Normal view

Trove Markets Dituduh Lakukan Dump Token HYPE Senilai US$10 Juta di Tengah Kekhawatiran Penipuan

18 January 2026 at 21:11

Trove Markets menghadapi sorotan yang makin besar setelah diduga melakukan dump lebih dari US$10.000.000 dalam token $HYPE hanya dalam 24 jam. Exchange perpetual Web3 terdesentralisasi ini dibangun di atas protokol HIP-3 milik Hyperliquid.

Token-token ini awalnya didapatkan untuk staking demi meluncurkan DEX tersebut. Namun, token ini dijual dari sebuah wallet yang terhubung ke proyek tersebut, sehingga menimbulkan kecurigaan manipulasi internal dan merusak kepercayaan komunitas.

Trove Markets Dihadirkan Dugaan soal Dump HYPE Senilai US$10 Juta

Proyek ini berhasil mengumpulkan dana US$20.000.000 melalui initial coin offering (ICO) untuk mengamankan 500.000 token $HYPE, jumlah staking yang dibutuhkan untuk peluncuran permissionless berdasarkan protokol HIP-3 Hyperliquid.

Data on-chain dari wallet 0xebe07e526c4dc5f0005801bbd7d9850c424cf719 mengonfirmasi bahwa penjualan dimulai dari 6.196 $HYPE senilai sekitar US$160.000 dengan nilai HYPE saat ini.

Hyperliquid (HYPE) Transactions Linked to Trove Markets
Transaksi Hyperliquid (HYPE) yang Terhubung ke Trove Markets | Sumber: Hypurrscan.io

Namun, aktivitas penjualan ini dengan cepat meningkat. Hyperliquid News melaporkan bahwa Trove Markets awalnya melikuidasi token senilai US$5.000.000, kemudian total penjualan mencapai 194.273 token HYPE, atau sekitar US$10.000.000 hanya dalam satu hari.

They increased to $10 million in dumping in 24 hours.https://t.co/tvm9rAqiiq pic.twitter.com/kLZ5tN2Oky

— Hyperliquid News (@HyperliquidNews) January 18, 2026

Situasi ini makin rumit setelah founder Trove dilaporkan secara terbuka menyangkal kontrol atas wallet tersebut dan meminta agar wallet tersebut dinonaktifkan. Namun, wallet tersebut justru melanjutkan penjualan hanya beberapa menit setelahnya.

“Beberapa menit setelah founder @TroveMarkets mengatakan bahwa ia tidak mengontrol wallet tersebut dan meminta agar wallet dinonaktifkan, wallet itu mulai menjual lagi, hingga mencapai 194.272,79 $HYPE dalam waktu 24 jam,” lapor Hyperliquid News .

Penjualan yang cepat dan berlanjut ini memicu spekulasi soal kecurangan internal atau akses wallet yang dibobol, sehingga membuat kekhawatiran komunitas semakin besar.

Hyperliquid Foundation Gandeng ZachXBT untuk Selidiki

Kontroversi ini menambah daftar kritik yang sudah ada terkait ICO Trove Markets. Proses penawaran diperpanjang di detik terakhir dan akhirnya kelebihan permintaan, sehingga total terkumpul US$11.900.000 dengan fully diluted valuation sebesar US$20.000.000.

Kabarnya, kebingungan seputar ICO ini menyebabkan kerugian sekitar US$73.000 bagi para pengguna platform prediksi Polymarket.

Trove ICO Bets
Taruhan ICO Trove | Sumber: Polymarket

Ada juga laporan bahwa proyek ini membayar influencer sebesar US$5.000 per bulan untuk mempromosikan token, sementara dugaan asal-usul tim dari Iran justru disembunyikan, sehingga menambah kekhawatiran tentang transparansi.

Anggota komunitas, termasuk NMTD8, juga menyoroti investasi Trove di proyek XMR1 yang kontroversial serta keterlambatan staking token HYPE.

Previously spoke out against Trove.

They then bought XMR1 with the funds from selling HYPE.

XMR1 is also extremely shady.

Beware of those trying to extract from HL.

If Trove had good intentions, they would have staked the 500K HYPE to be ready for HIP-3 deployments by now… https://t.co/RLfOeFCuYj

— NMTD.HL (@NMTD8) January 18, 2026

Secara umum, banyak yang berpendapat bahwa semua ini mengindikasikan strategi untuk menarik dana tanpa memenuhi kewajiban ICO. Sejak itu, harga token HYPE turun sekitar 60% di bawah harga ICO-nya, sehingga investor awal mengalami kerugian besar.

