Normal view

Token SKR Seeker Turun setelah Airdrop saat Holder Awal Mulai Jual

21 January 2026 at 12:29

Token SKR milik Seeker mengalami debut yang volatil setelah Solana Mobile meluncurkan airdrop mereka. Pada 21 Januari, Solana Mobile membagikan 2 miliar token SKR—senilai sekitar US$26,6 juta saat peluncuran—kepada pengguna ponsel Seeker dan pengembangnya.

Airdrop ini langsung membuat SKR menjadi sorotan para trader, sehingga memicu aksi harga agresif di awal peluncuran. Meski begitu, setelah lonjakan awal mereda, proses penemuan harga menjadi tidak stabil karena tekanan jual mulai muncul dengan cepat setelah gelombang euforia pertama.

Holder Seeker Sudah Mulai Menjual

Sinyal jangka pendek menunjukkan momentum mulai melemah walaupun pembukaan berlangsung kuat. Pada grafik 15 menit, Money Flow Index (MFI) terus menurun sejak SKR mencapai puncaknya di awal peluncuran. Sebagai indikator momentum berbasis volume, saat MFI turun di bawah garis netral 50,0, itu menandakan bahwa seller mulai mengambil kendali.

Penurunan MFI yang berlangsung lama biasanya menandakan permintaan yang mulai melemah, bukan sekadar volatilitas acak. Untuk kasus SKR, ini mengarah pada penerima airdrop awal yang menjual token mereka demi mengamankan profit. Pola ini memang biasa terjadi pada peluncuran token baru, tapi tetap saja menandakan sinyal bearish selama momentum masih negatif.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

SKR MFI
MFI SKR | Sumber: TradingView

Data transaksi on-chain memperkuat hal ini. Sejak peluncuran, ada sekitar 22.130 transaksi beli dibandingkan dengan kurang lebih 25.039 transaksi jual. Ketimpangan tersebut menunjukkan aksi distribusi lebih besar dari akumulasi, sehingga memperkuat bias bearish untuk jangka pendek.

Perbedaan ini menyoroti kewaspadaan trader setelah lonjakan awal. Walau perhatian terhadap SKR masih tinggi, mayoritas aksi yang terjadi justru pengambilan profit, bukan membangun posisi baru. Jika belum ada perubahan menuju arus beli bersih, tekanan turun kemungkinan tetap bertahan.

Seeker Buy/Sell Difference.
Perbedaan Beli/Jual Seeker | Sumber: GeckoTerminal

Harga SKR Menghadapi Risiko Penurunan Lebih Lanjut

Seeker (SKR) masih naik sekitar 37% dari harga saat peluncuran, dan diperdagangkan dekat US$0,01198 pada waktu publikasi. Akan tetapi, setelah sempat menyentuh puncak di US$0,01553, harganya berbalik turun dan mulai masuk fase koreksi sehingga euforia awal perlahan menghilang seiring likuiditas mulai stabil.

Jika tekanan jual terus berlanjut, SKR berisiko kehilangan support di US$0,01098. Jika harga benar-benar menembus level ini, momentum penurunan bisa semakin cepat, dan area US$0,00879 bakal menjadi target selanjutnya. Kalau koreksi terjadi lebih dalam, harga dapat meluncur ke sekitar US$0,00754, yang akan menghapus sebagian besar kenaikan di hari peluncuran.

SKR Price Analysis.
Analisis Harga SKR | Sumber: TradingView

Stabilisasi dalam waktu dekat bergantung pada pertahanan di US$0,01098. Jika zona ini bisa dipertahankan, peluang harga membentuk dasar semakin besar. Sebaliknya, jika SKR mampu menembus kembali level US$0,01417, momentum akan bergeser ke sisi positif dan menunjukkan kepercayaan buyer mulai pulih.

Harapan Pemulihan XRP Meningkat saat Satu Metrik Sentuh Level Terendah 6 Bulan — Apa Berikutnya untuk Harga?

21 January 2026 at 12:00

Harga XRP mengalami koreksi tajam pada Januari ini. Sejak 14 Januari, XRP turun sekitar 16%. Meskipun sempat rebound sedikit, koin ini masih turun hampir 2% dalam 24 jam terakhir, sehingga pasar tetap berhati-hati.

