Normal view

Token SKR Seeker Turun setelah Airdrop saat Holder Awal Mulai Jual

21 January 2026 at 12:29

Token SKR milik Seeker mengalami debut yang volatil setelah Solana Mobile meluncurkan airdrop mereka. Pada 21 Januari, Solana Mobile membagikan 2 miliar token SKR—senilai sekitar US$26,6 juta saat peluncuran—kepada pengguna ponsel Seeker dan pengembangnya.

Airdrop ini langsung membuat SKR menjadi sorotan para trader, sehingga memicu aksi harga agresif di awal peluncuran. Meski begitu, setelah lonjakan awal mereda, proses penemuan harga menjadi tidak stabil karena tekanan jual mulai muncul dengan cepat setelah gelombang euforia pertama.

Holder Seeker Sudah Mulai Menjual

Sinyal jangka pendek menunjukkan momentum mulai melemah walaupun pembukaan berlangsung kuat. Pada grafik 15 menit, Money Flow Index (MFI) terus menurun sejak SKR mencapai puncaknya di awal peluncuran. Sebagai indikator momentum berbasis volume, saat MFI turun di bawah garis netral 50,0, itu menandakan bahwa seller mulai mengambil kendali.

Penurunan MFI yang berlangsung lama biasanya menandakan permintaan yang mulai melemah, bukan sekadar volatilitas acak. Untuk kasus SKR, ini mengarah pada penerima airdrop awal yang menjual token mereka demi mengamankan profit. Pola ini memang biasa terjadi pada peluncuran token baru, tapi tetap saja menandakan sinyal bearish selama momentum masih negatif.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

SKR MFI
MFI SKR | Sumber: TradingView

Data transaksi on-chain memperkuat hal ini. Sejak peluncuran, ada sekitar 22.130 transaksi beli dibandingkan dengan kurang lebih 25.039 transaksi jual. Ketimpangan tersebut menunjukkan aksi distribusi lebih besar dari akumulasi, sehingga memperkuat bias bearish untuk jangka pendek.

Perbedaan ini menyoroti kewaspadaan trader setelah lonjakan awal. Walau perhatian terhadap SKR masih tinggi, mayoritas aksi yang terjadi justru pengambilan profit, bukan membangun posisi baru. Jika belum ada perubahan menuju arus beli bersih, tekanan turun kemungkinan tetap bertahan.

Seeker Buy/Sell Difference.
Perbedaan Beli/Jual Seeker | Sumber: GeckoTerminal

Harga SKR Menghadapi Risiko Penurunan Lebih Lanjut

Seeker (SKR) masih naik sekitar 37% dari harga saat peluncuran, dan diperdagangkan dekat US$0,01198 pada waktu publikasi. Akan tetapi, setelah sempat menyentuh puncak di US$0,01553, harganya berbalik turun dan mulai masuk fase koreksi sehingga euforia awal perlahan menghilang seiring likuiditas mulai stabil.

Jika tekanan jual terus berlanjut, SKR berisiko kehilangan support di US$0,01098. Jika harga benar-benar menembus level ini, momentum penurunan bisa semakin cepat, dan area US$0,00879 bakal menjadi target selanjutnya. Kalau koreksi terjadi lebih dalam, harga dapat meluncur ke sekitar US$0,00754, yang akan menghapus sebagian besar kenaikan di hari peluncuran.

SKR Price Analysis.
Analisis Harga SKR | Sumber: TradingView

Stabilisasi dalam waktu dekat bergantung pada pertahanan di US$0,01098. Jika zona ini bisa dipertahankan, peluang harga membentuk dasar semakin besar. Sebaliknya, jika SKR mampu menembus kembali level US$0,01417, momentum akan bergeser ke sisi positif dan menunjukkan kepercayaan buyer mulai pulih.

Exchange-Traded Fund (ETF) Solana Ungguli Bitcoin dan Ethereum di Tengah Crash Pasar

21 January 2026 at 08:00

Pergerakan harga terbaru Solana menggagalkan peluang reli jangka pendek menuju dan menembus level US$150. SOL mengalami penurunan tajam sejalan dengan aset berisiko lainnya ketika ketidakpastian ekonomi makro meningkat.

Walau terjadi penurunan tersebut, perilaku holder menunjukkan keyakinan mereka belum luntur. Para investor SOL sebagian besar tetap memperlihatkan bias bullish, yang mengindikasikan kepercayaan melampaui fluktuasi harga jangka pendek.

Solana Menarik Minat Investor yang Relatif Kuat

ETF Solana spot mencatat arus masuk bersih mengejutkan sebesar US$3,08 juta di tengah tekanan pasar yang berat. Arus tersebut masuk ketika pasar saham global juga terpukul, bahkan pasar kripto secara keseluruhan kehilangan lebih dari US$120 miliar dari total kapitalisasi. Perbedaan ini menyoroti kemampuan SOL menarik modal bahkan di kondisi risk-off.

Perbedaannya dengan produk kripto lain sangat jelas. ETF Bitcoin mengalami arus keluar bersih sebesar US$483 juta pada hari Senin ketika investor mengurangi risiko. Hampir semua aset utama mengikuti tren keluar tersebut. Solana, sebaliknya, justru menentang arus, menguatkan narasi bullish yang bisa mendukung reli pemulihan.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Silakan daftar ke Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.

Solana ETF Flows.
Arus ETF Solana | Sumber: SoSoValue

Data on-chain memperlihatkan kisah serupa. Pertumbuhan alamat baru di Solana tetap stabil walau ada sentimen negatif di pasar. Jaringan ini menambah sekitar 8,6 juta alamat baru pada hari Senin dan 8,4 juta alamat lagi pada hari Selasa — hanya turun 2,38%.