Menanggapi hal ini, Hyperliquid Foundation menyumbangkan 10.000 token $HYPE kepada investigator blockchain ZachXBT. Langkah ini menunjukkan adanya upaya untuk mengusut penjualan token dan menjauhkan protokol dari tindakan tercela yang mungkin terjadi.

On-chain investigators don’t get enough credit.

Hyperliquid Foundation just donated 10,000 $HYPE (~$254K) to ZachXBT confirmed by Zach himself.

He confirmed it on-chain, and it’s one of the biggest donations he’s ever received. pic.twitter.com/Wu2iV2xze5

— Broke Doomer🔺 (@im_BrokeDoomer) January 18, 2026

ZachXBT, yang dikenal karena melacak penipuan aset kripto dan memulihkan dana curian, diharapkan bisa memberikan kejelasan apakah penjualan ini bagian dari aksi tercatat yang terkoordinasi atau karena salah urus operasional.

Meski terjadi kontroversi, Trove Markets tetap berjalan dengan rencana peluncuran mainnet pada Februari 2026. Tetapi, acara TGE (token generation event) diundur menjadi pukul 16.00 UTC pada Senin, 19 Januari 2026, dua jam setelah jadwal semula pukul 19.00 UTC.

Due to the move to Solana and the refund processing, we need more time to execute this correctly.

New TGE time: Jan 19, 4:00 PM UTC.

We sincerely apologize for the delay.

We’ll share the contract address and final distribution details once we are live.

— TROVE (@TroveMarkets) January 18, 2026

Namun, aksi dump sebagian token dan hilangnya kepercayaan bisa membuat proyek ini terancam gagal memenuhi persyaratan staking sesuai HIP-3. Hal ini bisa menggagalkan peluncuran decentralized exchange dan membuat investor tidak punya jalan keluar.

Trove Markets have been facing major fud for doing undisclosed influencer ads and now they have also shifted their token launch from hyperliquid to solana.

So, zero right??? pic.twitter.com/TRVzSb4AI0

— 0xMarioNawfal (@RoundtableSpace) January 18, 2026

Pasar Trove belum langsung memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari BeInCrypto. Meski begitu, kejadian ini mencerminkan risiko yang melekat pada proyek decentralized finance yang masih baru, terutama yang melibatkan protokol permissionless, alokasi token besar, serta transparansi terbatas.

Dash Balap Monero, Coin Privacy Reli 100% Dalam Sepekan

15 January 2026 at 08:56

Dash (DASH) melonjak menjadi performa mingguan terbaik di antara 300 aset kripto teratas, naik lebih dari 100% bahkan mengungguli Monero (XMR).

Peningkatan ini menandakan permintaan yang semakin besar pada aset kripto privasi dan menyoroti potensi DASH untuk menjadi pesaing Monero. Adopsi merchant yang semakin cepat dan akses yang makin mudah juga ikut mendorong tren ini.

DASH Jadi Privacy Coin Paling Banyak Di perdagangkan Saat Kenaikan Mingguan Melebihi 100%

Data BeInCrypto Markets menunjukkan nilai DASH telah naik 102,5% selama sepekan terakhir. Kemarin, altcoin ini menyentuh harga US$88,5 atau tertinggi dalam hampir dua bulan.

Dalam satu hari terakhir saja, DASH sudah meningkat 33,2%. Pada waktu publikasi, harganya di perdagangkan di angka US$82,27. Selain itu, volume perdagangan hariannya sudah melampaui US$1,3 miliar, sehingga menjadi aset paling banyak di perdagangkan di sektor aset kripto privasi, menurut CoinGecko.

Performa Harga DASH | Sumber: BeInCrypto Markets

Kenaikan DASH merupakan bagian dari reli sektor aset kripto privasi secara luas. Berdasarkan CryptoRank, 14 dari 18 token privasi dengan kapitalisasi pasar di atas US$100 juta sudah mencatatkan imbal hasil positif sejak 1 Januari.

“80% token privasi naik di 2026. Seiring tema privasi makin bersinar, banyak token mencapai harga tertinggi terbaru,” tulis postingan tersebut.

