Normal view

Apakah Reli 180% Axie Infinity (AXS) Hanya Exit Liquidity untuk Para Holder? Chart Punya Jawabannya

21 January 2026 at 20:00

Axie Infinity sedang mengalami hari yang sangat baik. Harga AXS naik sekitar 17% hari ini, mengonfirmasi terjadinya breakout yang sudah diantisipasi sebelumnya. Dengan pergerakan ini, token tersebut sekarang telah mencatat kenaikan sekitar 180% dalam sebulan terakhir, yang menjadikannya salah satu performa terbaik di sektor GameFi.

Tapi reli besar sering kali menimbulkan satu pertanyaan yang tidak nyaman. Apakah kekuatan ini benar-benar permintaan nyata, atau hanya menjadi likuiditas keluar bagi para holder besar? Data grafik dan on-chain menunjuk pada jawaban yang lebih kompleks.

Breakout Terkonfirmasi, tapi Momentum Mulai Melambat

Breakout harga AXS sendiri sangat jelas.

AXS breakout dari pola bull flag setelah beberapa sesi konsolidasi. Harga reli hingga ke level tertinggi mendekati US$2,54, sebuah pergerakan sekitar 168% dari basisnya. Tapi reaksi harga di US$2,54 cukup penting.

Harga langsung mendapat penolakan tajam, sehingga muncul wick atas yang panjang. Wick ini menandakan adanya aksi jual aktif, bukan hanya realisasi profit secara pasif. Area US$2,54 pun menjadi level suplai yang nyata.

Momen saat ini juga memberikan sinyal peringatan.

Antara 17 Januari hingga 21 Januari, harga AXS nampaknya mencetak harga tertinggi baru, sementara nilai Relative Strength Index (RSI) membentuk lower high. RSI mengukur momentum dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga terkini. Ketika harga naik, tapi RSI melemah, berarti kekuatan kenaikan mulai menurun, yang dikenal sebagai pola bearish divergence. Untuk mengonfirmasi divergence, candle berikutnya perlu terbentuk di bawah US$2,54, sedangkan nilai RSI tetap lebih rendah dari puncak sebelumnya.

Axie Infinity Pattern
Pola Axie Infinity | Sumber: TradingView

Mau insight token seperti ini setiap hari? Langganan Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Bearish divergence yang sedang berkembang ini tidak membatalkan breakout yang terjadi.

Ini menunjukkan bahwa kelanjutan reli sekarang membutuhkan permintaan baru, bukan hanya momentum dari pembeli sebelumnya. Tanpanya, reli ini rentan terhadap koreksi, jeda, atau bahkan pembalikan tren.


Holder Besar Jual Saat Harga Naik Sementara Pembeli Jangka Pendek Mengejar

Data on-chain menjelaskan mengapa reli ini terlihat goyah.

Sejak 13 Januari, harga AXS naik dari sekitar US$0,95 ke US$2,39, atau kenaikan sekitar 151%. Dalam periode yang sama, suplai whale turun dari 255,16 juta AXS menjadi sekitar 244 juta AXS. Artinya, para whale telah menjual sekitar 11,2 juta AXS, atau sekitar 4,4% dari kepemilikan mereka—langsung pada saat harga sedang naik.

AXS Whales
Whale AXS | Sumber: Santiment

HODL waves juga mengonfirmasi perilaku ini.

HODL waves melacak berapa lama coin telah di-hold dan menunjukkan kelompok holder mana yang menaikkan atau mengurangi suplai. Kelompok 1 tahun hingga 2 tahun mengalami penurunan tajam, dari 13,73% total suplai menjadi sekitar 4,16%. Holder jangka panjang memanfaatkan reli ini untuk mengurangi kepemilikan, bukan menambahnya.

Long-Term Holders
Holder Jangka Panjang | Sumber: Glassnode

NUPL menjelaskan mengapa hal ini terjadi sekarang. Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) mengukur apakah para holder sedang memperoleh untung atau masih rugi. Nilai negatif berarti holder masih dalam posisi rugi. Untuk AXS, nilai NUPL masih dalam zona kapitulasi, tapi intensitas kerugian mulai berkurang.

Sejak akhir Desember, NUPL telah membaik dari sekitar −3,4 menjadi sekitar −0,5. Secara sederhana, holder masih menjual dalam kondisi rugi, tapi setiap reli harga mengurangi kerugian tersebut. Ini menciptakan insentif kuat untuk menjual saat harga menguat guna memulihkan modal.

Losses Going Down
Kerugian Mulai Berkurang | Sumber: Glassnode

Holder jangka pendek justru melakukan kebalikannya. Kelompok 1 bulan hingga 3 bulan meningkatkan porsi kepemilikannya dari 2,64% menjadi 4,76%, atau naik lebih dari 80%. Para pembeli ini sedang mengejar momentum, bukan berusaha menutup kerugian.

HODL Waves
HODL Waves | Sumber: Glassnode

Ini adalah struktur exit-liquidity klasik. Holder jangka panjang dan whale menjual saat kerugian mulai mengecil, sedangkan trader jangka pendek membeli dengan harapan harga akan segera lanjut naik dengan cepat.


Cost Basis dan Level Harga AXS Tunjukkan di Mana Likuiditas Keluar Jadi Berisiko

Data cost basis menunjukkan di mana setup GameFi ini bertahan atau gagal.

Support terpenting dalam waktu dekat ada di kisaran US$2,17–US$2,20, yang juga tercermin di grafik harga. Sekitar 1,99 juta AXS sudah terakumulasi di area ini. Selama harga bergerak di atas level itu, koreksi harga masih dianggap wajar.

Key AXS Price Clusters
Klaster Harga Kunci AXS | Sumber: Glassnode

Di bawah area itu, support struktural terkuat berada di level US$1,62–US$1,64, di mana sekitar 3,50 juta AXS sudah terakumulasi. Jika harga jatuh di bawah US$1,63 yang juga ada di grafik harga, ini menjadi sinyal bahwa pembeli jangka pendek terperangkap dan struktur breakout gagal.

Strongest Support If Price Corrects
Support Terkuat Jika Harga Terkoreksi | Sumber: Glassnode

Di sisi atas, buyer perlu menutup harga harian di atas US$2,54, atau sekitar 6% di atas level saat ini, agar jalur menuju US$2,72 bahkan bisa ke US$3,01 kembali terbuka.

AXS Price Analysis
Analisis Harga AXS | Sumber: TradingView

Sampai hal itu terjadi, setiap pergerakan naik kemungkinan besar akan bertemu tekanan jual daripada percepatan kenaikan.

Breakdown Zcash 34% Terpicu — Mengapa Semua Ini Bisa Jadi Setup untuk Menjebak Bear

21 January 2026 at 18:00

Zcash telah secara resmi mengonfirmasi terjadinya breakdown bearish. Harganya kehilangan garis tren jangka panjang utama dan mengaktifkan pola teknikal yang menandakan potensi penurunan sebesar 34%. Dalam kondisi normal, konfirmasi seperti ini biasanya menarik penjual agresif. Tapi, justru yang terjadi sebaliknya. Holder besar mulai masuk, saldo exchange turun drastis, sementara posisi leverage banyak didominasi posisi short karena bear berharap harga turun lebih dalam lagi.

Kombinasi seperti ini jarang muncul saat breakdown berjalan mulus. Pola ini biasanya muncul saat pasar sedang menyiapkan hukuman bagi satu sisi trader.

Breakdown Teronfirmasi setelah Kehilangan Level Tren Krusial

Dari sisi teknikal, breakdown ini memang nyata.

Harga Zcash masih turun sekitar 55% dari puncak awal November di dekat US$745. Lebih penting lagi, harga ZEC kini sudah kehilangan exponential moving average (EMA) 100 hari. EMA adalah indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru, sehingga berguna untuk melihat perubahan arah pasar.

Level ini pernah menjadi perhatian sebelumnya. Pada awal Desember, Zcash sempat turun di bawah EMA 100 hari, tapi langsung naik lagi ke atas keesokan harinya. Pergerakan itu memicu reli tajam sebesar 71%. Kali ini, level tersebut belum berhasil ditembus kembali, sehingga tekanan tren bearish tetap dominan.

Zcash Price History
Riwayat Harga Zcash | Sumber: TradingView

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Pada grafik 12 jam, Zcash juga mengonfirmasi breakdown head-and-shoulders pada 20 Januari. Ini adalah pola pembalikan tren yang muncul setelah tren naik dan biasanya mengindikasikan pergerakan turun yang lebih dalam jika neckline jebol. Berdasarkan struktur ini, potensi penurunan sekitar 34% kini seharusnya sudah aktif.

Breakdown Kunci | Sumber: TradingView

Saat ini secara teknikal, bear sudah memperoleh apa yang mereka inginkan. Tapi reaksi setelahnya justru membuat pola ini jadi tidak biasa.

Aksi Beli Muncul setelah Pelemahan, Bukan Sebelumnya — Tapi Kenapa

Data on-chain menjelaskan mengapa respons terhadap breakdown ini sangat penting.

Saldo exchange menunjukkan berapa banyak koin yang tersimpan di platform trading. Jika saldo exchange naik, biasanya menandakan tekanan jual meningkat, sedangkan jika saldo turun, menandakan koin dipindahkan ke wallet pribadi untuk disimpan.

Saat breakdown terjadi, saldo exchange naik yang menunjukkan aksi jual aktif. Hal ini sejalan dengan sentimen bearish.

Setelah itu, perilaku pasar berbalik arah.

