 at 04:36

Total kapitalisasi pasar aset kripto (TOTAL) melanjutkan tren bearish di akhir pekan, kehilangan lebih dari US$121 miliar dalam 24 jam terakhir. Penurunan harga Bitcoin (BTC) menuju US$75.000 menjadi perhatian karena dampaknya juga terasa pada altcoin, di mana Monero (XMR) mencatat penurunan sebesar 16%.

Berita hari ini:-

Pasar Aset Kripto Semakin Turun

Total kapitalisasi pasar kripto turun sebesar US$121 miliar dan kini berada di sekitar US$2,51 triliun pada waktu publikasi. Meskipun terjadi koreksi, TOTAL masih bertahan di atas level support utama US$2,50 triliun. Bertahannya zona ini menunjukkan tekanan jual mulai mereda, sehingga mencegah breakdown lebih dalam untuk saat ini.

Pada akhir Januari lalu, volatilitas sangat tinggi dan hampir US$300 miliar hilang dari pasar hanya dalam satu hari. Peristiwa itu mencerminkan meningkatnya sikap menghindari risiko di berbagai aset global. Jika momentum bearish terus berlanjut, TOTAL bisa saja kehilangan lantai US$2,50 triliun. Breakdown kemungkinan akan mendorong pasar menuju support berikutnya di sekitar US$2,39 triliun.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini?Β Daftar ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh NotariyaΒ di sini.

Analisis Harga TOTAL.
Analisis Harga TOTAL | Sumber: TradingView

Skenario pemulihan akan bergantung pada tekanan beli yang kembali di aset kripto utama. Inflow yang kuat dapat membalikkan kerugian baru-baru ini dan mendorong harga token secara keseluruhan. Jika sentimen membaik, TOTAL mungkin bisa rebound menuju US$2,67 triliun. Kekuatan yang bertahan di atas level ini akan menjadi sinyal stabilisasi dan mengurangi risiko penurunan dalam waktu dekat.

Bitcoin Kehilangan Support Penting

Harga Bitcoin kini diperdagangkan di sekitar US$75.739 pada waktu publikasi setelah sempat merosot mendekati area support US$75.000. Zona ini belum diuji selama lebih dari tiga bulan. BTC telah turun lebih dari 15,6% dalam lima hari terakhir, yang mencerminkan tekanan jual berkelanjutan dan sentimen jangka pendek yang lemah.

Jika kondisi pasar saat ini berlanjut, risiko penurunan tetap tinggi. Aksi menghindari risiko yang terus berjalan bisa membuat Bitcoin turun lagi dalam beberapa sesi ke depan. Breakdown di bawah US$75.000 kemungkinan akan membuka jalan menuju support di US$74.000. Langkah ini akan mengonfirmasi momentum bearish yang sedang berlangsung dan memperlambat upaya pemulihan apa pun dalam waktu dekat.

Analisis Harga Bitcoin
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Skenario rebound tetap mungkin terjadi jika investor menganggap harga saat ini sebagai titik masuk yang menarik. Minat beli yang kembali dapat menstabilkan BTC di dekat area support. Jika permintaan menguat, Bitcoin berpotensi mencoba pemulihan ke arah US$80.000. Jika harga mampu bertahan di atas level yang sudah direbut kembali ini, maka itu jadi sinyal perbaikan sentimen dan risiko penurunan pun berkurang.

Monero Turun di Bawah US$400

Monero menjadi aset kripto dengan performa terburuk hari ini, anjlok hampir 16% dalam 24 jam terakhir. Penurunan tajam ini membawa XMR di bawah level psikologis US$400. Breakdown ini memperlihatkan sikap menghindari risiko yang meningkat dan ketidakpastian di kalangan investor ketika tekanan jual makin kuat.

Skeptisisme investor terus membebani prospek Monero. Indikator Chaikin Money Flow telah turun, menandakan arus modal keluar mendominasi aset ini. Jika tekanan jual tetap kuat, XMR bisa saja turun di bawah area support US$387. Breakdown yang terkonfirmasi dapat membuka peluang penurunan lebih dalam menuju wilayah US$357.

Analisis Harga XMR.
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Skenario pemulihan masih mungkin terjadi jika permintaan kembali muncul. Jika XMR stabil di sekitar US$387 dan berhasil merebut kembali US$417, momentum bisa berbalik. Pergerakan seperti ini akan menandakan minat beli yang kembali meningkat. Dalam kondisi yang lebih baik, Monero bisa pulih ke arah US$450, sehingga membatalkan skenario bearish dan mengurangi tekanan penurunan.