Aturan know-your-customer dan anti-pencucian uang yang makin ketat membangkitkan kembali minat pada privasi keuangan sehingga mendorong aset kripto privasi kembali jadi sorotan. Zcash menjadi aset terbaik di sektor ini pada 2025, namun belakangan kekhawatiran terkait tim pengembangannya ikut membebani sentimen pasar.

Situasi ini mungkin saja memicu rotasi modal di dalam ruang privasi, menjauhkan minat dari ZEC. DASH juga turut di untungkan di tengah pergeseran ini, karena adopsi yang makin meningkat mengangkat sentimen pasar dan mendukung performa DASH terbaru dibandingkan Monero.

Pada 13 Januari, Alchemy Pay mengumumkan telah mulai mendukung fitur pembelian fiat on-ramp untuk DASH. Kerja sama ini memungkinkan pengguna di 173 negara untuk membeli DASH menggunakan pembayaran fiat lokal. Jangkauan geografis yang luas ini membuat akses makin mudah serta mengatasi salah satu hambatan terbesar bagi aset kripto privasi.

“Dengan integrasi DASH ke fiat on-ramp, Alchemy Pay memperluas akses ke ekosistem cash digital Dash dan mendukung penggunaannya untuk pembayaran, tabungan, serta aplikasi Web3,” tulis tim tersebut dalam pengumuman.

Sementara itu, data adopsi jangka panjang menempatkan DASH di depan pesaingnya sesama kripto privasi. Analitik Cryptwerk memperlihatkan saat ini terdapat 1.682 merchant yang menerima DASH. Altcoin ini berada di peringkat ketujuh untuk adopsi merchant secara keseluruhan, dengan popularitas sebesar 23,12%. Monero berada di peringkat sepuluh, diterima di 1.225 merchant dengan tingkat adopsi 16,84%.

Selisih dalam penerimaan merchant ini menyoroti keunggulan praktis DASH. Dengan 457 merchant lebih banyak yang menerima DASH daripada Monero, tingkat adopsinya sekitar 37% lebih tinggi.

Outlook Harga DASH

Seiring dorongan bullish yang terus menguat, para analis masih terbagi mengenai apakah reli masih berlanjut atau akan terjadi pergerakan koreksi. Ardi, salah satu analis, menerangkan bahwa aset kripto privasi tersebut telah menunjukkan “kekuatan gila”.

“Jika momentum ini bertahan, sekitar US$77 jadi support likuiditas untuk pantulan. Jika tidak, area retest kemungkinan di US$71–US$73. Selama level itu kuat, zona US$98–US$103 menjadi target selanjutnya. Privacy szn,” paparnya Ardi.

Analis Jens juga memandang tren secara keseluruhan masih positif dan menganggap penurunan harga sebagai peluang beli, dengan potensi kenaikan menuju US$100.

“Setelah membentuk base lama di kisaran US$36–US$40, pembeli masuk dan momentum pun bergeser bullish. Sekarang harga sedang menguji zona resistance US$85–US$90. Jika bertahan kuat di sini, harga bisa menuju di atas US$100. Bahkan koreksi ke US$60–US$65 masih tergolong sehat,” terang analis tersebut dalam laporannya.

Walau begitu, sebagian pelaku pasar tetap berhati-hati dan memprediksi bahwa mungkin terjadi koreksi setelah reli ini.

$DASH / $USD – Update

Waiting on a dump to $53 for a bounce. WHAT A SCAM PUMP. pic.twitter.com/i1cqb6xCf0

— Crypto Tony (@CryptoTony__) January 13, 2026

Meski begitu, indikator teknikal hanya memberikan kemungkinan, bukan kepastian. DASH harus menjaga fundamental, adopsi, dan pertumbuhan sektor privacy-coin secara keseluruhan agar reli-nya bisa berlanjut. Dengan momentum dari sisi teknikal, infrastruktur, dan utilitas, Dash tetap menjadi privacy coin utama yang patut dipantau untuk bersaing dengan rivalnya seperti Monero.

Bagaimana pendapat Anda tentang harga Dash di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Monero (XMR) Cetak All-Time High Pasca Breakout 60%, Ini Alasannya

15 January 2026 at 04:10

Monero (XMR) melesat ke rekor harga all-time high (ATH) baru pada hari Rabu (14/1), menembus level US$797 karena investor berbondong-bondong membeli aset kripto yang berfokus pada privasi. Reli ini menutup kenaikan selama sepekan yang mengangkat XMR lebih dari 50%, sehingga menjadi salah satu aset kripto dengan performa terkuat di pasar.

