Normal view

White Whale Solana: Rug Pull, Perangkap, atau Meme Coin Sempurna?

3 February 2026 at 21:44

Karena volatilitas yang sering terjadi di pasar meme coin Solana, bertahan saja adalah hal yang langka. Namun The White Whale (WHITEWHALE), sebuah token yang lahir di launchpad Pump.fun pada akhir 2025, berhasil melawan berbagai rintangan.

WHITEWHALE sudah melewati aksi jual besar-besaran, tuduhan rug pull, serta sorotan tajam dari para trader dan analis.

Pergerakan Harga Whitewhale yang Liar dan Asal Usul Narasi Meme-nya

Pada waktu publikasi, WHITEWHALE diperdagangkan di harga US$0,089, dengan data CoinGecko menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar US$89,6 juta.

Sementara pasar kripto secara keseluruhan mengalami penurunan, token White Whale justru mencatatkan kenaikan sebesar 180% dalam dua minggu terakhir. Ini menunjukkan betapa ekstrimnya pergerakan harga token ini.

Grafik Harga Token WHITEWHALE
Grafik Harga Token WHITEWHALE | Sumber: CoinGecko

Meme coin WHITEWHALE diluncurkan pada Oktober 2025, terinspirasi dari sosok di X (Twitter) @TheWhiteWhaleV2, seorang trader perpetuals yang dikenal karena pernah mengalami likuidasi sebesar US$80 juta yang cukup terkenal.

Token ini tidak memiliki roadmap, tidak menjanjikan utilitas, dan tidak diketahui siapa pendirinya. Token ini hanya bermodalkan narasi meme dan suplai tetap hampir 1 miliar token, seperti yang diuraikan dalam posting komunitas di Medium pada awal peluncuran.

Karena khawatir reputasinya terganggu oleh penipuan yang menggunakan namanya, @TheWhiteWhaleV2 akhirnya turun tangan. Pada Desember, ia membeli token, menambah likuiditas, dan membantu mengoordinasikan pengambilalihan komunitas (CTO).

I'll make this brief because people don't read and then spout off at the mouth.

The White Whale meme was not created by me.

I took it over to control use of image/likeness/reputation.

I make zero money from this.

An X user (sorry can't give credit, don't remember who) made…

— The White Whale (@TheWhiteWhaleV2) December 7, 2025

Biaya Pump.fun dialihkan kembali ke para holder, dan aktivitas treasury dibuat transparan, sebuah langkah yang jarang terjadi di ekosistem meme Solana.

Lalu, siapa sebenarnya yang mengendalikan treasury WHITEWHALE saat ini?

Saya yang mengendalikan. Memang itulah intinya. Token yang memakai nama saya, saya yang bertanggung jawab sepenuhnya. DAO dan struktur lain sering menciptakan ilusi demokrasi di ruang ini, padahal pada kenyataannya hampir tidak pernah ada. Kamu mempercayakan Jeff untuk menjadi pengelola yang baik di HyperLiquid. Kamu mempercayakan The White Whale untuk berlaku amanah atas namanya sendiri,” jelas The White Whale kepada BeInCrypto.

Peserta awal mendapat keuntungan besar, dengan beberapa laporan menyebutkan ada trader yang berhasil mengubah dana ratusan dolar menjadi lebih dari US$1 juta.

THIS GUY TURNED $370 INTO $1.2 MILLION

Remus (@remusofmars) bought 1.5% of the WHITEWHALE supply for only $370, and he is now up $1.2 MILLION.

He held on to most of his WHITEWHALE until a $150M Market Cap. He has now cashed out a total of $220K, and is still holding $987K of… https://t.co/zYCqIVIahF pic.twitter.com/csuozFhK9R

— Arkham (@arkham) January 12, 2026

Namun, trader yang sama, Remus di X, hampir kehilangan semua keuntungan itu seminggu kemudian dan hanya sempat mencairkan US$220.000 saja.

“Trader ini merugi US$1 juta di WHITEWHALE minggu lalu. Remus sempat untung US$1,5 juta dengan WHITEWHALE. Sayangnya, dia baru sempat mencairkan US$220K sebelum harga anjlok -80%. Sekarang ia hanya untung US$464.000. Akankah Remus bisa balik modal? Atau waktunya beralih ke koin berikutnya?” papar Arkham melaporkan.

