Normal view

River (RIVER) Catat All-Time High saat Pasar Derivatif Beri Sinyal Peringatan

22 January 2026 at 06:07

River (RIVER) naik ke rekor tertinggi baru selama sesi perdagangan awal Asia, memperpanjang reli yang telah mengangkat nilai altcoin ini hampir 750% dalam sebulan terakhir.

Namun, pasar derivatif memberikan sinyal peringatan penting yang menimbulkan kekhawatiran. Selain itu, beberapa analis sekarang memprediksi kemungkinan penurunan harga.

Token RIVER Cetak All-Time High

Sebagai konteks, River adalah protokol decentralized finance (DeFi) yang membangun sistem stablecoin chain-abstraction. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk menaruh jaminan di satu blockchain lalu mengakses likuiditas di blockchain lain tanpa perlu bridge atau wrapped assets.

Produk utama River adalah satUSD, yakni stablecoin overcollateralized yang dicetak lewat sistem Omni-CDP. Native token dari jaringan ini, RIVER, dipakai untuk governance berbasis staking, meningkatkan yield, mengurangi biaya, serta distribusi reward.

Altcoin ini mengalami reli kuat sejak awal 2026 dan momentumnya semakin besar di minggu ini meski pasar secara umum melemah karena pemicu tarif dari Trump. Tapi, sentimen membaik selama 24 jam terakhir setelah muncul laporan soal pencabutan tarif sehingga mengangkat pasar aset kripto secara keseluruhan.

Berdasarkan data CoinGecko, RIVER mencetak rekor harga tertinggi baru di US$48,56 pada hari ini. Dalam 24 jam terakhir, token ini naik 24,2%, jauh mengungguli kenaikan pasar secara umum yang hanya sekitar 1%. Pada waktu publikasi, RIVER diperdagangkan di harga US$45,8.

Performa Harga River (RIVER) | Sumber: CoinGecko

Selain reli harga, jaringan River juga menunjukkan perkembangan dari sisi pengembangan. Pada hari Rabu, River mengumumkan telah mendapatkan investasi strategis sebesar US$8 juta dari Justin Sun.

“Investasi ini mendukung integrasi ekosistem di @trondao dan penerapan infrastruktur stablecoin chain-abstraction milik River,” tulis tim River. “River akan meluncurkan Smart Vault dan Prime Vault dengan level institusi untuk memberikan peluang yield bagi stablecoin, TRX, dan aset utama ekosistem di TRON.”

Aktivitas Derivatif Memicu Tanda Bahaya

Tapi, reli harga ini juga memicu kekhawatiran. Dalam sebuah unggahan terbaru, CoinGlass menyoroti bahwa volume perdagangan futures RIVER melebihi volume perdagangan spot hingga lebih dari 80 kali lipat, menandakan ketidakseimbangan ekstrem dalam struktur pasar.

“Saat volume futures diperdagangkan 80 kali lipat lebih besar dari volume spot, harga tidak lagi ditemukan oleh pasar. Harga dibentuk melalui leverage, didorong oleh volatilitas yang sengaja dibuat dan siklus likuidasi yang berulang,” bunyi unggahan CoinGlass.

CoinGlass menambahkan bahwa pergerakan seperti ini bukanlah pergerakan organik, melainkan sepenuhnya direkayasa.

“Saran terbaik: jangan ikut terlibat. Inilah caranya ritel ‘dipanen’,” terang CoinGlass.

Dalam thread terpisah, platform analitik data tersebut menjelaskan bagaimana funding rate dapat dipakai untuk merekayasa pergerakan harga. CoinGlass memaparkan bahwa funding rate mencerminkan ketidakseimbangan antara trader long dan short, bukan petunjuk arah harga di masa depan.

Dengan membuat harga ditekan sambil membuat funding sangat negatif, pasar bisa dipenuhi oleh posisi short sehingga memperkuat keyakinan bahwa reli akan datang dengan sendirinya.

“Pada tahap ini, banyak trader entry long — bukan karena permintaan, tetapi karena mereka berharap akan ada pembayaran funding dan reli harga,” lanjut unggahan itu.

Menurut CoinGlass, harapan ini menciptakan jebakan. Gerakan naik yang terkontrol bisa memicu likuidasi dan short-covering paksa, yang akhirnya menyebabkan reli tajam meski funding tetap negatif. setelah posisi short keluar, funding kembali normal sehingga pola ini dapat terulang lagi.

“Proses ini bisa berulang berkali-kali: membuat funding ekstrem, menarik posisi konsensus, memaksa likuidasi, dan reset rekayasa harga. Ini bukan price discovery,” jelas CoinGlass.

Perusahaan itu menegaskan bahwa funding rate menunjukkan area di mana trader menumpuk dan risiko likuidasi paling tinggi. Mereka memperingatkan bahwa di pasar-rekayasa seperti ini, pilihan teraman justru bisa jadi adalah tidak membuka posisi sama sekali.

