Reading view

Mengapa Pasar Aset Kripto Naik Hari Ini?

Total market cap aset kripto (TOTAL) dan Bitcoin (BTC) mencatat pemulihan dalam 24 jam terakhir. Pemulihan ini terjadi setelah AS membatalkan tarif 10% yang sebelumnya diumumkan untuk 8 negara Uni Eropa. Hal ini juga mendorong kenaikan harga MYX Finance (MYX), membawa altcoin tersebut mendekati US$6,00

Berita hari ini:-

Pasar Kripto Kembali Menguat di Atas US$3 Triliun

Total market cap aset kripto naik sebesar US$50 miliar menjadi US$3,01 triliun seiring dengan membaiknya sentimen pasar. Reli harga ini terjadi setelah ketegangan antara AS dan Uni Eropa mulai mereda. Minat risiko yang kembali meningkat telah mendorong penguatan harga di seluruh aset digital, menandakan stabilisasi jangka pendek usai volatilitas baru-baru ini.

Sentimen ekonomi makro yang membaik bisa memperpanjang pemulihan ini. Saat pasar keuangan global dibuka, momentum bullish mungkin akan berlanjut ke perdagangan aset kripto. Pembelian lanjutan yang kuat dapat membawa TOTAL menuju US$3,09 triliun, mencerminkan kepercayaan yang pulih serta aliran modal baru ke ekosistem aset kripto.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

TOTAL Price Analysis.
Analisis Harga TOTAL | Sumber: TradingView

Risiko kenaikan tetap bergantung pada permintaan yang berkelanjutan. Bila respons investor cenderung datar, pasar bisa bergerak sideways di level US$3,00 triliun. Kurangnya momentum juga dapat memicu koreksi, sehingga US$3,00 triliun akan menjadi zona support utama dalam waktu dekat.

Bitcoin Targetkan Breakout US$90.000

Bitcoin sempat turun di bawah US$90.000 dalam 48 jam terakhir, mencatat harga terendah harian di US$87.250 sebelum pulih kembali. Pada waktu publikasi, BTC diperdagangkan di kisaran US$89.832. Pemulihan ini menunjukkan adanya stabilisasi jangka pendek, walaupun sentimen investor masih waspada menyusul volatilitas yang tinggi di pasar aset kripto secara keseluruhan.

Bitcoin yang mendekati resistance di US$90.000 berpotensi mengembalikan kepercayaan investor. Jika terjadi pergerakan kuat menembus level ini, BTC bisa terdorong ke US$91.298. Jika resistance tersebut terlewati, momentum bullish akan semakin kuat dan membuka jalan menuju US$93.471, yang memberikan peluang bagi Bitcoin untuk memulihkan sebagian kerugian sebelumnya.

Bitcoin Price Analysis

Tekanan turun masih tetap ada jika tren bullish tidak berlanjut. Penolakan di dekat US$90.000 bisa mendorong Bitcoin kembali ke bawah zona support US$89.241. Dalam skenario tersebut, BTC berisiko turun ke US$87.210, sehingga mematahkan analisis bullish dan memperkuat tekanan bearish dalam jangka pendek.

MYX Finance Pulih dengan Cepat

MYX muncul sebagai altcoin top gainer dalam 24 jam terakhir, naik sebesar 16,7%. Pada waktu publikasi, token ini diperdagangkan di kisaran US$5,97. Momentum kenaikan yang kuat menandakan minat investor yang meningkat, karena MYX berhasil mengungguli aset kripto lainnya di sesi perdagangan terbaru.

Gerak harga saat ini berfokus pada resistance di level US$6,07. MYX tetap mendapat dukungan di atas area US$5,77, yang menjadi daya tarik bagi para pembeli. Jika berhasil breakout di atas US$6,07, momentum bullish dapat berlanjut dengan kekuatan menuju target psikologis US$7,00.

MYX Price Analysis.
Analisis Harga MYX | Sumber: TradingView

Jika tidak mampu menembus resistance, pandangan pasar akan berubah. Penolakan di US$6,07 bisa membuat MYX bergerak konsolidasi di antara kisaran US$6,07 dan zona support US$5,10. Pergerakan harga yang bertahan dalam rentang ini secara berkepanjangan dapat melemahkan momentum bullish dan membatalkan tren naik yang saat ini terjadi.

  •  

68% Trader XLM Sedang Short—Apakah Akumulasi Masih Bisa Memicu Pembalikan Arah?

Harga Stellar masih tertekan karena pelemahan pasar aset kripto secara umum terus membebani altcoin. XLM turun secara bertahap, mengonfirmasi pola chart bearish dan meningkatkan risiko penurunan dalam jangka pendek.

Walaupun para trader mungkin ingin memanfaatkan momentum ini, perilaku on-chain menunjukkan bahwa para holder XLM mengambil posisi yang berbeda.

Holder Stellar Dapat Selamatkan XLM

Data derivatif menyoroti ketidakseimbangan yang jelas dalam penempatan posisi pasar. Peta likuidasi memperlihatkan eksposur sekitar 68% condong ke trader short, menandakan keyakinan bearish yang kuat. Dominasi seperti ini sering menambah sensitivitas terhadap volatilitas, sebab penempatan posisi yang terlalu ramai bisa memperbesar reaksi harga ketika momentum berubah.