Bagaimana Aksi Balas Dendam Retail Membuat WHITEWHALE Melonjak Vertikal

Momen WHITEWHALE melejit terjadi pada awal Januari 2026. Dari harga terendah bulan Desember di US$0,0082, harga WHITEWHALE melonjak hampir 930% hingga sempat menyentuh US$0,20, menurut CoinGecko.

Kapitalisasi pasar token ini menembus US$200 juta, menjadikannya salah satu peluncuran Pump.fun paling sukses dalam beberapa bulan terakhir menurut Messari.

WHITEWHALE Metrics
Metik WHITEWHALE | Sumber: Messari

Listing di exchange seperti Bybit, MEXC, KuCoin, sampai LBank turut memicu lonjakan volume yang mencapai US$48 juta dalam 24 jam.

Di X, para trader menganggap WHITEWHALE sebagai “balas dendam retail” yakni gerakan budaya melawan bot, snipers, dan peluncuran meme coin yang dikendalikan orang dalam.

Respectfully why the only “meme” I’ve bought ever is $Whitewhale @WhiteWhaleMeme. This the exact culture we should be promoting, no kols, rug pulls every 5 seconds, giving to communty. There can be cool thing about crypto currently. There is a token providing counter culture.…

— Imran (@ImmieV) January 30, 2026

Tetapi setelah itu, datanglah kejatuhan.

Rug atau Peristiwa Likuiditas? di Balik Crash WHITEWHALE Pada 20 Januari

Pada 20 Januari 2026, salah satu holder terbesar menjual token senilai sekitar US$1,3 juta, sehingga memicu penurunan harga hingga 60% dalam waktu singkat.

Perkiraan kapitalisasi pasar pun jatuh dari kisaran US$200 juta menjadi hanya US$20–40 juta. Hal ini memicu gelombang di media sosial, dengan tuduhan rug pull bermunculan.

The viral memecoin $WHITEWHALE just rugged.

From 200M to 20M. -45% candle in the last few minutes.
Thanks for playing pic.twitter.com/FfEFVOzAo2

— Darky (@Darky1k) January 19, 2026

Sementara banyak berita utama menyebut kejadian ini sebagai rug pull, analis on-chain yang memakai Bubblemaps melacak aksi jualnya pada satu wallet besar, yang berbeda dari milik Remus.

3/ This is a different whale from the one we covered last week and has no known connection to @TheWhiteWhaleV2 https://t.co/EFrtXT7Jsx

— Bubblemaps (@bubblemaps) January 19, 2026

Tim menepis tudingan itu, dan malah menyebut kejadian tersebut sebagai “peristiwa likuiditas” daripada exit scam, namun kepercayaan sudah lebih dulu goyah.

“…holder privat terbesar kami keluar dari sebagian besar posisi mereka… kami tidak ikut serta dalam aksi jual, walaupun kami melakukan beberapa buyback… Yang berubah hanyalah distribusi. Satu posisi privat yang sangat besar kini sudah tidak lagi mendominasi pasar. Supply sekarang tersebar ke lebih banyak holder. Ini bukan peristiwa yang digerakkan oleh treasury. Ini juga bukan penyimpangan dari prinsip yang sudah kami sampaikan. Ini adalah peristiwa likuiditas,” tulis The White Whale.

BeInCrypto bertanya kepada The White Whale mengapa konsentrasi sebesar ini masih bisa terjadi, padahal proyek ini mengusung narasi anti-whale. Dia menjawab bahwa proyek ini mengikuti prinsip utama kripto: keuangan yang permissionless. Dia menekankan bahwa para trader harus bebas melakukan apa saja yang mereka inginkan.

Perlu diketahui bahwa saya tidak meluncurkan token ini. Jika saya yang meluncurkan, saya tidak akan memakai launchpad mana pun, karena saya menilai tak ada launchpad yang punya struktur supply/liquidity token yang cocok untuk melindungi investor dari hal-hal seperti ini. Tentu saja, kami berusaha menghubungi holder besar kami yang tersisa sebanyak mungkin, menawarkan deal OTC supaya dampak ke pasar bisa lebih kecil, dan sebagainya, namun orang-orang tetap bebas memilih apapun yang mereka mau.”