Konsistensi seperti ini menandakan permintaan belum benar-benar menurun. Pembentukan alamat baru biasanya mencerminkan penggunaan nyata dan minat masuk, bukan spekulasi jangka pendek. Kemampuan bertahan di tengah penurunan harga memberikan sinyal ada dukungan di balik layar yang bisa jadi bahan bakar pemulihan ketika situasi membaik.

Solana New Addresses
Alamat Baru Solana | Sumber: Glassnode

Apakah Harga SOL Akan Pulih dari Luka-Lukanya?

SOL diperdagangkan di sekitar US$127 pada waktu publikasi, turun 12,8% dalam sepekan. Harga bertahan di zona support US$125 dan mencegah penurunan lebih dalam. Area ini sedang menjadi lantai kunci jangka pendek, di mana pembeli masuk untuk menyerap suplai.

Kekuatan relatif masih berpihak pada SOL dibanding aset big cap lainnya. Arus masuk ETF dan aktivitas jaringan yang stabil mengisyaratkan potensi rebound lebih cepat. Jika harga kembali menembus US$132 dan bertahan di atasnya sebagai support, maka peluang untuk bergerak menuju US$136 dan koreksi sebagian kerugian terakhir terbuka lebar.

Solana Price Analysis.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Sinyal berubah bearish jika momentum kembali stagnan. Jika harga menembus US$125 secara bersih, support saat ini tidak berlaku lagi dan sentimen akan bergerak ke bawah. Dalam situasi tersebut, SOL bisa terkoreksi ke sekitar US$119 dan memperpanjang fase koreksi sekaligus menyingkirkan skenario bullish.

Harga Ethereum Berisiko: Tekanan Jual Isyaratkan Penurunan Bisa di Bawah US$3.000

20 January 2026 at 20:00

ETH mulai menunjukkan tanda-tanda melemah setelah gagal bertahan di atas resistance penting, dan tekanan jual semakin terasa berat. Harga kembali turun setelah sempat naik di awal bulan, sehingga struktur bearish kembali muncul. 

Walaupun holder jangka panjang masih memberikan sedikit dukungan, tekanan jual yang semakin besar dan kondisi pasar yang lemah membuat minat beli mereka diuji.

Bisakah LTH Ethereum Mencegah Breakout ke Bawah?

Data on-chain menunjukkan holder Ethereum jangka panjang masih banyak yang berada dalam mode akumulasi. Perubahan Posisi Bersih HODLer terus menampilkan bar hijau sejak akhir Desember, menandakan distribusi berkurang dan akumulasi oleh tangan-tangan kuat terus berlanjut. Perilaku ini membantu menahan koreksi belakangan ini dan memperlambat laju penurunan harga.

Meski begitu, permintaan holder jangka panjang pun bisa kalah jika tekanan dari ekonomi makro dan derivatif terus membesar. Jika sentimen risk-off berlanjut, dukungan jangka panjang saja sepertinya tidak akan cukup untuk mencegah penurunan yang lebih dalam.

Ingin lebih banyak insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.

Ethereum HODLer Position Change.
Perubahan Posisi HODLer Ethereum | Sumber: Glassnode

Bull Ethereum Hadapi Kerugian Lebih Lanjut

Pada pasar derivatif ETH tampak beberapa sinyal peringatan. Posisi Futures saat ini sangat berat ke sisi short, dengan lebih dari 83% open interest cenderung bearish. Ketidakseimbangan seperti ini biasanya memperbesar volatilitas ketika harga bergerak, apalagi saat mendekati level psikologis utama.

Data likuidasi menunjukkan zona bahaya jelas berada di sekitar US$3.000. Jika harga masuk ke area tersebut, sekitar US$368 juta posisi long berisiko terlikuidasi. Bila itu terjadi, tekanan jual bisa meningkat tajam karena posisi bullish terhapus.

Ethereum Liquidation Map.
Peta Likuidasi Ethereum | Sumber: Coinglass

Tekanan Jual Ethereum Terus Menguat

Indikator momentum pun mendukung sentimen bearish. Money Flow Index turun di bawah garis tengah 50, yang menandakan modal mulai keluar. Setelah sempat menyentuh area overbought di awal bulan ini, tekanan beli ETH terus berkurang secara perlahan.

MFI yang menurun biasanya berarti penjual masih mendominasi sampai situasi berubah. Selama arus modal belum stabil atau kembali positif, harga Ethereum masih rentan untuk terus turun.

ETH MFI
ETH MFI | Sumber: TradingView

ETH Berpotensi Crash di Bawah US$3.000

Harga Ethereum berada di kisaran US$3.109 pada waktu publikasi. Grafik 12 jam memperlihatkan pola double top yang sedang berkembang, di mana formasi ini bersifat bearish. Pola ini memperkirakan potensi penurunan sebesar 7,5% dengan target menuju level US$2.900 jika pola terkonfirmasi.

Faktor teknikal dan on-chain semakin menguatkan skenario penurunan tersebut. Jika kehilangan support US$3.085 maka akan mengonfirmasi breakdown. Tekanan jual bisa semakin deras begitu ETH tembus di bawah level psikologis US$3.000, di mana risiko likuidasi meningkat signifikan dan pertahanan bullish jadi melemah.

ETH Price Analysis.
Analisis Harga ETH | Sumber: TradingView

Reversal bullish masih mungkin terjadi jika holder jangka panjang tetap dominan. Pemantulan yang sukses dari US$3.085 bisa mengembalikan kepercayaan pasar. Dalam skenario tersebut, Ethereum mungkin akan mencoba pulih menuju US$3.287. Jika berhasil kembali ke level itu, maka skenario bearish dapat dianggap gagal dan permintaan baru akan muncul.

❌