Di bawah level saat ini, terdapat klaster padat likuidasi long dengan leverage di kisaran US$0,20 hingga US$0,185. Jika harga bergerak ke zona ini, bisa terjadi likuidasi paksa sehingga tekanan jual akan meningkat dan menambah laju penurunan. Kondisi ini menjelaskan kenapa pihak bearish masih mengincar penurunan lebih jauh, sebab kantong likuiditas tetap rentan di bawah level support utama.

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar untuk menerima Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

XLM Liquidation Map
Peta Likuidasi XLM | Sumber: Coinglass

Meskipun posisi pasar didominasi sentimen bearish, indikator makro memberikan tanda awal terjadinya divergensi. Chaikin Money Flow (CMF) membentuk higher low selama empat hari berturut-turut, meskipun harga XLM mencatatkan lower low. Divergensi bullish ini menunjukkan aliran modal masuk yang meningkat di balik permukaan transaksi.

CMF memantau tekanan beli dan jual lewat harga serta volume. Kenaikan CMF saat harga turun sering mengindikasikan akumulasi, bukan distribusi. Untuk Stellar, pola ini memberi sinyal bahwa investor perlahan membangun posisi, dan bisa saja menciptakan peluang pembalikan tren jangka pendek ketika tekanan jual mulai mereda.

XLM CMF
XLM CMF | Sumber: TradingView

Harga XLM Perlu Amankan Support

XLM diperdagangkan di kisaran US$0,212 pada waktu publikasi, bertahan sedikit di atas level support US$0,210. Awal pekan ini, altcoin tersebut menembus ke bawah dari pola descending triangle, formasi yang biasanya mengarah pada kelanjutan tren bearish. Breakout ke bawah ini membuat risiko penurunan dalam waktu dekat tetap tinggi.

Pola descending triangle memproyeksikan potensi penurunan 14% menuju US$0,188, menempatkan XLM sekitar 11% dari target. Meski begitu, kemungkinan harga akan stabil sebelum mencapai level tersebut. Support bisa muncul di sekitar US$0,210 atau, paling buruk, mendekati US$0,201. Ketidakpastian ini menguatkan proyeksi netral-cenderung bearish untuk XLM.

XLM Price Analysis.
Analisis Harga XLM | Sumber: TradingView

Perubahan momentum sangat bergantung pada pertahanan level kunci. Jika US$0,210 tetap menjadi support, Stellar bisa kembali stabil. Apabila terjadi reli yang berkelanjutan, harga XLM berpotensi menuju zona resistance US$0,230. Jika mampu merebut kembali level tersebut, pola bearish akan batal dan sinyal pembalikan jangka pendek akan muncul berkat permintaan yang mulai membaik.

  •  

Harga Monero (XMR) Turun 20% di Bawah US$500: Tanda Peringatan atau Koreksi Strategis?

Harga Monero mengalami koreksi tajam, sehingga memicu kekhawatiran di seluruh pasar. XMR turun hampir 20% dalam satu hari, bahkan sempat jatuh di bawah level US$500.

Pergerakan tiba-tiba ini membuat panik para trader jangka pendek. Walaupun begitu, data saat ini menunjukkan bahwa penurunan ini mungkin hanya merupakan koreksi wajar, bukan pembalikan tren utama.

Monero Nampaknya Aman dari Penjualan Lebih Lanjut

Meski terjadi aksi jual besar-besaran, holder XMR tetap tidak buru-buru keluar dari pasar. Sinyal on-chain menampilkan tekanan jual yang masih relatif rendah. Money Flow Index memang turun, menandakan turunnya minat beli, namun MFI masih bertahan di atas level netral 50 — sebuah indikator penting bahwa bear belum menguasai pasar.

Karena MFI menggabungkan harga dan volume, posisi MFI di zona positif menunjukkan permintaan masih lebih besar dibanding aksi jual. Untuk XMR, hal ini menandakan kelelahan setelah reli, bukan kelemahan secara struktural. Pola perilaku holder yang tetap disiplin membantu mencegah harga jatuh lebih dalam.

Monero MFI
Monero MFI | Sumber: TradingView

Data derivatif memberikan gambaran tambahan. Open Interest turun 20,8% dalam 48 jam terakhir, yaitu dari US$624 juta ke US$494 juta. Di permukaan, ini memang terlihat bearish. Tapi, pada kenyataannya, ini lebih menggambarkan terjadinya likuidasi posisi leverage saat long yang terlalu tinggi akhirnya terpaksa keluar dari pasar.

Yang lebih penting lagi, funding rate XMR tetap positif sepanjang penurunan harga tadi. Artinya, posisi long masih dominan dan para trader tetap membayar biaya untuk tetap berharap harga naik. Bias pasar ini menunjukkan kecenderungan menuju stabilisasi dan pemulihan ketimbang penurunan lebih jauh.

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

XMR OI and Funding Rate.
OI dan Funding Rate XMR | Sumber: Glassnode

Prospek Makro XMR Nampak Bullish

Analis Matthew Hyland menyoroti pola ascending triangle XMR yang sudah terbentuk selama satu dekade. Harga selalu menghormati diagonal support naik yang ada sejak siklus 2016–2017, terus membentuk higher low dan menjaga struktur bullish jangka panjang.

Ada zona horizontal utama di kisaran US$400–US$500, di mana harga sering tertahan sebelumnya. Aksi harga saat ini menunjukkan XMR kembali berkutat di area ini sehingga semakin menekan penjual dan membuka peluang pergerakan besar di time frame lebih tinggi.

“IMO US$10.000–US$125.000 dalam 5–20 tahun ke depan,” terang Matthew, soal proyeksi jangka panjangnya untuk XMR.

