Normal view

ARK Invest Cathie Wood Buat Prediksi Berani untuk Bitcoin dan Nvidia

22 January 2026 at 03:55

ARK Invest milik Cathie Wood memberikan salah satu pandangan jangka panjang paling jelasnya mengenai Bitcoin dan Nvidia, dua aset yang mendefinisikan siklus pasar 2024–2025. Laporan terbaru perusahaan, Big Ideas 2026, memprediksi bahwa kapitalisasi pasar Bitcoin akan naik hingga 700% dalam empat tahun ke depan.

ARK juga meramal dominasi Nvidia di perangkat keras AI akan menghadapi tekanan yang semakin besar dari para pesaingnya.

Harga Bitcoin Akan Capai US$800.000?

ARK berpendapat bahwa perilaku Bitcoin berubah secara signifikan pada tahun 2025. Penurunan harganya lebih kecil, volatilitas menurun, dan imbal hasil yang sudah disesuaikan dengan risiko membaik dibandingkan siklus-siklus sebelumnya.

Pergerakan Harga Bitcoin pada Peristiwa-Penting di 2025 | Sumber: ARK Invest

Diukur menggunakan Sharpe Ratio, Bitcoin mampu mengungguli Ethereum, Solana, serta CoinDesk 10 Index dalam berbagai rentang waktu. Pergeseran ini mendukung pandangan ARK bahwa Bitcoin kian berperilaku seperti aset safe haven, bukan murni spekulatif saja.

Akibatnya, ARK memprediksi Bitcoin akan mendominasi pasar aset kripto yang berkembang pesat. Perusahaan ini menerawang total kapitalisasi pasar aset kripto bisa menyentuh US$28 triliun pada 2030, dengan laju pertumbuhan sekitar 61% per tahun.

Yang tak kalah penting, ARK yakin Bitcoin dapat mengambil porsi 70% dari total pasar tersebut. Sehingga kapitalisasi pasarnya bisa mencapai sekitar US$16 triliun pada akhir dekade ini.

Prediksi Kapitalisasi Pasar Kripto 2030 | Sumber: ARK Invest

Merujuk pada proyeksi suplai yang ada saat ini, hal itu berarti harga Bitcoin sekitar US$800.000 per koin. Nilai itu hampir sembilan kali lipat dari harga saat ini yang sekitar US$90.000.

Walau begitu, prediksi ARK tidak sepenuhnya bullish untuk semua kegunaan Bitcoin. ARK menurunkan ekspektasi terkait adopsi Bitcoin sebagai safe haven di negara berkembang, sebab pertumbuhan cepat stablecoin yang didukung dolar.

Sebaliknya, ARK menaikkan asumsi Bitcoin sebagai “emas digital” setelah kapitalisasi pasar emas melonjak tajam di tahun 2025.

Pertumbuhan Nvidia Berlanjut, namun Persaingan Makin Ketat

Pandangan ARK terhadap Nvidia lebih hati-hati, meskipun permintaan AI global terus melonjak.

ARK meramal belanja infrastruktur AI secara global akan menembus angka US$1,4 triliun pada 2030, yang didorong terutama oleh server akselerasi. Tren ini mendukung permintaan jangka panjang untuk chip AI, termasuk GPU Nvidia.

Namun ARK menyoroti perubahan penting. Para hyperscaler dan laboratorium AI kini semakin fokus pada total biaya kepemilikan, bukan hanya performa mentah saja.

Ini membuka peluang bagi chip AI custom dan application-specific integrated circuits (ASICs).

Pesaing seperti AMD, Broadcom, Annapurna Labs milik Amazon, dan platform TPU milik Google telah mengirimkan atau tengah mempersiapkan chip generasi terbaru.

Nvidia Menghadapi Persaingan Sengit dari AMD | Sumber: ARK Invest

Banyak pesaing menawarkan biaya operasional per jam yang lebih rendah daripada sistem Nvidia paling premium, walaupun dalam beberapa kasus performa mereka sedikit tertinggal.

Data ARK menunjukkan GPU terbaru Nvidia memang termasuk yang paling bertenaga, tapi juga di antara yang termahal untuk dioperasikan. Tekanan harga ini bisa membatasi kemampuan Nvidia memperluas margin profit secepat tahun-tahun sebelumnya.

Dampaknya bagi Saham Nvidia

ARK tidak memprediksi bisnis Nvidia akan kolaps. Hanya saja, ARK menandai adanya pergeseran dari dominasi eksplosif ke pertumbuhan yang lebih kompetitif.

Bagi saham Nvidia, hal ini memberikan lintasan berbeda ketimbang Bitcoin. Alih-alih ekspansi berulang, keuntungan masa depan akan bergantung pada pertumbuhan pendapatan, pemasukan dari perangkat lunak, dan kekuatan ekosistem yang dimiliki.

