Normal view

Received — 20 January 2026 BeInCrypto Indonesia

Whale Zcash Kalah Tanding dengan Penjual; Harga ZEC Hadapi Crash 55%

20 January 2026 at 08:00

Pergerakan harga Zcash mengecewakan para trader setelah breakout yang sangat dinantikan tidak terjadi. ZEC justru berbalik arah dengan tajam seiring memburuknya kondisi pasar secara menyeluruh, menghapus momentum bullish yang sempat terbentuk.

Meningkatnya ketidakpastian ekonomi makro menggeser sentimen, sehingga posisi short kini lebih diunggulkan. Koreksi ini kini menguntungkan trader bearish yang sudah memposisikan diri ke arah downside setelah Zcash kehilangan support teknikal utama.

Whale Zcash Sudah Berusaha Maksimal

Sentimen pasar Zcash mencerminkan pertarungan jelas antara akumulasi dan distribusi. Data on-chain menunjukkan whale telah mencoba mengakumulasi ZEC dalam beberapa hari terakhir, menandakan keyakinan jangka panjang. Tapi penjual juga turut aktif, secara bertahap melepas token mereka dan mengantisipasi koreksi harga yang lebih dalam.

Saldo Zcash di exchange naik 3,4% dalam 24 jam terakhir, menjadi indikator kuat bahwa tekanan jual makin meningkat. Kenaikan saldo pada exchange biasanya menandakan token dipindahkan untuk likuidasi. Dengan ZEC yang kini telah breakdown secara teknikal, aktivitas jual ini kemungkinan akan makin cepat, sehingga harga semakin rentan menuju penurunan.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftarkan diri Anda untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Zcash Exchange Balance
Saldo Zcash di Exchange | Sumber: Nansen

Trader Long Harus Waspada Ancaman

Indikator makro semakin menunjukkan momentum bearish untuk Zcash. Funding rate ZEC selama lebih dari satu minggu tetap berada di area negatif, mencerminkan pasar yang didominasi posisi short. Para trader kini jelas lebih memilih strategi penurunan harga, sehingga tekanan turun pun makin kuat.

Zcash Funding Rate
Funding Rate Zcash | Sumber: Coinglass

Funding rate negatif menandakan trader short membayar biaya untuk mempertahankan posisi, biasanya pada masa keyakinan bearish yang kuat. Kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi trader long karena risiko terus meningkat seiring harga tidak mampu pulih. Funding rate negatif yang berkelanjutan biasanya berjalan seiring tren turun dalam waktu lama.

Data likuidasi semakin menambah pandangan waspada. Berdasarkan peta likuidasi, sekitar US$4,73 juta posisi long bisa terlikuidasi jika ZEC turun ke US$352. Konsentrasi risiko ini meningkatkan kemungkinan terjadi sell-off beruntun, sebab likuidasi paksa akan memperparah volatilitas dan menambah dorongan bearish.

Zcash Liquidation Map
Peta Likuidasi Zcash | Sumber: Coinglass

Harga ZEC Bisa Naik Lagi

Pada waktu publikasi, ZEC diperdagangkan di sekitar US$363 setelah menembus turun pola segitiga. Pergerakan harga sebelumnya sempat memberi harapan akan breakout, namun sentimen makro yang memburuk membalikkan skenario itu. Breakdown ini berpotensi membawa penurunan hingga 55%, sehingga target teknikal turun mendekati US$171.

Jika skenario bearish berjalan, Zcash kemungkinan akan merosot terlebih dahulu ke area support US$340. Jika ZEC gagal bertahan di zona ini, tekanan jual diperkirakan akan semakin deras. Breakdown lebih lanjut dapat menyeret harga menuju US$300, dengan area US$256 menjadi support berikutnya jika tekanan jual berlanjut.

ZEC Price Analysis.
Analisis Harga ZEC | Sumber: TradingView

Meski sedang lemah, narasi privacy coin tetap bertahan. Jika bull mampu mengambil alih, ZEC dapat stabil di atas US$340 dan berpeluang rebound. Pemulihan menuju US$405 akan membatalkan skenario bearish, menandakan permintaan baru dan mengubah momentum kembali berpihak pada pembeli.

3 Altcoin yang Berpotensi Cetak Rekor ATH Baru di Pekan Ketiga Januari 2026

20 January 2026 at 05:53

Pasar kripto saat ini berada dalam kondisi netral, tidak didominasi oleh sentimen greed maupun fear, karena mayoritas token belum menunjukkan arah yang tegas. Sementara sebagian aset masih berjuang sekadar untuk pulih, beberapa altcoin justru mulai mendekati peluang pencetakan rekor harga all-time high (ATH) baru.

