Normal view

Received — 16 January 2026 BeInCrypto Indonesia

3 Altcoin Akhir Pekan Yang Wajib Dipantau | 17 – 18 Januari

16 January 2026 at 17:00

Dengan pasar yang nampaknya mulai berubah dari bullish ke bearish, kini muncul pertanyaan apakah reli altcoin belakangan ini akan bertahan atau tidak. Sementara beberapa altcoin mungkin sangat tergantung pada perkembangan eksternal, sebagian lainnya masih mengikuti arahan dari pergerakan BTC. Simak 3 altcoin yang wajib di pantau akhir pekan ini.

BeInCrypto telah menganalisis tiga altcoin berikut yang berpotensi mengejutkan investor di akhir pekan ini.

Chiliz (CHZ)

Chiliz nampaknya akan menjalani akhir pekan yang berpotensi bullish setelah mengumumkan visi Chiliz 2030. Roadmap jangka panjang tersebut berfokus pada pengembangan blockchain olahraga dan mendorong adopsi di dunia nyata. Update strategi ini telah meningkatkan sentimen terhadap CHZ, sehingga altcoin ini berada pada posisi yang lebih baik di mata investor yang sedang menilai prospek pertumbuhan jaringan di masa depan.

Walau pengumuman ini mungkin belum cukup untuk memicu pemulihan penuh, pengumuman tersebut bisa menjaga minat setelah reli mingguan CHZ sebesar 30%. Saat ini CHZ diperdagangkan di level US$0,057 dan kemungkinan akan konsolidasi di dekat level harga sekarang. Jika CHZ mampu bertahan di atas US$0,053, hal itu menandakan stabilitas yang menunjukkan para pembeli masih aktif hingga akhir pekan walaupun katalis jangka pendeknya terbatas.

CHZ Price Analysis
Analisis Harga CHZ | Sumber: TradingView

Risiko pergerakan ke bawah masih ada karena indikator momentum menunjukkan tanda waspada. Money Flow Index mengisyaratkan kondisi overbought, yang menandakan tekanan beli mungkin sudah jenuh. Jika aksi ambil untung mulai meningkat, CHZ bisa jatuh di bawah US$0,053. Koreksi lebih dalam ke area US$0,050 akan membatalkan outlook netral dan menegaskan tekanan bearish jangka pendek.

Dash (DASH)

DASH menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik pekan ini setelah meroket 114% hanya dalam tujuh hari. Saat ini altcoin tersebut diperdagangkan mendekati US$80, ditopang oleh momentum beli yang sangat kuat. Meski reli besar sudah terjadi, DASH masih 24,8% di bawah level US$100, sehingga para trader terus memantau apakah kekuatan reli ini dapat bertahan.

Kenaikan harga DASH baru-baru ini terjadi setelah adopsi merchant meningkat, salah satunya ketika Alchemy Pay mengintegrasikan jaringan DASH. Namun indikator momentum menunjukkan kehati-hatian. Chaikin Money Flow menampilkan divergensi bearish, di mana harga mencetak higher high sementara CMF justru melemah. Ini mengindikasikan terjadi arus keluar modal di balik reli DASH, sehingga meningkatkan risiko pergerakan harga ke bawah.

DASH Price Analysis.
Analisis Harga DASH | Sumber: TradingView

Jika tekanan jual makin kuat, DASH bisa kehilangan support di US$74 dan turun ke kisaran US$63 dalam waktu dekat. Pergerakan ini akan mengonfirmasi fase koreksi. Sebaliknya, jika arus modal masuk kembali, harga bisa stabil. Permintaan yang berkelanjutan akan memungkinkan DASH memperpanjang kenaikan dan mencoba menantang level US$100 pada pekan depan.

Polygon (POL)

Salah satu altcoin lain yang perlu diperhatikan akhir pekan ini adalah POL, yang tampil sangat volatil di bulan Januari dengan reli 46% pada pekan lalu saat sentimen bullish mendominasi perdagangan awal. Tapi, momentum tersebut langsung memudar. Ketidakpastian pasar yang tinggi menyebabkan pergerakan harga sangat tajam, sehingga POL turun 15,6% minggu ini.

Reversal mendadak ini menunjukkan kepercayaan pasar yang sangat rapuh dan menggambarkan betapa cepatnya permintaan spekulatif bisa lenyap.

Arus modal ke POL juga melemah signifikan dalam beberapa sesi terakhir, sehingga POL jadi salah satu altcoin pertama yang ditinggalkan investor. Chaikin Money Flow menampilkan arus masuk yang mengering sepenuhnya. Jika arus keluar menguasai pasar, tekanan turun bisa semakin kuat. Dalam kondisi seperti itu, harga POL berisiko turun ke zona support US$0,138.

POL Price Analysis
Analisis Harga POL | Sumber: TradingView

Pembalikan bullish masih mungkin terjadi jika sentimen di pasar secara umum membaik. Akumulasi yang terjadi lagi bisa mendorong POL kembali ke atas support di US$0,155. Jika harga bertahan di level ini, maka kepercayaan jangka pendek bisa kembali pulih. Dengan pembelian yang berkelanjutan, POL berpotensi memperpanjang pemulihan menuju US$0,183 sehingga membatalkan outlook bearish saat ini.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Harga HBAR Turun 40% sejak Peluncuran ETF Canary; Apa yang Salah?

16 January 2026 at 15:00

Pergerakan harga Hedera belakangan ini kesulitan membangkitkan kepercayaan, karena HBAR gagal mempertahankan pemulihan yang berarti.

