Reading view

NYC Token Kena Rug Pull? Ini 4 Tanda Bahayanya

Meme coin NYC milik mantan Wali Kota New York City, Eric Adams, menuai kritik tajam dari komunitas aset kripto setelah anjlok lebih dari 80%, sehingga kapitalisasi pasarnya turun di bawah US$100 juta.

Baik Adams maupun tim proyeknya membantah melakukan kesalahan, tapi pergerakan likuiditas yang tidak lazim menimbulkan kekhawatiran, sehingga beberapa analis menilai token ini berpotensi sebagai rug pull. Dalam wawancara eksklusif bersama BeInCrypto, seorang analis dari Nansen menjabarkan 4 alasan mengapa token NYC nampaknya masuk ke dalam kategori “rug pull” secara lebih luas.

Sekitar 60% Trader Alami Kerugian setelah NYC Token Mengalami Koreksi Besar

Awal pekan ini, BeInCrypto melaporkan bahwa Adams memperkenalkan token tersebut di Times Square. Nilainya sempat melonjak tak lama setelah peluncuran, namun reli itu tidak bertahan lama.

“MANTAN WALIKOTA NYC BARU SAJA MELAKUKAN RUGPULL. Koin itu langsung menyentuh kapitalisasi pasar US$500 juta sebelum Eric menarik likuiditas dari koin tersebut. Hal ini menyebabkan penurunan besar hingga 80% dan token itu jatuh di bawah US$100 juta,” posting Ash Crypto .

Analis di blockchain menemukan perilaku likuiditas yang aneh. Rune Crypto menuduh Adams telah menarik US$3,4 juta dari liquidity pool token ini. Bubblemaps juga mengidentifikasi aktivitas likuiditas yang mencurigakan.

Eric Adams, former NYC major, has just removed the whole liquidity pool of his new memecoin: a total of $3,430,000 scammed https://t.co/QgGAVzgM3H pic.twitter.com/UdEbufckS3

— Rune (@RuneCrypto_) January 12, 2026

Dalam sebuah posting terpisah, Bubblemaps menyoroti dampak negatif dari token NYC. Sekitar 4.300 trader berinteraksi dengan token NYC, di mana kira-kira 60% mencatatkan kerugian.

  • 2.300 trader kehilangan kurang dari US$1.000.
  • 200 trader mengalami kerugian antara US$1.000 sampai US$10.000.
  • 40 trader kehilangan antara US$10.000 hingga US$100.000.
  • 15 trader mengalami kerugian lebih dari US$100.000.

Apakah NYC Token Kena Rug Pull?

Nicolai Sondergaard, Research Analyst di Nansen, menyampaikan kepada BeInCrypto bahwa alasan token NYC bisa di kelompokkan bersama rug pull lainnya adalah karena cara mereka menarik likuiditas. Analis ini menguraikan 4 alasan utama:

  • Tim tidak membuat pengumuman sebelumnya terkait rencana “rebalance” likuiditas.
  • Sejumlah besar likuiditas di tarik dalam waktu yang sangat singkat, bukan secara bertahap.
  • Likuiditas yang di tarik tidak sepenuhnya di kembalikan ke pool.
  • Likuiditas baru di tarik setelah token mencapai level tinggi.

“Kalau ini memang langkah yang sah, saya pasti mengharapkan perubahan kecil serta ada pemberitahuan sebelumnya kalau akan ada pergeseran. Hal seperti ini sepertinya tidak akan berdampak negatif pada token,” komentar Sondergaard.

Ia menerangkan bahwa penarikan likuiditas, bahkan jika hanya sebagian, secara signifikan meningkatkan dampak dari satu order jual. Order jual yang biasanya tidak akan banyak mempengaruhi harga saat kondisi likuiditas normal, kini bisa menggerakkan pasar jauh lebih besar, seringkali memicu kepanikan, gelombang aksi jual, dan bahkan memaksa trader dengan limit order keluar dari posisinya.

“Apa yang mereka lakukan pada dasarnya menjebak para trader, sehingga banyak yang terpaksa menjual dengan kerugian di kondisi likuiditas rendah. Menambahkan likuiditas kembali pun tidak bisa memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi. Demikian pula dengan memasang order DCA, itu hanya solusi tambal sulam,” ujar analis tersebut.

Sondergaard menekankan bahwa, dari sisi integritas pasar, komunikasi yang jelas dan transparan mengenai likuiditas sangat penting. Mengapa? Karena trader tidak dapat menilai risiko secara akurat jika likuiditas bisa menghilang tanpa peringatan apapun.

Dia menyebut bahwa kejadian seperti ini bisa merusak kepercayaan di ekosistem secara luas. Analis ini menambahkan bahwa standar transparansi yang lebih baik, di tambah pengawasan berbasis data, akan membantu membedakan proyek-proyek yang sah dari pihak-pihak yang beritikad buruk. Sondergaard menyarankan,

“Akan lebih bijak kalau investor selalu berhati-hati ketika trading meme coin. Selalu nilai distribusi holder, apakah volume beli jauh lebih besar dari volume jual, apakah likuiditas yang masuk satu sisi saja (misal hanya token, atau usdc juga dimasukkan)?” terang analis tersebut.

Adams Bantah Tuduhan Rug Pull

Di tengah kritikan ini, juru bicara mantan wali kota, Todd Shapiro, membagikan pernyataan yang membantah tudingan tersebut. Ia menolak laporan yang menyebut Adams memindahkan dana investor atau mengambil keuntungan dari peluncuran token NYC, seraya menyatakan tudingan tersebut tidak benar dan tidak didukung oleh bukti.

Juru bicara itu menuturkan bahwa NYC Token mengalami volatilitas harga yang memang umum terjadi pada aset digital yang baru diluncurkan. Ia mengulangi komitmen Adams terhadap transparansi, akuntabilitas, dan inovasi yang bertanggung jawab.

Statement from Todd Shapiro, spokesperson for former NYC Mayor Eric Adams: pic.twitter.com/kza4UGvApJ

— Eric Adams (@ericadamsfornyc) January 14, 2026

Sebelumnya, tim NYC Token menyatakan bahwa pergerakan likuiditas tersebut terjadi karena proses rebalancing setelah adanya permintaan yang sangat tinggi saat peluncuran.

Bagaimana pendapat Anda tentang token kripto NYC di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

3 Mata Uang Kripto Incaran Institusi, Apa Saja?

Tahun 2026 menjadi titik balik bagi industri kripto global. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa raksasa keuangan dunia tidak lagi melihat aset digital sebagai eksperimen spekulatif, melainkan sebagai komponen inti dalam portofolio mereka. Arus modal kini mengalir deras ke tiga aset utama.

Pergeseran ini menandai berakhirnya era spekulasi liar, berganti dengan strategi berbasis fundamental yang dipandu oleh para pemimpin pemikiran finansial dunia. Berikut adalah alasan mengapa ‘Smart Money’ kini berlabuh pada tiga pilar digital tersebut.

Standar Baru Aset Cadangan Korporasi

Bitcoin kini telah mengukuhkan posisinya sebagai “emas digital” yang wajib di miliki oleh institusi melalui instrumen ETF. Strategi ini di pertegas oleh Michael Saylor, Chairman MicroStrategy, yang melalui akun X miliknya Saylor menyatakan:

“Bitcoin bukan sekadar aset; ia adalah standar cadangan digital untuk peradaban modern. Di tahun 2026, setiap entitas yang tidak memiliki eksposur pada BTC berarti mereka sedang bertaruh melawan efisiensi matematika.”

Sejalan dengan Saylor, BlackRock kini memandang Bitcoin sebagai aset safe haven yang mampu bertahan di tengah fluktuasi ekonomi global.

Pusat Tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA)

Bagi institusi yang fokus pada infrastruktur keuangan, Ethereum tetap menjadi raja yang tak tergoyahkan. Raoul Pal, CEO Global Macro Investor Raoul GMI, menjelaskan bahwa Ethereum adalah pusat dari digitalisasi aset global.

ethereum

Ethereum adalah ‘Global Settlement Layer’. Semua jalan menuju digitalisasi aset dunia nyata (RWA) bermuara di sini. Institusi memilih ETH karena mereka membutuhkan keamanan yang sudah teruji, bukan sekadar janji kecepatan.

Mesin Utama Adopsi Massal dan Efisiensi

Solana muncul sebagai “kuda hitam” yang paling disukai untuk skalabilitas tinggi. Cathie Wood, CEO ARK Invest CathieDWood, secara terbuka memuji kemampuan teknis jaringan ini dalam menangani transaksi skala besar.

Jika Ethereum adalah Apple-nya blockchain, maka Solana adalah infrastruktur yang memungkinkan adopsi massal terjadi sekarang. Kecepatannya yang setara dengan internet tradisional adalah alasan mengapa kami terus menambah posisi pada SOL.

Bagi banyak manajer aset, Solana dipandang sebagai solusi praktis untuk pembayaran global dan integrasi dengan teknologi Kecerdasan Buatan (AI).

Dukungan eksplisit dari tokoh-tokoh besar ini menunjukkan bahwa pasar kripto 2026 bukan lagi tentang “koin mana yang akan naik,” melainkan “infrastruktur mana yang akan di gunakan oleh dunia.” Bitcoin sebagai emas digital, Ethereum sebagai pusat data keuangan, dan Solana sebagai mesin transaksi cepat adalah tiga pilar yang kini memimpin revolusi ekonomi digital.

Bagaimana pendapat Anda tentang harga 3 mata uang kripto incaran institusi di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Staking Ethereum Catat Banyak Rekor — Apakah ETH Siap untuk Breakout?

Pada Januari 2026, ekosistem Ethereum mencatat lonjakan aktivitas staking, dengan beberapa metrik mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Pencapaian ini bisa mengurangi pasokan likuid dan mendorong potensi breakout harga.

Walaupun harga ETH tetap berada di bawah level US$3.500 selama dua bulan terakhir, analis merasa breakout semakin dekat berkat sinyal on-chain yang positif ini.

Hampir 36 Juta ETH Staking, Mewakili Hampir 30% dari Supply

Data ValidatorQueue menunjukkan bahwa ETH yang di staking telah mencapai 35,9 juta, atau sekitar 29,6% dari total pasokan yang beredar. Dengan harga saat ini, nilainya lebih dari US$119 miliar.

Total ETH Staked vs. % Supply Staked. Source:  ValidatorQueue
Total ETH yang Di-Staking vs. Persentase Pasokan yang Di-Staking | Sumber: ValidatorQueue

Grafik tersebut menunjukkan lonjakan signifikan sejak awal Januari. ETH yang di staking naik dari 35,5 juta ke 35,9 juta, mengakhiri fase sideways panjang yang telah terjadi sejak Agustus tahun lalu.

Pertumbuhan ini terjadi walau harga ETH menurun lebih dari 30% sejak Agustus. Data ini memperlihatkan keyakinan jangka panjang yang kuat dari investor serta memperkuat keamanan dan stabilitas jaringan Ethereum.

Selain itu, per 15 Januari, antrean staking ETH menembus 2,5 juta ETH, mencetak level tertinggi baru sejak Agustus 2023. Sementara itu, antrean unstaking turun menjadi nol.

Etherem Validator Queue. ValidatorQueue
Antrean Validator Ethereum | Sumber: ValidatorQueue

Capaian ini terutama di picu oleh aktivitas staking dari institusi besar serta Digital Asset Treasury (DAT) yang terdaftar di publik.

Arkham melaporkan bahwa Bitmine milik Tom Lee menambah staking sebanyak 186.500 ETH, senilai lebih dari US$600 juta. Langkah ini membuat total ETH yang di staking Bitmine menjadi 1,53 juta ETH, dengan nilai lebih dari US$5 miliar. Secara keseluruhan, Tom Lee kini melakukan staking lebih dari 1% dari total pasokan Ethereum.

“Tom Lee melakukan staking ETH senilai miliaran. Dia 100% tahu lebih banyak dibanding kita,” komentar CryptoGoos .

Sementara itu, SharpLink (SBET), perusahaan publik pertama yang memakai Ethereum sebagai aset treasury utama, menyampaikan bahwa aktivitas staking mereka telah menghasilkan lebih dari US$32 juta sejak Juni. Total reward yang terkumpul kini mencapai 11.157 ETH.

Ethereum juga mencatat pencapaian besar lainnya di Januari, karena aktivitas pengguna mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Tren ini mencerminkan besarnya partisipasi dalam transaksi stablecoin dan protokol DeFi di jaringan Ethereum.