3 Altcoin yang Perlu Diamati Akhir Pekan Ini | 31 Januari – 1 Februari

30 January 2026 at 13:36

Pasar aset kripto tetap volatil menjelang akhir pekan, dengan pergerakan harga tajam yang mengubah pandangan jangka pendek di berbagai altcoin utama. Seiring investor merespons ketidakpastian pasar yang lebih luas, mengidentifikasi aset di level teknikal penting menjadi sangat krusial.

BeInCrypto telah menganalisis tiga altcoin yang bisa saja mencapai titik kritis saat memasuki akhir pekan.

Dogecoin (DOGE)

Harga Dogecoin turun 32% dalam dua minggu terakhir dan kini berada di US$0,114 pada waktu publikasi. Meme coin ini bertahan sedikit di atas level support US$0,113. Pergerakan ini merupakan titik terendah dalam tiga bulan terakhir, mencerminkan tekanan jual yang berkelanjutan dan permintaan jangka pendek yang lemah.

DOGE perlu diawasi dengan ketat karena memiliki korelasi kuat dengan Bitcoin. Koefisien korelasinya saat ini berada di angka 0,92, menandakan pergerakan harga yang sangat selaras. Dengan demikian, Dogecoin sepertinya akan mengikuti arah Bitcoin. Hasil akhirnya akan sangat bergantung pada bagaimana pasar global ditutup pada hari Jumat.

Ingin insight token seperti ini? Daftarkan diri Anda untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Analisis Harga DOGE. Sumber:Β TradingView
Analisis Harga DOGE | Sumber: TradingView

Perubahan momentum ke arah bullish bisa membuat Dogecoin bangkit kembali ke US$0,122 dan US$0,128. Jika level tersebut mampu ditembus, peluang menuju US$0,142 akan terbuka. Tapi, jika tekanan bearish berlanjut, DOGE bisa saja turun di bawah US$0,113. Dalam situasi itu, meme coin ini mungkin akan turun lagi ke sekitar US$0,108.

Stable (STABLE)

Harga STABLE telah melonjak 81% dalam dua minggu terakhir, diperdagangkan di kisaran US$0,0262 pada waktu publikasi. Reli yang kuat juga mendorong altcoin ini ke all-time high baru di US$0,0325. Kenaikan cepat ini menandakan meningkatnya permintaan dan minat spekulatif dari trader jangka pendek.

Pola naik yang konsisten pada altcoin ini sepertinya akan berlanjut hingga akhir pekan. STABLE masih sekitar 24% di bawah all-time high, sehingga ada kemungkinan untuk lanjut menguat. Chaikin Money Flow masih berada di zona positif, menandakan arus masuk modal yang kuat. Arus dana yang stabil sering kali mendukung kelanjutan tren saat momentum tinggi masih berlangsung.

Analisis Harga STABLE.
Analisis Harga STABLE | Sumber: TradingView

Risiko penurunan bisa muncul jika sentimen investor tiba-tiba berubah. Sebaliknya, jika arus modal keluar, harga STABLE bisa saja melemah ke US$0,0214. Tekanan jual yang lebih kuat dapat mendorong penurunan lebih lanjut ke US$0,0174. Pergerakan seperti itu akan membatalkan proyeksi bullish dan menandakan aksi ambil untung setelah reli baru-baru ini.

Polygon (POL)

Polygon menjadi altcoin dengan kinerja terburuk minggu ini, dengan harganya yang turun mendekati all-time low di angka US$0,0985. POL kini kurang dari 12% dari level tersebut. Tekanan jual yang terus menerus dan lemahnya permintaan membuat risiko penurunan tetap tinggi, sehingga investor semakin waspada saat harga mendekati wilayah kritis.

All-time low terjadi pada hari pertama tahun ini, lalu diikuti reli tajam 76%. Namun, lonjakan ini ternyata tidak bertahan lama. POL akhirnya terkoreksi 37% hingga sekarang berada di sekitar US$0,111 pada waktu publikasi. Bertahan di atas US$0,110 memberi sedikit kelegaan, tapi belum menandakan pembalikan tren yang jelas.