Dalam waktu 24 jam berikutnya, saldo exchange turun sekitar 17%. Dalam waktu yang sama, holder besar juga meningkatkan kepemilikan mereka. Wallet whale menambah sekitar 2,44% ke kepemilikan mereka, sementara 100 alamat teratas (mega whale) meningkatkan posisi hampir 4%.

Zcash Buyers
Pembeli Zcash | Sumber: Nansen

Ini adalah akumulasi setelah adanya konfirmasi, bukan aksi beli spekulatif sebelum breakdown.

Saat holder besar masuk ketika harga sudah benar-benar lemah, mereka biasanya sedang bersiap untuk dua kemungkinan: fast reclaim ke level kunci, atau aksi volatilitas akibat likuidasi paksa. Data derivatif sangat mendukung skenario kedua.

Short Positioning Membuka Peluang Squeeze dengan Level Harga Penting Zcash yang Jadi Sorotan

Peta likuidasi menunjukkan di mana trader leverage akan merugi bila harga bergerak berlawanan dengan posisi mereka.

Level likuidasi adalah zona harga di mana trader leverage akan otomatis terlikuidasi oleh exchange. Ketika banyak posisi berkumpul di satu sisi, pergerakan harga ke arah level itu bisa terjadi dengan sangat cepat.

Untuk Zcash, eksposur likuidasi short dalam beberapa hari ke depan berada di kisaran US$15,4 juta, sedangkan eksposur likuidasi long sekitar US$7,8 juta. Ini berarti pasar condong kuat ke posisi short, dengan rasio hampir 2:1 untuk bias short.

Peta Likuidasi | Sumber: Coinglass

Ketidakseimbangan ini sangat penting. Zcash tidak perlu harus membalikkan tren supaya bisa memicu dampak besar. Bahkan, rebound moderat saja sudah bisa membuat posisi short terlikuidasi, sehingga memicu minat beli yang mendorong harga naik.

Pergerakan ke kisaran US$375 sampai US$400 akan memicu sebagian besar posisi short, sehingga menjebak sisi bearish di pasar. Jika harga menembus di atas US$450, struktur bearish akan melemah secara signifikan. Selain itu, jika harga ZEC berhasil merebut kembali exponential moving average (EMA) 100 hari, data historis menunjukkan kenaikan bisa berkembang dengan cepat alih-alih stabil secara perlahan.

Zcash Price Analysis
Analisis Harga Zcash | Sumber: TradingView

Teori jebakan ini gagal jika harga terus melemah. Jika terjadi penurunan harga secara berkelanjutan di bawah US$329 pada time frame 12 jam, potensi penurunan 34% akan tetap terbuka dan bisa membawa harga ke kisaran US$255 atau bahkan lebih rendah lagi.




Harapan Pemulihan XRP Meningkat saat Satu Metrik Sentuh Level Terendah 6 Bulan — Apa Berikutnya untuk Harga?

21 January 2026 at 12:00

Harga XRP mengalami koreksi tajam pada Januari ini. Sejak 14 Januari, XRP turun sekitar 16%. Meskipun sempat rebound sedikit, koin ini masih turun hampir 2% dalam 24 jam terakhir, sehingga pasar tetap berhati-hati.

Namun, berbagai sinyal sekarang menunjukkan tekanan jual mulai mereda, bukannya semakin kuat. Pola momentum yang secara historis selalu terbukti kini muncul kembali, aktivitas koin turun ke level terendah dalam enam bulan terakhir, dan holder jangka pendek telah mengalami kerugian besar. Kombinasi kondisi ini seringkali menjadi tanda bahwa harga akan berbalik arah dengan tajam.


Bullish Divergence yang Sudah Pernah Memicu Reli 33%

Sinyal pertama berasal dari momentum.

Pada grafik harga harian, XRP menunjukkan bullish divergence. Antara 4 November hingga 31 Desember, harga mencetak lower low, sementara RSI membentuk higher low. RSI mengukur momentum dengan membandingkan keuntungan dan kerugian terkini. Ketika RSI naik sementara harga terus melemah, biasanya ini menandakan tekanan jual sudah melemah.

Terakhir kali pola ini muncul, XRP reli cukup agresif, naik sekitar 33% hanya dalam waktu kurang dari seminggu.

XRP Flashes Bullish Structure
XRP Menunjukkan Struktur Bullish: TradingView

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Pola yang sama sekarang mulai terbentuk kembali, yakni antara 4 November hingga 19 Januari. Harga memang turun, namun RSI justru tidak mengikuti penurunan dan malah bergerak naik. Hal ini memang tidak menjamin XRP akan reli lagi 33%, tapi menandakan momentum kembali berlawanan dengan harga, seperti saat pembalikan tren sebelumnya.

Momentum saja tidak cukup. Perilaku penjual juga harus mengonfirmasi tanda kelelahan pasar.


Penjualan Panik Kemungkinan Menurun karena Aktivitas Coin Turun dari 83 Juta ke Hampir Nol

Konfirmasi tersebut datang dari perilaku on-chain.

Satu sinyal bearish yang terkait dengan kepanikan jual telah merosot ke level terendah dalam enam bulan. Aktivitas koin dari berbagai kelompok umur, yang diukur dengan metrik Spent Coins Age band, anjlok dari sekitar 83 juta XRP pada 15 Januari jadi hampir nol (0,06) pada 21 Januari. Ini menunjukkan sangat sedikit koin yang aktif dipindahkan atau mungkin dijual, meskipun harga turun tajam.

Coin Activity Hits A Six-Month Low
Aktivitas Koin Mencapai Level Terendah dalam Enam Bulan: Santiment

Pada saat yang sama, perilaku holder jangka pendek semakin menguatkan tanda kelelahan pasar ini.

NUPL holder jangka pendek (Net Unrealized Profit/Loss), yang mengukur apakah pembeli baru masih untung atau sudah rugi, turun drastis. Sejak 5 Januari, metrik ini turun dari sekitar −0,03 menjadi −0,235, atau lebih dari 680% lebih dalam ke wilayah rugi. Sederhananya, holder jangka pendek sudah benar-benar dalam posisi rugi besar.

Profit Booking Incentive Dips
Insentif Realisasi Profit Menurun: Glassnode

Saat holder sudah sedalam ini mengalami kerugian dan perpindahan koin mengering, insentif untuk jual lebih lanjut menurun tajam. Tekanan jual melemah bukan karena pembeli kuat, melainkan karena penjual sudah kelelahan.

Dengan minimnya halangan untuk rebound, perhatian kini beralih ke area potensi bounce berikutnya.


Klaster Cost Basis Tentukan Level Breakout dan Breakdown Harga XRP

Data cost basis menunjukkan di mana kelompok besar XRP pernah dibeli sebelumnya. Zona-zona ini sering menjadi resistance karena holder yang hampir impas cenderung menjual.

Level kunci pertama berada di US$2,00, harga psikologis utama sekaligus zona cost basis dengan sekitar 1,55 miliar XRP. Menembus level ini akan menjadi langkah awal menuju stabilisasi.

Nearest Cluster For XRP
Klaster Terdekat untuk XRP: Glassnode

Di atas level itu, resistance terkuat dalam waktu dekat ada di rentang US$2,14–US$2,16. Area ini berisi sekitar 1,92 miliar XRP, menjadikannya klaster pasokan terberat di atas harga saat ini.

Klaster Terkuat: Glassnode

Pergerakan bersih di atas US$2,17 akan menghilangkan suplai ini dan menandakan bahwa penjual telah terserap. Jika itu terjadi, maka level kenaikan di sekitar US$2,41, US$2,49, bahkan US$2,89 akan menjadi fokus, menurut chart harga XRP.

Di sisi sebaliknya, jika gagal bertahan di struktur saat ini, maka risiko tetap terbuka.

XRP Price Analysis
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Penurunan di bawah US$1,84 akan melemahkan potensi rebound, sementara US$1,77 tetap menjadi level support paling krusial.

Penurunan 13% Ethereum Menarik Pembelian Whale Senilai US$360 Juta — Tapi Mengapa Smart Money Masih Ragu?

21 January 2026 at 10:00

Harga Ethereum turun hampir 6% dalam 24 jam terakhir dan hampir 13% dalam dua hari, memperpanjang koreksi Januari yang fluktuatif. Harga sempat turun di bawah level kunci, sehingga memunculkan keraguan baru apakah pembeli bisa kembali mengambil alih kendali.

Namun, di balik layar, holder besar langsung bergerak agresif. Sekitar US$360 juta dalam bentuk ETH dikumpulkan oleh whale saat harga turun. Potensi rebound terlihat menggoda, tapi smart money (trader berpengalaman) belum sepenuhnya yakin.

Pola Triangle dan Bullish Divergence Hadapi Klaster Supply Besar

Ethereum sedang bergerak di dalam pola segitiga simetris pada grafik harian. Penjual sebelumnya menolak harga di dekat garis tren atas sekitar 14 Januari. Kini, harga sedang menguji batas bawah. Tapi, apakah pembeli bisa menyelamatkan dari potensi breakdown sekarang?

Momentum memberikan petunjuk penting. Di antara 4 November dan 20 Januari, Ethereum mencetak level terendah baru sedangkan Relative Strength Index (RSI) membentuk level terendah yang lebih tinggi. RSI mengukur momentum dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga terbaru. Bullish divergence ini mengindikasikan tekanan jual mulai melemah, walaupun harga sedang menguji support.

