❌

Normal view

Hedera Bidik Kenaikan 31% saat Dana Masuk ETF Melonjak ke Level Tertinggi 2026β€” Satu Level Menjadi Penghalang

20 January 2026 at 10:00

Hedera diam-diam sedang mempersiapkan pergerakan yang sudah para trader nantikan sejak beberapa bulan terakhir. Setelah beberapa upaya pantulan gagal, aksi harga HBAR, permintaan ETF, dan arus spot akhirnya mulai selaras. Yang membuat momen ini berbeda bukan hanya pola grafiknya, tapi juga waktunya.

Level yang sebelumnya menggagalkan reli-reli terdahulu kini kembali jadi perhatian. Kali ini, level tersebut diuji bersamaan dengan permintaan ETF terkuat yang pernah dialami Hedera sepanjang 2026.

Hedera Bentuk Pola W Saat Resistance EMA Kembali

Hedera sedang membentuk pola W yang jelas, atau sering juga disebut double bottom, pada grafik harian. Struktur ini muncul ketika harga menguji support yang sama dua kali dan tetap bertahan, menandakan bahwa tekanan jual mulai melemah. Dalam kasus Hedera, level US$0,102 kini sudah beberapa kali menjadi lantai, dan setiap kali harga kembali ke level ini, pembeli kembali masuk.

Dari titik dasar tersebut, harga telah mencoba bergerak naik menuju area US$0,135 yang berfungsi sebagai neckline dari pola W. Jika neckline ini berhasil dilewati, struktur pola ini memproyeksikan potensi kenaikan sebesar 31%, sehingga target kenaikan ada di sekitar zona US$0,176.

HBAR Price Pattern
Pola Harga HBAR: TradingView

Ingin tahu insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Tapi di sinilah reli-reli sebelumnya gagal.

Setiap pantulan di awal tahun ini terhenti karena Hedera belum mampu merebut kembali exponential moving average (EMA) utamanya. EMA memberikan bobot lebih pada aksi harga terbaru dan membantu trader melihat apakah suatu pergerakan hanya koreksi atau mulai membentuk tren baru. Pada awal Januari, Hedera sempat menguasai EMA 20 hari dan memicu reli singkat sekitar 8% hingga 16%. Pergerakan itu cepat melemah karena harga gagal bertahan di atas EMA 50 hari.

Key price Levels
Level Penting HBAR: TradingView

Hambatan yang sama kini berada tepat di jalur neckline pola W. Artinya, struktur grafik dan garis EMA bertemu di titik yang sama. Breakout di atas US$0,135 tidak hanya akan mengkonfirmasi pola W, tapi juga menjadi kali pertama EMA 50 hari berhasil direbut lagi dalam beberapa minggu terakhir.

Itulah alasan mengapa pola yang sekarang ini lebih penting dibanding upaya-upaya sebelumnya. Dan, inilah juga alasan mengapa permintaan di balik layar sekarang menjadi sangat krusial.

Permintaan ETF dan Spot Meningkat Bersama seiring Pasokan Makin Ketat

Hedera baru saja mencatatkan arus masuk ETF terbesarnya sepanjang 2026. Pada pekan yang berakhir 16 Januari, arus masuk bersih mencapai sekitar US$1,46 juta; jumlah mingguan terbesar tahun ini. Ini penting karena permintaan ETF menunjukkan dana yang masuk lebih lambat dan stabil, cenderung menyerap pasokan saat konsolidasi, bukan mengejar breakout secara agresif.

HBAR ETF Flow
Arus ETF: SoSo Value

Kekuatan ETF ini kini tercermin pula di pasar spot.

Antara 18 Januari hingga 19 Januari, arus keluar bersih spot Hedera melonjak dari sekitar US$882.000 menjadi US$2,22 juta. Lonjakan lebih dari 150% dalam sehari ini menandakan pembeli menarik token dari exchange, alih-alih bersiap menjualnya.

SPOT Demand
Permintaan SPOT HBAR: Coinglass

Kesejajaran antara arus masuk ETF dan arus keluar spot ini sangat penting. Kali ini, permintaan muncul sebelum breakout, bukan sesudahnya.

Data selanjutnya akan jadi penentu. Pekan ETF saat ini akan ditutup pada 23 Januari. Jika arus masuk tetap positif hingga akhir pekan, berarti permintaan bergaya institusi masih menguat. Jika arus tersebut terhenti, berarti pembeli masih bersikap hati-hati.

Ketidakpastian ini menjadikan reaksi harga HBAR berikutnya sangat krusial.