Monero Price Macro Outlook
Prospek Makro Harga Monero | Sumber: Matthew Hyland

Jika harga XMR berhasil bertahan dan bangkit di area ini, maka sinyal bullish semakin kuat. Namun, jika zona ini sampai hilang, kemungkinan akan terjadi konsolidasi berkepanjangan atau koreksi lebih dalam menuju trendline naik di area US$200–US$300 sebelum impuls besar berikutnya.

Pemulihan Harga XMR Nampaknya Jadi Langkah Berikutnya

Pada waktu publikasi, Monero diperdagangkan di kisaran US$499 setelah anjlok sekitar 20% dalam 24 jam terakhir. Koreksi ini membuat harga turun menembus 23,6% Fibonacci retracement, yang sering menjadi area support di pasar bear. Kehilangan area ini patut diwaspadai, tapi konteks tetap penting.

Bila harga cepat kembali dan bertahan di atas US$500, risiko penurunan pun bisa banyak berkurang. Karena belum ada tanda distribusi agresif dan posisi long masih mendominasi, peluang rebound tetap besar. Jika pembeli kembali masuk, XMR berpotensi naik lagi ke arah US$560, bahkan US$600 bisa jadi target berikutnya jika momentum mendukung.

Monero Price Analysis.
Analisis Harga Monero | Sumber: TradingView

Setup bullish ini akan gagal jika sentimen pasar berubah. Jika aksi ambil untung meningkat, harga XMR bisa semakin tertekan. Dalam situasi ini, US$450 menjadi support penting berikutnya. Kehilangan support ini bisa menggugurkan skenario pemulihan dan membuat XMR rentan koreksi lebih dalam menuju US$417 sehingga menandakan fase koreksi yang lebih besar.

  •  

Token SKR Seeker Turun setelah Airdrop saat Holder Awal Mulai Jual

Token SKR milik Seeker mengalami debut yang volatil setelah Solana Mobile meluncurkan airdrop mereka. Pada 21 Januari, Solana Mobile membagikan 2 miliar token SKR—senilai sekitar US$26,6 juta saat peluncuran—kepada pengguna ponsel Seeker dan pengembangnya.

Airdrop ini langsung membuat SKR menjadi sorotan para trader, sehingga memicu aksi harga agresif di awal peluncuran. Meski begitu, setelah lonjakan awal mereda, proses penemuan harga menjadi tidak stabil karena tekanan jual mulai muncul dengan cepat setelah gelombang euforia pertama.

Holder Seeker Sudah Mulai Menjual

Sinyal jangka pendek menunjukkan momentum mulai melemah walaupun pembukaan berlangsung kuat. Pada grafik 15 menit, Money Flow Index (MFI) terus menurun sejak SKR mencapai puncaknya di awal peluncuran. Sebagai indikator momentum berbasis volume, saat MFI turun di bawah garis netral 50,0, itu menandakan bahwa seller mulai mengambil kendali.

Penurunan MFI yang berlangsung lama biasanya menandakan permintaan yang mulai melemah, bukan sekadar volatilitas acak. Untuk kasus SKR, ini mengarah pada penerima airdrop awal yang menjual token mereka demi mengamankan profit. Pola ini memang biasa terjadi pada peluncuran token baru, tapi tetap saja menandakan sinyal bearish selama momentum masih negatif.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

SKR MFI
MFI SKR | Sumber: TradingView

Data transaksi on-chain memperkuat hal ini. Sejak peluncuran, ada sekitar 22.130 transaksi beli dibandingkan dengan kurang lebih 25.039 transaksi jual. Ketimpangan tersebut menunjukkan aksi distribusi lebih besar dari akumulasi, sehingga memperkuat bias bearish untuk jangka pendek.

Perbedaan ini menyoroti kewaspadaan trader setelah lonjakan awal. Walau perhatian terhadap SKR masih tinggi, mayoritas aksi yang terjadi justru pengambilan profit, bukan membangun posisi baru. Jika belum ada perubahan menuju arus beli bersih, tekanan turun kemungkinan tetap bertahan.

Seeker Buy/Sell Difference.
Perbedaan Beli/Jual Seeker | Sumber: GeckoTerminal

Harga SKR Menghadapi Risiko Penurunan Lebih Lanjut

Seeker (SKR) masih naik sekitar 37% dari harga saat peluncuran, dan diperdagangkan dekat US$0,01198 pada waktu publikasi. Akan tetapi, setelah sempat menyentuh puncak di US$0,01553, harganya berbalik turun dan mulai masuk fase koreksi sehingga euforia awal perlahan menghilang seiring likuiditas mulai stabil.

Jika tekanan jual terus berlanjut, SKR berisiko kehilangan support di US$0,01098. Jika harga benar-benar menembus level ini, momentum penurunan bisa semakin cepat, dan area US$0,00879 bakal menjadi target selanjutnya. Kalau koreksi terjadi lebih dalam, harga dapat meluncur ke sekitar US$0,00754, yang akan menghapus sebagian besar kenaikan di hari peluncuran.

SKR Price Analysis.
Analisis Harga SKR | Sumber: TradingView

Stabilisasi dalam waktu dekat bergantung pada pertahanan di US$0,01098. Jika zona ini bisa dipertahankan, peluang harga membentuk dasar semakin besar. Sebaliknya, jika SKR mampu menembus kembali level US$0,01417, momentum akan bergeser ke sisi positif dan menunjukkan kepercayaan buyer mulai pulih.