Dengan sederet sinyal bullish tersebut, analis memperkirakan Ethereum bisa menembus resistance US$3.450 saat ini dan reli menuju US$4.000. Pandangan ini juga di dukung pola cup-and-handle yang sedang terbentuk dalam jangka pendek.

Bagaimana pendapat Anda tentang potensi breakout ETH di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Dash Balap Monero, Coin Privacy Reli 100% Dalam Sepekan

Dash (DASH) melonjak menjadi performa mingguan terbaik di antara 300 aset kripto teratas, naik lebih dari 100% bahkan mengungguli Monero (XMR).

Peningkatan ini menandakan permintaan yang semakin besar pada aset kripto privasi dan menyoroti potensi DASH untuk menjadi pesaing Monero. Adopsi merchant yang semakin cepat dan akses yang makin mudah juga ikut mendorong tren ini.

DASH Jadi Privacy Coin Paling Banyak Di perdagangkan Saat Kenaikan Mingguan Melebihi 100%

Data BeInCrypto Markets menunjukkan nilai DASH telah naik 102,5% selama sepekan terakhir. Kemarin, altcoin ini menyentuh harga US$88,5 atau tertinggi dalam hampir dua bulan.

Dalam satu hari terakhir saja, DASH sudah meningkat 33,2%. Pada waktu publikasi, harganya di perdagangkan di angka US$82,27. Selain itu, volume perdagangan hariannya sudah melampaui US$1,3 miliar, sehingga menjadi aset paling banyak di perdagangkan di sektor aset kripto privasi, menurut CoinGecko.

Performa Harga DASH | Sumber: BeInCrypto Markets

Kenaikan DASH merupakan bagian dari reli sektor aset kripto privasi secara luas. Berdasarkan CryptoRank, 14 dari 18 token privasi dengan kapitalisasi pasar di atas US$100 juta sudah mencatatkan imbal hasil positif sejak 1 Januari.

“80% token privasi naik di 2026. Seiring tema privasi makin bersinar, banyak token mencapai harga tertinggi terbaru,” tulis postingan tersebut.

Aturan know-your-customer dan anti-pencucian uang yang makin ketat membangkitkan kembali minat pada privasi keuangan sehingga mendorong aset kripto privasi kembali jadi sorotan. Zcash menjadi aset terbaik di sektor ini pada 2025, namun belakangan kekhawatiran terkait tim pengembangannya ikut membebani sentimen pasar.

Situasi ini mungkin saja memicu rotasi modal di dalam ruang privasi, menjauhkan minat dari ZEC. DASH juga turut di untungkan di tengah pergeseran ini, karena adopsi yang makin meningkat mengangkat sentimen pasar dan mendukung performa DASH terbaru dibandingkan Monero.

Pada 13 Januari, Alchemy Pay mengumumkan telah mulai mendukung fitur pembelian fiat on-ramp untuk DASH. Kerja sama ini memungkinkan pengguna di 173 negara untuk membeli DASH menggunakan pembayaran fiat lokal. Jangkauan geografis yang luas ini membuat akses makin mudah serta mengatasi salah satu hambatan terbesar bagi aset kripto privasi.

“Dengan integrasi DASH ke fiat on-ramp, Alchemy Pay memperluas akses ke ekosistem cash digital Dash dan mendukung penggunaannya untuk pembayaran, tabungan, serta aplikasi Web3,” tulis tim tersebut dalam pengumuman.

Sementara itu, data adopsi jangka panjang menempatkan DASH di depan pesaingnya sesama kripto privasi. Analitik Cryptwerk memperlihatkan saat ini terdapat 1.682 merchant yang menerima DASH. Altcoin ini berada di peringkat ketujuh untuk adopsi merchant secara keseluruhan, dengan popularitas sebesar 23,12%. Monero berada di peringkat sepuluh, diterima di 1.225 merchant dengan tingkat adopsi 16,84%.

Selisih dalam penerimaan merchant ini menyoroti keunggulan praktis DASH. Dengan 457 merchant lebih banyak yang menerima DASH daripada Monero, tingkat adopsinya sekitar 37% lebih tinggi.

Outlook Harga DASH

Seiring dorongan bullish yang terus menguat, para analis masih terbagi mengenai apakah reli masih berlanjut atau akan terjadi pergerakan koreksi. Ardi, salah satu analis, menerangkan bahwa aset kripto privasi tersebut telah menunjukkan “kekuatan gila”.

“Jika momentum ini bertahan, sekitar US$77 jadi support likuiditas untuk pantulan. Jika tidak, area retest kemungkinan di US$71–US$73. Selama level itu kuat, zona US$98–US$103 menjadi target selanjutnya. Privacy szn,” paparnya Ardi.

Analis Jens juga memandang tren secara keseluruhan masih positif dan menganggap penurunan harga sebagai peluang beli, dengan potensi kenaikan menuju US$100.

“Setelah membentuk base lama di kisaran US$36–US$40, pembeli masuk dan momentum pun bergeser bullish. Sekarang harga sedang menguji zona resistance US$85–US$90. Jika bertahan kuat di sini, harga bisa menuju di atas US$100. Bahkan koreksi ke US$60–US$65 masih tergolong sehat,” terang analis tersebut dalam laporannya.

Walau begitu, sebagian pelaku pasar tetap berhati-hati dan memprediksi bahwa mungkin terjadi koreksi setelah reli ini.

$DASH / $USD – Update

Waiting on a dump to $53 for a bounce. WHAT A SCAM PUMP. pic.twitter.com/i1cqb6xCf0

— Crypto Tony (@CryptoTony__) January 13, 2026

Meski begitu, indikator teknikal hanya memberikan kemungkinan, bukan kepastian. DASH harus menjaga fundamental, adopsi, dan pertumbuhan sektor privacy-coin secara keseluruhan agar reli-nya bisa berlanjut. Dengan momentum dari sisi teknikal, infrastruktur, dan utilitas, Dash tetap menjadi privacy coin utama yang patut dipantau untuk bersaing dengan rivalnya seperti Monero.

Bagaimana pendapat Anda tentang harga Dash di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Sinyal Bahaya Bitcoin: Bertahan di Atas US$95.000 atau Koreksi ?

Bitcoin sedang mencoba untuk memulihkan kerugian baru-baru ini setelah berhasil kembali ke level US$95.000, langkah yang membangkitkan optimisme jangka pendek. Reli ini mendorong BTC ke level tertinggi dua bulan, tapi pemulihan ini masih jauh dari selesai.

Pada kenyataannya, Bitcoin sekarang menghadapi ujian yang jauh lebih besar di depan. Zona antara US$98.000 dan US$110.000 merupakan resistance terkuat sejauh ini.

Holder Bitcoin Punya Peluang untuk Jual

Pergulatan Bitcoin menjadi semakin jelas jika melihat Long-Term Holder Cost Basis Distribution Heatmap. Sejak November 2025, setiap rebound selalu terhenti di dalam klaster suplai padat, berkisar dari sekitar US$93.000 hingga US$110.000. Area ini berisi koin yang dibeli saat puncak harga sebelumnya, sehingga menciptakan tekanan jual yang terus-menerus saat harga kembali ke zona tersebut.

Setiap upaya naik ke rentang ini selalu memicu distribusi baru dari para long-term holder. Akibatnya, Bitcoin gagal mempertahankan pemulihan struktural walaupun sudah beberapa kali terjadi breakout. Dengan harga kembali menekan suplai di atasnya, pasar menghadapi ujian ketahanan yang sudah tidak asing lagi. Menyerap distribusi ini masih menjadi kunci utama untuk pembalikan tren yang berkelanjutan.

Bitcoin LTH CBD Heatmap
Heatmap Bitcoin LTH CBD | Sumber: Glassnode

Dalam skala yang lebih luas, Net Realized Profit and Loss untuk long-term holder menampilkan gambaran yang lebih moderat. Data saat ini menunjukkan long-term holder merealisasikan sekitar 12.800 BTC per minggu dalam bentuk arus keuntungan bersih. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan puncak siklus sebelumnya yang melebihi 100.000 BTC per minggu.

Perlambatan ini menandakan aksi profit taking masih berlangsung tapi jauh lebih moderat. Kondisi ini membuat risiko penurunan jangka pendek menjadi berkurang, namun tidak sepenuhnya menghilangkan tekanan jual. Arah pasar sekarang sangat bergantung pada kekuatan permintaan, khususnya dari pembeli yang mengakumulasi Bitcoin selama kuartal kedua 2025. Bila permintaan tidak mampu menyerap pasokan, momentum naik akan melemah.

Bitcoin LTH Profit/Loss
Profit/Loss Bitcoin LTH | Sumber: Glassnode

Patokan utama jangka panjang tetap pada True Market Mean di sekitar US$81.000. Perdagangan yang bertahan di atas level ini mendukung prospek makro yang konstruktif. Jika gagal bertahan dalam jangka waktu yang lama, risiko kapitulasi akan naik secara signifikan, layaknya penurunan panjang yang terjadi antara April 2022 hingga April 2023.

Harga BTC Perlu Kekuatan untuk Tembus US$98.000

Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$96.302 pada waktu publikasi, menandai level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Pergerakan di atas US$95.000 mengangkat sentimen dan mendorong BTC mendekati resistance US$98.000. Momentum jangka pendek masih positif selama harga bertahan di atas support yang baru saja direbut kembali.

Namun, menembus US$98.000 dan bertahan di atas US$95.000 akan sangat sulit. Pasokan di atasnya masih berat, sehingga setiap kenaikan tekanan jual bisa dengan cepat membalikkan keuntungan. Jika investor memilih untuk mengamankan keuntungan, Bitcoin bisa kembali turun di bawah US$95.000. Kemudian koreksi lebih dalam ke arah US$91.471 menjadi lebih memungkinkan.

Bitcoin Price Analysis.
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Skenario bullish masih mungkin terjadi jika long-term holder semakin mengurangi aksi jual. Jika distribusi mulai berkurang, Bitcoin berpotensi breakout di atas US$98.000 dan menantang US$100.000. Jika level psikologis tersebut berubah menjadi support, sentimen pasar akan membaik secara signifikan. Dari situ, BTC bisa memiliki peluang realistis menargetkan US$110.000, meskipun resistance baru akan muncul di atas angka enam digit tersebut.

Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi harga Bitcoin di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Tertarik Berkunjung ke Negara Ini? Anda Bisa Dapat “Paspor Bitcoin”

El Salvador kembali mengejutkan dunia. Kali ini, lewat peluncuran Bitcoin passport, sebuah langkah lanjutan dalam strategi unik negara tersebut. Program ini menggabungkan pariwisata, transaksi sehari-hari, dan konsep aset kripto dalam satu solusi. Yang terpenting, paspor Bitcoin ini dirancang untuk mendorong penggunaan Bitcoin di dunia nyata, bukan sekadar spekulasi.

El Salvador ingin membuktikan bahwa adopsi kripto dapat melampaui investasi semata dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Apa Itu Program Bitcoin Country dan dari Mana Asalnya?

Pekan ini, El Salvador resmi memperkenalkan program “Bitcoin Country” passport, yang memperluas strategi Bitcoin nasional ke sektor pariwisata dan perdagangan. Program ini merupakan kelanjutan dari pengakuan Bitcoin sebagai legal tender pada 2021. Pemerintah ingin Bitcoin hadir dalam transaksi harian, bukan hanya menjadi tajuk berita. Karena itu, fokus utama program ini adalah manfaat praktis bagi para penggunanya.

Melalui inisiatif ini, pemegang paspor berhak mendapatkan diskon hingga 10% di sejumlah merchant tertentu. Diskon tersebut hanya berlaku jika pembayaran dilakukan menggunakan Bitcoin, sehingga secara langsung mendorong adopsi kripto. Selain itu, program ini juga dirancang untuk menarik wisatawan yang tertarik dengan dunia kripto, sekaligus memperkuat citra El Salvador sebagai Bitcoin hub global.

Otoritas setempat menegaskan bahwa paspor ini bukan dokumen perjalanan resmi. Paspor Bitcoin lebih berfungsi sebagai identitas bermerek atau kartu keanggotaan. Ia melambangkan keanggotaan dalam komunitas “Bitcoin Country” sekaligus memberikan penghematan nyata untuk transaksi sehari-hari.

Bagaimana Cara Kerja Bitcoin Passport dalam Praktik?

Bitcoin passport tidak bisa digunakan untuk melintasi perbatasan atau menggantikan dokumen resmi negara. Fungsinya murni sebagai alat untuk mengakses manfaat lokal.

Pemegang paspor akan memperoleh diskon di merchant yang berpartisipasi, dengan syarat pembayaran dilakukan menggunakan Bitcoin dan merchant tersebut menerima aset kripto. Diskon bisa mencapai 10%, sehingga memberikan insentif finansial yang jelas bagi konsumen.