Walaupun ekspektasi tinggi setelah peluncuran exchange-traded fund (ETF) HBAR, performa token yang datar menyoroti narasi yang sudah sering terjadi di dunia aset kripto. Kejadian ini semakin mirip dengan skenario klasik “beli saat rumor, jual saat berita resmi”.

HBAR ETF – Kisah yang Mengecewakan

Canary HBAR ETF muncul sebagai salah satu ETP aset kripto dengan performa paling lemah sejak debutnya. Saat peluncurannya di akhir Oktober, produk ini sempat menarik minat kuat dan mencapai puncaknya dengan arus masuk kumulatif sekitar US$30.000.000. Tapi, momentum itu dengan cepat menghilang dan sampai sekarang belum kembali secara konsisten.

Data terbaru menunjukkan ETF ini hanya mencatat arus masuk sebesar US$875.000, sementara sebagian besar hari perdagangan arus bersihnya tetap datar di angka nol. Pola ini mencerminkan aksi spekulatif sebelum peluncuran ETF. Begitu ETF diperdagangkan, peserta awal merealisasikan keuntungan, memicu tekanan jual yang terus berlanjut. Persetujuan ETF itu sendiri gagal menarik permintaan baru yang berarti.

Lebih lanjut, dampak ETF ini lebih ke simbolis dibanding penggerak modal nyata. Canary ETF memang meningkatkan visibilitas, tapi tidak mampu mendorong permintaan spot HBAR yang signifikan. Tanpa volume lanjutan yang kuat, harga pun gagal bertahan di level teknikal penting, sehingga pergerakan turun semakin cepat.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

HBAR ETF.
HBAR ETF | Sumber: SoSoValue

Indikator teknikal memperkuat pandangan hati-hati ini. Chaikin Money Flow, yang melacak pergerakan modal pada holder besar, mulai turun di bawah garis nol. Berdasarkan sejarah, perubahan pada CMF seperti ini sering kali bertepatan dengan periode kelemahan harga HBAR, karena outflow mulai mendominasi inflow.

Perilaku ini menandakan minat institusi dan whale masih sangat rentan. Saat modal keluar dari Hedera, harga biasanya langsung bereaksi dengan cepat. Jika CMF terus menurun, bisa jadi ini pertanda gelombang distribusi selanjutnya. Dinamika ini akan membatasi upaya harga untuk naik dan membuat pemulihan sulit tercapai.

HBAR CMF
HBAR CMF | Sumber: TradingView

Pemulihan Harga HBAR Sulit

Sejak ETF HBAR resmi diperdagangkan, harga token turun sekitar 41%, dari US$0,200 menjadi sekitar US$0,117 pada waktu publikasi. Penurunan ini memperjelas adanya kesenjangan antara ekspektasi dan permintaan nyata di pasar. Setelah penurunan tajam, HBAR kini memasuki fase konsolidasi yang menandakan ketidakpastian arah selanjutnya.

Hasil serupa yang bergerak dalam rentang sempit sepertinya akan kembali terjadi. HBAR kini bergerak di antara resistance US$0,131 dan support US$0,113. Jika tekanan jual bertambah dan outflow makin besar, penurunan di bawah US$0,113 kemungkinan menyusul. Jika itu terjadi, target penurunan selanjutnya di US$0,104, sedangkan US$0,096 akan menjadi support yang lebih dalam.

HBAR Price Analysis.
Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Skenario bullish hanya mungkin terjadi jika arus modal berubah. Jika outflow melambat dan sentimen pasar secara umum membaik, HBAR bisa stabil di sekitar US$0,113 dan memantul naik. Pergerakan tegas di atas US$0,131 akan membuka harapan pemulihan. Jika harga berhasil menembus US$0,150, asumsi bearish akan gugur dan kepercayaan pasar pun bisa kembali.

Harga Zcash di Persimpangan – Breakout US$450 atau Crash di Bawah US$400 Selanjutnya?

16 January 2026 at 13:00

Zcash memasuki fase yang lebih tenang setelah berminggu-minggu mengalami pergerakan tajam, dengan volatilitas harga yang kini menurun signifikan. Perlambatan ini memicu terbentuknya pola segitiga simetris, yang ditandai oleh higher low dan lower high yang semakin rapat.

Ketika ZEC semakin terkompresi dalam pola ini, para trader memperhatikan dengan seksama, karena perilaku investor akan menentukan pergerakan besar berikutnya.

Penjualan Zcash Semakin Menguat

Data on-chain menunjukkan peningkatan kewaspadaan di antara para holder Zcash. Data Nansen mencatat adanya peningkatan saldo ZEC di exchange terpusat secara konsisten. Tren ini biasanya menandakan niat investor untuk menjual, karena aset dipindahkan dari wallet pribadi ke exchange untuk mengantisipasi penurunan harga lebih lanjut.

Peningkatan saldo di exchange sebesar 16% dalam 24 jam terakhir memperlihatkan bahwa para holder kini lebih fokus menjaga modal daripada menambah kepemilikan. Perilaku ini mencerminkan keyakinan yang melemah dan menambah tekanan jual secara bertahap, sehingga bisa membebani harga selama fase konsolidasi.