Namun, berbagai sinyal sekarang menunjukkan tekanan jual mulai mereda, bukannya semakin kuat. Pola momentum yang secara historis selalu terbukti kini muncul kembali, aktivitas koin turun ke level terendah dalam enam bulan terakhir, dan holder jangka pendek telah mengalami kerugian besar. Kombinasi kondisi ini seringkali menjadi tanda bahwa harga akan berbalik arah dengan tajam.


Bullish Divergence yang Sudah Pernah Memicu Reli 33%

Sinyal pertama berasal dari momentum.

Pada grafik harga harian, XRP menunjukkan bullish divergence. Antara 4 November hingga 31 Desember, harga mencetak lower low, sementara RSI membentuk higher low. RSI mengukur momentum dengan membandingkan keuntungan dan kerugian terkini. Ketika RSI naik sementara harga terus melemah, biasanya ini menandakan tekanan jual sudah melemah.

Terakhir kali pola ini muncul, XRP reli cukup agresif, naik sekitar 33% hanya dalam waktu kurang dari seminggu.

XRP Flashes Bullish Structure
XRP Menunjukkan Struktur Bullish: TradingView

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Pola yang sama sekarang mulai terbentuk kembali, yakni antara 4 November hingga 19 Januari. Harga memang turun, namun RSI justru tidak mengikuti penurunan dan malah bergerak naik. Hal ini memang tidak menjamin XRP akan reli lagi 33%, tapi menandakan momentum kembali berlawanan dengan harga, seperti saat pembalikan tren sebelumnya.

Momentum saja tidak cukup. Perilaku penjual juga harus mengonfirmasi tanda kelelahan pasar.


Penjualan Panik Kemungkinan Menurun karena Aktivitas Coin Turun dari 83 Juta ke Hampir Nol

Konfirmasi tersebut datang dari perilaku on-chain.

Satu sinyal bearish yang terkait dengan kepanikan jual telah merosot ke level terendah dalam enam bulan. Aktivitas koin dari berbagai kelompok umur, yang diukur dengan metrik Spent Coins Age band, anjlok dari sekitar 83 juta XRP pada 15 Januari jadi hampir nol (0,06) pada 21 Januari. Ini menunjukkan sangat sedikit koin yang aktif dipindahkan atau mungkin dijual, meskipun harga turun tajam.

Coin Activity Hits A Six-Month Low
Aktivitas Koin Mencapai Level Terendah dalam Enam Bulan: Santiment

Pada saat yang sama, perilaku holder jangka pendek semakin menguatkan tanda kelelahan pasar ini.

NUPL holder jangka pendek (Net Unrealized Profit/Loss), yang mengukur apakah pembeli baru masih untung atau sudah rugi, turun drastis. Sejak 5 Januari, metrik ini turun dari sekitar −0,03 menjadi −0,235, atau lebih dari 680% lebih dalam ke wilayah rugi. Sederhananya, holder jangka pendek sudah benar-benar dalam posisi rugi besar.

Profit Booking Incentive Dips
Insentif Realisasi Profit Menurun: Glassnode

Saat holder sudah sedalam ini mengalami kerugian dan perpindahan koin mengering, insentif untuk jual lebih lanjut menurun tajam. Tekanan jual melemah bukan karena pembeli kuat, melainkan karena penjual sudah kelelahan.

Dengan minimnya halangan untuk rebound, perhatian kini beralih ke area potensi bounce berikutnya.


Klaster Cost Basis Tentukan Level Breakout dan Breakdown Harga XRP

Data cost basis menunjukkan di mana kelompok besar XRP pernah dibeli sebelumnya. Zona-zona ini sering menjadi resistance karena holder yang hampir impas cenderung menjual.

Level kunci pertama berada di US$2,00, harga psikologis utama sekaligus zona cost basis dengan sekitar 1,55 miliar XRP. Menembus level ini akan menjadi langkah awal menuju stabilisasi.

Nearest Cluster For XRP
Klaster Terdekat untuk XRP: Glassnode

Di atas level itu, resistance terkuat dalam waktu dekat ada di rentang US$2,14–US$2,16. Area ini berisi sekitar 1,92 miliar XRP, menjadikannya klaster pasokan terberat di atas harga saat ini.

Klaster Terkuat: Glassnode

Pergerakan bersih di atas US$2,17 akan menghilangkan suplai ini dan menandakan bahwa penjual telah terserap. Jika itu terjadi, maka level kenaikan di sekitar US$2,41, US$2,49, bahkan US$2,89 akan menjadi fokus, menurut chart harga XRP.