Sinyal seperti ini sudah pernah terbukti penting sebelumnya. Pada awal Januari, bearish divergence pada RSI mendahului penurunan harga yang baru saja terjadi. Sekarang, kondisi sebaliknya mulai terbentuk, sehingga memberikan sinyal potensi pembalikan arah, bukan kelanjutan penurunan.

Price Reversal Cue
Sinyal Pembalikan Harga | Sumber: TradingView

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar ke Daily Crypto Newsletter dari Editor Harsh Notariya di sini.

Potensi lonjakan harga tetap menghadapi rintangan yang jelas. Data cost basis menunjukkan ada banyak pasokan yang terkonsentrasi antara sekitar US$3.146 dan US$3.164. Sekitar 3,44 juta ETH dikumpulkan di zona ini.

Key Supply Cluster
Klaster Pasokan Kunci | Sumber: Glassnode

Banyak holder berada di titik impas. Situasi ini sering membuat area tersebut menjadi resistance yang kuat. Rebound apa pun harus mampu melewati klaster ini agar memvalidasi kekuatan dan membentuk pembalikan arah, seperti yang disarankan oleh RSI.

Whale Beli Saat Harga Turun, tapi Smart Money Menunggu

Whale bergerak dengan keyakinan. Saat Ethereum turun sekitar 13% (antara 19 Januari dan 21 Januari), kepemilikan whale naik dari sekitar 103,42 juta ETH menjadi sekitar 103,71 juta ETH. Kenaikan ini mewakili hampir US$360 juta akumulasi di harga saat ini. Hal ini bukan perilaku baru.

ETH Whales Are Back
Whale ETH Kembali Masuk | Sumber: Santiment

Pembelian whale serupa terjadi sekitar 14 Januari, tak lama sebelum ETH melonjak tajam. Selain itu, whale Ethereum mulai mengumpulkan pasokan lagi dalam beberapa jam terakhir.

Akumulasi berkelanjutan ini menandakan bahwa mereka yakin penurunan sudah cukup terbatas di level saat ini. Whale juga siap menyerap pasokan di tengah pelemahan harga.

Smart money justru memberikan gambaran berbeda.

Indeks smart money, yang memantau posisi para trader berpengalaman, masih berada di bawah garis sinyalnya. Smart money biasanya bergerak lebih awal dan agresif sebelum reli besar terjadi. Pada Desember, ketika indikator ini melesat melampaui garis sinyal, Ethereum reli sekitar 26% dalam sepuluh hari. Gerakan serupa di akhir Desember disusul kenaikan 16% hingga pertengahan Januari.

Smart Money Hesitates
Smart Money Ragu | Sumber: TradingView

Konfirmasi seperti itu masih belum terlihat sekarang. Smart money nampaknya masih menunggu bukti bahwa resistance sudah ditembus. Klaster cost basis yang berat di atas harga ETH kemungkinan memperjelas keraguan mereka. Sampai pasokan terserap, bersabar menjadi pilihan yang masuk akal.

Level Harga Ethereum Ungkap Zona Kunci

Sekarang, semua pergerakan mengarah ke kisaran level yang semakin sempit.

Level pertama yang harus direbut kembali adalah US$3.050. Ethereum kehilangan support dengan banyak sentuhan dalam aksi jual terakhir. Jika harga penutupan harian kembali di atas level ini, maka akan menandakan awal stabilitas.

Di atas level itu, perhatian tertuju ke area US$3.160. Level ini mendapat banyak sentuhan dan sejajar dengan klaster pasokan cost basis. Penutupan harian yang bersih di atasnya akan mewakili kenaikan sekitar 6% dari harga saat ini. Lebih penting lagi, itu berarti resistance berat berhasil ditembus dan bisa membuat smart money kembali masuk. Setelah itu, pola pembalikan arah dapat terbentuk.

Ethereum price Analysis
Analisis Harga Ethereum | Sumber: TradingView

Jika itu terjadi, momentum bisa meningkat dengan cepat. Breakout yang terkonfirmasi akan membuka jalan menuju US$3.390, di mana pembalikan tren bullish yang lebih besar akan mulai terbentuk.

Di sisi bawah, jika harga turun melewati support segitiga bagian bawah di sekitar US$2.910, skenario rebound akan semakin lemah. Jika terjadi penurunan berkelanjutan di level itu, area US$2.610 akan menjadi support utama berikutnya.

Penjual Ethereum memang sempat unggul dalam pergerakan terbaru, tapi “perang” masih berlangsung. Para whale sudah mulai membangun posisi untuk reli. Smart money masih menanti konfirmasi. Jika Ethereum bisa menembus dinding supply di US$3.160, keraguan bisa langsung berubah menjadi momentum yang kuat.

Token GameFi Comeback? 3 Altcoin Ini Pimpin Reli

21 January 2026 at 05:12

Setelah dihantam tahun yang brutal, GameFi sempat dianggap mati suri. Sepanjang 2025, sektor ini anjlok sekitar 75%, menghapus hampir seluruh minat investor. Namun, memasuki awal 2026, lanskapnya mulai menunjukkan retakan kecil. Bukan kehancuran lanjutan, melainkan potensi pemulihan.

Data penggunaan dan pergerakan harga perlahan berbelok naik di beberapa blockchain yang berfokus pada gaming. Masih terlalu dini untuk menyebut kebangkitan penuh. Namun, untuk pertama kalinya dalam berbulan-bulan, angka-angka mulai menyiratkan bahwa GameFi tengah menemukan dasar pijakannya kembali, di mana segelintir token bergerak lebih dulu.

Aktivitas On-Chain Jadi Sinyal Awal, GameFi Tak Sepenuhnya Mati

Isyarat pertama datang dari penggunaan on-chain, bukan dari euforia harga.

Saat menelusuri dashboard Dune Analytics awal 2026 di berbagai jaringan EVM, satu metrik mencuat, yakni rata-rata transaksi per wallet aktif. Indikator ini mengukur kedalaman aktivitas, bukan sekadar jumlah wallet. Selama empat hari berturut-turut, B3, layer gaming yang dibangun di atas Base, memimpin metrik ini, mengungguli Optimism, Mantle, Flow, dan jaringan besar lainnya.

B3 Meledak | Sumber: Dune

Mengapa ini penting? Perilaku gaming yang autentik tecermin dari aksi berulang oleh pengguna yang sama, bukan sekadar kunjungan sesaat.

Base sendiri memperkuat sinyal tersebut. Di luar dominasi B3 dalam aktivitas per wallet, Base juga konsisten berada di jajaran teratas dalam total transaksi harian. Ini menandakan bahwa aktivitas gaming mulai menyusup dan memperkaya penggunaan jaringan secara keseluruhan.

Base Tampil di Papan Atas | Sumber: Dune

Pola serupa juga terlihat di Sei, blockchain lain yang sarat dengan proyek gaming. Dalam beberapa hari terakhir, Sei secara konsisten menonjol dalam jumlah alamat unik harian.

SEI Ungguli Chain Besar Lain | Sumber: Dune

Data DappRadar bahkan menunjukkan beberapa game berbasis Sei mencatat lonjakan tajam dalam wallet aktif selama 24 jam terakhir.

Game di SEI Mulai Menonjol | Sumber: DApp Radar

Konteks menjadi penting di sini. GameFi anjlok hampir 75% pada 2025.

According to CoinGecko’s Crypto Narratives Ranked by Returns 2025, RWA led the market with +185.76%, followed by Layer 1 (+80.31%) and Made in USA (+30.62%), while most other sectors posted losses—led by Gaming (−75.16%) and DePIN (−76.74%). https://t.co/BGdrxjLiSU pic.twitter.com/RtFW77ZVVu

— Wu Blockchain (@WuBlockchain) December 26, 2025

Memasuki bulan pertama 2026, sinyal-sinyal ini mulai sejalan, seperti yang ditekankan oleh para ahli seperti Yat Siu, Chairman dari Animoca Brands.

1/ Specific web3 gaming tokens in the @animocabrands fam are sharply up with volume for $AXS and $SAND over $1 billion and $380m respectively. Over the last 30 days $CHECK is up 300% $AXS 143% $SAND 35% during the same period. 2026 will be an exciting year for gaming a 🧵👇 pic.twitter.com/6TZ8yLZQzj

— Yat Siu (@ysiu) January 18, 2026

Ini bukan berarti GameFi telah bangkit sepenuhnya. Namun, ada indikasi kuat bahwa fase terburuk, yang ditandai oleh pengabaian massal, mulai terlewati.

Ketika ditanya apa yang benar-benar menentukan pemulihan GameFi, melampaui sekadar lonjakan harga jangka pendek, Robby Yung, CEO Animoca Brands, menyampaikan kepada BeInCrypto:

“Untuk kategori GameFi secara umum, saya rasa harus ada produk yang solid dan menarik di balik token tersebut (seperti seharusnya),” tutur dia.

Kini perhatian beralih ke harga. Sekelompok kecil token GameFi mapan sudah mulai merespons.

Axie Infinity (AXS): Lonjakan Sentimen dan Struktur yang Selaras

Axie Infinity muncul sebagai salah satu pemimpin terkuat dalam kebangkitan GameFi. AXS naik sekitar 117% selama tujuh hari terakhir, jelas melampaui token game berkapitalisasi besar lainnya di bulan Januari ini.

Salah satu alasan Axie unggul adalah sentimen yang semakin membaik, didorong oleh perubahan cara komunitas memandang proyek ini. Pada 17 Januari, sentimen positif untuk AXS melonjak ke 8,31, level tertinggi dalam lebih dari enam bulan. Sentimen positif melacak seberapa sering token dibicarakan secara baik di media sosial maupun channel on-chain, dan lonjakan sebesar ini biasanya mencerminkan keterlibatan ulang, bukan spekulasi di akhir siklus.

