XRP Turun Menuju US$2 saat Sinyal Oversold Mengindikasikan Reli Pemulihan
Harga XRP mengalami koreksi tajam dalam beberapa sesi terakhir, sehingga memicu gelombang panic selling di pasar. Penurunan ini semakin memperkuat sentimen bearish karena investor buru-buru membatasi kerugian mereka.
Meskipun begitu, aksi jual agresif ini telah mendorong XRP masuk ke wilayah oversold, yaitu kondisi yang sering menarik pembeli saat harga turun tajam untuk mencari peluang pemulihan jangka pendek.
Holder XRP Jual untuk Mencegah Kerugian
Data arus volume untung-rugi on-chain memperlihatkan bahwa kerugian mendominasi aktivitas trading XRP selama 20 hari terakhir. Banyak investor awalnya menjual saat harga sempat naik sebentar, dengan harapan keluar dari posisi mereka mendekati titik impas. Tapi, saat tren penurunan terus berlanjut, tekanan jual pun semakin meningkat demi menghindari kerugian lebih dalam.
Dalam satu minggu terakhir, aksi jual akibat kerugian bahkan semakin cepat. Sebagian besar transfer XRP berlangsung di bawah harga beli para investor, menggambarkan ketakutan, bukan reposisi strategi. Secara historis, kondisi seperti ini menandakan fase kapitulasi, di mana investor dengan kekuatan lemah keluar dari pasar, dan itu nampaknya sedang terjadi pada XRP saat ini.
Mau mendapatkan insight token seperti ini?Β Daftarkan diri Anda ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh NotariyaΒ di sini.
Money Flow Index, indikator yang memantau tekanan beli dan jual berdasarkan harga dan volume, kini telah masuk ke level oversold dalam 24 jam terakhir. Sinyal ini menunjukkan intensitas jual bisa jadi sudah mendekati titik jenuh.
Bacaan oversold yang serupa di masa lalu sempat menciptakan peluang masuk secara taktis bagi pembeli. Saat panic selling mencapai puncaknya, biasanya pelaku pasar yang mencari nilai akan segera masuk dan menambah akumulasi. Walau hal ini tidak menjamin akan terjadi pembalikan tren XRP, namun kondisi ini sering mendukung adanya pantulan harga jangka pendek karena tekanan pasokan mulai mereda dan permintaan menjadi lebih stabil.
Harga XRP Dapat Pulih dari Kerugian Terbaru
Pada waktu publikasi, XRP bergerak di kisaran US$2,14 dengan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan jangka pendek. Level Fibonacci retracement yang ditarik dari swing high ke swing low terbaru memberikan zona referensi penting. Struktur saat ini menandakan pembeli sedang berusaha mengambil alih kendali setelah muncul sinyal oversold.
Altcoin ini sudah berhasil membentuk support di atas level Fibonacci 23,6%. Jika zona ini bertahan, maka peluang pemulihan bisa semakin menguat. Perubahan tren ke bullish akan terkonfirmasi jika XRP mampu menjadikan level Fibonacci 61,8% di sekitar US$2,27 sebagai support baru. Jika tercapai, target selanjutnya terbuka ke US$2,41 yang dapat membantu mengembalikan kerugian harga belakangan ini.
Risiko penurunan tetap ada jika support melemah. Jika XRP gagal bertahan di level Fibonacci 23,6%, maka harga berisiko mengalami tekanan jual lanjutan. Dalam situasi seperti itu, harga bisa turun ke US$2,03. Kehilangan area ini kemungkinan bikin XRP menembus support psikologis US$2,00, sehingga penurunan akan makin dalam dan peluang skenario bullish pun bisa batal terjadi.