  •  

Exchange-Traded Fund (ETF) Solana Ungguli Bitcoin dan Ethereum di Tengah Crash Pasar

Pergerakan harga terbaru Solana menggagalkan peluang reli jangka pendek menuju dan menembus level US$150. SOL mengalami penurunan tajam sejalan dengan aset berisiko lainnya ketika ketidakpastian ekonomi makro meningkat.

Walau terjadi penurunan tersebut, perilaku holder menunjukkan keyakinan mereka belum luntur. Para investor SOL sebagian besar tetap memperlihatkan bias bullish, yang mengindikasikan kepercayaan melampaui fluktuasi harga jangka pendek.

Solana Menarik Minat Investor yang Relatif Kuat

ETF Solana spot mencatat arus masuk bersih mengejutkan sebesar US$3,08 juta di tengah tekanan pasar yang berat. Arus tersebut masuk ketika pasar saham global juga terpukul, bahkan pasar kripto secara keseluruhan kehilangan lebih dari US$120 miliar dari total kapitalisasi. Perbedaan ini menyoroti kemampuan SOL menarik modal bahkan di kondisi risk-off.

Perbedaannya dengan produk kripto lain sangat jelas. ETF Bitcoin mengalami arus keluar bersih sebesar US$483 juta pada hari Senin ketika investor mengurangi risiko. Hampir semua aset utama mengikuti tren keluar tersebut. Solana, sebaliknya, justru menentang arus, menguatkan narasi bullish yang bisa mendukung reli pemulihan.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Silakan daftar ke Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.

Solana ETF Flows.
Arus ETF Solana | Sumber: SoSoValue

Data on-chain memperlihatkan kisah serupa. Pertumbuhan alamat baru di Solana tetap stabil walau ada sentimen negatif di pasar. Jaringan ini menambah sekitar 8,6 juta alamat baru pada hari Senin dan 8,4 juta alamat lagi pada hari Selasa — hanya turun 2,38%.

Konsistensi seperti ini menandakan permintaan belum benar-benar menurun. Pembentukan alamat baru biasanya mencerminkan penggunaan nyata dan minat masuk, bukan spekulasi jangka pendek. Kemampuan bertahan di tengah penurunan harga memberikan sinyal ada dukungan di balik layar yang bisa jadi bahan bakar pemulihan ketika situasi membaik.

Solana New Addresses
Alamat Baru Solana | Sumber: Glassnode

Apakah Harga SOL Akan Pulih dari Luka-Lukanya?

SOL diperdagangkan di sekitar US$127 pada waktu publikasi, turun 12,8% dalam sepekan. Harga bertahan di zona support US$125 dan mencegah penurunan lebih dalam. Area ini sedang menjadi lantai kunci jangka pendek, di mana pembeli masuk untuk menyerap suplai.

Kekuatan relatif masih berpihak pada SOL dibanding aset big cap lainnya. Arus masuk ETF dan aktivitas jaringan yang stabil mengisyaratkan potensi rebound lebih cepat. Jika harga kembali menembus US$132 dan bertahan di atasnya sebagai support, maka peluang untuk bergerak menuju US$136 dan koreksi sebagian kerugian terakhir terbuka lebar.

Solana Price Analysis.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Sinyal berubah bearish jika momentum kembali stagnan. Jika harga menembus US$125 secara bersih, support saat ini tidak berlaku lagi dan sentimen akan bergerak ke bawah. Dalam situasi tersebut, SOL bisa terkoreksi ke sekitar US$119 dan memperpanjang fase koreksi sekaligus menyingkirkan skenario bullish.

  •  

Harga Ethereum Berisiko: Tekanan Jual Isyaratkan Penurunan Bisa di Bawah US$3.000

ETH mulai menunjukkan tanda-tanda melemah setelah gagal bertahan di atas resistance penting, dan tekanan jual semakin terasa berat. Harga kembali turun setelah sempat naik di awal bulan, sehingga struktur bearish kembali muncul. 

Walaupun holder jangka panjang masih memberikan sedikit dukungan, tekanan jual yang semakin besar dan kondisi pasar yang lemah membuat minat beli mereka diuji.

Bisakah LTH Ethereum Mencegah Breakout ke Bawah?

Data on-chain menunjukkan holder Ethereum jangka panjang masih banyak yang berada dalam mode akumulasi. Perubahan Posisi Bersih HODLer terus menampilkan bar hijau sejak akhir Desember, menandakan distribusi berkurang dan akumulasi oleh tangan-tangan kuat terus berlanjut. Perilaku ini membantu menahan koreksi belakangan ini dan memperlambat laju penurunan harga.

Meski begitu, permintaan holder jangka panjang pun bisa kalah jika tekanan dari ekonomi makro dan derivatif terus membesar. Jika sentimen risk-off berlanjut, dukungan jangka panjang saja sepertinya tidak akan cukup untuk mencegah penurunan yang lebih dalam.

Ingin lebih banyak insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.

Ethereum HODLer Position Change.
Perubahan Posisi HODLer Ethereum | Sumber: Glassnode

Bull Ethereum Hadapi Kerugian Lebih Lanjut

Pada pasar derivatif ETH tampak beberapa sinyal peringatan. Posisi Futures saat ini sangat berat ke sisi short, dengan lebih dari 83% open interest cenderung bearish. Ketidakseimbangan seperti ini biasanya memperbesar volatilitas ketika harga bergerak, apalagi saat mendekati level psikologis utama.