AXS Sentiment
Sentimen AXS | Sumber: Santiment

Pergeseran sentimen itu sejalan dengan katalis fundamental yang dipaparkan langsung oleh Robby Yung, yang membahas kekuatan Axie baru-baru ini:

“Pemicu kali ini adalah perubahan pada model tokenomic AXS, yang sangat disambut baik oleh komunitas dan membuat minat beli meningkat karena komunitas bergairah lagi, jadi ini betul-betul pergerakan yang dipimpin oleh akar rumput,” ucapnya.

Meskipun pembacaan sentimen itu sedikit menurun, tingkatnya masih lebih tinggi dibandingkan beberapa minggu terakhir, sehingga AXS tetap menjadi pusat perhatian.

Dari sisi harga, AXS memulai reli sejak awal Januari dan kini sedang mengalami konsolidasi setelah pergerakan naik yang tajam. Kondisi jeda ini membentuk struktur bull-flag, yakni harga sedang mencerna kenaikan tanpa mematahkan tren. Selama harga terus membentuk higher low, pola ini masih sehat dan belum kehabisan tenaga.

Dukungan tren semakin ketat. Exponential moving average (EMA) 20 hari naik mendekati exponential moving average 100 hari, yang biasanya menjadi filter tren jangka menengah. Jika terjadi bullish crossover yang jelas, maka sinyal kelanjutan tren semakin kuat. Penutupan harian di atas US$2,20 akan menandakan terjadi breakout dari konsolidasi dan membuka peluang kenaikan menuju US$3,11 bahkan lebih tinggi.

AXS Price Analysis
Analisis Harga AXS | Sumber: TradingView

Level invalidasi sudah jelas. Jika harga turun terus-menerus di bawah US$1,98, maka struktur bullish menjadi lemah. Jika penurunan menembus US$1,63 dan lalu garis moving average 100 hari, maka pola ini batal sepenuhnya.

The Sandbox (SAND): Efek Indikator Axie Menyebar ke Token GameFi Besar

Sandbox mulai mengikuti jejak Axie Infinity, sehingga memperkuat dugaan bahwa kebangkitan GameFi merambah lebih dari satu token saja. SAND naik kurang lebih 27% selama tujuh hari terakhir dan hampir 9% dalam 24 jam terakhir, sebuah lonjakan yang cukup besar untuk salah satu token gaming dengan nilai pasar terbesar.

Urutan ini penting. Axie bergerak lebih dahulu, sedangkan Sandbox baru menyusul setelahnya, padahal SAND lebih unggul berdasarkan kapitalisasi pasar. Pola ini sejalan dengan penjelasan Robby Yung mengenai dinamika sektor ini, yang menekankan bahwa Axie sering kali menjadi penentu langkah GameFi yang lebih luas. Seperti yang ia sampaikan,

“AXS sangat mewakili kategori ini, jadi jika kita melihat ada pergerakan di sana, biasanya kabar baik untuk sektor lainnya,” ujar dia.

Data on-chain juga mendukung prospek positif ini. Sejak 16 Januari, saldo arus SAND di exchange berubah drastis. Pada awal bulan, saldo exchange mencatat arus masuk bersih sekitar 4,36 juta SAND, menandakan aksi jual aktif. Kini, posisi tersebut berbalik menjadi arus keluar bersih sekitar 2,33 juta SAND, yang berarti token SAND ditarik keluar dari exchange, bukan lagi untuk dijual.

SAND Inflows Turn Outflows
Arus Masuk SAND Berubah Menjadi Arus Keluar | Sumber: Santiment

Tekanan beli yang meningkat sejalan dengan penguatan harga adalah sinyal positif, khususnya untuk token kapitalisasi besar.

Dari sisi struktur harga, SAND sedang membentuk pola cup-and-handle yang juga merupakan formasi breakout. Dasar melengkung terbentuk selama Desember, lalu diikuti pemulihan tajam awal Januari. Saat ini harga sedang konsolidasi di area handle. Jika penutupan harian menembus US$0,168 dengan jelas, maka leher pola ini pecah dan SAND berpotensi menuju US$0,190, bahkan bisa lanjut ke zona US$0,227.

SAND Price Analysis
Analisis Harga SAND | Sumber: TradingView

Level invalidasi tetap jelas. Jika kehilangan US$0,145, maka struktur pola melemah. Jika turun di bawah US$0,106, sinyal bullish sepenuhnya batal.

Decentraland (MANA): Akumulasi Whale Sinyalkan Posisi Awal

Decentraland menjadi token GameFi utama dengan performa terlemah dalam jangka pendek. namun, justru itu sepertinya menarik dana besar untuk masuk. MANA naik sekitar 7% dalam 24 jam terakhir dan sekitar 15% dalam sepekan, masih tertinggal dari Axie Infinity dan Sandbox secara persentase.

Yang menarik adalah posisi para whale di tengah performa yang kalah ini.

Sejak 17 Januari, wallet yang memegang saldo MANA dalam jumlah besar menambah koleksi mereka dari sekitar 1,00 miliar token menjadi 1,02 miliar, bertambah 20 juta MANA, senilai hampir US$3,2 juta, hanya dalam beberapa hari. Bahkan, saldo whale sempat menyentuh 1,03 miliar sebelum berkurang sedikit. Koreksi tersebut ringan dan langsung diikuti akumulasi ulang, yang menandakan mereka melakukan positioning, bukan distribusi.

MANA Whales
Whale MANA | Sumber: Santiment

Dari sudut pandang struktur harga, MANA nampaknya sedang mengalami breakout dari pola inverse head-and-shoulders pada grafik harian. Pola ini sering menandakan transisi dari tren turun ke pemulihan ketika valid. Area breakout berada di sekitar US$0,159, dengan kekuatan yang semakin meningkat seiring penutupan harga yang lebih tinggi.

Untuk konfirmasi, MANA perlu ditutup harian di atas US$0,161. Jika level ini bertahan, target kenaikan berikutnya terbuka di sekitar US$0,177, US$0,20, dan bahkan bisa mencapai US$0,221, sementara resistance lanjutan berada di sekitar US$0,24 jika momentum GameFi meluas.

MANA Price Analysis
Analisis Harga MANA | Sumber: TradingView

Jika harga turun kembali di bawah US$0,152, breakout akan melemah, sedangkan jika bergerak di bawah US$0,137 maka seluruh struktur akan batal.

MANA mungkin bergerak terakhir, tapi perilaku whale menandakan kondisinya bisa berubah jika narasi GameFi terus bangkit lagi.

Bagaimana pendapat Anda tentang kebangkitan narasi GameFi dan potensi reli AXS, SAND, serta MANA di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Hedera Bidik Kenaikan 31% saat Dana Masuk ETF Melonjak ke Level Tertinggi 2026— Satu Level Menjadi Penghalang

20 January 2026 at 10:00

Hedera diam-diam sedang mempersiapkan pergerakan yang sudah para trader nantikan sejak beberapa bulan terakhir. Setelah beberapa upaya pantulan gagal, aksi harga HBAR, permintaan ETF, dan arus spot akhirnya mulai selaras. Yang membuat momen ini berbeda bukan hanya pola grafiknya, tapi juga waktunya.

Level yang sebelumnya menggagalkan reli-reli terdahulu kini kembali jadi perhatian. Kali ini, level tersebut diuji bersamaan dengan permintaan ETF terkuat yang pernah dialami Hedera sepanjang 2026.

Hedera Bentuk Pola W Saat Resistance EMA Kembali

Hedera sedang membentuk pola W yang jelas, atau sering juga disebut double bottom, pada grafik harian. Struktur ini muncul ketika harga menguji support yang sama dua kali dan tetap bertahan, menandakan bahwa tekanan jual mulai melemah. Dalam kasus Hedera, level US$0,102 kini sudah beberapa kali menjadi lantai, dan setiap kali harga kembali ke level ini, pembeli kembali masuk.

Dari titik dasar tersebut, harga telah mencoba bergerak naik menuju area US$0,135 yang berfungsi sebagai neckline dari pola W. Jika neckline ini berhasil dilewati, struktur pola ini memproyeksikan potensi kenaikan sebesar 31%, sehingga target kenaikan ada di sekitar zona US$0,176.

HBAR Price Pattern
Pola Harga HBAR: TradingView

Ingin tahu insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Tapi di sinilah reli-reli sebelumnya gagal.

Setiap pantulan di awal tahun ini terhenti karena Hedera belum mampu merebut kembali exponential moving average (EMA) utamanya. EMA memberikan bobot lebih pada aksi harga terbaru dan membantu trader melihat apakah suatu pergerakan hanya koreksi atau mulai membentuk tren baru. Pada awal Januari, Hedera sempat menguasai EMA 20 hari dan memicu reli singkat sekitar 8% hingga 16%. Pergerakan itu cepat melemah karena harga gagal bertahan di atas EMA 50 hari.

Key price Levels
Level Penting HBAR: TradingView

Hambatan yang sama kini berada tepat di jalur neckline pola W. Artinya, struktur grafik dan garis EMA bertemu di titik yang sama. Breakout di atas US$0,135 tidak hanya akan mengkonfirmasi pola W, tapi juga menjadi kali pertama EMA 50 hari berhasil direbut lagi dalam beberapa minggu terakhir.

Itulah alasan mengapa pola yang sekarang ini lebih penting dibanding upaya-upaya sebelumnya. Dan, inilah juga alasan mengapa permintaan di balik layar sekarang menjadi sangat krusial.