Di sisi lain, pelaku usaha juga diuntungkan karena terdorong untuk menerima Bitcoin. Dengan demikian, adopsi kripto langsung terhubung dengan kebiasaan belanja sehari-hari.

Hingga kini, daftar lengkap merchant yang berpartisipasi belum dipublikasikan. Namun, informasi awal menunjukkan bahwa program ini akan banyak melibatkan hotel, restoran, dan layanan pariwisata, sektor yang secara alami berkaitan dengan arus wisatawan asing dan sebelumnya sudah diuntungkan oleh kedatangan “turis Bitcoin”.

Dalam praktiknya, paspor ini bekerja layaknya kartu keanggotaan. Pemegang cukup menunjukkannya kepada penjual untuk mendapatkan diskon. Seluruh proses dirancang agar sederhana dan mudah dipahami, bahkan bagi pengguna Bitcoin pemula sekalipun.

Bitcoin Passport sebagai Identitas dan Gaya Hidup

Sejak 2021, El Salvador terus bereksperimen dalam mengintegrasikan Bitcoin ke kehidupan sehari-hari. Awalnya, fokus berada pada dompet digital dan remitansi. Namun, program terbaru ini menandai perubahan pendekatan.

Kini, pemerintah menekankan aspek gaya hidup dan identitas nasional. Bitcoin passport menggabungkan branding negara dengan manfaat ekonomi yang nyata. Menurut otoritas, ini adalah solusi yang bersifat simbolis sekaligus sangat praktis.

Baik warga lokal maupun wisatawan mendapat pesan yang jelas: Bitcoin adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Aset kripto tidak lagi dipandang sebagai teknologi abstrak.

Program ini juga memperkuat strategi pemasaran El Salvador sebagai destinasi ramah kripto. Selama beberapa tahun terakhir, negara ini kerap menarik perhatian global lewat konferensi dan acara Bitcoin. Kehadiran paspor Bitcoin memperluas narasi tersebut dengan menawarkan insentif finansial konkret.

Bagi banyak orang, rasa memiliki itu penting. Bitcoin passport memberikan cara untuk menunjukkan dukungan terhadap keuangan digital tanpa membutuhkan pengetahuan teknis yang rumit. Ini menjadi langkah sederhana menuju adopsi massal.

NEW: El Salvador is now giving Bitcoin passports to tourists visiting the country 🇸🇻 pic.twitter.com/cUA6IBzrGu

— Bitcoin Magazine (@BitcoinMagazine) January 13, 2026

Apa Arti Program Ini bagi Turis dan Warga Lokal?

Bagi wisatawan asing, program ini menawarkan sistem diskon yang terstruktur. Aturannya jelas dan manfaatnya konkret. Pada saat yang sama, turis bisa merasakan langsung eksperimen kebijakan kripto El Salvador.

Kombinasi antara pariwisata dan keuangan digital inilah yang membedakan El Salvador dari negara lain.

Bagi penduduk lokal, paspor ini memperkuat peran Bitcoin di luar sekadar instrumen investasi. Aset kripto menjadi alat pembayaran sehari-hari. Program ini menunjukkan bahwa Bitcoin dapat berfungsi di ekonomi nyata, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan terhadap sistem secara keseluruhan.

Pertanyaan besarnya adalah apakah solusi ini benar-benar akan meningkatkan adopsi. Jawabannya bergantung pada skala partisipasi merchant dan pengguna. Jika daftar vendor terus bertambah, program ini akan semakin relevan dan paspor Bitcoin bisa benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan lain adalah apakah negara lain akan mengikuti langkah El Salvador. Untuk saat ini, ini masih menjadi eksperimen unik yang diawasi secara global. Jika berhasil, bukan tidak mungkin program serupa akan ditiru di negara lain.

Manfaat Utama Program Bitcoin Country Passport

  • Diskon hingga 10% untuk pembayaran menggunakan Bitcoin
  • Promosi pariwisata berbasis kripto
  • Penguatan adopsi Bitcoin dalam perdagangan
  • Pembangunan identitas nasional berbasis inovasi

Bitcoin passport menyatukan pariwisata, perdagangan, dan keuangan digital dalam satu sistem yang kohesif. El Salvador menunjukkan bahwa aset kripto dapat terintegrasi ke dalam pengalaman sehari-hari. Program ini memang tidak menyelesaikan seluruh tantangan adopsi, namun jelas menandai arah baru.

Ini adalah satu langkah berani lagi dalam eksperimen Bitcoin global.

Bagaimana pendapat Anda tentang inovasi El Salvador soal paspor Bitcoin ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

CEO CoinGecko Tegaskan Kekuatan dan Visi Jangka Panjang di Tengah Rumor Penjualan US$500 Juta

CEO dan co-founder CoinGecko, Bobby Ong, merilis pernyataan terkait pandangan platform tersebut. Ia menekankan kekuatan operasional dan terus berfokus pada transparansi serta pertumbuhan jangka panjang.

Pernyataan ini muncul di tengah rumor yang mengatakan bahwa CoinGecko mungkin sedang mempertimbangkan kemungkinan penjualan.

Coingecko Tegaskan Visi Jangka Panjang di Tengah Laporan Potensi Penjualan

Laporan terbaru yang mengutip sumber yang mengetahui persoalan ini, menyebut CoinGecko, agregator data aset kripto independen, tengah mempertimbangkan kemungkinan penjualan dengan valuasi sekitar US$500.000.000.

Menurut sumber tersebut, perusahaan telah menunjuk bank investasi Moelis untuk memberikan saran dalam proses ini. Salah satu sumber menyampaikan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan valuasi pasti. Mereka juga menambahkan bahwa prosesnya sendiri baru dimulai pada akhir tahun lalu.

Di tengah laporan tersebut, Ong menggunakan LinkedIn untuk menegaskan kembali kekuatan operasional dan prinsip inti CoinGecko.

“Setelah hampir 12 tahun membangun CoinGecko sebagai perusahaan bootstrap, pertanyaan yang sering diajukan kepada saya adalah apa rencana ke depannya. Yang bisa saya bagikan hari ini adalah: CoinGecko beroperasi dari posisi yang kuat. Kami terus berkembang, menguntungkan, dan melihat permintaan yang meningkat dari institusi, seiring dengan semakin besarnya adopsi aset kripto oleh keuangan tradisional,” ujar Ong .

Ong juga menambahkan bahwa perusahaan secara rutin meninjau berbagai jalur strategis potensial, sambil menegaskan bahwa setiap pertimbangan tersebut ditujukan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan layanan yang diberikan kepada pengguna maupun klien institusional.

“Seperti perusahaan yang dikelola dengan baik pada tahap ini, kami secara rutin mengevaluasi peluang strategis yang dapat membantu mempercepat pertumbuhan kami dan memperkuat nilai yang kami berikan – baik kepada jutaan pengguna yang mengandalkan platform kami, maupun kepada basis klien korporat yang terus bertambah,” terang Ong.

Ia menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap transparansi serta fokus pada penyediaan data aset kripto yang berkualitas tinggi dan tanpa bias tetap tidak berubah.

Eksekutif tersebut juga menyinggung perkembangan yang lebih luas di sektor kripto. Ia menyoroti kerangka regulasi yang semakin jelas dan meningkatnya partisipasi institusi, sekaligus menekankan bahwa CoinGecko tetap fokus pada para penggunanya dan pertumbuhan jangka panjang.

“Kami sangat antusias akan peluang ke depan dan tetap fokus melayani pengguna sekaligus terus membangun CoinGecko untuk jangka panjang,” tutur Ong.

Dengan demikian, jelas bahwa pernyataan sang pendiri tidak mengonfirmasi atau menyangkal penjualan CoinGecko. Pernyataan ini menekankan kekuatan keuangan, pertumbuhan, serta keterbukaan untuk mengevaluasi peluang strategis, tanpa memberikan sinyal bahwa ada transaksi yang direncanakan atau akan segera terjadi.

Sementara itu, industri aset kripto secara umum mengalami peningkatan signifikan dalam aktivitas merger dan akuisisi. Laporan terbaru dari Architect Partners menunjukkan bahwa aktivitas M&A kripto mencapai rekor baru pada 2025, dengan kesepakatan investasi aset kripto menyumbang 27,8% dari total aktivitas.

Crypto M&A Activity
Aktivitas M&A Kripto | Sumber: Architect Partners

Transaksi besar yang tercatat, antara lain akuisisi Deribit oleh Coinbase senilai US$2,9 miliar, pembelian NinjaTrader oleh Kraken senilai US$1,5 miliar, serta pengakuisisian Hidden Road oleh Ripple senilai US$1,25 miliar.

Tren ini juga berlanjut hingga 2026, ditandai dengan Strive yang minggu ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melanjutkan akuisisi Semler Scientific.

  •  

Crypto Whale Tingkatkan Akumulasi Chainlink setelah Exchange-Traded Fund (ETF) LINK Kedua Resmi Meluncur

Para crypto whale sedang menambah eksposur mereka ke Chainlink (LINK) seiring masuknya exchange-traded fund (ETF) spot kedua yang berhubungan dengan altcoin ini ke pasar minggu ini.

Peningkatan aktivitas institusi dan holder besar menunjukkan semakin tumbuhnya kepercayaan terhadap prospek Chainlink. Meski begitu, LINK mengalami penurunan lebih dari 1% dalam 24 jam terakhir, sejalan dengan tren penurunan pasar secara umum.

Bitwise Chainlink ETF Debut Dengan Arus Masuk US$2,59 Juta

Bitwise Chainlink ETF (kode: CLNK) mulai diperdagangkan di NYSE Arca pada 14 Januari. CLNK memiliki biaya manajemen sebesar 0,34%. tapi, Bitwise menggratiskan biaya ini selama tiga bulan pertama untuk aset hingga US$500 juta.

“Chainlink menyediakan infrastruktur oracle penting yang menjembatani kesenjangan itu, mendukung manajemen risiko dan pengambilan keputusan finansial yang diperlukan untuk adopsi mainstream. Dengan CLNK, investor kini memiliki cara baru untuk berinvestasi di lapisan fundamental ekonomi blockchain ini,” terang Matt Hougan, Chief Investment Officer di Bitwise .

Berdasarkan data dari SoSoValue, pada hari pembukaan terjadi arus bersih masuk senilai US$2,59 juta. Nilai aset bersih dana naik menjadi US$5,18 juta, dengan volume transaksi sebesar US$3,24 juta.

Peluncuran ini menjadi ETF spot LINK kedua di AS yang langsung terhubung ke LINK. Grayscale Chainlink Trust ETF (GLNK), yang debut awal Desember, berhasil menarik arus masuk US$37,05 juta pada hari pertamanya.

Dibandingkan, arus masuk awal Bitwise terlihat lebih kecil. Walaupun demikian, peluncuran ETF ini berhasil mendorong total aset bersih LINK ETF menjadi US$95,87 juta, semakin mendekati angka US$100 juta.

Performa ETF Chainlink | Sumber: SoSoValue

Whale LINK Tingkatkan Akumulasi

Di luar minat institusi, Chainlink juga menarik atensi para crypto whale. Data on-chain memperlihatkan bahwa satu wallet whale (0x10D9) menarik 139.950 LINK dari Binance, senilai sekitar US$1,96 juta.

Langkah ini mengikuti fase akumulasi sebelumnya, di mana wallet yang sama menarik 202.607 LINK senilai sekitar US$2,7 juta dari exchange tersebut.

“Kini whale tersebut memegang 342.557 $LINK bernilai US$4,81 juta yang diakumulasi dalam 2 hari terakhir,” cuit Onchain Lens .

Selain itu, Onchain Lens juga menyoroti wallet whale lain, 0xb59, yang menarik 207.328 LINK senilai sekitar US$2,78 juta pada 12 Januari.

Peningkatan minat whale bukanlah fenomena yang berdiri sendiri. BeInCrypto melaporkan pekan lalu bahwa holder besar sedang mengakumulasi LINK dalam jumlah besar. Merujuk pada data Nansen , saldo wallet whale meningkat 1,37% selama seminggu terakhir, sementara saldo LINK di exchange turun 1% pada periode yang sama.

Perbedaan tren ini menunjukkan investor besar sedang memindahkan token dari exchange ke wallet sendiri, pola umum yang sering dikaitkan dengan akumulasi jangka panjang dibandingkan aktivitas trading jangka pendek.