Data likuidasi menunjukkan zona bahaya jelas berada di sekitar US$3.000. Jika harga masuk ke area tersebut, sekitar US$368 juta posisi long berisiko terlikuidasi. Bila itu terjadi, tekanan jual bisa meningkat tajam karena posisi bullish terhapus.

Ethereum Liquidation Map.
Peta Likuidasi Ethereum | Sumber: Coinglass

Tekanan Jual Ethereum Terus Menguat

Indikator momentum pun mendukung sentimen bearish. Money Flow Index turun di bawah garis tengah 50, yang menandakan modal mulai keluar. Setelah sempat menyentuh area overbought di awal bulan ini, tekanan beli ETH terus berkurang secara perlahan.

MFI yang menurun biasanya berarti penjual masih mendominasi sampai situasi berubah. Selama arus modal belum stabil atau kembali positif, harga Ethereum masih rentan untuk terus turun.

ETH MFI
ETH MFI | Sumber: TradingView

ETH Berpotensi Crash di Bawah US$3.000

Harga Ethereum berada di kisaran US$3.109 pada waktu publikasi. Grafik 12 jam memperlihatkan pola double top yang sedang berkembang, di mana formasi ini bersifat bearish. Pola ini memperkirakan potensi penurunan sebesar 7,5% dengan target menuju level US$2.900 jika pola terkonfirmasi.

Faktor teknikal dan on-chain semakin menguatkan skenario penurunan tersebut. Jika kehilangan support US$3.085 maka akan mengonfirmasi breakdown. Tekanan jual bisa semakin deras begitu ETH tembus di bawah level psikologis US$3.000, di mana risiko likuidasi meningkat signifikan dan pertahanan bullish jadi melemah.

ETH Price Analysis.
Analisis Harga ETH | Sumber: TradingView

Reversal bullish masih mungkin terjadi jika holder jangka panjang tetap dominan. Pemantulan yang sukses dari US$3.085 bisa mengembalikan kepercayaan pasar. Dalam skenario tersebut, Ethereum mungkin akan mencoba pulih menuju US$3.287. Jika berhasil kembali ke level itu, maka skenario bearish dapat dianggap gagal dan permintaan baru akan muncul.

  •  

Whale Zcash Kalah Tanding dengan Penjual; Harga ZEC Hadapi Crash 55%

Pergerakan harga Zcash mengecewakan para trader setelah breakout yang sangat dinantikan tidak terjadi. ZEC justru berbalik arah dengan tajam seiring memburuknya kondisi pasar secara menyeluruh, menghapus momentum bullish yang sempat terbentuk.

Meningkatnya ketidakpastian ekonomi makro menggeser sentimen, sehingga posisi short kini lebih diunggulkan. Koreksi ini kini menguntungkan trader bearish yang sudah memposisikan diri ke arah downside setelah Zcash kehilangan support teknikal utama.

Whale Zcash Sudah Berusaha Maksimal

Sentimen pasar Zcash mencerminkan pertarungan jelas antara akumulasi dan distribusi. Data on-chain menunjukkan whale telah mencoba mengakumulasi ZEC dalam beberapa hari terakhir, menandakan keyakinan jangka panjang. Tapi penjual juga turut aktif, secara bertahap melepas token mereka dan mengantisipasi koreksi harga yang lebih dalam.

Saldo Zcash di exchange naik 3,4% dalam 24 jam terakhir, menjadi indikator kuat bahwa tekanan jual makin meningkat. Kenaikan saldo pada exchange biasanya menandakan token dipindahkan untuk likuidasi. Dengan ZEC yang kini telah breakdown secara teknikal, aktivitas jual ini kemungkinan akan makin cepat, sehingga harga semakin rentan menuju penurunan.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftarkan diri Anda untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Zcash Exchange Balance
Saldo Zcash di Exchange | Sumber: Nansen

Trader Long Harus Waspada Ancaman

Indikator makro semakin menunjukkan momentum bearish untuk Zcash. Funding rate ZEC selama lebih dari satu minggu tetap berada di area negatif, mencerminkan pasar yang didominasi posisi short. Para trader kini jelas lebih memilih strategi penurunan harga, sehingga tekanan turun pun makin kuat.

Zcash Funding Rate
Funding Rate Zcash | Sumber: Coinglass

Funding rate negatif menandakan trader short membayar biaya untuk mempertahankan posisi, biasanya pada masa keyakinan bearish yang kuat. Kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi trader long karena risiko terus meningkat seiring harga tidak mampu pulih. Funding rate negatif yang berkelanjutan biasanya berjalan seiring tren turun dalam waktu lama.

Data likuidasi semakin menambah pandangan waspada. Berdasarkan peta likuidasi, sekitar US$4,73 juta posisi long bisa terlikuidasi jika ZEC turun ke US$352. Konsentrasi risiko ini meningkatkan kemungkinan terjadi sell-off beruntun, sebab likuidasi paksa akan memperparah volatilitas dan menambah dorongan bearish.

Zcash Liquidation Map
Peta Likuidasi Zcash | Sumber: Coinglass

Harga ZEC Bisa Naik Lagi

Pada waktu publikasi, ZEC diperdagangkan di sekitar US$363 setelah menembus turun pola segitiga. Pergerakan harga sebelumnya sempat memberi harapan akan breakout, namun sentimen makro yang memburuk membalikkan skenario itu. Breakdown ini berpotensi membawa penurunan hingga 55%, sehingga target teknikal turun mendekati US$171.