Permintaan ETF dan Spot Meningkat Bersama seiring Pasokan Makin Ketat

Hedera baru saja mencatatkan arus masuk ETF terbesarnya sepanjang 2026. Pada pekan yang berakhir 16 Januari, arus masuk bersih mencapai sekitar US$1,46 juta; jumlah mingguan terbesar tahun ini. Ini penting karena permintaan ETF menunjukkan dana yang masuk lebih lambat dan stabil, cenderung menyerap pasokan saat konsolidasi, bukan mengejar breakout secara agresif.

HBAR ETF Flow
Arus ETF: SoSo Value

Kekuatan ETF ini kini tercermin pula di pasar spot.

Antara 18 Januari hingga 19 Januari, arus keluar bersih spot Hedera melonjak dari sekitar US$882.000 menjadi US$2,22 juta. Lonjakan lebih dari 150% dalam sehari ini menandakan pembeli menarik token dari exchange, alih-alih bersiap menjualnya.

SPOT Demand
Permintaan SPOT HBAR: Coinglass

Kesejajaran antara arus masuk ETF dan arus keluar spot ini sangat penting. Kali ini, permintaan muncul sebelum breakout, bukan sesudahnya.

Data selanjutnya akan jadi penentu. Pekan ETF saat ini akan ditutup pada 23 Januari. Jika arus masuk tetap positif hingga akhir pekan, berarti permintaan bergaya institusi masih menguat. Jika arus tersebut terhenti, berarti pembeli masih bersikap hati-hati.

Ketidakpastian ini menjadikan reaksi harga HBAR berikutnya sangat krusial.

Satu Level Harga HBAR Menentukan Breakout

Indikator momentum secara diam-diam mendukung skenario bullish. Antara 31 Desember hingga 19 Januari, harga Hedera sedang menguji pola low yang lebih rendah, sementara Relative Strength Index hampir mencetak low yang lebih tinggi. RSI mengukur kekuatan kenaikan dibanding penurunan harga baru-baru ini, dan divergensi seperti ini biasanya menandakan tekanan jual yang mulai melemah.

Sinyal bullish divergence masih bersifat kondisional.

Selama candle Hedera saat ini bertahan di atas US$0,102, divergence tersebut masih berlaku dan mendukung kemungkinan pergerakan naik lebih lanjut. Bila harga turun terus-menerus di bawah US$0,102, maka divergence ini langsung batal sementara, begitu juga pola W-nya, sehingga risiko penurunan pun kembali terbuka.

Jika harga bergerak naik, ujian utamanya bukan pada pantulan itu sendiri, tapi seberapa jauh kenaikannya. Pemulihan di area US$0,118 akan menandai pemulihan exponential moving average (EMA) 20-hari, sesuatu yang Hedera sudah pernah lakukan sebelumnya. Perubahan utama baru benar-benar terjadi ketika harga berada di atas US$0,127, tempat EMA 50-hari berada. Menembus level ini akan mengubah resistance sebelumnya menjadi support, lalu membuka peluang menuju US$0,135 dan dilanjutkan menuju zona target US$0,152 dan US$0,176.

HBAR Price Analysis
Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Hedera telah menghabiskan beberapa minggu untuk membangun fondasi saat permintaan perlahan membaik. Grafiknya sudah siap. Arus dana juga makin membaik. Sekarang, semuanya tergantung pada satu level yang selama ini selalu menahan setiap reli — garis EMA 50-hari.

Setup Cardano Ini Pernah Picu Reli 32% — On-Chain Metrics Nampaknya Akan Terjadi Lagi?

20 January 2026 at 05:54

Harga Cardano sepertinya sedang mendekati titik keputusan. Walau harganya masih tertekan, ada pola teknikal yang sudah dikenal mulai terbentuk di balik permukaan. Struktur yang sama pernah mendahului reli sebesar 32% di akhir tahun lalu, kini kembali muncul, tapi kali ini didukung oleh perilaku on-chain tertentu dari whale dan holder jangka panjang.

Pertanyaannya sekarang bukan lagi soal ada atau tidak adanya sinyal. Melainkan, apakah perilaku pendukungnya cukup kuat untuk mendorong sinyal itu terwujud.


Setup Bullish yang Sudah Dikenal Muncul Lagi — dan Crypto Whale Bersiap Lebih Awal

Cardano sedang membentuk bullish divergence di chart harian. Bullish divergence terjadi saat harga mencetak lower low, namun momentum, yang diukur dengan Relative Strength Index (RSI), justru bergerak naik. RSI membandingkan keuntungan dan kerugian terbaru untuk menilai apakah tekanan jual mulai melemah.

Pola ini sebelumnya pernah penting bagi Cardano.

Antara 4 November hingga 31 Desember 2025, ADA mencetak lower low sementara RSI membentuk higher low. Divergensi itu menandai tekanan jual yang mulai habis dan selanjutnya diikuti reli sebesar 32%. Struktur serupa kini mulai terbentuk lagi antara 4 November 2025 hingga 19 Januari 2026, selama harga ADA masih bertahan di atas area US$0,35.

Bullish Divergence Forming
Bullish Divergence Forming | Sumber: TradingView

Ingin insight token lainnya seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Perilaku whale memperkuat sinyal kali ini.

Wallet yang memegang antara 1 juta hingga 10 juta ADA terlihat terus menambah akumulasi sejak 12 Januari. Total simpanan mereka naik dari sekitar 5,51 miliar ADA menjadi 5,61 miliar ADA, meningkat sekitar 100 juta ADA, atau 1,8% hanya dalam waktu kurang dari dua minggu. Dengan harga saat ini, itu setara eksposur tambahan lebih dari US$36 juta.

Cardano Whales
Whale Cardano | Sumber: Santiment

Akumulasi seperti ini biasanya muncul sebelum terjadi pergeseran momentum, bukan setelahnya. Tapi, momentum saja tidak cukup. Perilaku dari kelompok holder lain juga yang bakal menentukan apakah pola ini bisa berlanjut.


Holder Tetap Tenang Sementara Aktivitas Jangka Pendek Meningkat — Sinyal Campuran

Agar bisa memahami risiko di balik pola ini, kita perlu melihat aktivitas pergerakan koin yang sudah dipegang atau spent coin. Aktivitas spent coin melacak berapa banyak koin yang dipindahkan di jaringan, sehingga memberi gambaran siapa yang menjual dan siapa yang masih diam.

Holder jangka panjang, yang di sini berarti wallet yang memegang ADA selama 180 hingga 365 hari, menunjukkan keyakinan kuat. Aktivitas spent coin mereka anjlok dari sekitar 67,47 juta ADA pada 14 Januari ke sekitar 174.000 ADA dalam waktu dekat ini. Penurunan lebih dari 99% ini menyebabkan aktivitas sentuh titik terendah bulanan. Singkatnya, holder jangka panjang tidak menjual di saat harga lemah.

HODLers Not Moving ADA
Holder Tidak Memindahkan ADA | Sumber: Santiment

Sementara, holder jangka pendek justru memperlihatkan kondisi yang sangat berbeda.

Koin yang dipegang selama 30 hingga 60 hari tiba-tiba menjadi jauh lebih aktif seiring dengan terbentuknya pola bullish. Aktivitas spent coin untuk kelompok ini melonjak dari sekitar 3,6 juta ADA pada 18 Januari menjadi sekitar 14,84 juta ADA, naik sekitar 312% dalam waktu singkat.

Divergensi ini cukup berpengaruh.

Kurangnya aktivitas dari holder jangka panjang cukup menopang sisi bawah harga serta menurunkan risiko panik. Di waktu bersamaan, naiknya aktivitas jangka pendek memperbesar risiko suplai jika harga mulai bergerak naik. Ketidakseimbangan semacam ini bisa saja yang dulu membatasi reli Cardano berbasis RSI sebelumnya sehingga tidak berubah jadi tren yang bertahan lama.

Short-Term Cohort
Kelompok Jangka Pendek | Sumber: Santiment

Apakah pola ini akan menghasilkan reli kini sangat bergantung pada reaksi harga di level-level kunci.


Level Harga Cardano dan Dua Metrik Lain Tentukan Apakah Sejarah Terulang

Terakhir kali Cardano reli 32%, pergerakan itu akhirnya gagal karena harga ADA tidak berhasil kembali ke exponential moving average (EMA) 50 hari. EMA memberikan bobot lebih pada harga terbaru sehingga lebih sensitif terhadap perubahan tren. Pada reli itu, ADA tertahan di dekat EMA 50 hari yang sekarang ada di sekitar US$0,41.

Level tersebut menjadi rintangan utama pertama lagi.

Jika divergensi RSI saat ini terkonfirmasi dan harga naik lebih tinggi, penutupan harian yang jelas di atas US$0,41 akan menandakan bahwa momentum jangka pendek akhirnya sejalan dengan skemanya. Di atas itu, US$0,43 menjadi resistance berikutnya, lalu US$0,48 yang sangat dekat dengan EMA 200 hari, sekaligus menandai perubahan tren yang lebih berarti.

Arus modal membawa perbedaan penting kali ini.

Chaikin Money Flow (CMF) yang memantau apakah modal masuk atau keluar dari suatu aset justru bergerak naik walaupun harga sempat turun. Sebelumnya, CMF gagal bertahan di atas garis nol saat reli, menandakan arus masuk lemah. Kali ini, CMF naik dan tetap positif, menunjukkan akumulasi terjadi bahkan saat harga Cardano turun.