Performa Harga Chainlink (LINK) | Sumber: BeInCrypto Markets

Meski begitu, tekanan pasar secara umum masih membebani LINK. Data dari BeInCrypto Markets memperlihatkan bahwa altcoin ini turun 1,2% dalam sehari terakhir. Pada waktu publikasi, LINK diperdagangkan di US$13,8.

  •  

Senat dan Tokoh Besar Kripto Isyaratkan CLARITY Act Masih Hidup Meski Ada Pemberontakan Coinbase

Keputusan mendadak Coinbase untuk menarik dukungan terhadap CLARITY Act mengejutkan Washington dan juga pasar aset kripto. Hal ini memicu pembatalan markup Komite Perbankan Senat yang telah dijadwalkan serta menyalakan kembali kekhawatiran bahwa reformasi struktur pasar aset kripto AS bisa saja kembali terhambat.

Nampaknya, jika reaksi awal menimbulkan kekacauan politik, respons setelahnya justru menunjukkan cerita yang lebih beragam nuansa.

CLARITY Act Masuk Fase Negosiasi Krusial setelah Coinbase Mundur

Alih-alih benar-benar gagal, rancangan undang-undang ini nampaknya masuk dalam jeda yang menegangkan tapi terencana, di mana para legislator, pemimpin industri, bahkan Gedung Putih menegaskan bahwa ini adalah bagian dari tahap akhir, bukan jalan buntu.

Ketua Komite Perbankan Senat, Tim Scott, bergerak cepat untuk mengubah persepsi atas penundaan ini menjadi sesuatu yang konstruktif.

“Saya sudah berdiskusi dengan para pemimpin industri aset kripto, sektor keuangan, dan kolega saya dari Demokrat serta Republik, dan semua masih duduk bersama bekerja dengan itikad baik,” ujar Scott lewat akun X.

Menurut Tim Scott, tujuannya tetap sama, yaitu menghadirkan “aturan yang jelas guna melindungi konsumen, memperkuat keamanan nasional, dan memastikan masa depan keuangan dibangun di AS.”

Senator Cynthia Lummis, salah satu arsitek utama RUU ini, juga menegaskan pesan serupa, mengakui adanya rasa frustrasi tapi menolak anggapan bahwa langkah Coinbase telah menggagalkan upaya mereka.

Senator Cynthia Lummis statement on CLARITY Act negotiations
Senator Cynthia Lummis soal CLARITY Act | Sumber: Lummis di X

Di kalangan industri, sikap Coinbase memperjelas adanya perpecahan, tapi bukan berarti kehilangan momentum. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyoroti upaya Senat ini sebagai langkah besar untuk menyediakan kerangka kerja yang nyata bagi industri aset kripto.

Mengakui bahwa “kejelasan lebih baik daripada kekacauan,” eksekutif Ripple tersebut tetap optimistis masalah bisa dipecahkan selama proses markup berlangsung.

While long-overdue, this move by @SenatorTimScott and @BankingGOP on market structure is a massive step forward in providing workable frameworks for crypto, while continuing to protect consumers. Ripple (and I) know firsthand that clarity beats chaos, and this bill’s success is… https://t.co/EWcml1NpBE

— Brad Garlinghouse (@bgarlinghouse) January 14, 2026

Di sisi lain, Chris Dixon dari a16z juga memiliki pandangan serupa, menyatakan meskipun RUU ini belum sempurna, kini adalah waktu yang tepat untuk melanjutkan CLARITY Act. Langkah ini diambil seiring AS berupaya menguatkan posisinya di pasar aset kripto global.

Eksekutif Kraken, Arjun Sethi, melangkah lebih jauh, menyebut momen ini sebagai ujian keteguhan politik dan bukan kegagalan legislatif.

“Menyatakan kegagalan itu mudah. Meninggalkan proses ketika mulai sulit pun gampang,” ucap Sethi lewat X, memperingatkan bahwa meninggalkan RUU ini akan “mempertahankan ketidakpastian dan membuat perusahaan AS tetap beroperasi di bawah ketidakjelasan. Sementara itu, negara lain terus maju.”

CEO Galaxy Digital, Mike Novogratz, menguatkan pandangan tersebut. Di samping itu, Gedung Putih juga menyoroti betapa pentingnya isu ini.

Urgensi White House Bertemu Frustrasi Senat saat Debat CLARITY Act Berubah Arah

Tokoh aset kripto dan AI, David Sacks, menyatakan pengesahan regulasi struktur pasar “sudah sedekat ini dari yang pernah ada.” Karenanya, ia mendorong industri agar memanfaatkan jeda ini untuk menyelesaikan perbedaan, menciptakan aturan yang jelas, serta mengamankan masa depan industri.

Passage of market structure legislation remains as close as it’s ever been. The crypto industry should use this pause to resolve any remaining differences. Now is the time to set the rules of the road and secure the future of this industry. https://t.co/8tsmW9T1N4

— David Sacks (@davidsacks47) January 15, 2026

Di balik layar, frustrasi memang jadi perhatian utama. Sumber dari Senat yang dikutip Sander Lutz dari Decrypt mengatakan anggota Komite Perbankan “cukup kesal” soal pengumuman mendadak dari Coinbase.

“Rasa yang berkembang adalah sebetulnya tidak perlu seperti ini,” tutur Lutz mengutip sumber anonim.

Frustrasi ini tampaknya berkontribusi pada keputusan pimpinan untuk membatalkan markup, sebagaimana dikonfirmasi oleh jurnalis Eleanor Terrett. BeInCrypto akan memberikan laporan setelah jadwal baru ditetapkan.

🚨JUST IN: The Senate Banking Committee has decided to pull tomorrow’s scheduled market structure markup following today’s drama with Coinbase. It’s unclear whether a new date has been set.

— Eleanor Terrett (@EleanorTerrett) January 15, 2026

Tetapi, perdebatan yang lebih luas kini mulai bergeser. Komentator seperti Echo X berpendapat bahwa garis pembatas sekarang bukan lagi aset kripto melawan bank, melainkan adu model bisnis antara platform yang didominasi exchange dengan sistem infrastruktur yang bisa tumbuh melampaui satu perusahaan saja.

Sementara Eropa, Inggris, dan Asia terus memperkenalkan kerangka regulasi aset kripto secara terpadu, tekanan terhadap legislator AS makin besar untuk menyelesaikan apa yang sudah mereka mulai.

Saat ini, CLARITY Act memang jeda, bukan dibatalkan. Beberapa minggu ke depan akan menentukan apakah konsensus rapuh ini akan menjadi undang-undang atau justru runtuh karena kepentingan yang bersaing. Yang pasti, meninggalkan upaya ini sekarang hanya akan menambah ketidakpastian di dalam negeri, di saat kejelasan regulasi semakin berkembang di negara lain.

  •  

Mengapa Pasar Kripto Turun Hari Ini?

Total market cap aset kripto (TOTAL) anjlok tajam dalam 24 jam terakhir karena lebih dari US$120 miliar hilang dari pasar kripto. Bitcoin (BTC) memimpin penurunan ini ketika sang raja kripto kehilangan level support penting dan Monero (XMR) turun di bawah US$500.

Berita hari ini:-

  • Strategy menyelesaikan pembelian Bitcoin terbesar sejak November 2024, dengan mengakuisisi 22.305 BTC senilai US$2,13 miliar tepat sebelum Bitcoin jatuh di bawah US$90.000. Walaupun memperkuat strategi akumulasi jangka panjang dan meningkatkan total kepemilikan menjadi 709.715 BTC, saham Strategy justru turun lebih dari 7%.
  • Trump Media & Technology Group telah menetapkan 2 Februari 2026 sebagai tanggal pencatatan untuk distribusi token digital baru kepada pemegang saham yang memenuhi syarat melalui kerja sama dengan Crypto.com. Para pemegang saham yang memiliki setidaknya satu lembar saham DJT secara penuh pada tanggal tersebut berhak menerima distribusi token ini.

Pasar Aset Kripto Mengalami Crash

Total market cap aset kripto turun sebanyak US$120 miliar selama 24 jam terakhir dan kini berada di kisaran US$2,98 triliun. Penurunan ini mendorong TOTAL di bawah ambang krusial US$3,00 triliun. Penjualan besar-besaran di pasar mencerminkan tingginya keengganan risiko ketika investor meninjau ulang eksposur mereka di tengah ketidakpastian ekonomi makro yang meningkat.

Penurunan ini terjadi setelah ancaman pengenaan tarif baru oleh Presiden Trump terhadap Eropa. Di saat yang sama, harga emas yang naik mengalihkan modal dari kripto, sehingga menegaskan profil risiko tinggi pasar kripto. Jika kondisi ini terus berlangsung, tekanan jual bisa makin meningkat dan mendorong market cap pasar aset kripto ke level support berikutnya di kisaran US$2,92 triliun.

Ingin insight token seperti ini? Daftar untuk Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Analisis Harga TOTAL | Sumber: TradingView

Pemulihan pasar sangat tergantung pada stabilitas di pasar global. Jika kondisi makro membaik dan selera risiko kembali, TOTAL bisa saja kembali merebut level US$3,00 triliun. Jika berhasil tembus di atas level ini, peluang naik ke US$3,05 triliun terbuka, yang akan menandakan kepercayaan pasar mulai pulih dan tekanan bearish di pasar aset kripto mulai mereda.

Bitcoin Turun di Bawah US$90.000

Harga Bitcoin turun 3,6% dalam 24 jam terakhir dan pada waktu publikasi diperdagangkan di kisaran US$89.225. Penurunan ini menunjukkan kekhawatiran investor yang semakin besar setelah BTC tergelincir di bawah level psikologis US$90.000. Volatilitas yang meningkat ini menandakan sikap hati-hati di pasar aset kripto secara umum.

Saat ini, BTC bertahan dekat level support US$89.241, yang menjadi zona teknikal penting jangka pendek. Jika Bitcoin mampu bertahan di atas level ini, harga berpeluang stabil dan memancing aksi beli saat harga turun. Ketika support ini terjaga, Bitcoin berpeluang merebut kembali US$90.000 dan melaju ke resistance berikutnya di kisaran US$91.298.

Bitcoin Price Analysis
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Risiko penurunan masih ada jika momentum bullish melemah. Jika Bitcoin tidak mampu bertahan di support US$89.241, tekanan jual kemungkinan besar bakal berlanjut. Dalam skenario tersebut, harga Bitcoin bisa bergerak menuju US$87.210, sehingga membatalkan skenario pemulihan dan memperkuat dominasi bearish dalam jangka pendek.

Monero Bersinar sebagai Performa Terburuk

XMR tercatat sebagai aset kripto dengan performa terburuk selama 24 jam terakhir, anjlok 21% dan diperdagangkan di kisaran US$491. Penurunan tajam ini membuat Monero jatuh di bawah level psikologis US$500. Tekanan jual yang masif mencerminkan sentimen pasar yang memburuk sebab investor mulai mengurangi eksposur pada aset privasi di tengah melemahnya pasar secara keseluruhan.

Arus di chain menunjukkan keluarnya dana dari XMR, sehingga menandakan skeptisisme yang semakin tinggi di antara para holder. Arus keluar dana yang terus berlanjut biasanya mendahului koreksi yang lebih dalam. Jika tren ini terus terjadi, harga Monero bisa turun ke level support US$450, membatasi peluang pemulihan dan memperkuat momentum bearish dalam waktu dekat.

XMR Price Analysis.
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Pembalikan arah tetap mungkin terjadi jika pembeli mampu mengendalikan pasar. Jika XMR berhasil mengambil kembali level US$500 sebagai support, itu akan menjadi sinyal teknikal penting. Bertahan di atas level ini bisa memicu reli hingga resistance US$560, membatalkan skenario bearish dan membuka peluang bagi XMR untuk memulihkan sebagian kerugiannya.

  •  

Apa yang Mendorong Reli Internet Computer (ICP) Hampir 40%?

Internet Computer (ICP) melonjak lebih dari 39% dalam sepekan terakhir, melampaui aset kripto utama lainnya karena investor merespons perilisan whitepaper MISSION70 terbaru.

Dokumen ini mengusulkan pembaruan menyeluruh untuk menurunkan inflasi sedikitnya 70% hingga akhir 2026. Target ini akan dicapai melalui kombinasi percepatan permintaan dan pengurangan suplai.

Internet Computer Menjadi Top Gainer Harian di Tengah Pemulihan Pasar Aset Kripto yang Lebih Luas

ICP kini menjadi salah satu performa terbaik di pasar aset kripto. Data dari CoinGecko memperlihatkan ICP membukukan kenaikan hampir 26% dalam 24 jam terakhir, menempatkan token ini di posisi teratas dalam leaderboard harian di antara 100 aset kripto terbesar.