Ingin info token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Zcash Exchange Balance
Saldo Zcash di Exchange | Sumber: Nansen

Tekanan jual biasanya juga meluas ke pasar derivatif, sehingga risiko meningkat akibat likuidasi. Pada kasus Zcash, peta likuidasi saat ini menunjukkan adanya asimetri yang membatasi percepatan penurunan. Posisi short berada di area US$500 dengan eksposur sekitar US$48 juta, lebih tinggi dibandingkan US$25 juta posisi long yang terkumpul di kisaran US$357.

Ketidakseimbangan ini bikin penjual short relatif masih aman saat ini, sementara trader long justru menanggung risiko lebih besar dalam waktu dekat. Jika ZEC turun lebih dalam dan posisi long terlikuidasi, maka minat bullish bisa semakin luntur. Kondisi seperti ini biasanya mengurangi permintaan leverage, sehingga aktivitas Futures akan tetap rendah sampai ada sinyal arah yang lebih jelas.

Zcash Liquidation Map.
Peta Likuidasi Zcash | Sumber: Coinglass

Harga ZEC Menanti Arah yang Jelas

ZEC tetap bergerak dalam pola segitiga simetris, dengan harga tertinggi dan terendah yang makin mendekat satu sama lain. Struktur ini biasanya mengindikasikan bahwa akan ada pergerakan tajam ketika volatilitas makin menurun. Saat harga mendekati puncak pola, trader perlu mempersiapkan diri pada potensi breakout atau breakdown yang dipengaruhi oleh arus spot market dan posisi derivatif.

Kondisi saat ini lebih condong ke risiko penurunan. Tekanan jual yang terus berlangsung serta saldo exchange yang naik meningkatkan peluang terjadinya breakdown di bawah US$405. Jika harga menyentuh US$340, kemungkinan besar akan terjadi likuidasi posisi long. Efek domino ini bisa memperdalam penurunan harga, menyeret harga Zcash hingga ke level US$300 seiring memudarnya keyakinan para bullish.

ZEC Price Analysis.
Analisis Harga ZEC | Sumber: TradingView

Skenario positif pun masih terbuka jika tekanan jual mereda dan dana masuk kembali ke pasar. Breakout bersih di atas batas atas segitiga di sekitar US$504 bakal membatalkan skenario bearish. Langkah ini berpotensi memicu likuidasi short, membuka peluang reli cepat menuju US$600 seiring momentum berpihak penuh ke para pembeli.

Bitcoin Mendekati US$98.000 Take Profit Atau Hold?

16 January 2026 at 09:32

Harga Bitcoin menunjukkan pemulihan stabil dalam beberapa sesi terakhir, dengan kenaikan yang kini menempatkan BTC di dekat zona potensial breakout. Kenaikan berkelanjutan ini membuat suasana pasar menjadi lebih optimistis meskipun tetap berhati-hati.

Tapi, saat momentum bullish terus menguat, keuntungan holder jangka pendek yang naik menciptakan risiko yang sudah sering terjadi dan bisa menghambat laju kenaikan Bitcoin.

Beberapa Holder Bitcoin Keluar, Sementara yang Lain Membeli di Saat Harga Turun

Baru-baru ini, Bitcoin melonjak hingga ke level tertinggi dua bulan di dekat US$97.500, yang merupakan level terkuat sejak awal November. Reli ini terjadi meski partisipasi investor ritel terlihat berkurang secara signifikan. Data on-chain dalam tiga hari terakhir menunjukkan jumlah holder Bitcoin menurun, menandakan investor kecil memilih keluar.

“terjadi penurunan bersih sebanyak -47.244 holder, yang menunjukkan bahwa para ritel mulai keluar karena FUD & ketidaksabaran,” sorot Santiment.

Pada waktu yang sama, saldo Bitcoin di exchange turun ke titik terendah dalam tujuh bulan, sekitar 1,18 juta BTC. Persediaan yang lebih rendah di exchange seringkali menandakan tekanan jual instan yang juga menurun.

Ini merupakan kali ketiga dalam tiga bulan terakhir di mana penurunan saldo exchange berbarengan dengan stabilisasi harga. Jika digabung, sinyal-sinyal ini memperkuat kepercayaan bahwa Bitcoin sepertinya sedang membentuk titik terendah lokal baru.

Ingin insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Bitcoin Could Be Forming A Bottom.
Bitcoin Bisa Saja Sedang Membentuk Titik Terendah Baru | Sumber: Santiment

Indikator makro memberi warna tambahan bagi narasi pemulihan. Market Value to Realized Value Long/Short Difference menunjukkan holder jangka pendek kembali mendominasi profitabilitas dibandingkan holder jangka panjang. Aksi akumulasi baru-baru ini, bersama dengan harga yang naik, membuat profit holder jangka pendek menyentuh level tertinggi sejak Januari 2023.

Secara historis, profitabilitas jangka pendek yang tinggi bisa jadi sinyal ganda. Walau ini menunjukkan permintaan dan kekuatan harga yang membaik, holder jangka pendek biasanya lebih mudah menjual. Hingga saat ini, belum ada bukti distribusi agresif. Tapi, keuntungan yang terus bertambah bisa saja menggoda holder tipe ini untuk mengambil profit, yang nantinya bisa memperlambat pemulihan Bitcoin.

Bitcoin MVRV Long/Short Difference
Bitcoin MVRV Long/Short Difference | Sumber: Santiment

Harga BTC Punya Breakout di Depan Mata

Pada waktu publikasi, Bitcoin bergerak di kisaran US$95.372 dan berada dalam pola ascending broadening wedge. Struktur ini kerap membawa sentimen bullish bila harga mampu breakout dan bertahan. Breakout yang terkonfirmasi membutuhkan Bitcoin untuk merebut kembali level US$98.000 dan berhasil retest sebagai support.

