Reading view

Harga Solana Hadapi Risiko Crash meski Ada 8 Juta Investor Baru

Harga Solana secara keseluruhan masih bergerak naik, namun risiko jangka pendek mulai muncul. SOL membentuk pola wedge naik sejak awal bulan, sebuah pola yang sering berakhir dengan koreksi.

Meski partisipasi investor tetap tinggi, pola ini menandakan ada potensi penurunan harga yang bisa mengurangi hasil bullish belakangan ini.

Holder Solana Saling Melawan Satu Sama Lain

Aktivitas on-chain memperlihatkan pertumbuhan jaringan yang kuat. Sejak awal bulan ini, jumlah alamat yang bertransaksi di Solana naik tajam. Pada puncaknya, lebih dari 8 juta alamat baru masuk ke jaringan hanya dalam waktu 24 jam.

Kenaikan ini menandakan adanya permintaan tinggi terhadap SOL. Alamat-alamat baru biasanya membawa modal segar, sehingga meningkatkan likuiditas dan penggunaan jaringan. Pertumbuhan seperti ini merefleksikan daya tarik ekosistem Solana yang semakin meluas, didorong oleh aktivitas DeFi, meme coin, dan aplikasi berkecepatan tinggi yang menarik minat peserta baru.

Ingin insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Solana New Addresses
Alamat Baru Solana | Sumber: Glassnode

Meski adopsi jaringan terus meningkat, momentum makro justru menunjukkan hal berbeda. Data perubahan posisi di exchange memperlihatkan bahwa holder lama kini lebih berpengaruh terhadap pergerakan harga. Tekanan beli dari peserta jangka panjang semakin melemah, sehingga arus modal baru menjadi kurang berdampak.

Saat kekuatan beli mulai berkurang, tekanan jual justru semakin mendominasi. Pergeseran ini menandakan bahwa holder SOL lama sedang mengurangi eksposur atau bersiap menjual. Jika pasokan lama lebih besar dari permintaan baru, harga berpotensi melemah dan kemungkinan breakdown dari struktur saat ini pun meningkat.

Solana Exchange Position Change.
Perubahan Posisi Solana di Exchange | Sumber: Glassnode

Harga SOL Nampaknya Akan Mengalami Koreksi

Harga Solana berada di kisaran US$144 pada waktu publikasi, bergerak di dalam pola wedge naik yang terbentuk beberapa hari terakhir. Pola bearish continuation ini memproyeksikan potensi penurunan sebesar 9,5%, sehingga target koreksi bisa mendekati US$129 jika struktur ini break ke bawah.

Proyeksi penurunan ini sejalan dengan momentum yang mulai melemah. Jika breakdown terkonfirmasi, SOL kemungkinan akan turun ke level US$136 terlebih dahulu. Kehilangan support ini bisa membawa harga menuju US$130, di mana para pembeli mungkin akan mencoba menahan harga di tengah kewaspadaan pasar yang lebih luas.

Solana Price Analysis.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Meski begitu, skenario bearish belum tentu terjadi. Jika sentimen investor membaik dan tekanan jual mereda, SOL bisa saja rebound dari garis bawah wedge tersebut. Jika harga mampu menembus US$146, itu akan menjadi sinyal kekuatan baru. Potensi kenaikan berikutnya dapat membawa Solana ke US$151 sehingga membatalkan prediksi bearish.

  •  

Bull Ethereum Bisa Gagal karena Pembalikan Kritis Ini

Harga Ethereum baru saja mengalami breakout dari pola segitiga bullish, yang menunjukkan adanya dorongan naik kembali.

Namun, breakout ini kini nampaknya rentan. ETH sudah mencetak divergensi bearish hampir selama tiga minggu, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa pergerakan ini kurang meyakinkan.

Holder Penting Ethereum Tengah Melakukan Koreksi

Ethereum menunjukkan divergensi bearish yang jelas dalam tiga minggu terakhir, yang menjadi sinyal melemahnya kekuatan internal. Walaupun harga ETH terus membentuk level tertinggi yang lebih tinggi, indikator Chaikin Money Flow justru membentuk posisi terendah yang semakin tinggi pula. Pola ini mengisyaratkan bahwa kenaikan harga terjadi bersamaan dengan meningkatnya arus keluar modal, bukan arus masuk modal yang konsisten.

Biasanya, divergensi seperti ini mendahului pembalikan tren. Investor nampaknya mendistribusikan ETH saat harga menguat dan bukan menambah kepemilikan. Ketika modal keluar dari pasar sewaktu harga naik, maka dorongan naik pun berkurang. Dinamika ini meningkatkan kemungkinan breakout yang gagal, apalagi di tengah situasi pasar kripto yang sedang berhati-hati.

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

ETH Bearish Divergence
Divergensi Bearish ETH | Sumber: TradingView

Data makro semakin memperkuat sinyal bearish yang terlihat pada indikator momentum. Crypto whale Ethereum meningkatkan aktivitas penjualan selama sepekan terakhir. Wallet yang berisi antara 100.000 dan 1 juta ETH telah menjual lebih dari 230.000 ETH, menurut data on-chain.

Tekanan jual ini setara dengan sekitar US$760 juta pada harga saat ini. Arus keluar besar dari wallet sejalan dengan penurunan CMF, yang mengonfirmasi kepercayaan yang melemah di antara holder besar. Ketika whale menjual di momen breakout, kekuatan harga menjadi lemah dan peluang penurunan harga dalam waktu dekat pun meningkat.