Di sisi sebaliknya, jika gagal bertahan di struktur saat ini, maka risiko tetap terbuka.

XRP Price Analysis
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Penurunan di bawah US$1,84 akan melemahkan potensi rebound, sementara US$1,77 tetap menjadi level support paling krusial.

Penurunan 13% Ethereum Menarik Pembelian Whale Senilai US$360 Juta — Tapi Mengapa Smart Money Masih Ragu?

21 January 2026 at 10:00

Harga Ethereum turun hampir 6% dalam 24 jam terakhir dan hampir 13% dalam dua hari, memperpanjang koreksi Januari yang fluktuatif. Harga sempat turun di bawah level kunci, sehingga memunculkan keraguan baru apakah pembeli bisa kembali mengambil alih kendali.

Namun, di balik layar, holder besar langsung bergerak agresif. Sekitar US$360 juta dalam bentuk ETH dikumpulkan oleh whale saat harga turun. Potensi rebound terlihat menggoda, tapi smart money (trader berpengalaman) belum sepenuhnya yakin.

Pola Triangle dan Bullish Divergence Hadapi Klaster Supply Besar

Ethereum sedang bergerak di dalam pola segitiga simetris pada grafik harian. Penjual sebelumnya menolak harga di dekat garis tren atas sekitar 14 Januari. Kini, harga sedang menguji batas bawah. Tapi, apakah pembeli bisa menyelamatkan dari potensi breakdown sekarang?

Momentum memberikan petunjuk penting. Di antara 4 November dan 20 Januari, Ethereum mencetak level terendah baru sedangkan Relative Strength Index (RSI) membentuk level terendah yang lebih tinggi. RSI mengukur momentum dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga terbaru. Bullish divergence ini mengindikasikan tekanan jual mulai melemah, walaupun harga sedang menguji support.

Sinyal seperti ini sudah pernah terbukti penting sebelumnya. Pada awal Januari, bearish divergence pada RSI mendahului penurunan harga yang baru saja terjadi. Sekarang, kondisi sebaliknya mulai terbentuk, sehingga memberikan sinyal potensi pembalikan arah, bukan kelanjutan penurunan.

Price Reversal Cue
Sinyal Pembalikan Harga | Sumber: TradingView

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar ke Daily Crypto Newsletter dari Editor Harsh Notariya di sini.

Potensi lonjakan harga tetap menghadapi rintangan yang jelas. Data cost basis menunjukkan ada banyak pasokan yang terkonsentrasi antara sekitar US$3.146 dan US$3.164. Sekitar 3,44 juta ETH dikumpulkan di zona ini.

Key Supply Cluster
Klaster Pasokan Kunci | Sumber: Glassnode

Banyak holder berada di titik impas. Situasi ini sering membuat area tersebut menjadi resistance yang kuat. Rebound apa pun harus mampu melewati klaster ini agar memvalidasi kekuatan dan membentuk pembalikan arah, seperti yang disarankan oleh RSI.

Whale Beli Saat Harga Turun, tapi Smart Money Menunggu

Whale bergerak dengan keyakinan. Saat Ethereum turun sekitar 13% (antara 19 Januari dan 21 Januari), kepemilikan whale naik dari sekitar 103,42 juta ETH menjadi sekitar 103,71 juta ETH. Kenaikan ini mewakili hampir US$360 juta akumulasi di harga saat ini. Hal ini bukan perilaku baru.

ETH Whales Are Back
Whale ETH Kembali Masuk | Sumber: Santiment

Pembelian whale serupa terjadi sekitar 14 Januari, tak lama sebelum ETH melonjak tajam. Selain itu, whale Ethereum mulai mengumpulkan pasokan lagi dalam beberapa jam terakhir.

Akumulasi berkelanjutan ini menandakan bahwa mereka yakin penurunan sudah cukup terbatas di level saat ini. Whale juga siap menyerap pasokan di tengah pelemahan harga.

Smart money justru memberikan gambaran berbeda.

Indeks smart money, yang memantau posisi para trader berpengalaman, masih berada di bawah garis sinyalnya. Smart money biasanya bergerak lebih awal dan agresif sebelum reli besar terjadi. Pada Desember, ketika indikator ini melesat melampaui garis sinyal, Ethereum reli sekitar 26% dalam sepuluh hari. Gerakan serupa di akhir Desember disusul kenaikan 16% hingga pertengahan Januari.