Jika kondisi saat ini tetap bertahan, formasi dasar harga yang terlihat bisa mendukung kenaikan selanjutnya. Menahan level psikologis US$95.000 tetap jadi kunci. Jika zona ini berhasil dipertahankan, kemungkinan besar pembeli terdorong kembali mencoba menantang US$98.000. Jika level tersebut berhasil menjadi support, jalan menuju target psikologis di US$100.000 akan terbuka.

Bitcoin Price Analysis.
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Skenario bearish juga masih bisa terjadi. Jika momentum bullish melemah dan holder jangka pendek mulai mengambil profit, Bitcoin dapat saja kehilangan support US$95.000. Jika terjadi, besar kemungkinan BTC turun ke US$93.471 atau bahkan lebih rendah lagi. Breakdown di bawah zona ini akan membatalkan skenario bullish dan menunda upaya breakout berikutnya.

Lebih dari 200 Juta XRP Telah Terjual Tahun Ini, namun Reli Harga Masih Berlanjut

15 January 2026 at 20:00

XRP mengalami volatilitas tinggi selama beberapa hari terakhir, yang mencerminkan persaingan antara tekanan jual dan akumulasi jangka panjang.

Pergerakan harga masih terkendali, tapi pemulihan tetap belum pasti karena investor bereaksi berbeda terhadap perubahan kondisi pasar. Meskipun menghadapi tantangan ini, XRP masih mampu mempertahankan tren naik secara keseluruhan sejak awal 2026.

Holder XRP Menunjukkan Sentimen Campuran

Tekanan jual menjadi hambatan utama bagi XRP bulan ini. Data saldo exchange menunjukkan bahwa kepemilikan XRP di platform terpusat bertambah sekitar 206 juta token sejak Januari dimulai. Total saldo exchange kini mendekati 1,66 miliar XRP, menandakan distribusi yang berkelanjutan.

Pada harga saat ini, pergerakan ini merepresentasikan sekitar US$430 juta nilai XRP yang siap dijual dalam waktu kurang dari dua minggu. Arus masuk konsisten ke exchange seperti ini biasanya menandakan kepercayaan pelaku jangka pendek yang mulai menurun. Kalau pola ini terus berlanjut, harga bisa tertekan karena pasokan jangka pendek ikut naik.

Ingin dapat insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

XRP Balance On Exchanges
Saldo XRP di Exchange | Sumber: Glassnode

Pola ini menunjukkan bahwa banyak investor memilih untuk mengurangi risiko daripada jadi holder di tengah ketidakpastian. Saldo di exchange yang tinggi biasanya terjadi saat pelaku pasar ambil untung atau bertahan dalam posisi defensif. Untuk XRP, tekanan jual ini sejauh ini membatasi laju kenaikan, walaupun harga tidak mengalami penurunan lebih dalam.

Meski aksi jual jangka pendek masih terlihat, data jangka panjang justru memberi gambaran yang lebih seimbang. HODLer Net Position Change menunjukkan bar hijau yang makin besar sejak awal Januari. Hal ini menandakan bahwa holder jangka panjang lebih memilih mengakumulasi atau menahan daripada melepas kepemilikannya.

Perubahan perilaku pada wallet lama ini membantu menyerap sebagian tekanan jual. Holder jangka panjang sering jadi penyeimbang saat volatilitas meningkat, sehingga risiko penurunan harga tetap terbatas. Keyakinan mereka juga meningkat sejak awal 2026, sehingga efek arus masuk ke exchange jadi berkurang.

XRP HODLer Position Change.
Perubahan Posisi HODLer XRP | Sumber: Glassnode

Tren Naik Harga XRP Terus Berlanjut

XRP diperdagangkan di kisaran US$2,11 pada waktu publikasi, bertahan di atas support penting US$2,10. Pergerakan harga tetap menjaga pola naik sejak awal bulan. Mempertahankan level ini sangat penting untuk menjaga tren saat ini.

Sinyal yang beragam menunjukkan XRP masih bisa membentuk higher lows dalam jangka waktu ke depan. Namun, kalau tekanan jual makin kuat, token ini kemungkinan masuk ke fase konsolidasi. Jika itu terjadi, pergerakan harga cenderung akan berada di kisaran antara support US$2,10 dan resistance US$2,20.

XRP Price Analysis.
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Skenario bullish yang lebih kuat sangat bergantung pada berkurangnya aksi jual. Kalau arus masuk ke exchange melambat dan permintaan membaik, XRP bisa reli dari US$2,10 dan merebut kembali US$2,20. Jika breakout terjadi, harga punya peluang menuju US$2,31. Untuk memulihkan penurunan sejak November 2025 di dekat US$2,50 masih mungkin dicapai, walaupun butuh kesabaran dan akumulasi secara terus-menerus.

Bisakah DASH Bergerak Menuju US$100 atau Tekanan Jual Akan Menghambatnya Terlebih Dahulu?

15 January 2026 at 18:00

Dash mencatat salah satu reli terkuat dalam beberapa bulan terakhir, melesat dari US$37 menjadi hampir US$80 dalam waktu singkat. Pergerakan ini mencerminkan minat baru terhadap aset kripto berfokus privasi dan perkembangan terbaru ekosistemnya.