Reli ini merupakan bagian dari tren kenaikan yang lebih luas sejak awal pekan. Altcoin ini memasuki tahun 2026 sejalan dengan pasar aset kripto secara keseluruhan, dan sempat mengalami kenaikan sebelum koreksi singkat.

Tapi, momentum berubah lagi pekan ini. Aset utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) kembali bergerak naik, sehingga optimisme pasar secara luas pun pulih.

Sentimen positif ini turut menopang pergerakan harga ICP, sementara perkembangan di ekosistem Internet Computer juga ikut mendorong reli, menambah kepercayaan investor pada fundamental jaringan tersebut.

“Internet Computer memimpin aset large cap selama sepekan terakhir dengan kenaikan market cap +39%,” tulis Santiment .

Internet Computer (ICP) Price Performance
Performa Harga Internet Computer (ICP) | Sumber: TradingView

Whitepaper Mission 70 Jelaskan Strategi Ganda untuk Kurangi Inflasi Token ICP

Tim DFINITY merilis whitepaper MISSION70 pada 13 Januari 2026. Dokumen ini menjelaskan pendekatan ganda untuk menurunkan tingkat inflasi ICP. Strateginya menggabungkan aksi dari sisi suplai dan permintaan, dengan tujuan penurunan inflasi token sebesar 70% hingga akhir tahun.

Reformasi di sisi suplai akan berkontribusi pada 44% dari total penurunan. Perubahan ini meliputi penurunan reward voting, reward node provider, pembatasan reward pool, serta memperkenalkan mekanisme modulasai maturity yang lebih sederhana.

Whitepaper ini menyoroti bahwa reward node provider saat ini jauh melampaui biaya infrastruktur dasar, sehingga masih ada ruang untuk pemangkasan tanpa mengorbankan keamanan jaringan.

“Kami memperkirakan langkah sisi suplai akan menurunkan proses pencetakan ICP dari 9,72% (Januari 2026) menjadi 5,42% (Januari 2027), atau turun 44%. DFINITY yakin target Mission 70 berupa penurunan inflasi 70% bisa terlampaui dengan gabungan upaya sisi suplai dan percepatan permintaan,” bunyi dokumen tersebut.

Sisa penurunan 26% membutuhkan peningkatan aktivitas jaringan. DFINITY berencana mendorong permintaan lewat aplikasi on-chain berbasis AI serta produk cloud engine baru.

Whitepaper tersebut memperkirakan bahwa semakin banyaknya penggunaan akan membakar lebih banyak ICP lewat biaya komputasi, sehingga bisa menciptakan tekanan deflasi pada token.

“Untuk mencapai target keseluruhan Mission 70 berupa penurunan inflasi 70% (dari 9,72% ke 2,92%), dibutuhkan tambahan dampak permintaan sebesar 26% di luar penurunan 44% dari sisi suplai. Pada level harga saat ini, diperlukan peningkatan cycle burn rate dari 0,05 XDR per detik menjadi 0,77 XDR per detik,” tambah tim tersebut.

🚨The $ICP new whitepaper shows how they plan on dropping inflation by 70% in 2026 as part of MISSION70.

📉 44% from cutting rewards
🔥 26% from more people actually using the network
Inflation goes from 9.72% → 2.92%. pic.twitter.com/gRwSg9Sefi

— ALLINCRYPTO (@RealAllinCrypto) January 14, 2026

Respons Pasar dan Data On-Chain Tunjukkan Kepercayaan Kuat

Di sisi lain, kenaikan harga ICP juga diiringi aktivitas on-chain yang menonjol. Data Nansen memperlihatkan saldo ICP di exchange turun lebih dari 58% dalam 24 jam terakhir.

Arus keluar tajam semacam ini biasanya menandakan para holder memindahkan token dari exchange, yang biasanya berkorelasi dengan penurunan tekanan jual jangka pendek.

Saldo ICP di Exchange | Sumber: Nansen

Pemanfaatan jaringan juga terus naik. Menurut Chainspect, Internet Computer memproses sekitar 90 juta transaksi dalam satu hari, menandai aktivitas harian tertinggi jaringan tersebut dalam lebih dari satu bulan.

Dari sisi teknikal, analis masih optimistis terhadap prospek ICP. Beberapa pihak melihat ada kemiripan dengan struktur harga bulan November 2025, sehingga jika momentum bertahan, aset ini bisa mencoba pergerakan naik serupa.

Anything look familiar here $ICP? pic.twitter.com/r7cch2lELj

— The Crypto Professor (@TheCryptoProfes) January 14, 2026

Ketika Internet Computer memasuki periode penting ini, pasar aset kripto akan memperhatikan apakah DFINITY benar-benar bisa menghadirkan perubahan ekonomi ini. Waktu mendatang akan membuktikan apakah reli harga ini menandakan perubahan yang bertahan lama atau hanya reaksi terhadap perkembangan yang sudah diantisipasi.

  •  

Monero (XMR) Cetak All-Time High Pasca Breakout 60%, Ini Alasannya

Monero (XMR) melesat ke rekor harga all-time high (ATH) baru pada hari Rabu (14/1), menembus level US$797 karena investor berbondong-bondong membeli aset kripto yang berfokus pada privasi. Reli ini menutup kenaikan selama sepekan yang mengangkat XMR lebih dari 50%, sehingga menjadi salah satu aset kripto dengan performa terkuat di pasar.

Kenaikan ini mengerek nilai pasar Monero di atas US$13 miliar dan sempat menempatkannya di jajaran 15 aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Volume transaksi juga melonjak karena pembeli berlomba-lomba mendapatkan eksposur.

Meningkatnya Permintaan untuk Privasi Keuangan

Pendorong utama reli ini adalah lonjakan permintaan privasi keuangan. Di berbagai pasar utama, regulator memperketat aturan KYC dan anti-pencucian uang. Hal ini membuat transaksi anonim semakin sulit dilakukan di sebagian besar blockchain.

Karena itu, semakin banyak pengguna beralih ke aset kripto yang menyembunyikan saldo wallet, jumlah transaksi, serta identitas pengirim. Monero tetap menjadi aset kripto terbesar dan paling teruji dalam kategori ini.

Monero Rekor Tertinggi Hampir US$800 pada 14 Januari | Sumber: CoinGecko

Secara paradoks, larangan dan pembatasan justru memicu reli alih-alih menghentikannya.

Pada awal pekan ini, regulator keuangan Dubai melarang exchange di Dubai International Financial Centre untuk melakukan listing atau mempromosikan privacy coin (koin privasi).

Selain itu, Uni Eropa sedang menyiapkan regulasi yang akan melarang akun kripto anonim dan token privasi mulai 2027.

Bukannya membunuh permintaan, langkah-langkah tersebut justru memicu aksi beli lebih awal. Investor ramai-ramai membeli aset privasi sebelum akses semakin terbatas.

Monero is pumping with no etf, no major exchanges, no michael saylor, no government strategic reserves

just a community of people who love freedom

— Crypto Tea (@Cryptotea) January 12, 2026


Modal Berpindah dari Zcash

Monero juga diuntungkan dari gejolak di ekosistem Zcash.

Zcash, pesaing terdekatnya di ranah privacy coin, kehilangan momentum setelah terjadi perselisihan tata kelola dan keluarnya tim pengembang inti mereka.

Saat kepercayaan memudar, trader mengalihkan modal ke Monero yang dipandang lebih terdesentralisasi dan tidak terlalu bergantung pada satu foundation.

Pergeseran ini semakin memicu breakout XMR.

The privacy coin CT told me to buy vs the privacy coin I should've bought pic.twitter.com/3wEo7vd0Cm

— wale.moca 🐳 (@waleswoosh) January 12, 2026

Monero juga berhasil melewati level resistance dalam beberapa tahun terakhir di grafik. Setelah menembus kisaran US$600–US$650, trader sistematik dan dana berbasis momentum ikut masuk ke pasar.

Minat di media sosial melonjak dan likuiditas pun meningkat. Hal ini menciptakan umpan balik pembelian yang mendorong harga mendekati US$700.

Drama CLARITY Act Dorong Reli

Debat kebijakan kripto di AS juga mungkin membantu narasi soal privasi.

Revisi CLARITY Act di Senat akan memperluas pengawasan finansial, memperkuat kewajiban pelaporan, dan memberi regulator akses lebih luas ke data transaksi di berbagai exchange dan platform DeFi.

The CLARITY Act just changed. The Senate amendment adds more SEC power, more disclosures, tighter stablecoin rules, and DeFi oversight.

Coinbase has already opposed this version ❌ pic.twitter.com/XH0RB3XN7w

— BeInCrypto (@beincrypto) January 14, 2026

Walaupun rancangan undang-undang ini tidak langsung menargetkan koin privasi, beleid itu memperkuat kekhawatiran bahwa aktivitas on-chain akan semakin mudah diawasi pemerintah.

Kondisi ini membuat aset yang menjaga privasi semakin menarik, bahkan bagi pengguna yang tidak melakukan aktivitas ilegal sekalipun.

Monero kini menghadapi resistance teknikal yang kuat di sekitar US$700. Koreksi jangka pendek kemungkinan terjadi setelah kenaikan tajam seperti ini.

Meski begitu, tren dasarnya sudah jelas. Ketika pemerintah memperketat pengawasan dan membatasi anonimitas, permintaan akan privasi keuangan terus naik. Untuk saat ini, Monero masih menjadi pihak yang paling diuntungkan di pasar.

Bagaimana pendapat Anda tentang harga XMR yang sukses torehkan rekor harga ATH baru ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Coinbase Cabut Dukungan untuk CLARITY Act usai Revisi Versi Senat

CEO Coinbase Brian Armstrong mengungkapkan pada Selasa malam bahwa perusahaannya tidak bisa lagi mendukung versi CLARITY Act yang disusun Senat AS setelah para legislator memperkenalkan perubahan besar pada struktur RUU pasar kripto (CLARITY Act) tersebut.

Ia menyampaikan bahwa draf Komite Perbankan Senat “merusak bagian-bagian penting dari struktur pasar” dan menciptakan risiko untuk saham yang ditokenisasi, DeFi, stablecoin, serta pasar kripto terbuka secara umum.

CLARITY Act Baru Saja Berubah

Coinbase menarik dukungannya hanya beberapa jam sebelum Senat dijadwalkan untuk membawa RUU tersebut ke tahap markup komite.

After reviewing the Senate Banking draft text over the last 48hrs, Coinbase unfortunately can’t support the bill as written.

There are too many issues, including:

– A defacto ban on tokenized equities
– DeFi prohibitions, giving the government unlimited access to your financial…

— Brian Armstrong (@brian_armstrong) January 14, 2026

Pada saat yang sama, terdapat laporan yang belum dikonfirmasi beredar di lingkungan Capitol Hill bahwa markup yang dijadwalkan untuk esok hari bisa saja dibatalkan setelah langkah Coinbase tersebut.

Laporan ini masih berupa rumor, namun menunjukkan risiko politik yang semakin besar seputar RUU ini.

Armstrong memaparkan ada empat kekhawatiran utama dalam pernyataannya. Pelarangan de facto terhadap saham tokenisasi berarti instrumen keuangan dan saham berbasis blockchain tidak bisa diperdagangkan secara bebas di infrastruktur aset kripto.

CEO Coinbase menilai bahwa RUU ini memperluas akses pemerintah terhadap data transaksi DeFi dengan mendorong protokol terdesentralisasi masuk ke dalam rezim Bank Secrecy Act dan anti pencucian uang.

Penting untuk dipahami bahwa perubahan terbaru memperluas kendali SEC atas pasar aset kripto. Ini berpotensi membawa masalah era Gensler kembali ke industri ini.

🚨NEW: It probably speaks to the size and influence of @coinbase on Capitol Hill that I'm hearing rumblings the markup could be pulled tomorrow after CEO @brian_armstrong announced he was withdrawing the company's support for the bill an hour ago. TO BE CLEAR: I have not…

— Eleanor Terrett (@EleanorTerrett) January 14, 2026

Terakhir, ia menyebutkan bahwa draf ini memiliki ketentuan stablecoin dan perbankan yang mengizinkan bank untuk membatasi persaingan dan mengurangi insentif murni dari dunia kripto.

Apa yang Diubah dalam Versi Senat?

Komite Perbankan Senat tidak melakukan voting pada CLARITY Act yang sudah disetujui DPR. Sebaliknya, mereka menggunakan penulisan ulang secara penuh yang dikenal sebagai “amendment in the nature of a substitute”.

Draf tersebut membuat beberapa perubahan besar dalam cara pengaturan pasar aset kripto di AS.