Satu Level Harga HBAR Menentukan Breakout

Indikator momentum secara diam-diam mendukung skenario bullish. Antara 31 Desember hingga 19 Januari, harga Hedera sedang menguji pola low yang lebih rendah, sementara Relative Strength Index hampir mencetak low yang lebih tinggi. RSI mengukur kekuatan kenaikan dibanding penurunan harga baru-baru ini, dan divergensi seperti ini biasanya menandakan tekanan jual yang mulai melemah.

Sinyal bullish divergence masih bersifat kondisional.

Selama candle Hedera saat ini bertahan di atas US$0,102, divergence tersebut masih berlaku dan mendukung kemungkinan pergerakan naik lebih lanjut. Bila harga turun terus-menerus di bawah US$0,102, maka divergence ini langsung batal sementara, begitu juga pola W-nya, sehingga risiko penurunan pun kembali terbuka.

Jika harga bergerak naik, ujian utamanya bukan pada pantulan itu sendiri, tapi seberapa jauh kenaikannya. Pemulihan di area US$0,118 akan menandai pemulihan exponential moving average (EMA) 20-hari, sesuatu yang Hedera sudah pernah lakukan sebelumnya. Perubahan utama baru benar-benar terjadi ketika harga berada di atas US$0,127, tempat EMA 50-hari berada. Menembus level ini akan mengubah resistance sebelumnya menjadi support, lalu membuka peluang menuju US$0,135 dan dilanjutkan menuju zona target US$0,152 dan US$0,176.

HBAR Price Analysis
Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Hedera telah menghabiskan beberapa minggu untuk membangun fondasi saat permintaan perlahan membaik. Grafiknya sudah siap. Arus dana juga makin membaik. Sekarang, semuanya tergantung pada satu level yang selama ini selalu menahan setiap reli β€” garis EMA 50-hari.

Tekanan Jual HBAR di Level Tertinggi pada 2026, Akankah Trader Long Menghadapi Likuidasi

19 January 2026 at 00:34

Harga Hedera terus turun karena tekanan jual yang berkelanjutan membebani struktur pasar. HBAR masih berada dalam tren turun berkepanjangan, sehingga upaya pemulihan pun terhambat.

Data terbaru menunjukkan para penjual benar-benar menguasai pasar, mendorong HBAR menuju zona support penting seiring melemahnya kepercayaan di kalangan trader jangka pendek dan trader dengan leverage.

Holder Hedera Jual

Sentimen pasar terhadap HBAR saat ini sangat bearish. Money Flow Index menunjukkan tekanan jual yang terus menerus dalam beberapa sesi terakhir.

Indikator ini sudah turun di bawah ambang netral 50,0 dan kini berada di area negatif, menandakan arus keluar modal lebih besar daripada arus masuk.

Bacaan ini menandakan investor masih ragu terhadap potensi pemulihan dalam waktu dekat.

Selain itu, jika MFI terus berada di level rendah, ini menandakan permintaan yang melemah dan minat risiko yang turun. Kondisi seperti ini biasanya mendahului pelemahan harga berlanjut, apalagi jika momentum belum bergeser kembali ke fase akumulasi.

Ingin wawasan token seperti ini setiap hari?Β Daftar ke Crypto Newsletter harian Editor Harsh Notariya di sini.

HBAR MFI
MFI HBAR | Sumber: TradingView

Data makro semakin memperkuat risiko penurunan yang dihadapi Hedera. Peta likuidasi menunjukkan meningkatnya kerentanan di antara trader long.

Namun, jika HBAR kehilangan level support langsung di US$0,114, sekitar US$1,07 juta posisi long bisa terlikuidasi. Hal ini akan menambah tekanan jual di pasar.

Tekanan turun lebih lanjut akan memperburuk kondisi ini. Jika harga menembus di bawah US$0,112, lebih dari US$2,71 juta posisi long bisa terlikuidasi. Tekanan keluar paksa ini menambah stres di pasar, memperkuat momentum bearish, dan membuat trader baru enggan masuk dalam posisi long.

Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Harga HBAR Masih dalam Tren Turun

Harga HBAR masih berada dalam tren turun yang jelas hampir selama dua bulan. Pada waktu publikasi, token ini diperdagangkan di kisaran US$0,117. Harganya masih sedikit berada di atas support US$0,114 yang sejauh ini menjadi pertahanan sementara dari penurunan lebih dalam.

Dengan momentum bearish yang dominan, peluang hilangnya support ini pun semakin tinggi. Jadi, penurunan di bawah US$0,114 kemungkinan akan memicu likuidasi sesuai prediksi. Meski begitu, pergerakan bisa menyeret HBAR ke level US$0,109 sehingga menegaskan struktur penurunan yang lebih luas.