Meskipun momentumnya terlihat kuat, beberapa indikator baru menunjukkan reli ini bisa saja memasuki fase yang rentan.

Dash Ditakdirkan untuk Mengalami Reversal

Indikator momentum memberikan sinyal untuk waspada. Money Flow Index Dash berada kokoh di area overbought, menunjukkan tekanan beli yang mungkin sudah berlebihan. MFI menilai harga dan volume secara bersamaan, dan pembacaan ekstrem seringkali terjadi sebelum terjadi koreksi jangka pendek. Kondisi ini mengisyaratkan permintaan mulai mendekati titik jenuh.

Situasi serupa muncul pada November 2025 setelah reli tajam Dash. Pada saat itu, kondisi overbought diikuti koreksi cepat karena trader mengamankan cuan. Memang, sejarah tidak selalu terulang, tapi hal ini menyoroti risiko penurunan yang meningkat saat antusiasme terlalu cepat melonjak.

Ingin insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

DASH MFI
DASH MFI | Sumber: TradingView

Pembacaan overbought juga menggambarkan spekulasi yang semakin tinggi. Jika laju kenaikan harga melebihi permintaan yang benar-benar kuat, biasanya koreksi akan mengikuti. Untuk Dash, sentimen memang masih optimistis, namun sinyal teknikal menyarankan untuk tetap waspada.

Dash Sudah Mencatat Arus Keluar

Tren arus modal secara umum ikut menambah sentimen hati-hati. Indikator Chaikin Money Flow membentuk divergensi bearish terhadap harga. Meskipun Dash terus mencatatkan higher high, CMF gagal mengkonfirmasi pergerakan itu dengan arus masuk yang lebih kuat, justru membentuk higher low.

Divergensi ini mengisyaratkan bahwa dukungan modal yang mendasari mulai melemah. Dana mulai keluar dari aset meski harga masih naik, pola yang sering terjadi karena hype, bukan akumulasi yang berkelanjutan. Kondisi seperti ini biasanya cepat berbalik begitu momentum mulai menurun.

DASH CMF
DASH CMF | Sumber: TradingView

Jika harga bergerak naik tanpa didukung arus masuk yang seimbang, reli makin rapuh. Untuk Dash, ketidakseimbangan ini meningkatkan kemungkinan masuk ke fase koreksi saat minat spekulatif mereda. Tanpa komitmen modal baru, kelanjutan kenaikan harga akan makin sulit terwujud.

Harga DASH Mungkin Menghadapi Beberapa Kesulitan

Pada waktu publikasi, Dash diperdagangkan di kisaran US$79, naik 114% dalam 72 jam terakhir. Reli ini didukung oleh berita positif, termasuk integrasinya dengan Alchemy Pay. tapi, katalis sering kali kehilangan efeknya setelah masuk ke harga.

Melihat indikator saat ini, Dash mungkin akan kesulitan menembus US$100 dalam waktu dekat. Koreksi di bawah support US$71 kemungkinan besar terjadi jika tekanan jual meningkat. Dalam skenario tersebut, harga bisa saja terkoreksi ke US$63 atau bahkan US$59, sehingga sebagian kenaikan harga baru-baru ini terhapus.

DASH Price Analysis.
Analisis Harga DASH | Sumber: TradingView

Skenario bullish memang masih mungkin terjadi, namun membutuhkan volume yang konsisten. Jika pembeli tetap mendominasi dan Dash berhasil menembus US$82, momentum bisa membawa harga makin tinggi. Breakout tegas di atas level tersebut akan membuka peluang ke US$100, membatalkan prediksi bearish dan menandakan kekuatan baru.

Harga ETH Breakout, Holder Bertambah 447 Ribu Hanya Dalam Waktu 24 Jam

15 January 2026 at 16:35

Harga Ethereum Memasuki Fase Penting Setelah Breakout dari Pola Bullish yang Menahan Pergerakan Harga Hampir Dua Bulan. ETH Bergerak Kuat Melewati Zona Resistance Utama, Mengonfirmasi Momentum Bullish yang Terbarukan.

Breakout teknikal ini terjadi bersamaan dengan lonjakan partisipasi jaringan yang bersejarah, menandai momen penting dalam narasi pemulihan Ethereum.

Ethereum Breakout Rekor 7 Tahun

Ethereum mencatat rekor 447.000 investor baru yang masuk hanya dalam periode 24 jam. Alamat baru ini mewakili wallet yang berinteraksi dengan ETH untuk pertama kalinya. Pencapaian ini mencerminkan percepatan tajam dari tren sebelumnya, di mana jumlah alamat baru harian sudah melebihi 300.000 selama pekan terakhir.

Pertumbuhan peserta baru yang terus meningkat sepanjang bulan terakhir menunjukkan permintaan organik yang semakin luas. Lebih dari 300.000 alamat baru bertransaksi setiap hari, dan lonjakan terkini ini memecahkan rekor tujuh tahun sebanyak 351.000. Masuknya peserta baru ini biasanya selaras dengan struktur harga yang membaik, menguatkan breakout Ethereum dan mendukung pemulihan yang berkelanjutan.

Ethereum New Addresses
Alamat Baru Ethereum | Sumber: Glassnode

Pertumbuhan alamat yang meningkat juga menandakan adopsi yang semakin luas di luar aktivitas trading spekulatif. Partisipasi yang makin besar memperkuat utilitas jaringan, yang secara historis membantu menjaga stabilitas harga saat reli berlangsung. Dengan semakin banyak modal segar yang masuk ke ekosistem, Ethereum menjadi lebih tangguh terhadap volatilitas jangka pendek.