Berikut perbandingan sederhana mengenai apa saja yang berubah.

CLARITY Act Asli vs Penulisan Ulang oleh Senat

Coinbase merupakan crypto exchange teregulasi terbesar di Amerika Serikat dan menjadi salah satu suara paling aktif di dunia kebijakan industri ini di Washington.

Penarikan dukungan secara terbuka ini memberi sinyal pada para legislator bahwa RUU tersebut mungkin sudah tidak mendapat dukungan dari industri di momen krusial.

Hal ini penting karena Komite Perbankan Senat dan Komite Pertanian Senat memerlukan dukungan bipartisan untuk meloloskan RUU tersebut ke tahap berikutnya.

Apa Langkah Selanjutnya untuk CLARITY Act?

Senat sebelumnya diperkirakan akan memulai markup komite pekan ini, yaitu saat para pembuat undang-undang secara resmi membahas dan melakukan voting atas amandemen.

Akan tetapi, setelah pernyataan Coinbase tersebut, beberapa pihak yang dekat dengan kebijakan kini menyebut pimpinan mungkin akan menunda atau membatalkan markup guna menghindari kegagalan dukungan secara terbuka.

Untuk saat ini, RUU masih belum pasti. Namun, persaingan seputar siapa yang mengendalikan aset kripto, stablecoin, dan DeFi di Amerika Serikat jelas sudah memasuki tahap yang paling rapuh sejauh ini.

Bagaimana pendapat Anda tentang Coinbase yang menarik dukungan untuk CLARITY Act ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

SEC Tutup Investigasi Zcash Foundation, ZEC Langsung “to the Moon”

SEC telah menyelesaikan investigasinya atas Zcash Foundation dan memberitahukan kepada organisasi nirlaba tersebut bahwa mereka tidak berniat merekomendasikan tindakan penegakan hukum atau perubahan regulasi lain terkait kasus tersebut.

Keputusan ini menghapus ketidakpastian hukum yang telah membayangi Zcash selama lebih dari dua tahun.

Investigasi Selama Dua Tahun Berakhir

ZEC sontak meroket menyusul kabar ini. Token ini parkir di kisaran US$440, naik sekitar 13% dalam sehari, dengan volume tinggi karena para trader memperhitungkan risiko regulasi yang lebih rendah.

Namun, reli ini juga terjadi setelah beberapa hari gejolak tata kelola internal di ekosistem Zcash yang sebelumnya sempat menekan harga token secara tajam.

We are pleased to announce that the SEC has concluded its review and informed us that it does not intend to recommend any enforcement action or other changes against Zcash Foundation regarding this matter. https://t.co/zjxfh3mmst

— Zcash Foundation 🛡️ (@ZcashFoundation) January 14, 2026


SEC pertama kali menargetkan Zcash Foundation pada Agustus 2023, ketika lembaga tersebut menerbitkan subpoena resmi dalam penyelidikan luas bertajuk “Certain Crypto Asset Offerings”.

Dalam penyelidikan itu, SEC meminta informasi terkait apakah pendanaan, tata kelola, atau distribusi token yang berhubungan dengan Zcash dapat dikategorikan sebagai sekuritas menurut hukum AS.

Seperti banyak penyelidikan kripto pada periode tersebut, fokus utama adalah apakah ada bagian dari proyek yang menyerupai penawaran sekuritas tidak terdaftar. Desain Zcash yang berfokus pada privasi, serta keberadaan yayasan berbasis di AS, membuat proyek ini berada di bawah pengawasan ekstra.

Kini, lebih dari dua tahun kemudian, SEC menutup kasus tersebut tanpa merekomendasikan dakwaan, denda, maupun perubahan kepatuhan.

Harga Zcash Reli Setelah Dapat Persetujuan Regulasi | Sumber: CoinGecko


Kisruh Governance Melanda Zcash

Sementara kasus regulasi berjalan secara senyap, Zcash justru menghadapi krisis internal anyar bulan ini.

Pekan lalu, seluruh tim pengembang inti Electric Coin Company (ECC) mengundurkan diri setelah konflik terbuka dengan Bootstrap Foundation, entitas yang mengawasi tata kelola Zcash.

Pimpinan ECC menuduh dewan pengawas memberlakukan perubahan ketenagakerjaan dan tata kelola yang membuat pengembangan berkelanjutan menjadi tidak mungkin. Mereka menyebut situasi tersebut sebagai constructive discharge dan menyatakan akan tetap mengembangkan teknologi privasi di luar struktur yang ada saat ini.

Kabar ini memicu aksi jual brutal, dan ZEC anjlok lebih dari 20% dalam hitungan hari. Sebab, investor khawatir akan runtuhnya kepemimpinan protokol.

Sejak saat itu, para stakeholder Zcash berupaya menegaskan bahwa blockchain Zcash tetap terdesentralisasi dan beroperasi normal.

Tim juga disebut tengah melakukan restrukturisasi sebagai startup guna mempercepat skalabilitas jaringan. Pengembang independen, operator node, dan miner masih terus menjalankan jaringan.

We are all in on Zcash.
We need to scale Zcash to billions of users.
Startups can scale, but nonprofits can't.
That's why we created a new Zcash startup.https://t.co/ZurjfTxnPi pic.twitter.com/ksnwLewpPp

— Josh Swihart 🛡 (@jswihart) January 8, 2026

Di saat yang sama, keputusan SEC menghapus ancaman regulasi terbesar yang tersisa bagi proyek ini.

Kombinasi antara kejelasan regulasi dan stabilisasi internal inilah yang rupanya menggeser sentimen pasar kembali ke arah positif.

Bagaimana pendapat Anda tentang reli harga Zcash (ZEC) usai rampungnya investigasi oleh SEC ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

US$4.000 Kini Dalam Permainan untuk Harga Ethereum saat Metode Jaringan Kunci Menguat

Setelah breakout di atas level US$3.300, harga Ethereum sekarang sedang menguji zona teknikal yang bisa menentukan apakah pasar siap reli menuju US$4.000 atau justru kembali terkoreksi lagi.

Sementara itu, metrik kunci menunjukkan harapan baru untuk 2026, yang memperkuat peluang pergerakan menuju US$4.000.

Ethereum Uji Resistance Kunci US$3.450 saat US$4.000 Jadi Fokus

Harga Ethereum telah melewati rintangan penting setelah naik di atas US$3.300, namun sekarang menghadapi ujian penting, yaitu harus merebut kembali level US$3.450. Menurut analis Ted Pillows, jika hal itu terjadi, jalan menuju US$4.000 bisa terbuka lebar.

“ETH telah breakout di atas level US$3.300. Ethereum perlu kembali ke level US$3.450, dan reli cepat ke level US$4.000 bisa saja terjadi,” tulis Pillows.

Tapi, reli ini belum pasti terjadi, karena penolakan dari zona resistance US$3.450 bisa saja membatalkan potensi reli tersebut.

Ethereum (ETH) Price Performance
Performa Harga Ethereum (ETH) | Sumber: TradingView

Yang membuat situasi ini berbeda dari upaya sebelumnya adalah kondisi yang terjadi di balik layar. Walaupun harga masih stabil, aktivitas on-chain Ethereum justru meningkat pesat, bahkan jarang terjadi sebelumnya.

Data yang dibagikan BMNR Bulls menunjukkan Ethereum mencatat 393.600 wallet baru dalam satu hari, menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Dalam seminggu terakhir, rata-rata pembuatan wallet baru sekitar 327.000 per hari, sehingga jumlah wallet ETH yang aktif mencapai level tertinggi baru. Menurut BMNR Bulls, pertumbuhan ini bukan didorong oleh spekulasi harga saja.

“Ini bukan spekulasi yang didorong oleh harga,” tulis pernyataan tersebut. “Ini terjadi karena biaya transaksi lebih rendah setelah Fusaka, aktivitas settle stablecoin tertinggi, serta pengguna riil yang mulai masuk ke aplikasi, pembayaran, dan DeFi.”

Ethereum Network Growth and Total Amount of Holders
Pertumbuhan Jaringan Ethereum dan Jumlah Holder | Sumber: CryptoQuant

Aktivitas Jaringan Ethereum Catat Rekor Tertinggi meski Harga Bergerak Sideways

Peningkatan adopsi itu terlihat jelas di data transaksi jaringan. Peneliti jaringan Joseph Young menyampaikan bahwa jumlah pengguna aktif mingguan di Ethereum telah mencapai rekor baru, dengan 889.300 pengguna yang aktif memakai jaringan setiap minggunya.

Ethereum Transacting Users
Pengguna Transaksi Ethereum | Sumber: Artemis

Dia menyebut pertumbuhan ini terjadi karena dominasi Ethereum di sektor stablecoin, DeFi, dan platform trading seperti Uniswap.

“…setelah Fusaka, ethereum mampu scaling dengan SANGAT efektif,” lanjutnya.

Analis Leon Waidmann juga mencatat bahwa volume transaksi di seluruh ekosistem Ethereum masih terus tumbuh.

Number of transactions processed across the ETH ecosystem keeps trending higher! 📈

Overall activity remains on a steady growth trajectory, with new all-time highs being set consistently over the past couple of months.

January is starting a bit slower so far, but the bigger… pic.twitter.com/BkT2QroVNE

— Leon Waidmann 🔥 (@LeonWaidmann) January 14, 2026

Sementara itu, analis teknikal seperti Kyle Doops, menyoroti adanya perbedaan yang makin besar antara harga dan fundamental.

“Harga cenderung tenang. Tapi jaringan tidaklah demikian,” ujar dia, sambil menyoroti rekor pembuatan wallet baru, jumlah transaksi yang naik, dan staking ETH yang juga mencapai rekor tertinggi. Menurut Doops, ketidaksesuaian ini “patut diperhatikan seiring Januari berjalan.”

Pemain besar juga sedang bergerak. Data on-chain dari Onchain Lens menunjukkan bahwa wallet whale “pension-usdt.eth” baru saja menutup posisi long ETH dengan leverage. Dari aksi ini, mereka mengantongi profit US$4,72 juta.

Secara keseluruhan, wallet tersebut telah menghasilkan sekitar US$27 juta profit dari ETH, yang menunjukkan besarnya modal yang sedang ikut dalam reli Ethereum belakangan ini.

The whale "pension-usdt.eth" has completely closed its $ETH (3x) long position, making a profit of $4.72M.

Overall, he has made ~$27M.https://t.co/4bHeKskbfz https://t.co/d6Nb8L8JQU pic.twitter.com/LVw8SzrlZO

— Onchain Lens (@OnchainLens) January 14, 2026

Sementara itu, institusi juga makin optimistis. Standard Chartered, seperti yang disampaikan oleh Walter Bloomberg, menyatakan bahwa prospek Ethereum semakin membaik dan aset ini berpotensi mengungguli Bitcoin.

Bank tersebut menyoroti kepemimpinan Ethereum di bidang stablecoin, aset dunia nyata, serta DeFi, ditambah lagi throughput jaringan yang terus meningkat dan peluang kepastian regulasi di Amerika Serikat. Menurut Standard Chartered, Ethereum diprediksi bisa tembus US$7.500 tahun ini dan mencapai US$30.000 pada 2029.

Dengan adopsi, aktivitas, dan minat institusi yang semakin meningkat, ujian Ethereum di level US$3.450 bisa menjadi penentu untuk pergerakan harga jangka pendek, serta apakah US$4.000 akan segera tercapai dalam waktu dekat atau tidak.

  •  

3 Katalis yang Bisa Picu Pemulihan Pasar Kripto Lebih Luas pada 2026

Likuiditas pasar kripto menjadi tidak merata sepanjang 2025, menurut market maker Wintermute. Modal investor terkonsentrasi pada sekelompok kecil token, sementara sebagian besar pasar kesulitan mendapatkan traksi yang berarti.

Seiring pasar kripto mulai menjauh dari pola siklus klasik sebelumnya, Wintermute mengidentifikasi tiga perkembangan kunci yang diyakini dapat membuka jalan bagi pemulihan pasar yang lebih luas pada 2026.

Likuiditas Kripto Jadi Sangat Terkonsentrasi pada 2025

Dalam ulasan pasar OTC aset digital 2025, Wintermute menyoroti bahwa tahun ini menguji banyak asumsi lama dari pasar aset kripto. Laporan ini juga mengungkap perubahan besar dalam cara likuiditas bergerak di seluruh sektor.

Pada umumnya, di pasar kripto, modal mengalir secara siklikal, dimulai dengan Bitcoin sebagai pintu utama likuiditas, lalu beralih ke Ethereum setelah momentum Bitcoin mulai melambat.