Smart Money Hesitates
Smart Money Ragu | Sumber: TradingView

Konfirmasi seperti itu masih belum terlihat sekarang. Smart money nampaknya masih menunggu bukti bahwa resistance sudah ditembus. Klaster cost basis yang berat di atas harga ETH kemungkinan memperjelas keraguan mereka. Sampai pasokan terserap, bersabar menjadi pilihan yang masuk akal.

Level Harga Ethereum Ungkap Zona Kunci

Sekarang, semua pergerakan mengarah ke kisaran level yang semakin sempit.

Level pertama yang harus direbut kembali adalah US$3.050. Ethereum kehilangan support dengan banyak sentuhan dalam aksi jual terakhir. Jika harga penutupan harian kembali di atas level ini, maka akan menandakan awal stabilitas.

Di atas level itu, perhatian tertuju ke area US$3.160. Level ini mendapat banyak sentuhan dan sejajar dengan klaster pasokan cost basis. Penutupan harian yang bersih di atasnya akan mewakili kenaikan sekitar 6% dari harga saat ini. Lebih penting lagi, itu berarti resistance berat berhasil ditembus dan bisa membuat smart money kembali masuk. Setelah itu, pola pembalikan arah dapat terbentuk.

Ethereum price Analysis
Analisis Harga Ethereum | Sumber: TradingView

Jika itu terjadi, momentum bisa meningkat dengan cepat. Breakout yang terkonfirmasi akan membuka jalan menuju US$3.390, di mana pembalikan tren bullish yang lebih besar akan mulai terbentuk.

Di sisi bawah, jika harga turun melewati support segitiga bagian bawah di sekitar US$2.910, skenario rebound akan semakin lemah. Jika terjadi penurunan berkelanjutan di level itu, area US$2.610 akan menjadi support utama berikutnya.

Penjual Ethereum memang sempat unggul dalam pergerakan terbaru, tapi “perang” masih berlangsung. Para whale sudah mulai membangun posisi untuk reli. Smart money masih menanti konfirmasi. Jika Ethereum bisa menembus dinding supply di US$3.160, keraguan bisa langsung berubah menjadi momentum yang kuat.

Exchange-Traded Fund (ETF) Solana Ungguli Bitcoin dan Ethereum di Tengah Crash Pasar

21 January 2026 at 08:00

Pergerakan harga terbaru Solana menggagalkan peluang reli jangka pendek menuju dan menembus level US$150. SOL mengalami penurunan tajam sejalan dengan aset berisiko lainnya ketika ketidakpastian ekonomi makro meningkat.

Walau terjadi penurunan tersebut, perilaku holder menunjukkan keyakinan mereka belum luntur. Para investor SOL sebagian besar tetap memperlihatkan bias bullish, yang mengindikasikan kepercayaan melampaui fluktuasi harga jangka pendek.

Solana Menarik Minat Investor yang Relatif Kuat

ETF Solana spot mencatat arus masuk bersih mengejutkan sebesar US$3,08 juta di tengah tekanan pasar yang berat. Arus tersebut masuk ketika pasar saham global juga terpukul, bahkan pasar kripto secara keseluruhan kehilangan lebih dari US$120 miliar dari total kapitalisasi. Perbedaan ini menyoroti kemampuan SOL menarik modal bahkan di kondisi risk-off.

Perbedaannya dengan produk kripto lain sangat jelas. ETF Bitcoin mengalami arus keluar bersih sebesar US$483 juta pada hari Senin ketika investor mengurangi risiko. Hampir semua aset utama mengikuti tren keluar tersebut. Solana, sebaliknya, justru menentang arus, menguatkan narasi bullish yang bisa mendukung reli pemulihan.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Silakan daftar ke Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.

Solana ETF Flows.
Arus ETF Solana | Sumber: SoSoValue

Data on-chain memperlihatkan kisah serupa. Pertumbuhan alamat baru di Solana tetap stabil walau ada sentimen negatif di pasar. Jaringan ini menambah sekitar 8,6 juta alamat baru pada hari Senin dan 8,4 juta alamat lagi pada hari Selasa — hanya turun 2,38%.

Konsistensi seperti ini menandakan permintaan belum benar-benar menurun. Pembentukan alamat baru biasanya mencerminkan penggunaan nyata dan minat masuk, bukan spekulasi jangka pendek. Kemampuan bertahan di tengah penurunan harga memberikan sinyal ada dukungan di balik layar yang bisa jadi bahan bakar pemulihan ketika situasi membaik.