Pembelian whale yang sudah disebutkan sebelumnya juga punya peran mendorong CMF ke level yang lebih tinggi.

Cardano Price Analysis
Analisis Harga Cardano | Sumber: TradingView

Dari sisi bawah, pola ini masih bersifat kondisional. Jika terus turun di bawah US$0,35, maka divergensi bullish akan melemah dan membuka jalan menuju US$0,32 sehingga peluang pola berulang pun tertunda.

Zcash Terhindar dari Crash 34% saat Dip Buyer Masuk — Penyelamatan Sempurna atau Hanya Jeda Sementara?

20 January 2026 at 00:00

Zcash Hampir Alami Breakdown Besar, Tapi Pembeli Langsung Menyelamatkan. Pada Chart 12 Jam, Pola Bearish Hampir Terbentuk Sepenuhnya dan Mengisyaratkan Koreksi Harga Zcash yang Dalam.

Alih-alih breakdown, aksi beli saat harga turun menciptakan ekor bawah yang panjang, sehingga breakdown tertunda. Tapi pertanyaan lebih besar adalah apakah ini aksi pembelian penuh keyakinan atau hanya upaya bertahan sementara untuk menunda yang tak terelakkan.


Breakdown 34% Hampir Terjadi — Sampai Pembeli Masuk

Pada chart 12 jam, Zcash membentuk pola head-and-shoulders yang jelas. Level breakdown berada di sekitar US$359, dan harga sempat diperdagangkan di bawah titik tersebut. Pergerakan ini hampir memicu aktivasi penuh pola tersebut yang menargetkan penurunan 34%.

Namun, breakdown ini belum terkonfirmasi.

Pembeli bereaksi agresif, mendorong harga naik lagi di atas support sebelum candle ditutup. Hasilnya, tercipta ekor bawah yang panjang – sebuah tanda klasik bahwa permintaan muncul tepat di area yang diharapkan penjual akan melanjutkan tekanan jual. Untuk saat ini, ekor itu melambangkan breakdown yang terselamatkan, bukan pembalikan tren.

Bearish Pattern
Pola Bearish | Sumber: TradingView

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar di Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Momen ini menambah sedikit lapisan support. Antara 10 Januari sampai 19 Januari, Zcash membentuk lower low pada harga, sedangkan indikator RSI (Relative Strength Index) justru membentuk higher low. Ini adalah bullish divergence standar di time frame 12 jam. Umumnya, sinyal ini menunjukkan adanya potensi rebound jangka pendek, terutama setelah penurunan tajam.

Bullish Divergence Forming
Bullish Divergence Mulai Terbentuk | Sumber: TradingView

Meski demikian, divergence ini masih rapuh. Agar tetap valid, harga Zcash harus bertahan di atas US$335 pada time frame 12 jam. Jika harga ditutup di bawah angka tersebut, sinyal akan melemah dan peluang penurunan kembali terbuka. Singkatnya, pembeli berhasil menunda penurunan. Tapi mereka belum menghilangkannya.


Pembelian Whale dan Arus Spot Mulai Melambat

Melihat lebih dalam, ada alasan kenapa breakdown ini tertahan.

Selama tujuh hari terakhir, whale menambah kepemilikan Zcash sebesar 12,65%, sehingga pasokan yang dikuasai whale naik jadi sekitar 9.950 ZEC. Kelompok inilah yang menyokong harga paling kuat selama tekanan jual. Sebaliknya, 100 alamat teratas (mega whale) tidak menambah kepemilikan secara signifikan, yang berarti para holder besar jangka panjang masih berhati-hati.

Zcash Whales
Whale Zcash | Sumber: Nansen

Data pasar spot juga memperkuat gambaran ini.

Pada akhir November, Zcash mencatat arus keluar harian dari exchange hampir US$61 juta, menandakan adanya aksi beli penuh keyakinan. Sekarang, permintaan sebesar itu sudah hilang. Pada 18 Januari, arus bersih keluar hanya US$15,7 juta. Lalu, 19 Januari, angkanya langsung turun ke US$7,68 juta saja. Ini merupakan penurunan 87% dibandingkan level akumulasi puncaknya.

Spot Exchange Netflows
Arus Bersih Exchange Spot | Sumber: Coinglass

Pembelian masih terjadi, tapi lajunya jauh lebih lambat.

Money Flow Index (MFI) membantu mengidentifikasi tipe permintaan yang terjadi. MFI menggabungkan data harga dan volume untuk menunjukkan apakah tekanan beli bersifat agresif atau defensif. Pada chart 12 jam, MFI membentuk higher low, walau harga Zcash menurun.

Pergerakan ini menandakan aksi beli saat harga turun, bukan aksi kejar breakout. Artinya, pembeli masuk hanya setelah harga melemah, bukannya langsung percaya diri membeli di harga tinggi.

ZEC Dip Buyers Continue To Come In
Aksi Beli Saat Harga Turun di ZEC Masih Berlanjut | Sumber: TradingView

Pembedaan ini penting. Aksi beli saat harga turun bisa menghentikan penurunan tajam, persis seperti yang baru terjadi di dekat level breakdown. Tapi tanpa dorongan lanjutan yang lebih kuat, biasanya aksi ini jarang mampu mendorong reli yang berkelanjutan sendirian.

Saat ini, permintaan Zcash masih ada. Tapi, permintaan itu terlihat hati-hati, selektif, dan lebih bersifat reaktif, bukan mendesak.


Level Harga Zcash yang Menentukan Apakah Save Berubah Menjadi Reversal

Karena breakdown tertunda, level harga kini menjadi lebih penting daripada indikator.

Zona penting pertama masih di kisaran US$359 hingga US$350. Jika Zcash kehilangan area ini dalam penutupan 12 jam, pola head-and-shoulders kemungkinan kembali aktif. Hal ini bisa membuka jalan turun ke US$250, yang hampir menyelesaikan proyeksi penurunan 34%.

Jika para pembeli terus mempertahankan zona ini, stabilisasi jangka pendek masih mungkin terjadi.

Untuk potensi kenaikan, level US$450 menjadi ujian nyata pertama. Level ini menandai bahu kanan dari pola bearish. Jika harga mampu bergerak stabil di atasnya, pola bearish dapat melemah dan momentum kembali terbentuk.

Zcash Price Analysis
Analisis Harga Zcash | Sumber: TradingView

Namun, pola bearish baru benar-benar patah jika harga menembus di atas US$559. Sebelum itu terjadi, setiap pantulan masih tergolong koreksi, bukan perubahan tren.

Zcash sekarang berada di tengah-tengah. Pembeli membuktikan mereka siap bertahan di harga ini. Crypto whale mulai masuk. Aktivitas beli saat harga turun masih aktif. Tapi keyakinan sudah tak sekuat fase akumulasi sebelumnya.

Penurunan 34% sudah tertahan — untuk saat ini. Apakah kondisinya bertahan atau tidak akan sangat bergantung pada langkah para pembeli selanjutnya, bukan hanya tindakan mereka sebelumnya.

Jalur Breakout 13% Bitcoin Tetap Aman di Tengah Lonjakan Profit Booking 150%, Grafik Menjelaskan Caranya

19 January 2026 at 05:25

Harga Bitcoin mengalami koreksi, tapi struktur besarnya belum rusak. Setelah puncak pertama tahun 2026 pada 14 Januari, BTC terkoreksi hampir 6% dan sempat menyentuh area US$92.000. Sejak saat itu, harga BTC mulai stabil, meski masih menunjukkan penurunan sekitar 2,6% dalam 24 jam terakhir.

Sekilas, pergerakan ini terlihat lemah. Tapi kalau dilihat lebih luas, baik struktur pada grafik maupun data on-chain justru menunjukkan koreksi ini hanyalah aksi ambil untung terkontrol dan bukan awal penurunan lebih dalam. Sekarang, pertanyaan utamanya cukup sederhana: apakah ini hanya jeda, atau Bitcoin sedang bersiap untuk bergerak naik lagi?

Struktur Cup-And-Handle Menjaga Bias Bullish Tetap Hidup

Pada grafik harian, Bitcoin masih bergerak di dalam pola handle dari cup-and-handle. Ini penting karena handle-nya terbentuk di atas neckline yang terus naik. Handle yang naik menandakan pembeli mulai masuk di harga yang lebih tinggi, sehingga peluang breakout sukses akan semakin besar jika resistance berhasil dilewati.

Bullish BTC Structure
Struktur Bullish BTC | Sumber: TradingView

Ingin insight token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Sinyal pendukung lain datang dari sisi momentum. Antara 4 November sampai 19 Januari, harga Bitcoin membentuk lower low, tapi Relative Strength Index (RSI) justru membentuk higher low. RSI mengukur momentum dengan membandingkan kenaikan dengan penurunan harga terkini. Saat harga turun tapi RSI naik, itu menandakan tekanan jual mulai melemah.

Tim analitik dari ekosistem aset kripto all-in-one B2BINPAY dalam komentarnya eksklusif kepada BeInCrypto menyebutkan bahwa pergerakan harga ini mengisyaratkan kesabaran, bukan kelelahan pasar.

“Apa yang kami lihat pada Bitcoin adalah pergerakannya secara perlahan mulai keluar dari fase datar panjang yang telah dimulai sejak pertengahan November 2025. Tidak ada lonjakan aktivitas tajam di grafiknya, dan biasanya hal ini berarti pasar sedang jeda sebelum mencoba kembali menguji level US$100.000,” papar mereka.