Selain itu, beberapa analis juga memperkirakan bahwa RIVER pada akhirnya bisa saja mengalami koreksi. Seorang pengamat pasar memprediksi bahwa token ini dapat mengalami penurunan seperti yang dialami Aurelia (BEAT).

$RIVER / $USD – Update

Waiting for triple figures minimum on my spot bags pic.twitter.com/AkwzxQxt0f

— Crypto Tony (@CryptoTony__) January 21, 2026

Dengan reli harga yang kuat dan pandangan yang hati-hati, beberapa hari ke depan akan menunjukkan apakah RIVER mampu mempertahankan kenaikannya atau justru tren turun akan muncul.

Trader Polymarket Kena Imbas Setelah “TACO Trade” Trump Hancurkan Taruhan Greenland

22 January 2026 at 04:27

Beberapa trader di Polymarket mengalami kerugian besar setelah Presiden Trump membatalkan tarif pada Uni Eropa dan memberikan pernyataan baru soal Greenland.

Meskipun strategi yang disebut “TACO trade” ini telah merugikan banyak peserta, akan tetapi hal ini juga mendorong reli baru di pasar aset kripto.

Ancaman dan Penarikan Tarif Trump Menghidupkan Kembali Narasi “TACO Trade”

Sebagai konteks, istilah “TACO trade” adalah singkatan dari “Trump Always Chickens Out.” Kolumnis Financial Times, Robert Armstrong, memperkenalkannya pada Mei 2025.

Strategi ini memanfaatkan siklus yang berulang, yakni Trump memakai ancaman ekstrim sebagai tekanan, pasar bereaksi negatif, lalu dia mundur dan menyebabkan pasar kembali menguat.

Siklus ini terlihat jelas pada 2 April 2025, disebut sebagai “Liberation Day.” Presiden mengumumkan tarif luas yang menargetkan hampir semua mitra dagang Amerika Serikat, sehingga memicu kekacauan pasar.

Kebijakan tersebut kemudian dikurangi, namun tarif baru yang menargetkan industri tertentu langsung menyusul setelahnya.

Pola yang mirip kembali muncul pada Januari 2026. Dalam sebuah pengumuman di akhir pekan, Presiden Trump menyampaikan rencana mengenakan tarif 10% kepada delapan negara Eropa, dengan penerapan mulai 1 Februari.

Proposal tersebut juga memuat ketentuan untuk menaikkan tarif menjadi 25% pada bulan Juni, dengan lamanya tergantung pada tercapainya kesepakatan Amerika Serikat dalam pembelian Greenland.

Pada hari Rabu, Presiden mengubah keputusannya dan membatalkan rencana tarif itu. Dia juga menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk menguasai Greenland.

“Berdasarkan pertemuan yang sangat produktif dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, kami telah menetapkan kerangka untuk kesepakatan di masa depan terkait Greenland dan, bahkan, seluruh Kawasan Arktik. Jika solusi ini terlaksana, ini akan menjadi hal yang luar biasa bagi Amerika Serikat dan semua negara anggota NATO. Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan Tarif yang semula dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari,” tulis Trump .

Trump Balikkan Tarif Picu Kerugian pada Taruhan Greenland di Prediction Markets

Perubahan kebijakan yang mendadak ini membuat harga kontrak terkait politik dan ekonomi makro di pasar prediksi langsung berubah tajam. Di Polymarket, probabilitas untuk pertanyaan “Apakah Trump akan mendapatkan Greenland sebelum 2027?” turun menjadi hanya 11%.

Peluang Trump Mengambil Alih Greenland Sebelum Desember 2027 | Sumber: Polymarket

Akibatnya, para trader yang mempertaruhkan dana besar pada hasil “Ya” mengalami kerugian besar. Lookonchain melaporkan bahwa akun baru bernama GamblingRuinsLives memasang taruhan senilai US$105.000 untuk hasil “Ya.”

Sekarang, trader tersebut rugi US$46.000, dengan posisinya kini hanya bernilai US$56.300. Trader lainnya, opticnrvs, bahkan merugi lebih besar, yakni lebih dari US$91.000, juga karena bertaruh pada akuisisi Greenland.

Pemilik posisi “Ya” terbesar kini mengalami penurunan nilai sebesar kurang lebih 40% hingga 50%. Sebaliknya, trader yang bertaruh pada hasil “Tidak” mencatatkan profit tipis.

Kejadian ini menunjukkan seberapa cepat narasi politik bisa berubah di pasar prediksi, khususnya ketika ancaman kebijakan dibatalkan atau dilunakkan. Hal ini juga menegaskan semakin besarnya pengaruh sinyal politik jangka pendek terhadap posisi spekulatif.

Di sisi lain, “TACO trade” terus mendukung pasar aset kripto. Berdasarkan data BeInCrypto Markets, total kapitalisasi pasar aset kripto naik 1,5% dalam 24 jam terakhir, sejalan dengan membaiknya sentimen investor dan meningkatnya selera risiko. Seluruh 10 aset kripto teratas bergerak hijau, mencatatkan kenaikan yang tipis namun merata.

❌