BeInCrypto menganalisis tiga altcoin yang berpotensi mencetak all-time high dalam beberapa hari ke depan.

Monero (XMR)

XMR masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mencetak all-time high baru pekan ini. Setelah melesat 57% hingga mencapai puncak sementara di dekat US$800, aset ini terkoreksi tajam. Saat ini, Monero nangkring di kitaran US$635, mencerminkan aksi ambil untung, bukan pelemahan struktural, di tengah minat yang tetap tinggi atas aset kripto yang berfokus privasi.

Kendati terkoreksi, XMR masih bertahan kokoh di atas zona support US$560. Indikator Chaikin Money Flow tidak menunjukkan arus keluar modal, melainkan hanya pelemahan arus masuk dalam 24 jam terakhir. Stabilitas ini mengindikasikan potensi akumulasi lanjutan, yang bisa membuka jalan bagi rebound sekitar 24% menuju all-time high sebelumnya.

XMR Price Analysis.
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Risiko tetap ada apabila sentimen pasar memburuk. Bila terperosok secara tegas di bawah support US$560, itu akan menggugurkan proyeksi bullish. Dalam skenario tersebut, XMR terancam turun menuju US$500 atau lebih rendah, menandakan koreksi yang lebih dalam serta pergeseran momentum ke pihak penjual.

Rain (RAIN)

Rain termasuk salah satu altcoin yang saat ini bertengger paling dekat dengan all-time high-nya. Token ini berada kurang dari 10% di bawah puncak US$0,0100 yang tercapai awal bulan ini. Kinerja relatif yang kuat mencerminkan minat berkelanjutan, menjadikan RAIN sebagai aset penting untuk dipantau dalam fase pasar saat ini.

Pergerakan harga RAIN sangat bergantung pada kemampuannya untuk bertahan di atas support US$0,0090. Rebound yang solid dari area ini akan menandakan kembalinya momentum beli. Apabila itu terjadi, harga berpeluang kembali menguji US$0,0100, dan breakout di atas level tersebut akan mengantarkan Rain ke all-time high baru.

RAIN Price Analysis.
Analisis Harga RAIN | Sumber: TradingView

Risiko drop masih ada andaikata momentum bullish gagal terbentuk. Aksi turun ke bawah support US$0,0090 akan melemahkan struktur pasar. Dalam skenario ini, harga RAIN berpotensi terkoreksi menuju US$0,00860, mencerminkan retracement alias koreksi yang lebih dalam dan meningkatnya tekanan jual jangka pendek.

River (RIVER)

Harga RIVER masih berada sekitar 75% di bawah all-time high US$43. Namun, momentum terbaru mulai memangkas jarak tersebut. Altcoin ini meroket hampir 40% pada hari Minggu, menunjukkan akselerasi reli yang signifikan. Lonjakan tajam semacam ini menandakan minat spekulatif masih aktif, membuat prospek harga RIVER tetap terfokus pada volatilitas lanjutan dan kelanjutan tren.

Saat diperdagangkan di bawah resistance US$30, RIVER menunjukkan tekanan jual yang relatif terbatas dalam beberapa sesi terakhir. Volume yang stabil mengindikasikan holder cenderung bertahan alih-alih melepas kepemilikan. Jika struktur ini bertahan, momentum bullish dapat berlanjut sepanjang pekan, mendorong RIVER menembus US$30 dan membuka jalur menuju retest all-time high US$43.

RIVER Price Analysis.
Analisis Harga RIVER | Sumber: TradingView

Proyeksi bullish akan melemah seumpama sentimen investor beralih ke aksi ambil untung. Koreksi berpotensi menyeret harga RIVER menuju support US$19. Lenyapnya level tersebut akan serta-merta membuyarkan proyeksi bullish dan membuka risiko drop yang lebih curam menuju US$11, sekaligus menandai pembalikan struktur pasar secara tegas.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang berpotensi mencetak rekor harga ATH di pekan ketiga Januari 2026 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

3 Meme Coin Wajib Pantau di Pekan Ketiga Januari 2026

20 January 2026 at 04:42

Meme coin mengalami pekan yang berat, seiring pasar kripto secara luas memancarkan sinyal netral hingga bearish. Meski banyak token masih mencatatkan koreksi, sebagian lainnya kini berada di titik yang berpotensi memicu pembalikan arah alias reversal.