Paling penting, The White Whale menampik anggapan bahwa aksi jual satu wallet sebagai penyebab utama crash secara keseluruhan. Menurut dia, kejadian itu hanya memicu kepanikan dan aksi jual berantai.

Recovery Didukung oleh Penguncian, Dibayangi oleh Kontrol

Berlawanan dengan prediksi banyak orang, harga WHITEWHALE justru rebound. Hanya dalam beberapa hari, aset ini mencatat lonjakan harian di atas 70% dan bergerak naik lagi ke market cap US$80–90 juta.

Treasury mengunci 40 juta token selama setahun, sehingga suplai beredar berkurang sekaligus memberi sinyal komitmen untuk jangka panjang. Langkah ini sudah dikonfirmasi secara publik oleh sejumlah figur komunitas di X.

“Langkah ini betul-betul memangkas supply beredar, menghilangkan tekanan jual dari treasury, dan memperlihatkan komitmen kuat untuk jangka panjang – tidak ada dump jangka pendek di sini. Proyek yang kredibel memang menerapkan hal ini untuk membangun kepercayaan riil; disiplin seperti ini memunculkan sentimen positif dengan cepat,” observasi salah satu pengguna.       

Data on-chain yang dikutip Rootsdata mengungkap bahwa treasury dan wallet yang berafiliasi menguasai porsi supply signifikan, bahkan lebih dari 50%.

Sepuluh holder WHITEWHALE terbesar menguasai secara kolektif 64,5% (612,6 juta token) dari total supply.
Sepuluh holder WHITEWHALE terbesar menguasai secara kolektif 64,5% (612,6 juta token) dari total supply. Sumber: Solscan

Konsentrasi ini punya dua sisi, karena pendukungnya menilai hal tersebut bisa menghambat aksi dump yang merugikan, namun para kritikus memperingatkan token jadi rentan terhadap potensi jatuh mendadak lagi.

Everyone was talking about $WHITEWHALE before, screaming “rug” and calling it a scandal… and now?

Today it’s calmly pushing again for a new ATH, yet you don’t hear any of Crypto Twitter calling it out.

First they praise you, then they kill you, then they forget you. Sadly,…

— ZYPHER (@ZypherHQ) January 29, 2026

Tidak bisa dipungkiri memang ada risiko besar. Token WHITEWHALE tidak punya utilitas selain narasi, dan pergerakan harga hingga 60% atau lebih sangat sering terjadi. Sebagian besar trader juga masih berekspektasi penurunan harga, mengingat sebagian besar meme coin Solana akhirnya gagal. Namun, The White Whale sendiri tetap optimistis proyek ini bisa menjadi contoh standar baik bagi semua token di masa depan.

“Menurut saya, seluruh inti dari sebuah meme adalah karena memang tidak berusaha menjadi sesuatu yang bukan dirinya. Banyak proyek yang gagal karena mencoba tampil lebih dari yang sebenarnya. Sebaliknya, kami memilih jujur tentang apa adanya kami, dan kami bangga terhadap itu. Prinsip utama, jika bisa disebut demikian, dari gerakan $WhiteWhale adalah membuktikan bahwa sesuatu bisa sukses tanpa mengorbankan integritas. Dan tujuan pribadi saya adalah menaikkan standar setinggi mungkin agar investor meme coin mulai menuntut transparansi, ketelitian, dedikasi, dan integritas yang sama dari semua pengembang.”

Meskipun begitu, keberlangsungan sangat penting. Di ekosistem di mana banyak token hilang tanpa jejak hanya dalam semalam, kemampuan WHITEWHALE untuk pulih serta aksi treasury yang terbuka membuatnya menonjol.

Namun, tetap saja aset ini sangat berisiko, didorong oleh whale, narasi, dan momentum, bukan fundamental.