Jika skenario bearish berjalan, Zcash kemungkinan akan merosot terlebih dahulu ke area support US$340. Jika ZEC gagal bertahan di zona ini, tekanan jual diperkirakan akan semakin deras. Breakdown lebih lanjut dapat menyeret harga menuju US$300, dengan area US$256 menjadi support berikutnya jika tekanan jual berlanjut.

ZEC Price Analysis.
Analisis Harga ZEC | Sumber: TradingView

Meski sedang lemah, narasi privacy coin tetap bertahan. Jika bull mampu mengambil alih, ZEC dapat stabil di atas US$340 dan berpeluang rebound. Pemulihan menuju US$405 akan membatalkan skenario bearish, menandakan permintaan baru dan mengubah momentum kembali berpihak pada pembeli.

  •  

3 Altcoin yang Berpotensi Cetak Rekor ATH Baru di Pekan Ketiga Januari 2026

Pasar kripto saat ini berada dalam kondisi netral, tidak didominasi oleh sentimen greed maupun fear, karena mayoritas token belum menunjukkan arah yang tegas. Sementara sebagian aset masih berjuang sekadar untuk pulih, beberapa altcoin justru mulai mendekati peluang pencetakan rekor harga all-time high (ATH) baru.

BeInCrypto menganalisis tiga altcoin yang berpotensi mencetak all-time high dalam beberapa hari ke depan.

Monero (XMR)

XMR masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mencetak all-time high baru pekan ini. Setelah melesat 57% hingga mencapai puncak sementara di dekat US$800, aset ini terkoreksi tajam. Saat ini, Monero nangkring di kitaran US$635, mencerminkan aksi ambil untung, bukan pelemahan struktural, di tengah minat yang tetap tinggi atas aset kripto yang berfokus privasi.

Kendati terkoreksi, XMR masih bertahan kokoh di atas zona support US$560. Indikator Chaikin Money Flow tidak menunjukkan arus keluar modal, melainkan hanya pelemahan arus masuk dalam 24 jam terakhir. Stabilitas ini mengindikasikan potensi akumulasi lanjutan, yang bisa membuka jalan bagi rebound sekitar 24% menuju all-time high sebelumnya.

XMR Price Analysis.
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Risiko tetap ada apabila sentimen pasar memburuk. Bila terperosok secara tegas di bawah support US$560, itu akan menggugurkan proyeksi bullish. Dalam skenario tersebut, XMR terancam turun menuju US$500 atau lebih rendah, menandakan koreksi yang lebih dalam serta pergeseran momentum ke pihak penjual.

Rain (RAIN)

Rain termasuk salah satu altcoin yang saat ini bertengger paling dekat dengan all-time high-nya. Token ini berada kurang dari 10% di bawah puncak US$0,0100 yang tercapai awal bulan ini. Kinerja relatif yang kuat mencerminkan minat berkelanjutan, menjadikan RAIN sebagai aset penting untuk dipantau dalam fase pasar saat ini.

Pergerakan harga RAIN sangat bergantung pada kemampuannya untuk bertahan di atas support US$0,0090. Rebound yang solid dari area ini akan menandakan kembalinya momentum beli. Apabila itu terjadi, harga berpeluang kembali menguji US$0,0100, dan breakout di atas level tersebut akan mengantarkan Rain ke all-time high baru.

RAIN Price Analysis.
Analisis Harga RAIN | Sumber: TradingView

Risiko drop masih ada andaikata momentum bullish gagal terbentuk. Aksi turun ke bawah support US$0,0090 akan melemahkan struktur pasar. Dalam skenario ini, harga RAIN berpotensi terkoreksi menuju US$0,00860, mencerminkan retracement alias koreksi yang lebih dalam dan meningkatnya tekanan jual jangka pendek.

River (RIVER)

Harga RIVER masih berada sekitar 75% di bawah all-time high US$43. Namun, momentum terbaru mulai memangkas jarak tersebut. Altcoin ini meroket hampir 40% pada hari Minggu, menunjukkan akselerasi reli yang signifikan. Lonjakan tajam semacam ini menandakan minat spekulatif masih aktif, membuat prospek harga RIVER tetap terfokus pada volatilitas lanjutan dan kelanjutan tren.

Saat diperdagangkan di bawah resistance US$30, RIVER menunjukkan tekanan jual yang relatif terbatas dalam beberapa sesi terakhir. Volume yang stabil mengindikasikan holder cenderung bertahan alih-alih melepas kepemilikan. Jika struktur ini bertahan, momentum bullish dapat berlanjut sepanjang pekan, mendorong RIVER menembus US$30 dan membuka jalur menuju retest all-time high US$43.

RIVER Price Analysis.
Analisis Harga RIVER | Sumber: TradingView

Proyeksi bullish akan melemah seumpama sentimen investor beralih ke aksi ambil untung. Koreksi berpotensi menyeret harga RIVER menuju support US$19. Lenyapnya level tersebut akan serta-merta membuyarkan proyeksi bullish dan membuka risiko drop yang lebih curam menuju US$11, sekaligus menandai pembalikan struktur pasar secara tegas.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang berpotensi mencetak rekor harga ATH di pekan ketiga Januari 2026 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

3 Meme Coin Wajib Pantau di Pekan Ketiga Januari 2026

Meme coin mengalami pekan yang berat, seiring pasar kripto secara luas memancarkan sinyal netral hingga bearish. Meski banyak token masih mencatatkan koreksi, sebagian lainnya kini berada di titik yang berpotensi memicu pembalikan arah alias reversal.