RSI Hints At Price Rise
RSI Mengisyaratkan Kenaikan Harga | Sumber: TradingView

Bullish divergence ini menunjukkan tren turun selama tiga bulan terakhir, di mana Bitcoin masih turun sekitar 15%, nampaknya mulai kehilangan tenaga. Divergensi ini akan terkonfirmasi jika Bitcoin mampu bertahan di atas US$92.000 dan mulai menguat kembali. Selama harga masih berada di dalam handle, struktur bullish-nya tetap utuh.

Jadi jika grafiknya masih terlihat bagus, kenapa Bitcoin justru turun awalnya?

Profit Booking oleh Holder Jangka Panjang Menjelaskan Penurunan

Jawabannya ada di data on-chain. Koreksi terbaru ini sangat selaras dengan aksi ambil untung oleh holder jangka panjang, bukan aksi jual panik.

NUPL holder jangka panjang (Net Unrealized Profit/Loss) turun dari sekitar 0,60 ke 0,58 saat terjadi koreksi. NUPL mengukur seberapa besar profit yang belum direalisasi oleh para holder. Penurunan NUPL berarti profit sedang direalisasikan. Ini menjadi salah satu koreksi NUPL paling tajam dalam timeframe bulanan, mirip penurunan yang terjadi pada 5–10 Januari lalu.

Long-Term Holders Book Profits
Holder Jangka Panjang Ambil Untung | Sumber: Glassnode

Hal ini juga dikonfirmasi oleh perubahan posisi bersih holder jangka panjang. Metode ini melacak apakah holder yang memegang koin lebih dari 365 hari sedang akumulasi atau menjual. Pada 14 Januari, holder jangka panjang melepas sekitar 25.738 BTC. Dan pada 18 Januari, angkanya naik jadi sekitar 62.656 BTC. Artinya, tekanan jual bertambah sekitar 150% hanya dalam beberapa hari.

LTH Selling Pressure
Tekanan Jual Holder Jangka Panjang | Sumber: Glassnode

Walaupun tekanan aksi ambil untung makin tinggi, para analis menyoroti bahwa perilaku permintaan tidak menunjukkan pelemahan yang berarti. Menurut tim analitik B2BINPAY, posisi pasar secara luas masih menunjukkan akumulasi yang stabil di balik layar.

“Pembeli tetap ada, tapi mereka tidak terburu-buru. Di saat yang sama, holder besar terus menambah kepemilikan. Pada 13 Januari, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot mencatat arus masuk hampir US$900 juta, jadi hari terkuat sejak 7 Oktober. Pada hari itu juga, harga Bitcoin naik hampir 8%,” terang mereka.

Aksi jual tersebut menjelaskan kenapa reli Bitcoin belakangan ini sulit berlanjut. Saat holder berkeyakinan melepas kepemilikan, kenaikan harga bakal tertahan meski grafik masih sehat.

Tapi, tidak semuanya bersifat negatif.

Saat holder jangka panjang sedang menjual, ada kelompok lain secara diam-diam melakukan hal sebaliknya.

Whale Masih Akumulasi Saat Level Harga Kunci Bitcoin Jadi Sorotan

Entitas yang memegang lebih dari 1.000 BTC terus melakukan akumulasi. Sejak 12 Januari, jumlah entitas seperti ini naik dari sekitar 1.273 menjadi kurang lebih 1.290. Angka ini memang kenaikan kecil, tapi yang penting, peningkatan itu terjadi sebelum harga turun dan terus berlanjut selama penurunan.

Ini menunjukkan para whale tidak menjual saat harga melemah. Akumulasi mereka membantu menyerap sebagian pasokan, meskipun holder jangka panjang mengambil keuntungan.

Whale Balances Grew
Saldo Whale Bertambah | Sumber: Glassnode

Dari sisi harga, saat ini Bitcoin ada di titik penentuan. Agar kembali kuat, harga perlu kembali menembus US$95.200, yang akan menjadi sinyal breakout dari pola handle. Di atas level tersebut, US$98.800 jadi level utama berikutnya. Jika tembus, jalur menuju proyeksi pola di sekitar US$111.800 pun terbuka, naik sekitar 13% dari neckline dinamis cup.

Tim B2BINPAY juga menyoroti level BTC serupa saat berbincang dengan BeInCrypto:

“Secara keseluruhan, struktur masih mendukung kelanjutan tren. Selama Bitcoin di atas area US$94–95 ribu, pergerakan ke US$100–105 ribu sangat realistis dalam beberapa minggu ke depan, bahkan bisa mencapai kisaran US$120–140 ribu pada 2026 jika permintaan tetap terjaga. Jika gagal, kemungkinan besar akan terjadi koreksi ke US$88–90 ribu, di mana likuiditas sudah terkonsentrasi,” terang mereka.

Di sisi bawah, struktur akan melemah jika Bitcoin menutup di bawah US$92.000. Jika turun signifikan di bawah US$89.200, pola tersebut sepenuhnya tidak lagi valid.

Bitcoin Price Analysis
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Penurunan harga baru-baru ini didorong oleh aksi ambil untung, bukan rasa takut. Struktur masih bullish. Whale juga masih menambah. Tapi agar breakout benar-benar kuat, holder jangka panjang perlu berhenti menjual dan mulai membeli lagi. Sampai itu terjadi, harapan breakout 13% Bitcoin tetap terbuka, walau belum pasti terwujud.

Harga Monero (XMR) Naik Melawan Tekanan Saat Satu Metrik Turun — Apakah US$880 Masih Mungkin?

14 January 2026 at 16:00

Monero sedang mengalami reli yang sangat kuat. Harga XMR naik hampir 56% dalam tujuh hari terakhir, dan meskipun sudah sedikit koreksi, masih naik sekitar 2,7% dalam 24 jam terakhir. Saat ini harga XMR berada hanya 1–2% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa dekat US$721.

Jika kita lihat dalam jangka waktu lebih panjang, pergerakan ini terlihat makin impresif. Dalam tiga bulan terakhir, Monero telah naik sekitar 120%. Tren jelas naik, tapi pertanyaan utama sekarang sederhana saja. Apakah akan ada jeda sebelum kembali mencoba rekor tertinggi, ataukah “gravitasi” pasar mulai berperan lagi?

Harga XMR Melawan Gravitasi, tapi Modal Besar Nampaknya Berhenti

Pada grafik 12 jam, reli Monero terlihat agresif dan sangat rapi. XMR telah memperlihatkan rangkaian panjang candle hijau yang kuat, mengantarkan harga langsung menuju wilayah rekor tertinggi. Beginilah bentuk kekuatan harga saat penjual kesulitan memperlambat momentum.

Tapi harga hanyalah salah satu sisi cerita. Chaikin Money Flow, atau CMF, memberikan sudut pandang penting lainnya. CMF melacak apakah dana besar mengalir masuk atau keluar dari sebuah aset dengan mengombinasikan data harga dan volume. CMF yang naik mengindikasikan modal besar sedang aktif membeli. CMF yang datar atau turun memberi sinyal untuk lebih berhati-hati.

Saat ini, CMF tidak naik seagresif harga, jika kita menghitung periode awal November hingga 12 Januari. Grafiknya masih bertahan di bawah level 0,38, yang menjadi batas penting. Ini bukan berarti pemain besar sedang menjual. Artinya, mereka sekadar tidak ikut “mengejar” harga. Jika CMF mendatar saat reli tajam, itu seringkali isyarat modal besar sedang menunggu entry yang lebih baik atau konfirmasi yang lebih jelas.

XMR Price Move
Pergerakan Harga XMR | Sumber: TradingView

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar pada Newsletter Harian Editor Harsh Notariya tentang Kripto di sini.

Inilah ketegangan utamanya: harga bergerak naik melawan “gravitasi”, namun modal besar justru nampak hanya mengamati, bukan mempercepat. Selama CMF masih bertahan di dekat garis tren horizontal dan tidak turun tajam, tren naik masih utuh. Tapi agar reli ini bisa berlanjut dengan kuat, CMF perlu menembus 0,38 dan menunjukkan masuknya dana baru.

Sentimen Mengikuti Gravitasi saat Tekanan Beli Mulai Mendingin

Sementara harga XMR terus menanjak, salah satu metrik internal justru jelas mengalami penurunan. Skor sentimen positif Monero turun tajam, dari sekitar 102 menjadi 29 dalam waktu sekitar 24 jam, atau turun sekitar 72%. Sentimen positif mengukur seberapa optimistis pelaku pasar berdasar data sosial dan perilaku. Penurunan tajam menunjukkan antusiasme yang mulai mereda.

Sejarah menunjukkan ini layak untuk diperhatikan. Pada 9 November, sentimen positif sempat membuat puncak lokal di kisaran 62. Di waktu yang sama, harga Monero mencapai puncak sekitar US$440. Dalam dua minggu berikutnya, sentimen turun ke sekitar 15, dan harga XMR ikut turun ke sekitar US$324. Penurunan itu mencapai 26%.

Sentiment Collapses
Sentimen Anjlok | Sumber: Santiment

Saat ini keadaannya memang berbeda, tapi peringatannya mirip. Penurunan sentimen sekarang memang tajam, namun belum membentuk “low” baru. Risiko bakal meningkat jika sentimen turun di bawah 14, apalagi jika menembus angka 11. Untuk sekarang, ini lebih mirip penurunan sementara daripada benar-benar jatuh.