Solana New Addresses
Alamat Baru Solana | Sumber: Glassnode

Apakah Harga SOL Akan Pulih dari Luka-Lukanya?

SOL diperdagangkan di sekitar US$127 pada waktu publikasi, turun 12,8% dalam sepekan. Harga bertahan di zona support US$125 dan mencegah penurunan lebih dalam. Area ini sedang menjadi lantai kunci jangka pendek, di mana pembeli masuk untuk menyerap suplai.

Kekuatan relatif masih berpihak pada SOL dibanding aset big cap lainnya. Arus masuk ETF dan aktivitas jaringan yang stabil mengisyaratkan potensi rebound lebih cepat. Jika harga kembali menembus US$132 dan bertahan di atasnya sebagai support, maka peluang untuk bergerak menuju US$136 dan koreksi sebagian kerugian terakhir terbuka lebar.

Solana Price Analysis.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Sinyal berubah bearish jika momentum kembali stagnan. Jika harga menembus US$125 secara bersih, support saat ini tidak berlaku lagi dan sentimen akan bergerak ke bawah. Dalam situasi tersebut, SOL bisa terkoreksi ke sekitar US$119 dan memperpanjang fase koreksi sekaligus menyingkirkan skenario bullish.

Token GameFi Comeback? 3 Altcoin Ini Pimpin Reli

21 January 2026 at 05:12

Setelah dihantam tahun yang brutal, GameFi sempat dianggap mati suri. Sepanjang 2025, sektor ini anjlok sekitar 75%, menghapus hampir seluruh minat investor. Namun, memasuki awal 2026, lanskapnya mulai menunjukkan retakan kecil. Bukan kehancuran lanjutan, melainkan potensi pemulihan.

Data penggunaan dan pergerakan harga perlahan berbelok naik di beberapa blockchain yang berfokus pada gaming. Masih terlalu dini untuk menyebut kebangkitan penuh. Namun, untuk pertama kalinya dalam berbulan-bulan, angka-angka mulai menyiratkan bahwa GameFi tengah menemukan dasar pijakannya kembali, di mana segelintir token bergerak lebih dulu.

Aktivitas On-Chain Jadi Sinyal Awal, GameFi Tak Sepenuhnya Mati

Isyarat pertama datang dari penggunaan on-chain, bukan dari euforia harga.

Saat menelusuri dashboard Dune Analytics awal 2026 di berbagai jaringan EVM, satu metrik mencuat, yakni rata-rata transaksi per wallet aktif. Indikator ini mengukur kedalaman aktivitas, bukan sekadar jumlah wallet. Selama empat hari berturut-turut, B3, layer gaming yang dibangun di atas Base, memimpin metrik ini, mengungguli Optimism, Mantle, Flow, dan jaringan besar lainnya.

B3 Meledak | Sumber: Dune

Mengapa ini penting? Perilaku gaming yang autentik tecermin dari aksi berulang oleh pengguna yang sama, bukan sekadar kunjungan sesaat.

Base sendiri memperkuat sinyal tersebut. Di luar dominasi B3 dalam aktivitas per wallet, Base juga konsisten berada di jajaran teratas dalam total transaksi harian. Ini menandakan bahwa aktivitas gaming mulai menyusup dan memperkaya penggunaan jaringan secara keseluruhan.

Base Tampil di Papan Atas | Sumber: Dune

Pola serupa juga terlihat di Sei, blockchain lain yang sarat dengan proyek gaming. Dalam beberapa hari terakhir, Sei secara konsisten menonjol dalam jumlah alamat unik harian.

SEI Ungguli Chain Besar Lain | Sumber: Dune

Data DappRadar bahkan menunjukkan beberapa game berbasis Sei mencatat lonjakan tajam dalam wallet aktif selama 24 jam terakhir.

Game di SEI Mulai Menonjol | Sumber: DApp Radar

Konteks menjadi penting di sini. GameFi anjlok hampir 75% pada 2025.