BeInCrypto menganalisis 3 meme coin yang wajib masuk watchlist investor menjelang akhir Januari ini.

Ponke (PONKE)

PONKE masuk dalam jajaran performer terlemah pekan ini setelah anjlok 21% dan diperdagangkan di kisaran US$0,0474. Meski demikian, meme coin ini masih bertahan di atas level support US$0,0454, yang untuk sementara membatasi tekanan turun lebih lanjut. Pergerakan harga jangka pendek mencerminkan tekanan jual yang kokoh, namun stabilisasi mengindikasikan belum terjadi kapitulasi penuh.

Di tengah koreksi tersebut, PONKE masih mampu bertahan di atas exponential moving average (EMA) 50 hari. Level ini kerap menjadi penanda kekuatan tren jangka pendek. Selama harga tetap berada di atas EMA tersebut, peluang terjadinya breakdown yang lebih dalam relatif menurun, sekaligus menjaga peluang rebound teknikal tetap terbuka.

PONKE Price Analysis.
Analisis Harga PONKE | Sumber: TradingView

Agar pemulihan benar-benar terkonfirmasi, PONKE perlu merebut kembali resistance di US$0,0525. Jika level ini berhasil diterobos, harga berpotensi melaju menuju US$0,0611, yang dapat menutup sebagian kerugian sebelumnya. Sebaliknya, jika sentimen bearish terus berlanjut, drop di bawah US$0,0454 dapat membuka jalan bagi pelemahan lanjutan menuju US$0,0402.

Popcat (POPCAT)

POPCAT terkoreksi 18,4% dalam sepekan terakhir dan menjadi salah satu meme coin dengan kinerja terlemah. Saat ini, token tersebut diperdagangkan di atas support US$0,081. Meski tekanan jual cukup intens, zona ini sejauh ini mampu menahan penurunan lebih lanjut, menandakan fase stabilisasi jangka pendek ketika pelaku pasar menilai apakah tekanan jual mulai mereda.

Indikator teknikal mulai mengisyaratkan potensi kelelahan penjual. Money Flow Index (MFI) berada di sekitar ambang oversold (jenuh jual) di level 20,0, yang biasanya menandai berkurangnya tekanan jual. Penurunan di bawah level ini kerap diikuti oleh relief rally. Apabila minat beli kembali muncul, POPCAT berpotensi rebound menuju US$0,089, dengan US$0,100 menjadi level kunci untuk memulihkan kerugian terbaru.

POPCAT Price Analysis
Analisis Harga POPCAT | Sumber: TradingView

Namun, risiko koreksi masih membayangi apabila sentimen pasar gagal membaik. Tekanan jual yang berlanjut dapat mendorong POPCAT menembus support US$0,081. Jika itu terjadi, harga berpotensi meluncur ke area US$0,077 atau lebih rendah, yang akan membatalkan skenario pembalikan bullish dan memperkuat momentum bearish dalam jangka pendek.

Mog Coin (MOG)

Harga MOG turun 17,8% sepanjang pekan lalu dan kini parkir di sekitar US$0,000000267 pada waktu publikasi. Berbeda dengan meme coin lainnya, MOG masih menunjukkan tanda stabilisasi yang terbatas. Struktur harga dan indikator momentum justru mengarah pada risiko penurunan lanjutan, alih-alih sinyal pembalikan dalam kondisi pasar saat ini.

Tekanan jual masih terus terbangun berdasarkan indikator momentum. Money Flow Index berada di level 37,1, jauh di atas ambang oversold 20,0 yang biasanya mendahului rebound. Kondisi ini mengindikasikan harga MOG masih berpotensi melanjutkan penurunan, menembus support US$0,000000242, dan meluncur menuju level yang sebelumnya sempat diuji di US$0,000000206.

MOG Price Analysis.
Analisis Harga MOG | Sumber: TradingView

Meski demikian, perubahan sentimen pasar secara luas dapat mengubah prospek MOG. Jika kondisi bullish menguat, MOG berpotensi bertahan di atas support US$0,000000242. Bertahannya level ini dapat membuka peluang rebound menuju US$0,000000317, sekaligus membatalkan skenario bearish dan menandakan kembalinya minat spekulatif terhadap meme coin tersebut.

Bagaimana pendapat Anda tentang meme coin untuk masuk watchlist pekan ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Exchange-Traded Fund (ETF) Solana Catat Outflow Pertama dalam 4 Minggu saat Harga Turun ke US$130

Aksi harga Solana baru-baru ini memperlihatkan upaya pemulihan yang gagal dan mengonfirmasi penurunan yang sebelumnya telah diproyeksikan. Setelah kesulitan mempertahankan momentum kenaikan, SOL justru berbalik melemah karena tekanan jual semakin meningkat.

Kepercayaan investor menurun setelah kerugian terakhir, yang juga berdampak pada exchange-traded fund dan mengakhiri rekor arus masuk selama empat minggu berturut-turut ke ETF berfokus Solana.

Solana Kehilangan Kepercayaan Investor

ETF spot Solana mencatat arus keluar bersih pertama dalam satu bulan, menandakan adanya perubahan sentimen institusi secara jelas. Arus keluar sebelumnya terjadi pada 3 Desember 2025, sehingga data terbaru menjadi sangat penting. Perubahan ini menunjukkan bahwa investor yang fokus pada kondisi makro sedang mengevaluasi kembali eksposur mereka seiring SOL yang tidak mampu mempertahankan reli yang dicoba sebelumnya.