Faktor RisikoDetailTingkat Dampak
Konsentrasi Whale54% di satu alamatTinggi – Potensi dump besar-besaran
VolatilitasPergerakan 60%+ setiap pekanEkstrem – Banyak trader ritel merugi
Riwayat RugPeristiwa “likuiditas” 20 JanuariSedang – FUD masih ada, tapi selamat
Tidak Ada UtilitasHanya narasiTinggi – Mengandalkan hype
Kekuatan KomunitasKunci supply transparan, redistribusiMitigasi – Membentuk loyalitas
Analisis Risiko Meme Coin WHITEWHALE

Jadi, token WHITEWHALE sepertinya bukan scam, hal ini juga didukung oleh sudah adanya trading di exchange besar. Volume yang dicatat juga nyata, dan komunitasnya terbilang aktif dan loyal, seperti yang disebutkan dalam dokumentasi dukungan exchange.

Sebagai penutup, BeInCrypto menanyakan kepada The White Whale tentang apa yang mungkin terjadi pada token tersebut jika ia memutuskan untuk mundur.

Lucunya, kalau saya sampai tertabrak bus, sepertinya itu justru akan sangat bullish untuk pergerakan harga. Namun, proyek ini membawa nama saya, jadi mustahil bagi saya untuk berpikir mundur.

Tom Lee Sebut Giliran Bitcoin Akan Datang setelah Washington Bikin Reli Emas & Perak | Berita Kripto AS

3 February 2026 at 13:27

Selamat datang di US Crypto News Morning Briefing—ringkasan penting untuk perkembangan utama di dunia kripto hari ini.

Siapkan kopi dan duduklah sebentar—pasar bergerak dengan cara yang membuat para investor berpengalaman pun harus memicingkan mata ketika melihat grafik. Emas dan perak sedang melonjak, aset kripto bergerak tidak stabil, dan kebijakan Washington menambah ketidakpastian. Tapi menurut Tom Lee, di tengah kekacauan ini, sepertinya titik balik diam-diam mulai terbentuk.

Berita Kripto Hari Ini: Tom Lee Sebut White House Mempercepat Kemenangan Pemilu Sela dan Mengacaukan Pasar

Tom Lee dari Fundstrat Global Advisors memberikan pandangan hati-hati namun optimistis bagi investor aset kripto, dan berpendapat gejolak terbaru di Bitcoin dan Ethereum mungkin hanya bersifat sementara.

Saat tampil di Squawk Box CNBC, Lee mengaitkan lonjakan harga emas dan perak di awal tahun dengan manuver kebijakan dari Washington, D.C.

Ia menuturkan bahwa langkah-langkah Gedung Putih untuk sementara telah “membajak” selera risiko, menciptakan sebuah “pusaran” yang menarik modal keluar dari aset kripto meski punya fundamental yang kuat.

Emas melonjak hingga US$4.954,99 per ons, naik 6,5% dalam sehari, sementara perak melejit 13,66% ke US$87,53. Ini menjadi kenaikan harian terbesar untuk kedua logam sejak krisis keuangan tahun 2008.

🚨 WARNING: SOMETHING BIG IS COMING!

GOLD: $4,958
SILVER: $87

That's a 6.5% and 14% pump in ONE day.

It's the BIGGEST daily gain since 2008.

This is a WARNING you gotta understand if you hold stocks, crypto, or anything else.

Know what happened in 2008 to every market except… pic.twitter.com/Rz91UiylyB

— Wimar.X (@DefiWimar) February 3, 2026

Lee juga mengaitkan euforia ini dengan deleveraging pasar kripto di Oktober 2025 yang kurang tepat waktu.

“Industri aset kripto saat ini sama sekali tidak punya leverage,” ujar dia. “Performa emas dan perak menyedot seluruh selera risiko ke perdagangan logam mulia.”

Lee juga menyoroti politik di Washington sebagai pemicu utama ketidakpastian pasar. Dengan midterms yang semakin dekat, ia mengkritik Gedung Putih karena “sengaja lebih cepat menentukan siapa pemenang dan siapa yang kalah,” mendahulukan agendanya dan membuat pasar “terkunci”.

Spekulasi seputar siapa Ketua The Fed berikutnya juga menambah volatilitas, dengan Lee memperingatkan pasar akan menguji kebijakan dan komitmen suku bunga dari pejabat baru, seperti yang terjadi pada Janet Yellen dan Jerome Powell sebelumnya.