Kemudian, modal biasanya masuk ke altcoin berkapitalisasi besar dan selanjutnya altcoin berkapitalisasi lebih kecil seiring meningkatnya selera risiko. Tapi, hal ini tidak terjadi di 2025.

Perusahaan market making tersebut menemukan bahwa aktivitas trading sepanjang 2025 lebih banyak terfokus pada Bitcoin dan Ethereum, bersama segelintir token berkapitalisasi besar. Akibatnya, likuiditas pun semakin berat di bagian atas, dengan modal menumpuk pada aset utama dan tidak menyebar ke seluruh pasar secara merata.

“Modal tidak lagi tersebar secara luas ke seluruh pasar. Sebaliknya, likuiditas justru semakin terkonsentrasi dan tidak merata, sehingga menyebabkan perbedaan semakin besar pada imbal hasil dan aktivitas pasar,” ujar laporan itu.

Changing Liquidity Dynamics in 2025
Dinamika Perubahan Likuiditas di 2025 | Sumber: Wintermute

Dinamika Likuiditas Berubah pada 2025

Menurut laporan tersebut, perubahan ini didorong oleh exchange-traded fund (ETF) dan digital asset treasuries (DAT). Sampai baru-baru ini, stablecoin dan investasi langsung menjadi jalur utama masuknya modal ke pasar kripto.

“Tapi, ETF dan DAT secara struktural telah mengubah cara likuiditas disalurkan ke dalam ekosistem,” papar Wintermute. “Seperti yang telah disebutkan, mandat mereka mulai diperluas dan memungkinkan paparan tidak hanya pada BTC dan ETH, tapi juga pada token besar lainnya; meski begitu, proses ini berjalan perlahan sehingga dampaknya bagi pasar altcoin akan membutuhkan waktu untuk terlihat.”

Hasilnya adalah penyempitan jangkauan pasar dan perbedaan return yang semakin lebar. Ini menandakan penempatan modal yang lebih terarah, bukan rotasi pasar secara menyeluruh. Tren ini tampak jelas pada performa sektor altcoin dan meme coin.

Reli Altcoin Semakin Pendek, Meme Coin Kehilangan Daya Dorong

Laporan tersebut menyoroti bahwa lama reli di pasar altcoin kini jauh lebih singkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Di antara 2022 hingga 2024, reli altcoin biasanya bertahan selama 45 sampai 60 hari.

Sebaliknya, pada 2025 terjadi penurunan tajam dalam lama reli, di mana median ketahanannya hanya sekitar 20 hari. Penurunan ini terjadi meski terus muncul tema baru, seperti peluncuran meme coin, perpetual DEX, dan narasi x402.

“Narasi-narasi ini memang memicu lonjakan aktivitas sesaat, tapi gagal berkembang menjadi reli pasar yang bertahan lama. Hal ini mencerminkan kondisi ekonomi makro yang tidak stabil, kejenuhan pasar setelah lonjakan tahun lalu, dan likuiditas altcoin yang belum cukup kuat untuk membawa narasi melebihi tahap awalnya. Inilah yang membuat reli altcoin terasa seperti trading taktis, bukan tren keyakinan tinggi,” terang laporan tersebut.

Wintermute juga turut menyoroti performa meme coin selama 2025. Laporan menemukan bahwa kapitalisasi pasar meme coin secara agregat turun drastis setelah kuartal pertama. Selain itu, kapitalisasi pasar pun gagal kembali ke level support penting. Meski sempat ada lonjakan aktivitas secara singkat, hal tersebut tidak mampu membalikkan tren pelemahan secara menyeluruh.

Laporan ini menyebut episode volatilitas yang berlangsung singkat, seperti persaingan antara peluncuran meme coin Pump.fun dan LetsBonk pada Juli, sebagai contoh minat trading lokal yang tidak berkembang menjadi pemulihan pasar secara berkelanjutan.

Wintermute Paparkan Tiga Skenario Pemulihan Pasar pada 2026

Wintermute menegaskan bahwa pembalikan dinamika pasar tahun 2025 kemungkinan membutuhkan setidaknya satu dari tiga perkembangan berikut:

  • Paparan institusi yang lebih luas: Sebagian besar likuiditas baru pasar kripto masuk melalui ETF dan digital asset treasuries, tapi masih sangat terpusat. Pemulihan pasar yang lebih luas butuh “perluasan cakupan investasi mereka.”
  • Penguatan aset utama: Reli kuat pada Bitcoin atau Ethereum bisa menciptakan efek kekayaan. Tapi, seberapa besar modal akan berotasi ke pasar yang lebih luas masih belum jelas.
  • Kembalinya perhatian investor ritel: Pergeseran minat ritel dari saham ke kripto bisa membawa aliran modal baru. Meski begitu, Wintermute menilai skenario ini kurang mungkin terjadi.

Menurut laporan, hasil pada 2026 akan sangat bergantung apakah salah satu pemicu tersebut cukup kuat untuk memperluas likuiditas ke luar aset utama.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 katalis yang bisa picu pemulihan pasar kripto pada 2026 di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Harga Monero (XMR) Naik Melawan Tekanan Saat Satu Metrik Turun — Apakah US$880 Masih Mungkin?

Monero sedang mengalami reli yang sangat kuat. Harga XMR naik hampir 56% dalam tujuh hari terakhir, dan meskipun sudah sedikit koreksi, masih naik sekitar 2,7% dalam 24 jam terakhir. Saat ini harga XMR berada hanya 1–2% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa dekat US$721.

Jika kita lihat dalam jangka waktu lebih panjang, pergerakan ini terlihat makin impresif. Dalam tiga bulan terakhir, Monero telah naik sekitar 120%. Tren jelas naik, tapi pertanyaan utama sekarang sederhana saja. Apakah akan ada jeda sebelum kembali mencoba rekor tertinggi, ataukah “gravitasi” pasar mulai berperan lagi?

Harga XMR Melawan Gravitasi, tapi Modal Besar Nampaknya Berhenti

Pada grafik 12 jam, reli Monero terlihat agresif dan sangat rapi. XMR telah memperlihatkan rangkaian panjang candle hijau yang kuat, mengantarkan harga langsung menuju wilayah rekor tertinggi. Beginilah bentuk kekuatan harga saat penjual kesulitan memperlambat momentum.

Tapi harga hanyalah salah satu sisi cerita. Chaikin Money Flow, atau CMF, memberikan sudut pandang penting lainnya. CMF melacak apakah dana besar mengalir masuk atau keluar dari sebuah aset dengan mengombinasikan data harga dan volume. CMF yang naik mengindikasikan modal besar sedang aktif membeli. CMF yang datar atau turun memberi sinyal untuk lebih berhati-hati.

Saat ini, CMF tidak naik seagresif harga, jika kita menghitung periode awal November hingga 12 Januari. Grafiknya masih bertahan di bawah level 0,38, yang menjadi batas penting. Ini bukan berarti pemain besar sedang menjual. Artinya, mereka sekadar tidak ikut “mengejar” harga. Jika CMF mendatar saat reli tajam, itu seringkali isyarat modal besar sedang menunggu entry yang lebih baik atau konfirmasi yang lebih jelas.

XMR Price Move
Pergerakan Harga XMR | Sumber: TradingView

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar pada Newsletter Harian Editor Harsh Notariya tentang Kripto di sini.

Inilah ketegangan utamanya: harga bergerak naik melawan “gravitasi”, namun modal besar justru nampak hanya mengamati, bukan mempercepat. Selama CMF masih bertahan di dekat garis tren horizontal dan tidak turun tajam, tren naik masih utuh. Tapi agar reli ini bisa berlanjut dengan kuat, CMF perlu menembus 0,38 dan menunjukkan masuknya dana baru.

Sentimen Mengikuti Gravitasi saat Tekanan Beli Mulai Mendingin

Sementara harga XMR terus menanjak, salah satu metrik internal justru jelas mengalami penurunan. Skor sentimen positif Monero turun tajam, dari sekitar 102 menjadi 29 dalam waktu sekitar 24 jam, atau turun sekitar 72%. Sentimen positif mengukur seberapa optimistis pelaku pasar berdasar data sosial dan perilaku. Penurunan tajam menunjukkan antusiasme yang mulai mereda.

Sejarah menunjukkan ini layak untuk diperhatikan. Pada 9 November, sentimen positif sempat membuat puncak lokal di kisaran 62. Di waktu yang sama, harga Monero mencapai puncak sekitar US$440. Dalam dua minggu berikutnya, sentimen turun ke sekitar 15, dan harga XMR ikut turun ke sekitar US$324. Penurunan itu mencapai 26%.

Sentiment Collapses
Sentimen Anjlok | Sumber: Santiment

Saat ini keadaannya memang berbeda, tapi peringatannya mirip. Penurunan sentimen sekarang memang tajam, namun belum membentuk “low” baru. Risiko bakal meningkat jika sentimen turun di bawah 14, apalagi jika menembus angka 11. Untuk sekarang, ini lebih mirip penurunan sementara daripada benar-benar jatuh.

Data exchange spot juga memperkuat pandangan itu. Pada 13 Januari, sekitar US$5,77 juta XMR keluar dari exchange, tanda tekanan beli yang kuat. Tapi di 14 Januari, angka itu turun menjadi sekitar US$751.000, turun 87%. Hal ini mengindikasikan pembeli memang menahan diri saat sentimen mendingin. Tekanan jual belum melonjak, namun permintaan memang melambat.

XMR Buying Slows Down
Pembelian XMR Melambat | Sumber: Coinglass

Sederhananya, optimisme mulai mendingin dan pembeli sedang jeda.

US$880 Menang atau Gravity: Level Harga XMR yang Menentukan

Dengan harga yang tetap kuat, tapi sinyal internal yang campuran, level-level kunci kini semakin penting. Level pertama yang harus diawasi adalah zona rekor tertinggi US$721. Jika harga berhasil menembus dan bertahan stabil di atas zona tersebut, itu memberi sinyal pembeli masih memegang kendali.

Jika CMF mulai naik kembali, sentimen stabil, dan arus keluar spot meningkat lagi, target teknikal berikutnya berada di sekitar US$880. Dari level sekarang, itu setara potensi naik sekitar 25%. Dalam skenario itu, pembicaraan soal harga XMR sampai empat digit pun tidak lagi terasa mustahil.

XMR Price Analysis
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Skenario risiko juga sama jelasnya. Jika CMF berbalik arah bukannya breakout ke atas, sentimen turun di bawah 14, dan pembelian spot terus melemah, maka tekanan jual akan semakin berat. Dalam situasi ini, US$590 menjadi batas utama untuk harga Monero. Jika tetap bertahan di atas US$590, tren naik secara keseluruhan masih terjaga dan bisa terjadi konsolidasi. Tapi jika turun di bawah level itu, risiko koreksi yang lebih dalam akan meningkat, mirip dengan koreksi-koreksi sebelumnya.

Saat ini, Monero masih unggul. Harganya kuat, strukturnya masih solid, dan penjual tetap terkendali. Tapi, tekanan jual sudah mulai terasa. Apakah XMR akan naik ke US$880 berikutnya, hanya bergantung pada satu hal. Apakah modal dan keyakinan akan kembali?

  •  

3 Altcoin Incaran Crypto Whale saat Market Pump

Market pump alias reli pasar kripto kian mendulang momentum menyusul data inflasi Amerika Serikat keluar dengan angka yang stabil. Consumer Price Index (CPI) Desember naik 2,7% secara tahunan, sejalan dengan ekspektasi dan tetap memancarkan tren pendinginan inflasi. Kondisi ini pun meredakan tekanan terhadap pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat serta meningkatkan sentimen risk-on di berbagai pasar. Sejumlah crypto whale pun mulai mengambil posisi.

Meski demikian, pergerakan whale terpantau terukur, bukan euforia. Alih-alih mengejar reli secara agresif, para holder besar justru terlihat menambah eksposur pada tiga token tertentu sambil mencermati level teknikal kunci. Sikap ini mencerminkan persiapan yang matang, bukan pengambilan risiko secara membabi buta.

Dogecoin (DOGE)

Dogecoin kembali menarik minat crypto whale seiring pasar yang terus bergerak naik. Dalam 24 jam terakhir, DOGE menguat sekitar 5,9%, memperpanjang kenaikan 30 harinya menjadi kurang lebih 7,6%. Pergerakan ini memang terbilang moderat, namun terjadi di titik teknikal yang penting.