HBAR Price Analysis.
Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Meskipun begitu, skenario pemulihan masih terbuka. Jika momentum bullish muncul kembali dan tekanan jual mulai mereda, HBAR bisa bergerak lebih tinggi. Tekanan beli berkelanjutan di atas US$0,120 akan memperbaiki sentimen pasar. Selain itu, penembusan level US$0,125 akan menggagalkan pola bearish, menandakan kekuatan baru serta potensi pembalikan tren jangka pendek.

Harga HBAR Turun 40% sejak Peluncuran ETF Canary; Apa yang Salah?

16 January 2026 at 15:00

Pergerakan harga Hedera belakangan ini kesulitan membangkitkan kepercayaan, karena HBAR gagal mempertahankan pemulihan yang berarti.

Walaupun ekspektasi tinggi setelah peluncuran exchange-traded fund (ETF) HBAR, performa token yang datar menyoroti narasi yang sudah sering terjadi di dunia aset kripto. Kejadian ini semakin mirip dengan skenario klasik β€œbeli saat rumor, jual saat berita resmi”.

HBAR ETF – Kisah yang Mengecewakan

Canary HBAR ETF muncul sebagai salah satu ETP aset kripto dengan performa paling lemah sejak debutnya. Saat peluncurannya di akhir Oktober, produk ini sempat menarik minat kuat dan mencapai puncaknya dengan arus masuk kumulatif sekitar US$30.000.000. Tapi, momentum itu dengan cepat menghilang dan sampai sekarang belum kembali secara konsisten.

Data terbaru menunjukkan ETF ini hanya mencatat arus masuk sebesar US$875.000, sementara sebagian besar hari perdagangan arus bersihnya tetap datar di angka nol. Pola ini mencerminkan aksi spekulatif sebelum peluncuran ETF. Begitu ETF diperdagangkan, peserta awal merealisasikan keuntungan, memicu tekanan jual yang terus berlanjut. Persetujuan ETF itu sendiri gagal menarik permintaan baru yang berarti.

Lebih lanjut, dampak ETF ini lebih ke simbolis dibanding penggerak modal nyata. Canary ETF memang meningkatkan visibilitas, tapi tidak mampu mendorong permintaan spot HBAR yang signifikan. Tanpa volume lanjutan yang kuat, harga pun gagal bertahan di level teknikal penting, sehingga pergerakan turun semakin cepat.

Ingin wawasan token lain seperti ini?Β Daftar ke Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

HBAR ETF.
HBAR ETF | Sumber: SoSoValue

Indikator teknikal memperkuat pandangan hati-hati ini. Chaikin Money Flow, yang melacak pergerakan modal pada holder besar, mulai turun di bawah garis nol. Berdasarkan sejarah, perubahan pada CMF seperti ini sering kali bertepatan dengan periode kelemahan harga HBAR, karena outflow mulai mendominasi inflow.

Perilaku ini menandakan minat institusi dan whale masih sangat rentan. Saat modal keluar dari Hedera, harga biasanya langsung bereaksi dengan cepat. Jika CMF terus menurun, bisa jadi ini pertanda gelombang distribusi selanjutnya. Dinamika ini akan membatasi upaya harga untuk naik dan membuat pemulihan sulit tercapai.

HBAR CMF
HBAR CMF | Sumber:Β TradingView

Pemulihan Harga HBAR Sulit

Sejak ETF HBAR resmi diperdagangkan, harga token turun sekitar 41%, dari US$0,200 menjadi sekitar US$0,117 pada waktu publikasi. Penurunan ini memperjelas adanya kesenjangan antara ekspektasi dan permintaan nyata di pasar. Setelah penurunan tajam, HBAR kini memasuki fase konsolidasi yang menandakan ketidakpastian arah selanjutnya.

Hasil serupa yang bergerak dalam rentang sempit sepertinya akan kembali terjadi. HBAR kini bergerak di antara resistance US$0,131 dan support US$0,113. Jika tekanan jual bertambah dan outflow makin besar, penurunan di bawah US$0,113 kemungkinan menyusul. Jika itu terjadi, target penurunan selanjutnya di US$0,104, sedangkan US$0,096 akan menjadi support yang lebih dalam.

HBAR Price Analysis.
Analisis Harga HBAR | Sumber:Β TradingView

Skenario bullish hanya mungkin terjadi jika arus modal berubah. Jika outflow melambat dan sentimen pasar secara umum membaik, HBAR bisa stabil di sekitar US$0,113 dan memantul naik. Pergerakan tegas di atas US$0,131 akan membuka harapan pemulihan. Jika harga berhasil menembus US$0,150, asumsi bearish akan gugur dan kepercayaan pasar pun bisa kembali.

❌