Mengapa Holder ETH Muda Nampaknya Tidak Akan Menjual?

Dari perspektif makro, metrik Short-Term Holder Net Unrealized Profit and Loss mulai bergerak naik. Indikator ini memantau profitabilitas pembeli baru-baru ini dan memberikan gambaran tentang tekanan penjualan. Meskipun STH NUPL meningkat, posisi metrik ini masih kuat berada di zona kapitulasi.

Posisi ini cukup konstruktif untuk kelanjutan harga. Rata-rata holder Ethereum jangka pendek masih dalam posisi merugi, sehingga belum banyak insentif untuk menjual saat harga naik. Selama tekanan jual belum besar, sebagian besar STH kemungkinan tetap mempertahankan posisi dan distribusi token pun terbatas pada awal reli.

Ethereum NUPL
NUPL Ethereum | Sumber: Glassnode

Secara historis, reli Ethereum dapat berkembang ketika STH NUPL masih negatif namun membaik. Setelah metrik ini keluar dari zona kapitulasi dan menjadi positif, tekanan jual biasanya meningkat. Sampai hal itu terjadi, ETH masih memiliki peluang naik tanpa tekanan ambil untung yang signifikan.

Harga Ethereum Breakout

Pada waktu publikasi, Ethereum diperdagangkan di kisaran US$3.317, masih bertahan di atas level support US$3.287. Zona ini menandai batas atas pola segitiga yang sudah ditembus ETH dalam 24 jam terakhir. Breakout ini memproyeksikan potensi kenaikan 29,4%, dengan target sekitar US$4.240.

Fundamental yang semakin kuat mendukung proyeksi ini. Pertumbuhan alamat baru yang signifikan dan tekanan jual yang terbatas mengindikasikan bahwa modal segar mendorong momentum. Jika ETH terus bergerak di atas US$3.441, breakout akan semakin terkonfirmasi. Ketika ETH menembus level itu, harga berpotensi menuju US$3.607, mengonfirmasi kelanjutan tren dan meningkatkan kepercayaan jangka menengah.

ETH Price Analysis.
Analisis Harga ETH | Sumber: TradingView

Namun, risiko penurunan tetap ada jika sentimen pasar tiba-tiba berubah. Jika holder jangka pendek buru-buru menjual untuk menutup kerugian, Ethereum bisa kembali turun di bawah US$3.287. Kembalinya harga ke dalam pola segitiga akan melemahkan struktur bullish. Jika itu terjadi, ETH dapat koreksi ke kisaran US$3.131 atau US$3.000 sehingga membatalkan proyeksi breakout.

Bagaimana pendapat Anda tentang proyeksi breakout Ethereum di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Received — 15 January 2026 BeInCrypto Indonesia

Sinyal Bahaya Bitcoin: Bertahan di Atas US$95.000 atau Koreksi ?

15 January 2026 at 08:49

Bitcoin sedang mencoba untuk memulihkan kerugian baru-baru ini setelah berhasil kembali ke level US$95.000, langkah yang membangkitkan optimisme jangka pendek. Reli ini mendorong BTC ke level tertinggi dua bulan, tapi pemulihan ini masih jauh dari selesai.

Pada kenyataannya, Bitcoin sekarang menghadapi ujian yang jauh lebih besar di depan. Zona antara US$98.000 dan US$110.000 merupakan resistance terkuat sejauh ini.

Holder Bitcoin Punya Peluang untuk Jual

Pergulatan Bitcoin menjadi semakin jelas jika melihat Long-Term Holder Cost Basis Distribution Heatmap. Sejak November 2025, setiap rebound selalu terhenti di dalam klaster suplai padat, berkisar dari sekitar US$93.000 hingga US$110.000. Area ini berisi koin yang dibeli saat puncak harga sebelumnya, sehingga menciptakan tekanan jual yang terus-menerus saat harga kembali ke zona tersebut.

Setiap upaya naik ke rentang ini selalu memicu distribusi baru dari para long-term holder. Akibatnya, Bitcoin gagal mempertahankan pemulihan struktural walaupun sudah beberapa kali terjadi breakout. Dengan harga kembali menekan suplai di atasnya, pasar menghadapi ujian ketahanan yang sudah tidak asing lagi. Menyerap distribusi ini masih menjadi kunci utama untuk pembalikan tren yang berkelanjutan.

Bitcoin LTH CBD Heatmap
Heatmap Bitcoin LTH CBD | Sumber: Glassnode

Dalam skala yang lebih luas, Net Realized Profit and Loss untuk long-term holder menampilkan gambaran yang lebih moderat. Data saat ini menunjukkan long-term holder merealisasikan sekitar 12.800 BTC per minggu dalam bentuk arus keuntungan bersih. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan puncak siklus sebelumnya yang melebihi 100.000 BTC per minggu.

Perlambatan ini menandakan aksi profit taking masih berlangsung tapi jauh lebih moderat. Kondisi ini membuat risiko penurunan jangka pendek menjadi berkurang, namun tidak sepenuhnya menghilangkan tekanan jual. Arah pasar sekarang sangat bergantung pada kekuatan permintaan, khususnya dari pembeli yang mengakumulasi Bitcoin selama kuartal kedua 2025. Bila permintaan tidak mampu menyerap pasokan, momentum naik akan melemah.