Meski banyak pihak percaya Partai Republik akan kehilangan kursi di DPR, Lee memaparkan bahwa jika partai itu bertahan, hasilnya bisa jadi “kejutan positif”.

Tanda-Tanda Menunjukkan Titik Terendah Kripto di Tengah Euforia Emas dan Perak

Meski dalam jangka pendek ada hambatan, Lee melihat sinyal bahwa aset kripto mungkin sudah menyentuh titik terbawah. Penasehat Fundstrat, Tom DeMark, menilai “keselarasan waktu dan harga” sudah tercapai, di mana Bitcoin kembali di atas US$78.000 dan Ethereum mendekati US$2.300.

Performa Harga Bitcoin dan Ethereum
Performa Harga Bitcoin dan Ethereum | Sumber: TradingView

Lee menambahkan bahwa alamat aktif Ethereum sedang “naik tajam,” karena Wall Street makin banyak mengadopsi aset digital.

“Semua komponen sudah siap agar aset kripto membentuk titik terbawah saat ini,” ucapnya, membandingkan lemahnya harga dengan aktivitas jaringan.

Pandangan ini sejalan dengan catatan analis soal rotasi modal yang mungkin terjadi, di mana beberapa pihak menyoroti rebound emas 11% dari titik terendah, bertambah US$3,07 triliun, dan lonjakan perak 20% sehingga mengembalikan US$800 miliar.

Analis Bull Theory membandingkan kondisi sekarang dengan Agustus 2020, ketika emas mencapai puncak di US$2.075, Bitcoin sempat turun 20%, lalu reli 559% selama delapan bulan karena modal kembali masuk ke aset berisiko.

Dengan ISM Manufacturing Index saat ini di 52,6%, analis menilai ada kemungkinan rotasi serupa sedang terjadi:

“Emas sepertinya sudah di puncak, dan Bitcoin sudah terkoreksi—sekarang kita bisa melihat rotasi ke aset berisiko,” papar mereka.

Namun, tidak semua komentar bersifat bullish. Analis Wimar.X memberi peringatan bahwa lonjakan logam mulia ini menandakan sebuah sistem yang “rusak”, seperti kondisi sebelum krisis 2000, 2007, dan 2019.

Dengan rasio harga emas terhadap perak mendekati 56, mereka menilai institusi-institusi “keluar dari kasino”, yang mungkin menandakan kejatuhan pasar di tahun 2026.

Rasio Emas terhadap Perak
Rasio Emas terhadap Perak | Sumber: JM Bullion

Lee, di sisi lain, menekankan bahwa kondisi ekonomi makro secara umum masih kuat. Saham-saham naik 1% pada Januari, yang secara historis berkorelasi dengan kenaikan indeks S&P sebesar 18% per tahun dalam periode serupa sejak 1950.

Meski valuasi AI dan teknologi bisa saja kembali ke rata-rata, ia memandang logam mulia yang “beristirahat” adalah hal baik bagi pasar dan bisa membuka jalan bagi pergerakan kripto berikutnya.

Pertanyaannya sekarang, apakah arus modal yang digerakkan Washington akan terus mengalir ke logam mulia atau Bitcoin dan Ethereum sudah siap untuk bangkit kembali?

Chart of the Day

Rasio Emas ke Bitcoin pada 2026
Rasio Emas ke Bitcoin pada 2026 | Sumber: Milk Road

Rasio dominasi Emas ke Bitcoin membandingkan kapitalisasi pasar kedua aset tersebut.

Alpha Singkat Byte

Berikut ringkasan berita kripto AS lainnya yang bisa kamu simak hari ini:

Ringkasan Pre-Market Saham Kripto

PerusahaanPenutupan Per 2 FebruariRingkasan Pre-Market
Strategy (MSTR)US$139,66US$140,80 (+0,82%)
Coinbase (COIN)US$187,86US$189,53 (+0,89%)
Galaxy Digital Holdings (GLXY)US$26,44US$26,95 (+1,93%)
MARA Holdings (MARA)US$9,12US$9,18 (+0,66%)
Riot Platforms (RIOT)US$15,32US$15,53 (+1,37%)
Core Scientific (CORZ)US$17,87US$18,05 (+1,01%)
Persaingan saham kripto saat pasar dibuka: Google Finance

❌