ETH Whale Holding
Kepemilikan Whale ETH | Sumber: TradingView

Harga ETH Bisa Menghadapi Penurunan

Harga Ethereum saat ini diperdagangkan di sekitar US$3.309 pada waktu publikasi dan masih berada sedikit di atas level support US$3.287. Breakout dari pola segitiga sebelumnya memproyeksikan kenaikan hingga 29,5%, dengan target ke US$4.240. Namun, melemahnya momentum dan divergensi bearish mengancam struktur bullish tersebut.

Dengan situasi seperti saat ini, ETH kemungkinan akan kehilangan support US$3.287. Jika breakdown terjadi, harga bisa turun ke area US$3.131 dan memvalidasi pergerakan ini sebagai fakeout. Penolakan seperti ini akan meningkatkan tekanan jual dan mengindikasikan potensi koreksi lebih dalam di bawah US$3.000.

ETH Price Analysis.
Analisis Harga ETH | Sumber: TradingView

Meski begitu, potensi turun belum pasti terjadi. Jika ETH berhasil rebound dari US$3.287 dan aksi jual whale mulai berkurang, momentum bullish bisa kembali.

Menahan support tersebut bisa membuka peluang Ethereum naik hingga US$3.441. Dan jika kekuatan berlanjut, maka potensi keuntungan bisa bertambah ke area US$3.802, sehingga membatalkan outlook bearish sebelumnya.

  •  

Pemulihan Harga XRP Kembali Ditolak, Bisakah XRP Hindari Penurunan di Bawah US$2?

Harga XRP terus kesulitan seiring kondisi pasar aset kripto yang melemah. Token ini masih berada di bawah tekanan selama beberapa hari, karena gagal mempertahankan upaya pemulihan.

Meski aksi jual masih terjadi, para investor XRP tetap aktif melakukan akumulasi, bertujuan untuk mempertahankan level support kunci dan membatasi risiko penurunan.

Holder XRP Ubah Sikap Mereka

Sentimen pasar terhadap XRP saat ini masih rapuh, sementara data likuidasi menunjukkan risiko penurunan yang semakin meningkat. Berdasarkan liquidation heatmap, trader long XRP menghadapi risiko besar jika harga turun mendekati US$2,00. Terdapat klaster padat likuidasi long di sekitar US$2,02, mewakili sekitar US$25,4 juta posisi leverage.

Pergerakan menuju zona ini bisa dengan cepat mengikis kepercayaan bullish. Likuidasi paksa akan memperbesar tekanan jual dan menarik minat short seller.

Perubahan ini kemungkinan besar akan mendorong sentimen pasar menjadi bearish, khususnya di antara para trader derivatif yang masih optimistis di tengah tren penurunan berkepanjangan dan momentum jangka pendek yang melemah pada XRP.

Ingin insight token seperti ini? Daftar Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

XRP Liquidation Heatmap.
Peta Likuidasi XRP | Sumber: Coinglass

Meski ada tekanan jangka pendek, indikator makro menunjukkan permintaan dasar yang semakin positif. Data perubahan posisi di exchange menunjukkan peningkatan bar hijau, menandakan arus keluar bersih dari exchange. Tren ini biasanya mencerminkan meningkatnya tekanan beli, karena para investor memindahkan XRP ke wallet pribadi alih-alih menyiapkan aset untuk dijual.

Ini merupakan perubahan mencolok dibanding tiga bulan sebelumnya, ketika tekanan jual menguasai pergerakan harga XRP. Akumulasi yang berkelanjutan bisa membantu menstabilkan perilaku harga selama kondisi pasar secara umum tidak semakin memburuk.

Peralihan dari distribusi ke akumulasi ini mendukung kemungkinan skenario pemulihan dalam jangka menengah.

XRP Exchange Net Position Change.
Perubahan Arus Bersih Posisi XRP di Exchange | Sumber: Glassnode

Harga XRP Mungkin Aman dari Penurunan Lebih Lanjut

Harga XRP berada di kisaran US$2,06 pada waktu publikasi, masih melanjutkan tren turun yang sudah membatasi pemulihan selama lebih dari sepuluh hari. Token ini masih bertahan di atas level support US$2,03 yang sangat penting untuk struktur pasar jangka pendek dan kepercayaan trader.

Support ini sudah bertahan dari beberapa kali uji dalam beberapa pekan terakhir, sehingga menandakan minat investor yang kuat di level tersebut. Akumulasi yang berkelanjutan diperkirakan akan tetap bertahan di US$2,03, bahkan jika XRP konsolidasi di kisaran harga itu.

Pantulan yang berhasil bisa mendorong harga menembus US$2,10, sehingga XRP mampu breakout dari tren turun dan mendapatkan kembali momentum.

XRP Price Analysis
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Namun, tekanan kelemahan pasar secara umum bisa saja mengalahkan upaya bullish ini. Penurunan harga yang jelas di bawah US$2,03 akan membuka peluang XRP turun di bawah US$2,00.

Pergerakan seperti itu akan membatalkan skenario bullish, memicu likuidasi long sekitar US$25 juta, dan kemungkinan membawa harga XRP jatuh ke US$1,93 di tengah tekanan jual yang semakin menguat.

  •  
❌