Bitcoin LTH Profit/Loss
Profit/Loss Bitcoin LTH | Sumber: Glassnode

Patokan utama jangka panjang tetap pada True Market Mean di sekitar US$81.000. Perdagangan yang bertahan di atas level ini mendukung prospek makro yang konstruktif. Jika gagal bertahan dalam jangka waktu yang lama, risiko kapitulasi akan naik secara signifikan, layaknya penurunan panjang yang terjadi antara April 2022 hingga April 2023.

Harga BTC Perlu Kekuatan untuk Tembus US$98.000

Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$96.302 pada waktu publikasi, menandai level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Pergerakan di atas US$95.000 mengangkat sentimen dan mendorong BTC mendekati resistance US$98.000. Momentum jangka pendek masih positif selama harga bertahan di atas support yang baru saja direbut kembali.

Namun, menembus US$98.000 dan bertahan di atas US$95.000 akan sangat sulit. Pasokan di atasnya masih berat, sehingga setiap kenaikan tekanan jual bisa dengan cepat membalikkan keuntungan. Jika investor memilih untuk mengamankan keuntungan, Bitcoin bisa kembali turun di bawah US$95.000. Kemudian koreksi lebih dalam ke arah US$91.471 menjadi lebih memungkinkan.

Bitcoin Price Analysis.
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Skenario bullish masih mungkin terjadi jika long-term holder semakin mengurangi aksi jual. Jika distribusi mulai berkurang, Bitcoin berpotensi breakout di atas US$98.000 dan menantang US$100.000. Jika level psikologis tersebut berubah menjadi support, sentimen pasar akan membaik secara signifikan. Dari situ, BTC bisa memiliki peluang realistis menargetkan US$110.000, meskipun resistance baru akan muncul di atas angka enam digit tersebut.

Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi harga Bitcoin di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Mengapa Pasar Kripto Turun Hari Ini?

21 January 2026 at 04:23

Total market cap aset kripto (TOTAL) anjlok tajam dalam 24 jam terakhir karena lebih dari US$120 miliar hilang dari pasar kripto. Bitcoin (BTC) memimpin penurunan ini ketika sang raja kripto kehilangan level support penting dan Monero (XMR) turun di bawah US$500.

Berita hari ini:-

  • Strategy menyelesaikan pembelian Bitcoin terbesar sejak November 2024, dengan mengakuisisi 22.305 BTC senilai US$2,13 miliar tepat sebelum Bitcoin jatuh di bawah US$90.000. Walaupun memperkuat strategi akumulasi jangka panjang dan meningkatkan total kepemilikan menjadi 709.715 BTC, saham Strategy justru turun lebih dari 7%.
  • Trump Media & Technology Group telah menetapkan 2 Februari 2026 sebagai tanggal pencatatan untuk distribusi token digital baru kepada pemegang saham yang memenuhi syarat melalui kerja sama dengan Crypto.com. Para pemegang saham yang memiliki setidaknya satu lembar saham DJT secara penuh pada tanggal tersebut berhak menerima distribusi token ini.

Pasar Aset Kripto Mengalami Crash

Total market cap aset kripto turun sebanyak US$120 miliar selama 24 jam terakhir dan kini berada di kisaran US$2,98 triliun. Penurunan ini mendorong TOTAL di bawah ambang krusial US$3,00 triliun. Penjualan besar-besaran di pasar mencerminkan tingginya keengganan risiko ketika investor meninjau ulang eksposur mereka di tengah ketidakpastian ekonomi makro yang meningkat.

Penurunan ini terjadi setelah ancaman pengenaan tarif baru oleh Presiden Trump terhadap Eropa. Di saat yang sama, harga emas yang naik mengalihkan modal dari kripto, sehingga menegaskan profil risiko tinggi pasar kripto. Jika kondisi ini terus berlangsung, tekanan jual bisa makin meningkat dan mendorong market cap pasar aset kripto ke level support berikutnya di kisaran US$2,92 triliun.

Ingin insight token seperti ini? Daftar untuk Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Analisis Harga TOTAL | Sumber: TradingView

Pemulihan pasar sangat tergantung pada stabilitas di pasar global. Jika kondisi makro membaik dan selera risiko kembali, TOTAL bisa saja kembali merebut level US$3,00 triliun. Jika berhasil tembus di atas level ini, peluang naik ke US$3,05 triliun terbuka, yang akan menandakan kepercayaan pasar mulai pulih dan tekanan bearish di pasar aset kripto mulai mereda.

Bitcoin Turun di Bawah US$90.000

Harga Bitcoin turun 3,6% dalam 24 jam terakhir dan pada waktu publikasi diperdagangkan di kisaran US$89.225. Penurunan ini menunjukkan kekhawatiran investor yang semakin besar setelah BTC tergelincir di bawah level psikologis US$90.000. Volatilitas yang meningkat ini menandakan sikap hati-hati di pasar aset kripto secara umum.

Saat ini, BTC bertahan dekat level support US$89.241, yang menjadi zona teknikal penting jangka pendek. Jika Bitcoin mampu bertahan di atas level ini, harga berpeluang stabil dan memancing aksi beli saat harga turun. Ketika support ini terjaga, Bitcoin berpeluang merebut kembali US$90.000 dan melaju ke resistance berikutnya di kisaran US$91.298.