According to CoinGecko’s Crypto Narratives Ranked by Returns 2025, RWA led the market with +185.76%, followed by Layer 1 (+80.31%) and Made in USA (+30.62%), while most other sectors posted losses—led by Gaming (−75.16%) and DePIN (−76.74%). https://t.co/BGdrxjLiSU pic.twitter.com/RtFW77ZVVu

— Wu Blockchain (@WuBlockchain) December 26, 2025

Memasuki bulan pertama 2026, sinyal-sinyal ini mulai sejalan, seperti yang ditekankan oleh para ahli seperti Yat Siu, Chairman dari Animoca Brands.

1/ Specific web3 gaming tokens in the @animocabrands fam are sharply up with volume for $AXS and $SAND over $1 billion and $380m respectively. Over the last 30 days $CHECK is up 300% $AXS 143% $SAND 35% during the same period. 2026 will be an exciting year for gaming a 🧵👇 pic.twitter.com/6TZ8yLZQzj

— Yat Siu (@ysiu) January 18, 2026

Ini bukan berarti GameFi telah bangkit sepenuhnya. Namun, ada indikasi kuat bahwa fase terburuk, yang ditandai oleh pengabaian massal, mulai terlewati.

Ketika ditanya apa yang benar-benar menentukan pemulihan GameFi, melampaui sekadar lonjakan harga jangka pendek, Robby Yung, CEO Animoca Brands, menyampaikan kepada BeInCrypto:

“Untuk kategori GameFi secara umum, saya rasa harus ada produk yang solid dan menarik di balik token tersebut (seperti seharusnya),” tutur dia.

Kini perhatian beralih ke harga. Sekelompok kecil token GameFi mapan sudah mulai merespons.

Axie Infinity (AXS): Lonjakan Sentimen dan Struktur yang Selaras

Axie Infinity muncul sebagai salah satu pemimpin terkuat dalam kebangkitan GameFi. AXS naik sekitar 117% selama tujuh hari terakhir, jelas melampaui token game berkapitalisasi besar lainnya di bulan Januari ini.

Salah satu alasan Axie unggul adalah sentimen yang semakin membaik, didorong oleh perubahan cara komunitas memandang proyek ini. Pada 17 Januari, sentimen positif untuk AXS melonjak ke 8,31, level tertinggi dalam lebih dari enam bulan. Sentimen positif melacak seberapa sering token dibicarakan secara baik di media sosial maupun channel on-chain, dan lonjakan sebesar ini biasanya mencerminkan keterlibatan ulang, bukan spekulasi di akhir siklus.

AXS Sentiment
Sentimen AXS | Sumber: Santiment

Pergeseran sentimen itu sejalan dengan katalis fundamental yang dipaparkan langsung oleh Robby Yung, yang membahas kekuatan Axie baru-baru ini:

“Pemicu kali ini adalah perubahan pada model tokenomic AXS, yang sangat disambut baik oleh komunitas dan membuat minat beli meningkat karena komunitas bergairah lagi, jadi ini betul-betul pergerakan yang dipimpin oleh akar rumput,” ucapnya.

Meskipun pembacaan sentimen itu sedikit menurun, tingkatnya masih lebih tinggi dibandingkan beberapa minggu terakhir, sehingga AXS tetap menjadi pusat perhatian.

Dari sisi harga, AXS memulai reli sejak awal Januari dan kini sedang mengalami konsolidasi setelah pergerakan naik yang tajam. Kondisi jeda ini membentuk struktur bull-flag, yakni harga sedang mencerna kenaikan tanpa mematahkan tren. Selama harga terus membentuk higher low, pola ini masih sehat dan belum kehabisan tenaga.

Dukungan tren semakin ketat. Exponential moving average (EMA) 20 hari naik mendekati exponential moving average 100 hari, yang biasanya menjadi filter tren jangka menengah. Jika terjadi bullish crossover yang jelas, maka sinyal kelanjutan tren semakin kuat. Penutupan harian di atas US$2,20 akan menandakan terjadi breakout dari konsolidasi dan membuka peluang kenaikan menuju US$3,11 bahkan lebih tinggi.

AXS Price Analysis
Analisis Harga AXS | Sumber: TradingView

Level invalidasi sudah jelas. Jika harga turun terus-menerus di bawah US$1,98, maka struktur bullish menjadi lemah. Jika penurunan menembus US$1,63 dan lalu garis moving average 100 hari, maka pola ini batal sepenuhnya.