Data exchange spot juga memperkuat pandangan itu. Pada 13 Januari, sekitar US$5,77 juta XMR keluar dari exchange, tanda tekanan beli yang kuat. Tapi di 14 Januari, angka itu turun menjadi sekitar US$751.000, turun 87%. Hal ini mengindikasikan pembeli memang menahan diri saat sentimen mendingin. Tekanan jual belum melonjak, namun permintaan memang melambat.

XMR Buying Slows Down
Pembelian XMR Melambat | Sumber: Coinglass

Sederhananya, optimisme mulai mendingin dan pembeli sedang jeda.

US$880 Menang atau Gravity: Level Harga XMR yang Menentukan

Dengan harga yang tetap kuat, tapi sinyal internal yang campuran, level-level kunci kini semakin penting. Level pertama yang harus diawasi adalah zona rekor tertinggi US$721. Jika harga berhasil menembus dan bertahan stabil di atas zona tersebut, itu memberi sinyal pembeli masih memegang kendali.

Jika CMF mulai naik kembali, sentimen stabil, dan arus keluar spot meningkat lagi, target teknikal berikutnya berada di sekitar US$880. Dari level sekarang, itu setara potensi naik sekitar 25%. Dalam skenario itu, pembicaraan soal harga XMR sampai empat digit pun tidak lagi terasa mustahil.

XMR Price Analysis
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Skenario risiko juga sama jelasnya. Jika CMF berbalik arah bukannya breakout ke atas, sentimen turun di bawah 14, dan pembelian spot terus melemah, maka tekanan jual akan semakin berat. Dalam situasi ini, US$590 menjadi batas utama untuk harga Monero. Jika tetap bertahan di atas US$590, tren naik secara keseluruhan masih terjaga dan bisa terjadi konsolidasi. Tapi jika turun di bawah level itu, risiko koreksi yang lebih dalam akan meningkat, mirip dengan koreksi-koreksi sebelumnya.

Saat ini, Monero masih unggul. Harganya kuat, strukturnya masih solid, dan penjual tetap terkendali. Tapi, tekanan jual sudah mulai terasa. Apakah XMR akan naik ke US$880 berikutnya, hanya bergantung pada satu hal. Apakah modal dan keyakinan akan kembali?

3 Altcoin Incaran Crypto Whale saat Market Pump

14 January 2026 at 15:08

Market pump alias reli pasar kripto kian mendulang momentum menyusul data inflasi Amerika Serikat keluar dengan angka yang stabil. Consumer Price Index (CPI) Desember naik 2,7% secara tahunan, sejalan dengan ekspektasi dan tetap memancarkan tren pendinginan inflasi. Kondisi ini pun meredakan tekanan terhadap pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat serta meningkatkan sentimen risk-on di berbagai pasar. Sejumlah crypto whale pun mulai mengambil posisi.

Meski demikian, pergerakan whale terpantau terukur, bukan euforia. Alih-alih mengejar reli secara agresif, para holder besar justru terlihat menambah eksposur pada tiga token tertentu sambil mencermati level teknikal kunci. Sikap ini mencerminkan persiapan yang matang, bukan pengambilan risiko secara membabi buta.

Dogecoin (DOGE)

Dogecoin kembali menarik minat crypto whale seiring pasar yang terus bergerak naik. Dalam 24 jam terakhir, DOGE menguat sekitar 5,9%, memperpanjang kenaikan 30 harinya menjadi kurang lebih 7,6%. Pergerakan ini memang terbilang moderat, namun terjadi di titik teknikal yang penting.

Data on-chain menunjukkan crypto whale yang memegang antara 10 juta hingga 100 juta DOGE meningkatkan eksposur mereka selama pergerakan ini. Dalam satu hari terakhir, kelompok ini menaikkan kepemilikan dari 17,60 miliar DOGE menjadi 17,76 miliar DOGE, atau menambah sekitar 160 juta token, setara dengan kurang lebih US$23,5 juta dalam bentuk akumulasi.

Dogecoin Whales
Whale Dogecoin | Sumber: Santiment

Grafik harga membantu menjelaskan mengapa whale mulai masuk saat ini. Pada time frame harian, Dogecoin baru saja berhasil merebut kembali exponential moving average (EMA) 20 hari dan 50 hari. EMA memberikan bobot lebih besar pada harga terbaru dan kerap digunakan untuk mengidentifikasi perubahan tren sejak dini.

Konfigurasi ini penting karena terakhir kali DOGE merebut kembali EMA 20 hari lalu EMA 50 hari dalam urutan yang sama terjadi pada awal Juli. Saat itu, pergerakan tersebut diikuti reli sekitar 73%, sekaligus ditandai dengan bullish crossover, yakni EMA 20 hari melintas ke atas EMA 50 hari.

Saat ini, EMA 20 hari kembali mendekati EMA 50 hari, membuka peluang terjadinya bullish crossover berikutnya.

Dari posisi sekarang, level pertama yang kemungkinan diperhatikan whale adalah US$0,154, sekitar 4,6% di atas harga saat ini. Penembusan bersih di atas area tersebut akan membawa EMA 100 hari dan EMA 200 hari sebagai resistance berikutnya. Jika level-level ini berhasil ditembus, itu akan menandai pergeseran tren yang lebih bermakna, bukan sekadar pantulan singkat, dan bahkan bisa membuka jalan bagi DOGE untuk merebut kembali US$0,209.

DOGE Price Analysis
Analisis Harga DOGE | Sumber: TradingView

Sebaliknya, jika DOGE kembali kehilangan EMA 20 hari dan 50 hari, sentimen bullish akan melemah dan harga berpotensi tertekan hingga ke area US$0,115.

Chainlink (LINK)

Chainlink mencatat arus masuk whale yang berkelanjutan untuk hari kedua berturut-turut. Meski kepemilikan sempat turun tipis antara 12 dan 13 Januari, reli pasar kripto memicu minat baru. Harga LINK naik hampir 6% dalam 24 jam terakhir, dengan harga kini menguji zona resistance teknikal penting setelah koreksi yang relatif terkendali.

Data on-chain memperlihatkan crypto whale mulai kembali secara perlahan. Dalam satu hari terakhir, kepemilikan whale meningkat dari 503,20 juta LINK menjadi 503,42 juta LINK, atau bertambah sekitar 220.000 LINK. Dengan harga saat ini, angka tersebut setara dengan sekitar US$3,1 juta dalam bentuk akumulasi baru. Meski skalanya lebih kecil dibanding fase buy the dip agresif, timing-nya cukup signifikan.

Chainlink Whales
Whale Chainlink | Sumber: Santiment

Grafik harga menjelaskan mengapa whale mulai mengambil posisi di area ini. Pada awal bulan, LINK terkoreksi setelah muncul peringatan momentum. Antara 9 Desember hingga 6 Januari, harga membentuk lower high, sementara Relative Strength Index (RSI) justru mencetak higher high. RSI mengukur momentum dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga terbaru. Ketidaksinkronan ini menandakan momentum melemah dan mendorong terjadinya koreksi.

Kini, koreksi tersebut terlihat lebih konstruktif ketimbang bearish. Pergerakan harga selama fase koreksi membentuk bagian handle dari pola cup and handle, dan LINK kini menekan area neckline.

Untuk mengonfirmasi pola ini, LINK membutuhkan penutupan harian di atas US$14,10, diikuti kekuatan lanjutan di atas US$15,04. Jika tercapai, proyeksi pola mengarah ke US$17,62, sekitar 25% di atas harga saat ini. Potensi inilah yang tampaknya mendorong whale kembali masuk meski harga sudah naik.

  • Baca Juga:
Analisis Harga LINK | Sumber: TradingView

Di sisi bawah, penurunan di bawah US$12,97 akan melemahkan struktur ini, sementara penembusan di bawah US$11,73 akan membatalkannya sepenuhnya.

Uniswap (UNI)

Uniswap mencatat akumulasi crypto whale yang lebih berhati-hati saat harga mendekati level teknikal penting. UNI naik sekitar 5,5% dalam 24 jam terakhir, namun perilaku whale menunjukkan pendekatan yang terukur, bukan aksi mengejar harga secara agresif.

Sejak 13 Januari, whale meningkatkan kepemilikan UNI dari 549,37 juta menjadi 549,57 juta token, atau menambah sekitar 200.000 UNI. Dengan harga saat ini, akumulasi tersebut setara dengan sekitar US$1,1 juta.

UNI Whales
Whale UNI | Sumber: Santiment

Grafik harga menjelaskan sikap hati-hati ini. Uniswap saat ini berada tepat di bawah EMA 20 hari.

Secara historis, perebutan kembali EMA 20 hari kerap menjadi momen penting bagi UNI:

  1. Pada 8 November, merebut EMA ini menghasilkan reli sebesar 76%.
  2. Pada 20 Desember, merebut EMA ini memicu pergerakan sebesar 24%.
  3. Pada 3 Januari, merebut EMA ini secara singkat mendorong kenaikan 13%.

Para whale nampaknya mulai mengambil posisi lebih awal, namun masih menunggu konfirmasi. Penutupan harian di atas EMA 20 hari, kemudian diikuti dorongan menuju EMA 50 hari, akan memperkuat skenario bullish. Di atasnya, level resistance kunci berada di US$5,98 lalu US$6,57, dan bisa saja menyentuh US$8,13 jika kondisi pasar tetap mendukung.

Uniswap Price Analysis
Analisis Harga Uniswap | TradingView

Jika upaya merebut EMA gagal, risiko drop masih ada. Apabila kehilangan US$5,28, setup akan melemah dan bisa saja menekan harga ke US$4,74 dalam jangka pendek.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi untuk ketiga altcoin incaran crypto whale kala market pump ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

❌