Bitcoin Price Analysis
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Risiko penurunan masih ada jika momentum bullish melemah. Jika Bitcoin tidak mampu bertahan di support US$89.241, tekanan jual kemungkinan besar bakal berlanjut. Dalam skenario tersebut, harga Bitcoin bisa bergerak menuju US$87.210, sehingga membatalkan skenario pemulihan dan memperkuat dominasi bearish dalam jangka pendek.

Monero Bersinar sebagai Performa Terburuk

XMR tercatat sebagai aset kripto dengan performa terburuk selama 24 jam terakhir, anjlok 21% dan diperdagangkan di kisaran US$491. Penurunan tajam ini membuat Monero jatuh di bawah level psikologis US$500. Tekanan jual yang masif mencerminkan sentimen pasar yang memburuk sebab investor mulai mengurangi eksposur pada aset privasi di tengah melemahnya pasar secara keseluruhan.

Arus di chain menunjukkan keluarnya dana dari XMR, sehingga menandakan skeptisisme yang semakin tinggi di antara para holder. Arus keluar dana yang terus berlanjut biasanya mendahului koreksi yang lebih dalam. Jika tren ini terus terjadi, harga Monero bisa turun ke level support US$450, membatasi peluang pemulihan dan memperkuat momentum bearish dalam waktu dekat.

XMR Price Analysis.
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Pembalikan arah tetap mungkin terjadi jika pembeli mampu mengendalikan pasar. Jika XMR berhasil mengambil kembali level US$500 sebagai support, itu akan menjadi sinyal teknikal penting. Bertahan di atas level ini bisa memicu reli hingga resistance US$560, membatalkan skenario bearish dan membuka peluang bagi XMR untuk memulihkan sebagian kerugiannya.

XRP Turun Menuju US$2 saat Sinyal Oversold Mengindikasikan Reli Pemulihan

14 January 2026 at 14:00

Harga XRP mengalami koreksi tajam dalam beberapa sesi terakhir, sehingga memicu gelombang panic selling di pasar. Penurunan ini semakin memperkuat sentimen bearish karena investor buru-buru membatasi kerugian mereka.

Meskipun begitu, aksi jual agresif ini telah mendorong XRP masuk ke wilayah oversold, yaitu kondisi yang sering menarik pembeli saat harga turun tajam untuk mencari peluang pemulihan jangka pendek.

Holder XRP Jual untuk Mencegah Kerugian

Data arus volume untung-rugi on-chain memperlihatkan bahwa kerugian mendominasi aktivitas trading XRP selama 20 hari terakhir. Banyak investor awalnya menjual saat harga sempat naik sebentar, dengan harapan keluar dari posisi mereka mendekati titik impas. Tapi, saat tren penurunan terus berlanjut, tekanan jual pun semakin meningkat demi menghindari kerugian lebih dalam.

Dalam satu minggu terakhir, aksi jual akibat kerugian bahkan semakin cepat. Sebagian besar transfer XRP berlangsung di bawah harga beli para investor, menggambarkan ketakutan, bukan reposisi strategi. Secara historis, kondisi seperti ini menandakan fase kapitulasi, di mana investor dengan kekuatan lemah keluar dari pasar, dan itu nampaknya sedang terjadi pada XRP saat ini.

Mau mendapatkan insight token seperti ini? Daftarkan diri Anda ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

XRP Profit/Loss Transaction Volume
Volume Transaksi Untung/Rugi XRP | Sumber: Santiment

Money Flow Index, indikator yang memantau tekanan beli dan jual berdasarkan harga dan volume, kini telah masuk ke level oversold dalam 24 jam terakhir. Sinyal ini menunjukkan intensitas jual bisa jadi sudah mendekati titik jenuh.

Bacaan oversold yang serupa di masa lalu sempat menciptakan peluang masuk secara taktis bagi pembeli. Saat panic selling mencapai puncaknya, biasanya pelaku pasar yang mencari nilai akan segera masuk dan menambah akumulasi. Walau hal ini tidak menjamin akan terjadi pembalikan tren XRP, namun kondisi ini sering mendukung adanya pantulan harga jangka pendek karena tekanan pasokan mulai mereda dan permintaan menjadi lebih stabil.

XRP MFI
XRP Money Flow Index (MFI) | Sumber: TradingView

Harga XRP Dapat Pulih dari Kerugian Terbaru

Pada waktu publikasi, XRP bergerak di kisaran US$2,14 dengan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan jangka pendek. Level Fibonacci retracement yang ditarik dari swing high ke swing low terbaru memberikan zona referensi penting. Struktur saat ini menandakan pembeli sedang berusaha mengambil alih kendali setelah muncul sinyal oversold.

Altcoin ini sudah berhasil membentuk support di atas level Fibonacci 23,6%. Jika zona ini bertahan, maka peluang pemulihan bisa semakin menguat. Perubahan tren ke bullish akan terkonfirmasi jika XRP mampu menjadikan level Fibonacci 61,8% di sekitar US$2,27 sebagai support baru. Jika tercapai, target selanjutnya terbuka ke US$2,41 yang dapat membantu mengembalikan kerugian harga belakangan ini.

XRP Price Analysis.
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Risiko penurunan tetap ada jika support melemah. Jika XRP gagal bertahan di level Fibonacci 23,6%, maka harga berisiko mengalami tekanan jual lanjutan. Dalam situasi seperti itu, harga bisa turun ke US$2,03. Kehilangan area ini kemungkinan bikin XRP menembus support psikologis US$2,00, sehingga penurunan akan makin dalam dan peluang skenario bullish pun bisa batal terjadi.

❌