The Sandbox (SAND): Efek Indikator Axie Menyebar ke Token GameFi Besar

Sandbox mulai mengikuti jejak Axie Infinity, sehingga memperkuat dugaan bahwa kebangkitan GameFi merambah lebih dari satu token saja. SAND naik kurang lebih 27% selama tujuh hari terakhir dan hampir 9% dalam 24 jam terakhir, sebuah lonjakan yang cukup besar untuk salah satu token gaming dengan nilai pasar terbesar.

Urutan ini penting. Axie bergerak lebih dahulu, sedangkan Sandbox baru menyusul setelahnya, padahal SAND lebih unggul berdasarkan kapitalisasi pasar. Pola ini sejalan dengan penjelasan Robby Yung mengenai dinamika sektor ini, yang menekankan bahwa Axie sering kali menjadi penentu langkah GameFi yang lebih luas. Seperti yang ia sampaikan,

“AXS sangat mewakili kategori ini, jadi jika kita melihat ada pergerakan di sana, biasanya kabar baik untuk sektor lainnya,” ujar dia.

Data on-chain juga mendukung prospek positif ini. Sejak 16 Januari, saldo arus SAND di exchange berubah drastis. Pada awal bulan, saldo exchange mencatat arus masuk bersih sekitar 4,36 juta SAND, menandakan aksi jual aktif. Kini, posisi tersebut berbalik menjadi arus keluar bersih sekitar 2,33 juta SAND, yang berarti token SAND ditarik keluar dari exchange, bukan lagi untuk dijual.

SAND Inflows Turn Outflows
Arus Masuk SAND Berubah Menjadi Arus Keluar | Sumber: Santiment

Tekanan beli yang meningkat sejalan dengan penguatan harga adalah sinyal positif, khususnya untuk token kapitalisasi besar.

Dari sisi struktur harga, SAND sedang membentuk pola cup-and-handle yang juga merupakan formasi breakout. Dasar melengkung terbentuk selama Desember, lalu diikuti pemulihan tajam awal Januari. Saat ini harga sedang konsolidasi di area handle. Jika penutupan harian menembus US$0,168 dengan jelas, maka leher pola ini pecah dan SAND berpotensi menuju US$0,190, bahkan bisa lanjut ke zona US$0,227.

SAND Price Analysis
Analisis Harga SAND | Sumber: TradingView

Level invalidasi tetap jelas. Jika kehilangan US$0,145, maka struktur pola melemah. Jika turun di bawah US$0,106, sinyal bullish sepenuhnya batal.

Decentraland (MANA): Akumulasi Whale Sinyalkan Posisi Awal

Decentraland menjadi token GameFi utama dengan performa terlemah dalam jangka pendek. namun, justru itu sepertinya menarik dana besar untuk masuk. MANA naik sekitar 7% dalam 24 jam terakhir dan sekitar 15% dalam sepekan, masih tertinggal dari Axie Infinity dan Sandbox secara persentase.

Yang menarik adalah posisi para whale di tengah performa yang kalah ini.

Sejak 17 Januari, wallet yang memegang saldo MANA dalam jumlah besar menambah koleksi mereka dari sekitar 1,00 miliar token menjadi 1,02 miliar, bertambah 20 juta MANA, senilai hampir US$3,2 juta, hanya dalam beberapa hari. Bahkan, saldo whale sempat menyentuh 1,03 miliar sebelum berkurang sedikit. Koreksi tersebut ringan dan langsung diikuti akumulasi ulang, yang menandakan mereka melakukan positioning, bukan distribusi.

MANA Whales
Whale MANA | Sumber: Santiment

Dari sudut pandang struktur harga, MANA nampaknya sedang mengalami breakout dari pola inverse head-and-shoulders pada grafik harian. Pola ini sering menandakan transisi dari tren turun ke pemulihan ketika valid. Area breakout berada di sekitar US$0,159, dengan kekuatan yang semakin meningkat seiring penutupan harga yang lebih tinggi.

Untuk konfirmasi, MANA perlu ditutup harian di atas US$0,161. Jika level ini bertahan, target kenaikan berikutnya terbuka di sekitar US$0,177, US$0,20, dan bahkan bisa mencapai US$0,221, sementara resistance lanjutan berada di sekitar US$0,24 jika momentum GameFi meluas.

MANA Price Analysis
Analisis Harga MANA | Sumber: TradingView

Jika harga turun kembali di bawah US$0,152, breakout akan melemah, sedangkan jika bergerak di bawah US$0,137 maka seluruh struktur akan batal.