Grafik Harga Saham Nvidia Selama Satu Tahun Terakhir | Sumber: Google Finance

Secara praktis, harga saham Nvidia mungkin masih bisa naik seiring waktu, tetapi kemungkinan dengan pertumbuhan yang lebih lambat, volatilitas yang lebih tinggi, dan reaksi lebih tajam terhadap persaingan dan tekanan margin. Fase mudah dari revaluasi yang didorong AI sepertinya sudah berakhir.

Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi fantastis ARK Invest mengenai harga Bitcoin dan masa depan Nvidia di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

3 Altcoin yang Berpotensi Cetak Rekor ATH Baru di Pekan Ketiga Januari 2026

20 January 2026 at 05:53

Pasar kripto saat ini berada dalam kondisi netral, tidak didominasi oleh sentimen greed maupun fear, karena mayoritas token belum menunjukkan arah yang tegas. Sementara sebagian aset masih berjuang sekadar untuk pulih, beberapa altcoin justru mulai mendekati peluang pencetakan rekor harga all-time high (ATH) baru.

BeInCrypto menganalisis tiga altcoin yang berpotensi mencetak all-time high dalam beberapa hari ke depan.

Monero (XMR)

XMR masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mencetak all-time high baru pekan ini. Setelah melesat 57% hingga mencapai puncak sementara di dekat US$800, aset ini terkoreksi tajam. Saat ini, Monero nangkring di kitaran US$635, mencerminkan aksi ambil untung, bukan pelemahan struktural, di tengah minat yang tetap tinggi atas aset kripto yang berfokus privasi.

Kendati terkoreksi, XMR masih bertahan kokoh di atas zona support US$560. Indikator Chaikin Money Flow tidak menunjukkan arus keluar modal, melainkan hanya pelemahan arus masuk dalam 24 jam terakhir. Stabilitas ini mengindikasikan potensi akumulasi lanjutan, yang bisa membuka jalan bagi rebound sekitar 24% menuju all-time high sebelumnya.

XMR Price Analysis.
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Risiko tetap ada apabila sentimen pasar memburuk. Bila terperosok secara tegas di bawah support US$560, itu akan menggugurkan proyeksi bullish. Dalam skenario tersebut, XMR terancam turun menuju US$500 atau lebih rendah, menandakan koreksi yang lebih dalam serta pergeseran momentum ke pihak penjual.

Rain (RAIN)

Rain termasuk salah satu altcoin yang saat ini bertengger paling dekat dengan all-time high-nya. Token ini berada kurang dari 10% di bawah puncak US$0,0100 yang tercapai awal bulan ini. Kinerja relatif yang kuat mencerminkan minat berkelanjutan, menjadikan RAIN sebagai aset penting untuk dipantau dalam fase pasar saat ini.

Pergerakan harga RAIN sangat bergantung pada kemampuannya untuk bertahan di atas support US$0,0090. Rebound yang solid dari area ini akan menandakan kembalinya momentum beli. Apabila itu terjadi, harga berpeluang kembali menguji US$0,0100, dan breakout di atas level tersebut akan mengantarkan Rain ke all-time high baru.

RAIN Price Analysis.
Analisis Harga RAIN | Sumber: TradingView

Risiko drop masih ada andaikata momentum bullish gagal terbentuk. Aksi turun ke bawah support US$0,0090 akan melemahkan struktur pasar. Dalam skenario ini, harga RAIN berpotensi terkoreksi menuju US$0,00860, mencerminkan retracement alias koreksi yang lebih dalam dan meningkatnya tekanan jual jangka pendek.

River (RIVER)

Harga RIVER masih berada sekitar 75% di bawah all-time high US$43. Namun, momentum terbaru mulai memangkas jarak tersebut. Altcoin ini meroket hampir 40% pada hari Minggu, menunjukkan akselerasi reli yang signifikan. Lonjakan tajam semacam ini menandakan minat spekulatif masih aktif, membuat prospek harga RIVER tetap terfokus pada volatilitas lanjutan dan kelanjutan tren.

Saat diperdagangkan di bawah resistance US$30, RIVER menunjukkan tekanan jual yang relatif terbatas dalam beberapa sesi terakhir. Volume yang stabil mengindikasikan holder cenderung bertahan alih-alih melepas kepemilikan. Jika struktur ini bertahan, momentum bullish dapat berlanjut sepanjang pekan, mendorong RIVER menembus US$30 dan membuka jalur menuju retest all-time high US$43.

RIVER Price Analysis.
Analisis Harga RIVER | Sumber: TradingView

Proyeksi bullish akan melemah seumpama sentimen investor beralih ke aksi ambil untung. Koreksi berpotensi menyeret harga RIVER menuju support US$19. Lenyapnya level tersebut akan serta-merta membuyarkan proyeksi bullish dan membuka risiko drop yang lebih curam menuju US$11, sekaligus menandai pembalikan struktur pasar secara tegas.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang berpotensi mencetak rekor harga ATH di pekan ketiga Januari 2026 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

❌