Analisis Harga POL.
Analisis Harga POL | Sumber: TradingView

Peluang pulih tetap ada jika dukungan investor tiba-tiba menguat. Jika POL mendapat permintaan baru, bisa saja terjadi rebound. Kembali ke level US$0,138 akan membatalkan sentimen bearish yang ada. Langkah seperti itu bakal menandakan kepercayaan pasar mulai pulih dan membuat Polygon kembali ke jalur pemulihan setelah periode pelemahan panjang.

3 Altcoin yang Bisa Cetak All-Time High Baru di Februari 2026

30 January 2026 at 12:00

Pasar aset kripto memasuki Februari dengan sejumlah altcoin menunjukkan tanda awal pergeseran tren setelah berminggu-minggu volatilitas. Sentimen investor tetap selektif dan modal berputar ke proyek-proyek yang didukung roadmap pengembangan yang jelas, perbaikan metrik on-chain, atau narasi kuat seperti privasi dan infrastruktur terdesentralisasi.

BeInCrypto telah menganalisis tiga altcoin yang memenuhi kriteria ini dan berpotensi mencetak all-time high baru di Februari 2026.

Midnight (NIGHT)

NIGHT meluncur kuat pada Desember 2025, namun dengan cepat kehilangan momentum karena investor awal mengambil profit. Tekanan jual menekan harga sepanjang Januari. Tapi, kondisi menuju Februari nampak lebih konstruktif. Perkembangan jaringan yang akan datang dan sinyal arus modal yang membaik mengisyaratkan tekanan turun mulai mereda.

Ada dua faktor yang mendukung potensi perubahan tren. Roadmap Midnight menampilkan Q1 2026 akan fokus pada fase KΕ«kolu, menghadirkan mainnet stabil dengan validator tepercaya dan aplikasi berfokus pada privasi. Pada saat yang sama, Chaikin Money Flow menunjukkan tren naik, menandakan arus keluar mulai mengecil dan arus masuk mungkin menyusul.

Ingin wawasan token seperti ini? Daftar Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Analisis Harga NIGHT.
Analisis Harga NIGHT | Sumber: TradingView

Jika arus masuk menguat, NIGHT bisa pulih dari level US$0,053. Jika pembelian berlanjut, NIGHT dapat menembus ke all-time high US$0,120, memberi peluang kenaikan 126%. Keterlibatan Charles Hoskinson juga menambah kredibilitas. Namun jika momentum gagal bertahan, NIGHT berisiko turun ke US$0,039.

Hyperliquid (HYPE)

HYPE saat ini diperdagangkan di kisaran US$29 dan butuh reli 98% untuk kembali ke all-time high US$59. Data terbaru menunjukkan perubahan perilaku investor. Chaikin Money Flow telah melewati garis nol, menandakan arus masuk kini mendominasi. Transisi seperti ini sering kali menandai fase awal pemulihan karena pembeli menyerap pasokan dan menstabilkan aksi harga.

Data korelasi juga menambah dukungan pada prospek bullish. HYPE memiliki korelasi -0,22 terhadap Bitcoin, mengindikasikan pergerakan harga yang independen. Permintaan juga menguat secara tajam. Open interest HIP-3 Hyperliquid melonjak ke US$793 juta pada 26–27 Januari 2026, dari US$260 juta sebulan sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan minat yang meningkat terhadap perdagangan komoditas terdesentralisasi dan struktur pasar alternatif.

Analisis Harga HYPE
Analisis Harga HYPE | Sumber: TradingView

Jika momentum terus berlangsung, HYPE berpotensi melewati resistance US$38 dan naik menuju US$47. Jika level itu berhasil menjadi support, maka pemulihan menuju US$59 akan terkonfirmasi. Namun jika arus masuk gagal bertahan, risikonya justru turun. Di bawah tekanan jual baru, HYPE berisiko jatuh ke US$23 atau bahkan US$20 sehingga prospek bullish menjadi tidak valid.

Monero (XMR) – Money Flow Index

Altcoin lain yang juga berpotensi cetak all-time high baru adalah Monero, yang saat ini diperdagangkan di dekat US$437 setelah menembus support US$450. Koin privasi ini telah turun sekitar 30% dalam 11 hari terakhir. Walau turun cukup dalam, Money Flow Index menandakan tekanan jual mendekati titik jenuh, mengisyaratkan momentum turun mulai melemah.

Meski MFI belum masuk area oversold, namun memperlihatkan kondisi kelelahan serupa. Jika tekanan beli membaik dari level saat ini, XMR bisa melakukan rebound. Dengan koin privasi kembali mendapat sorotan, Monero dapat mengambil manfaat dari permintaan berbasis narasi dan merebut kembali level di atas US$500 pada Februari 2026.