BeInCrypto menganalisis 3 meme coin yang wajib masuk watchlist investor menjelang akhir Januari ini.

Ponke (PONKE)

PONKE masuk dalam jajaran performer terlemah pekan ini setelah anjlok 21% dan diperdagangkan di kisaran US$0,0474. Meski demikian, meme coin ini masih bertahan di atas level support US$0,0454, yang untuk sementara membatasi tekanan turun lebih lanjut. Pergerakan harga jangka pendek mencerminkan tekanan jual yang kokoh, namun stabilisasi mengindikasikan belum terjadi kapitulasi penuh.

Di tengah koreksi tersebut, PONKE masih mampu bertahan di atas exponential moving average (EMA) 50 hari. Level ini kerap menjadi penanda kekuatan tren jangka pendek. Selama harga tetap berada di atas EMA tersebut, peluang terjadinya breakdown yang lebih dalam relatif menurun, sekaligus menjaga peluang rebound teknikal tetap terbuka.

PONKE Price Analysis.
Analisis Harga PONKE | Sumber: TradingView

Agar pemulihan benar-benar terkonfirmasi, PONKE perlu merebut kembali resistance di US$0,0525. Jika level ini berhasil diterobos, harga berpotensi melaju menuju US$0,0611, yang dapat menutup sebagian kerugian sebelumnya. Sebaliknya, jika sentimen bearish terus berlanjut, drop di bawah US$0,0454 dapat membuka jalan bagi pelemahan lanjutan menuju US$0,0402.

Popcat (POPCAT)

POPCAT terkoreksi 18,4% dalam sepekan terakhir dan menjadi salah satu meme coin dengan kinerja terlemah. Saat ini, token tersebut diperdagangkan di atas support US$0,081. Meski tekanan jual cukup intens, zona ini sejauh ini mampu menahan penurunan lebih lanjut, menandakan fase stabilisasi jangka pendek ketika pelaku pasar menilai apakah tekanan jual mulai mereda.

Indikator teknikal mulai mengisyaratkan potensi kelelahan penjual. Money Flow Index (MFI) berada di sekitar ambang oversold (jenuh jual) di level 20,0, yang biasanya menandai berkurangnya tekanan jual. Penurunan di bawah level ini kerap diikuti oleh relief rally. Apabila minat beli kembali muncul, POPCAT berpotensi rebound menuju US$0,089, dengan US$0,100 menjadi level kunci untuk memulihkan kerugian terbaru.

POPCAT Price Analysis
Analisis Harga POPCAT | Sumber: TradingView

Namun, risiko koreksi masih membayangi apabila sentimen pasar gagal membaik. Tekanan jual yang berlanjut dapat mendorong POPCAT menembus support US$0,081. Jika itu terjadi, harga berpotensi meluncur ke area US$0,077 atau lebih rendah, yang akan membatalkan skenario pembalikan bullish dan memperkuat momentum bearish dalam jangka pendek.

Mog Coin (MOG)

Harga MOG turun 17,8% sepanjang pekan lalu dan kini parkir di sekitar US$0,000000267 pada waktu publikasi. Berbeda dengan meme coin lainnya, MOG masih menunjukkan tanda stabilisasi yang terbatas. Struktur harga dan indikator momentum justru mengarah pada risiko penurunan lanjutan, alih-alih sinyal pembalikan dalam kondisi pasar saat ini.

Tekanan jual masih terus terbangun berdasarkan indikator momentum. Money Flow Index berada di level 37,1, jauh di atas ambang oversold 20,0 yang biasanya mendahului rebound. Kondisi ini mengindikasikan harga MOG masih berpotensi melanjutkan penurunan, menembus support US$0,000000242, dan meluncur menuju level yang sebelumnya sempat diuji di US$0,000000206.

MOG Price Analysis.
Analisis Harga MOG | Sumber: TradingView

Meski demikian, perubahan sentimen pasar secara luas dapat mengubah prospek MOG. Jika kondisi bullish menguat, MOG berpotensi bertahan di atas support US$0,000000242. Bertahannya level ini dapat membuka peluang rebound menuju US$0,000000317, sekaligus membatalkan skenario bearish dan menandakan kembalinya minat spekulatif terhadap meme coin tersebut.

Bagaimana pendapat Anda tentang meme coin untuk masuk watchlist pekan ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

❌