Data on-chain menunjukkan crypto whale yang memegang antara 10 juta hingga 100 juta DOGE meningkatkan eksposur mereka selama pergerakan ini. Dalam satu hari terakhir, kelompok ini menaikkan kepemilikan dari 17,60 miliar DOGE menjadi 17,76 miliar DOGE, atau menambah sekitar 160 juta token, setara dengan kurang lebih US$23,5 juta dalam bentuk akumulasi.

Dogecoin Whales
Whale Dogecoin | Sumber: Santiment

Grafik harga membantu menjelaskan mengapa whale mulai masuk saat ini. Pada time frame harian, Dogecoin baru saja berhasil merebut kembali exponential moving average (EMA) 20 hari dan 50 hari. EMA memberikan bobot lebih besar pada harga terbaru dan kerap digunakan untuk mengidentifikasi perubahan tren sejak dini.

Konfigurasi ini penting karena terakhir kali DOGE merebut kembali EMA 20 hari lalu EMA 50 hari dalam urutan yang sama terjadi pada awal Juli. Saat itu, pergerakan tersebut diikuti reli sekitar 73%, sekaligus ditandai dengan bullish crossover, yakni EMA 20 hari melintas ke atas EMA 50 hari.

Saat ini, EMA 20 hari kembali mendekati EMA 50 hari, membuka peluang terjadinya bullish crossover berikutnya.

Dari posisi sekarang, level pertama yang kemungkinan diperhatikan whale adalah US$0,154, sekitar 4,6% di atas harga saat ini. Penembusan bersih di atas area tersebut akan membawa EMA 100 hari dan EMA 200 hari sebagai resistance berikutnya. Jika level-level ini berhasil ditembus, itu akan menandai pergeseran tren yang lebih bermakna, bukan sekadar pantulan singkat, dan bahkan bisa membuka jalan bagi DOGE untuk merebut kembali US$0,209.

DOGE Price Analysis
Analisis Harga DOGE | Sumber: TradingView

Sebaliknya, jika DOGE kembali kehilangan EMA 20 hari dan 50 hari, sentimen bullish akan melemah dan harga berpotensi tertekan hingga ke area US$0,115.

Chainlink (LINK)

Chainlink mencatat arus masuk whale yang berkelanjutan untuk hari kedua berturut-turut. Meski kepemilikan sempat turun tipis antara 12 dan 13 Januari, reli pasar kripto memicu minat baru. Harga LINK naik hampir 6% dalam 24 jam terakhir, dengan harga kini menguji zona resistance teknikal penting setelah koreksi yang relatif terkendali.

Data on-chain memperlihatkan crypto whale mulai kembali secara perlahan. Dalam satu hari terakhir, kepemilikan whale meningkat dari 503,20 juta LINK menjadi 503,42 juta LINK, atau bertambah sekitar 220.000 LINK. Dengan harga saat ini, angka tersebut setara dengan sekitar US$3,1 juta dalam bentuk akumulasi baru. Meski skalanya lebih kecil dibanding fase buy the dip agresif, timing-nya cukup signifikan.

Chainlink Whales
Whale Chainlink | Sumber: Santiment

Grafik harga menjelaskan mengapa whale mulai mengambil posisi di area ini. Pada awal bulan, LINK terkoreksi setelah muncul peringatan momentum. Antara 9 Desember hingga 6 Januari, harga membentuk lower high, sementara Relative Strength Index (RSI) justru mencetak higher high. RSI mengukur momentum dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga terbaru. Ketidaksinkronan ini menandakan momentum melemah dan mendorong terjadinya koreksi.

Kini, koreksi tersebut terlihat lebih konstruktif ketimbang bearish. Pergerakan harga selama fase koreksi membentuk bagian handle dari pola cup and handle, dan LINK kini menekan area neckline.

Untuk mengonfirmasi pola ini, LINK membutuhkan penutupan harian di atas US$14,10, diikuti kekuatan lanjutan di atas US$15,04. Jika tercapai, proyeksi pola mengarah ke US$17,62, sekitar 25% di atas harga saat ini. Potensi inilah yang tampaknya mendorong whale kembali masuk meski harga sudah naik.

  • Baca Juga:
Analisis Harga LINK | Sumber: TradingView

Di sisi bawah, penurunan di bawah US$12,97 akan melemahkan struktur ini, sementara penembusan di bawah US$11,73 akan membatalkannya sepenuhnya.

Uniswap (UNI)

Uniswap mencatat akumulasi crypto whale yang lebih berhati-hati saat harga mendekati level teknikal penting. UNI naik sekitar 5,5% dalam 24 jam terakhir, namun perilaku whale menunjukkan pendekatan yang terukur, bukan aksi mengejar harga secara agresif.

Sejak 13 Januari, whale meningkatkan kepemilikan UNI dari 549,37 juta menjadi 549,57 juta token, atau menambah sekitar 200.000 UNI. Dengan harga saat ini, akumulasi tersebut setara dengan sekitar US$1,1 juta.

UNI Whales
Whale UNI | Sumber: Santiment

Grafik harga menjelaskan sikap hati-hati ini. Uniswap saat ini berada tepat di bawah EMA 20 hari.

Secara historis, perebutan kembali EMA 20 hari kerap menjadi momen penting bagi UNI:

  1. Pada 8 November, merebut EMA ini menghasilkan reli sebesar 76%.
  2. Pada 20 Desember, merebut EMA ini memicu pergerakan sebesar 24%.
  3. Pada 3 Januari, merebut EMA ini secara singkat mendorong kenaikan 13%.

Para whale nampaknya mulai mengambil posisi lebih awal, namun masih menunggu konfirmasi. Penutupan harian di atas EMA 20 hari, kemudian diikuti dorongan menuju EMA 50 hari, akan memperkuat skenario bullish. Di atasnya, level resistance kunci berada di US$5,98 lalu US$6,57, dan bisa saja menyentuh US$8,13 jika kondisi pasar tetap mendukung.

Uniswap Price Analysis
Analisis Harga Uniswap | TradingView

Jika upaya merebut EMA gagal, risiko drop masih ada. Apabila kehilangan US$5,28, setup akan melemah dan bisa saja menekan harga ke US$4,74 dalam jangka pendek.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi untuk ketiga altcoin incaran crypto whale kala market pump ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

XRP Turun Menuju US$2 saat Sinyal Oversold Mengindikasikan Reli Pemulihan

Harga XRP mengalami koreksi tajam dalam beberapa sesi terakhir, sehingga memicu gelombang panic selling di pasar. Penurunan ini semakin memperkuat sentimen bearish karena investor buru-buru membatasi kerugian mereka.

Meskipun begitu, aksi jual agresif ini telah mendorong XRP masuk ke wilayah oversold, yaitu kondisi yang sering menarik pembeli saat harga turun tajam untuk mencari peluang pemulihan jangka pendek.

Holder XRP Jual untuk Mencegah Kerugian

Data arus volume untung-rugi on-chain memperlihatkan bahwa kerugian mendominasi aktivitas trading XRP selama 20 hari terakhir. Banyak investor awalnya menjual saat harga sempat naik sebentar, dengan harapan keluar dari posisi mereka mendekati titik impas. Tapi, saat tren penurunan terus berlanjut, tekanan jual pun semakin meningkat demi menghindari kerugian lebih dalam.

Dalam satu minggu terakhir, aksi jual akibat kerugian bahkan semakin cepat. Sebagian besar transfer XRP berlangsung di bawah harga beli para investor, menggambarkan ketakutan, bukan reposisi strategi. Secara historis, kondisi seperti ini menandakan fase kapitulasi, di mana investor dengan kekuatan lemah keluar dari pasar, dan itu nampaknya sedang terjadi pada XRP saat ini.

Mau mendapatkan insight token seperti ini? Daftarkan diri Anda ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

XRP Profit/Loss Transaction Volume
Volume Transaksi Untung/Rugi XRP | Sumber: Santiment

Money Flow Index, indikator yang memantau tekanan beli dan jual berdasarkan harga dan volume, kini telah masuk ke level oversold dalam 24 jam terakhir. Sinyal ini menunjukkan intensitas jual bisa jadi sudah mendekati titik jenuh.

Bacaan oversold yang serupa di masa lalu sempat menciptakan peluang masuk secara taktis bagi pembeli. Saat panic selling mencapai puncaknya, biasanya pelaku pasar yang mencari nilai akan segera masuk dan menambah akumulasi. Walau hal ini tidak menjamin akan terjadi pembalikan tren XRP, namun kondisi ini sering mendukung adanya pantulan harga jangka pendek karena tekanan pasokan mulai mereda dan permintaan menjadi lebih stabil.

XRP MFI
XRP Money Flow Index (MFI) | Sumber: TradingView

Harga XRP Dapat Pulih dari Kerugian Terbaru

Pada waktu publikasi, XRP bergerak di kisaran US$2,14 dengan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan jangka pendek. Level Fibonacci retracement yang ditarik dari swing high ke swing low terbaru memberikan zona referensi penting. Struktur saat ini menandakan pembeli sedang berusaha mengambil alih kendali setelah muncul sinyal oversold.

Altcoin ini sudah berhasil membentuk support di atas level Fibonacci 23,6%. Jika zona ini bertahan, maka peluang pemulihan bisa semakin menguat. Perubahan tren ke bullish akan terkonfirmasi jika XRP mampu menjadikan level Fibonacci 61,8% di sekitar US$2,27 sebagai support baru. Jika tercapai, target selanjutnya terbuka ke US$2,41 yang dapat membantu mengembalikan kerugian harga belakangan ini.

XRP Price Analysis.
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Risiko penurunan tetap ada jika support melemah. Jika XRP gagal bertahan di level Fibonacci 23,6%, maka harga berisiko mengalami tekanan jual lanjutan. Dalam situasi seperti itu, harga bisa turun ke US$2,03. Kehilangan area ini kemungkinan bikin XRP menembus support psikologis US$2,00, sehingga penurunan akan makin dalam dan peluang skenario bullish pun bisa batal terjadi.

  •  

Trader Memecoin Ubah US$85 ke US$ 150.000 Berkat Koin Cina

Dunia aset kripto kembali di hebohkan oleh kisah sukses fenomenal yang melibatkan keberuntungan luar biasa dan ketepatan waktu. Seorang trader memecoin anonim di laporkan berhasil mencetak keuntungan fantastis hingga lebih dari 1.700 kali lipat hanya dalam waktu 11 hari.

Dengan modal awal yang sangat minim, investor ini membuktikan bahwa ekosistem koin “micin” masih menjadi ladang keuntungan bagi mereka yang berani mengambil risiko tinggi.

Modal Kecil, Hasil Raksasa

Berdasarkan data on-chain dari Lookonchain, trader dengan alamat dompet 0xf380 ini awalnya hanya mengeluarkan 0,1 BNB atau sekitar US$85 (sekitar Rp1,3 juta) untuk membeli token bernama “我踏马来了” (I’m So Rich). Token ini merupakan salah satu memecoin asal Tiongkok yang baru saja di luncurkan di jaringan BNB Chain.

Performa Harga Memecoin

Saat pembelian di lakukan, token tersebut hampir tidak memiliki riwayat transaksi dan kapitalisasi pasarnya sangat kecil. Namun, berkat narasi viral di komunitas kripto Tiongkok dan spekulasi yang masif, harga token tersebut meroket tajam dalam waktu singkat.

Strategi “Take Profit” Yang Cerdas

Hanya dalam 11 hari sejak pembelian, nilai aset trader tersebut membengkak menjadi hampir US$146.600 atau sekitar Rp2,3 miliar. Alih-alih memegang seluruh asetnya (HODL), sang trader melakukan langkah pengamanan modal. Ia menjual 1,53 juta token dan mengantongi keuntungan tunai sebesar 34,88 BNB (setara US$31.500).

Hingga saat ini, dompet tersebut diketahui masih menyimpan sisa 4,72 juta token yang bernilai sekitar US$115.000. Total keuntungan gabungan antara saldo yang sudah di jual dan sisa aset mencapai angka yang mencengangkan bagi ukuran modal “uang jajan”.

Peringatan Risiko Bagi Investor

Meskipun kisah trader memecoin ini menginspirasi banyak orang, para analis mengingatkan bahwa kasus seperti ini adalah pengecualian, bukan aturan umum. Lonjakan harga memecoin sering kali dipicu oleh manipulasi pasar atau tren sesaat yang cepat hilang. Sebagian besar investor justru sering kehilangan modal mereka karena volatilitas yang ekstrem atau risiko rug pull.

Keberhasilan trader ini menunjukkan bahwa di tengah gejolak pasar 2026, peluang besar tetap ada, namun manajemen risiko tetap menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam euforia yang merugikan.

Bagaimana pendapat Anda tentang trader memecoin yang mendadak jadi miliarder di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  
❌