Kenaikan ini mengerek nilai pasar Monero di atas US$13 miliar dan sempat menempatkannya di jajaran 15 aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Volume transaksi juga melonjak karena pembeli berlomba-lomba mendapatkan eksposur.

Meningkatnya Permintaan untuk Privasi Keuangan

Pendorong utama reli ini adalah lonjakan permintaan privasi keuangan. Di berbagai pasar utama, regulator memperketat aturan KYC dan anti-pencucian uang. Hal ini membuat transaksi anonim semakin sulit dilakukan di sebagian besar blockchain.

Karena itu, semakin banyak pengguna beralih ke aset kripto yang menyembunyikan saldo wallet, jumlah transaksi, serta identitas pengirim. Monero tetap menjadi aset kripto terbesar dan paling teruji dalam kategori ini.

Monero Rekor Tertinggi Hampir US$800 pada 14 Januari | Sumber: CoinGecko

Secara paradoks, larangan dan pembatasan justru memicu reli alih-alih menghentikannya.

Pada awal pekan ini, regulator keuangan Dubai melarang exchange di Dubai International Financial Centre untuk melakukan listing atau mempromosikan privacy coin (koin privasi).

Selain itu, Uni Eropa sedang menyiapkan regulasi yang akan melarang akun kripto anonim dan token privasi mulai 2027.

Bukannya membunuh permintaan, langkah-langkah tersebut justru memicu aksi beli lebih awal. Investor ramai-ramai membeli aset privasi sebelum akses semakin terbatas.

Monero is pumping with no etf, no major exchanges, no michael saylor, no government strategic reserves

just a community of people who love freedom

— Crypto Tea (@Cryptotea) January 12, 2026


Modal Berpindah dari Zcash

Monero juga diuntungkan dari gejolak di ekosistem Zcash.

Zcash, pesaing terdekatnya di ranah privacy coin, kehilangan momentum setelah terjadi perselisihan tata kelola dan keluarnya tim pengembang inti mereka.

Saat kepercayaan memudar, trader mengalihkan modal ke Monero yang dipandang lebih terdesentralisasi dan tidak terlalu bergantung pada satu foundation.

Pergeseran ini semakin memicu breakout XMR.

The privacy coin CT told me to buy vs the privacy coin I should've bought pic.twitter.com/3wEo7vd0Cm

— wale.moca 🐳 (@waleswoosh) January 12, 2026

Monero juga berhasil melewati level resistance dalam beberapa tahun terakhir di grafik. Setelah menembus kisaran US$600–US$650, trader sistematik dan dana berbasis momentum ikut masuk ke pasar.

Minat di media sosial melonjak dan likuiditas pun meningkat. Hal ini menciptakan umpan balik pembelian yang mendorong harga mendekati US$700.

Drama CLARITY Act Dorong Reli

Debat kebijakan kripto di AS juga mungkin membantu narasi soal privasi.

Revisi CLARITY Act di Senat akan memperluas pengawasan finansial, memperkuat kewajiban pelaporan, dan memberi regulator akses lebih luas ke data transaksi di berbagai exchange dan platform DeFi.

The CLARITY Act just changed. The Senate amendment adds more SEC power, more disclosures, tighter stablecoin rules, and DeFi oversight.

Coinbase has already opposed this version ❌ pic.twitter.com/XH0RB3XN7w

— BeInCrypto (@beincrypto) January 14, 2026

Walaupun rancangan undang-undang ini tidak langsung menargetkan koin privasi, beleid itu memperkuat kekhawatiran bahwa aktivitas on-chain akan semakin mudah diawasi pemerintah.

Kondisi ini membuat aset yang menjaga privasi semakin menarik, bahkan bagi pengguna yang tidak melakukan aktivitas ilegal sekalipun.

Monero kini menghadapi resistance teknikal yang kuat di sekitar US$700. Koreksi jangka pendek kemungkinan terjadi setelah kenaikan tajam seperti ini.

Meski begitu, tren dasarnya sudah jelas. Ketika pemerintah memperketat pengawasan dan membatasi anonimitas, permintaan akan privasi keuangan terus naik. Untuk saat ini, Monero masih menjadi pihak yang paling diuntungkan di pasar.

Bagaimana pendapat Anda tentang harga XMR yang sukses torehkan rekor harga ATH baru ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

❌