MANA mungkin bergerak terakhir, tapi perilaku whale menandakan kondisinya bisa berubah jika narasi GameFi terus bangkit lagi.

Bagaimana pendapat Anda tentang kebangkitan narasi GameFi dan potensi reli AXS, SAND, serta MANA di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Harga Ethereum Berisiko: Tekanan Jual Isyaratkan Penurunan Bisa di Bawah US$3.000

20 January 2026 at 20:00

ETH mulai menunjukkan tanda-tanda melemah setelah gagal bertahan di atas resistance penting, dan tekanan jual semakin terasa berat. Harga kembali turun setelah sempat naik di awal bulan, sehingga struktur bearish kembali muncul. 

Walaupun holder jangka panjang masih memberikan sedikit dukungan, tekanan jual yang semakin besar dan kondisi pasar yang lemah membuat minat beli mereka diuji.

Bisakah LTH Ethereum Mencegah Breakout ke Bawah?

Data on-chain menunjukkan holder Ethereum jangka panjang masih banyak yang berada dalam mode akumulasi. Perubahan Posisi Bersih HODLer terus menampilkan bar hijau sejak akhir Desember, menandakan distribusi berkurang dan akumulasi oleh tangan-tangan kuat terus berlanjut. Perilaku ini membantu menahan koreksi belakangan ini dan memperlambat laju penurunan harga.

Meski begitu, permintaan holder jangka panjang pun bisa kalah jika tekanan dari ekonomi makro dan derivatif terus membesar. Jika sentimen risk-off berlanjut, dukungan jangka panjang saja sepertinya tidak akan cukup untuk mencegah penurunan yang lebih dalam.

Ingin lebih banyak insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.

Ethereum HODLer Position Change.
Perubahan Posisi HODLer Ethereum | Sumber: Glassnode

Bull Ethereum Hadapi Kerugian Lebih Lanjut

Pada pasar derivatif ETH tampak beberapa sinyal peringatan. Posisi Futures saat ini sangat berat ke sisi short, dengan lebih dari 83% open interest cenderung bearish. Ketidakseimbangan seperti ini biasanya memperbesar volatilitas ketika harga bergerak, apalagi saat mendekati level psikologis utama.

Data likuidasi menunjukkan zona bahaya jelas berada di sekitar US$3.000. Jika harga masuk ke area tersebut, sekitar US$368 juta posisi long berisiko terlikuidasi. Bila itu terjadi, tekanan jual bisa meningkat tajam karena posisi bullish terhapus.

Ethereum Liquidation Map.
Peta Likuidasi Ethereum | Sumber: Coinglass

Tekanan Jual Ethereum Terus Menguat

Indikator momentum pun mendukung sentimen bearish. Money Flow Index turun di bawah garis tengah 50, yang menandakan modal mulai keluar. Setelah sempat menyentuh area overbought di awal bulan ini, tekanan beli ETH terus berkurang secara perlahan.

MFI yang menurun biasanya berarti penjual masih mendominasi sampai situasi berubah. Selama arus modal belum stabil atau kembali positif, harga Ethereum masih rentan untuk terus turun.

ETH MFI
ETH MFI | Sumber: TradingView

ETH Berpotensi Crash di Bawah US$3.000

Harga Ethereum berada di kisaran US$3.109 pada waktu publikasi. Grafik 12 jam memperlihatkan pola double top yang sedang berkembang, di mana formasi ini bersifat bearish. Pola ini memperkirakan potensi penurunan sebesar 7,5% dengan target menuju level US$2.900 jika pola terkonfirmasi.

Faktor teknikal dan on-chain semakin menguatkan skenario penurunan tersebut. Jika kehilangan support US$3.085 maka akan mengonfirmasi breakdown. Tekanan jual bisa semakin deras begitu ETH tembus di bawah level psikologis US$3.000, di mana risiko likuidasi meningkat signifikan dan pertahanan bullish jadi melemah.

ETH Price Analysis.
Analisis Harga ETH | Sumber: TradingView

Reversal bullish masih mungkin terjadi jika holder jangka panjang tetap dominan. Pemantulan yang sukses dari US$3.085 bisa mengembalikan kepercayaan pasar. Dalam skenario tersebut, Ethereum mungkin akan mencoba pulih menuju US$3.287. Jika berhasil kembali ke level itu, maka skenario bearish dapat dianggap gagal dan permintaan baru akan muncul.

❌