Analisis Harga XMR.
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Pemulihan berkelanjutan dapat mendorong XMR ke US$600 dan US$679. Jika level tersebut tercapai, peluang menuju US$800 pun terbuka dengan potensi kenaikan 83%. Namun bila narasi privasi tidak mampu menghadirkan arus masuk besar, Monero kemungkinan berkonsolidasi di bawah US$500 tetapi tetap bertahan di atas support US$417.

Harga Worldcoin (WLD) Anjlok 21% tapi Begini Cara Trader Raup Untung

30 January 2026 at 10:30

Worldcoin mengalami volatilitas tajam setelah upaya pemulihan gagal, yang akhirnya memicu aksi jual besar di seluruh pasar. Dalam 24 jam terakhir, WLD turun 21%, mengikuti tren pelemahan yang meluas di aset kripto.

Saat sebagian besar investor mengalami kerugian, beberapa trader sudah bersiap secara defensif. Persiapan mereka membuat mereka bisa meraih untung ketika momentum harga berbalik arah setelah reli singkat.

Holder Worldcoin Terus Akumulasi

Kenaikan awal di Worldcoin didorong oleh akumulasi agresif dari para holder. Dalam tiga hari, para investor menambah sekitar 13 juta WLD, senilai US$6 juta. Aktivitas pembelian ini menyebabkan pasokan beredar menurun, sehingga sempat menahan harga tetap naik. Akumulasi seperti ini sering menunjukkan kepercayaan di fase pemulihan awal.

Walau setelahnya terjadi penurunan, saldo di exchange tidak memperlihatkan kenaikan tajam. Ini menunjukkan para holder tidak terburu-buru untuk menjual. Banyak investor masih berada di zona rugi setelah penurunan tersebut. Akibatnya, perilaku HODLing kini mendominasi. Minimnya arus masuk ke exchange mengurangi tekanan jual dalam waktu dekat, meski sentimen makin lemah.

Ingin wawasan token seperti ini?Β Daftar ke Newsletter Harian Kripto Editor Harsh NotariyaΒ di sini.

Saldo WLD di Exchange
Saldo WLD di Exchange | Sumber: Glassnode

Data derivatif memberikan gambaran bagaimana para trader mengantisipasi penurunan ini. Funding rate Worldcoin menjadi sangat negatif. Funding rate mencerminkan keseimbangan antara kontrak long dan short. Nilai negatif berarti posisi short mendominasi dan membayar posisi long, artinya posisi bearish menguasai pasar.

Funding rate mulai negatif pada 29 Januari, sebelum penurunan terjadi. Perubahan ini memperlihatkan para trader memang sudah memperkirakan akan terjadi koreksi setelah lonjakan tajam. Penjual short kemungkinan mendapatkan untung ketika harga turun. Posisi seperti ini sering memperbesar volatilitas saat koreksi, apalagi saat permintaan spot juga melemah di saat yang sama.

Funding Rate Worldcoin
Funding Rate Worldcoin | Sumber: Coinglass

Harga WLD Kehilangan Keuntungannya

Harga Worldcoin diperdagangkan di kisaran US$0,46 pada waktu publikasi. Token ini bertahan di atas support US$0,44 setelah penurunan 21%. Aksi jual terjadi setelah upaya gagal untuk breakout dari tren turun yang sudah berlangsung sebulan. Penolakan ini menegaskan resistance yang kuat dan membatasi momentum kenaikan.

Indikator saat ini menunjukkan sentimen yang masih campur aduk. Akumulasi oleh holder berlawanan dengan posisi derivatif yang bearish. Keseimbangan ini mengindikasikan potensi konsolidasi terlebih dahulu, bukan kelanjutan tren dalam waktu dekat. WLD kemungkinan akan bergerak di antara US$0,47 hingga US$0,44 dalam waktu dekat. Diperlukan lebih banyak pembeli baru agar reli bisa dimulai lagi.

Analisis Harga WLD
Analisis Harga WLD | Sumber:Β TradingView

Risiko penurunan tetap ada jika kondisi pasar secara umum semakin memburuk. Sinyal bearish yang terus berlanjut bisa menekan harga Worldcoin di bawah US$0,44. Jika terjadi breakdown, target berikutnya bisa turun ke kisaran US$0,41 atau US$0,40. Gerakan seperti ini dapat mengubah prediksi pemulihan bullish serta memperpanjang fase koreksi.

❌