Ketiadaan kelanjutan kenaikan harga mengurangi keyakinan dari pelaku pasar besar. Arus ETF umumnya menggambarkan posisi jangka panjang daripada spekulasi jangka pendek. Ketika Solana kesulitan bertahan di level teknikal utama, modal pun berpindah dari produk-produk terkait SOL. Arus keluar ini menambah tekanan jual dan memperlemah kestabilan harga jangka pendek.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar ke Daily Crypto Newsletter Editor Harsh Notariya di sini.

Solana ETF Flows.
Arus ETF Solana | Sumber: SoSoValue

Metri on-chain juga menunjukkan pandangan yang berhati-hati. Data Net Realized Profit/Loss memperlihatkan investor membukukan kerugian bersih selama empat hari berturut-turut. Pola ini menandakan tekanan yang kian meningkat di antara holder karena penurunan harga menghapus keuntungan yang baru diperoleh. Kerugian beruntun seperti ini sering kali diikuti peningkatan distribusi, terutama saat kondisi pasar tidak pasti.

Kerugian yang direalisasikan mendominasi Solana sepanjang Desember 2025, menggambarkan tekanan penurunan yang berlangsung lama. Januari sempat membawa angin segar dengan profitabilitas yang membaik. namun aksi jual panik selama empat hari terakhir lagi-lagi meniadakan kenaikan itu. Holder yang merugi sepertinya semakin siap untuk keluar dari posisi mereka sehingga pasokan meningkat dan mendorong SOL makin dalam ke fase koreksi.

Solana Net Realized Profit/Loss.
Arus Bersih Profit/Loss Realisasi Solana | Sumber: Glassnode

Rincian Harga SOL

Pada waktu publikasi, Solana diperdagangkan di kisaran US$133 setelah mengalami breakdown dari pola wedge menanjak. Secara teknikal, struktur ini memproyeksikan penurunan hampir 10% hingga ke US$128. SOL mendekati level ini dalam perdagangan terakhir, mengonfirmasi dampak bearish pada pola tersebut dan memvalidasi risiko penurunan lebih lanjut.

Setelah mencetak level terendah intraday di US$130, Solana nampak rentan untuk melemah lebih dalam. Pergerakan menuju US$128 diperkirakan masih sangat mungkin beberapa hari ke depan. Arus keluar ETF, kerugian yang ter-realisasi, dan kepercayaan investor yang memudar semuanya mengisyaratkan tekanan lanjutan pada harga SOL.

Solana Price Analysis.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Pandangan bearish ini bisa berubah jika arus keluar ETF mulai stabil. Jika tekanan jual dari institusi mulai mereda, Solana berpeluang merebut kembali US$136 sebagai support. Bertahan di level itu akan membatalkan skenario bearish saat ini. Pemulihan yang berhasil bisa membuka peluang menuju US$146, menandakan keyakinan baru dan momentum jangka pendek yang membaik.

  •  

Zcash Siap Breakout? Ini Sinyal Teknikal yang Bisa Picu Reli Harga

Harga Zcash kembali menunjukkan tanda-tanda penguatan setelah berminggu-minggu bergerak sideways tanpa arah yang jelas. Perilaku investor terbaru mengindikasikan meningkatnya kepercayaan pasar, dengan akumulasi yang mulai terlihat di berbagai metrik utama.

Sinyal-sinyal bullish ini berpotensi menjadi katalis, membantu ZEC keluar dari fase konsolidasi dan membentuk tren yang lebih tegas dalam waktu dekat.

Whale Zcash Berusaha Dorong Harga Naik

Sentimen pasar terhadap Zcash semakin membaik seiring indikator teknikal menunjukkan sinyal bullish awal. Indikator Chaikin Money Flow membentuk divergensi bullish di grafik. Sementara harga ZEC terus mencetak lower low, CMF justru menghasilkan lower high, menandakan akumulasi tersembunyi.

Divergensi ini mengisyaratkan bahwa arus masuk modal belum sepenuhnya tecermin dalam aksi harga. Baru-baru ini, CMF naik di atas garis nol yang mengonfirmasi perpindahan ke arah arus masuk bersih. Secara historis, pola seperti ini sering mendahului pergerakan harga naik, sehingga Zcash kemungkinan sedang bersiap untuk reli pemulihan.

ZEC CMF
ZEC CMF | Sumber: TradingView

Momen makro juga semakin memperkuat peluang bullish. Data on-chain menunjukkan aktivitas meningkat dari holder besar. Alamat-alamat yang memegang lebih dari US$1.000.000 ZEC terus melakukan akumulasi dalam sepekan terakhir, menguatkan sinyal yang terlihat di indikator momentum.

Kepemilikan whale meningkat sekitar 6,7% selama periode ini. Meskipun laju akumulasi berlangsung moderat, konsistensi jauh lebih penting daripada kecepatan. Pembelian berkelanjutan dari investor besar sering memberikan fondasi yang stabil untuk apresiasi harga, apalagi ketika kondisi pasar lebih luas tetap mendukung.

Zcash Whale Holdings
Kepemilikan Whale Zcash | Sumber: Nansen

Breakout Harga ZEC di Depan Mata

Pada waktu publikasi, harga Zcash parkir di kisaran US$396 setelah sempat meluncur di bawah level support US$405. Altcoin ini masih bergerak dalam pola segitiga, yang mengindikasikan fase kompresi sebelum pergerakan besar berikutnya. Dengan sentimen yang makin positif serta tren akumulasi yang menguat, breakout bullish makin berpotensi terjadi.

Pergerakan tegas di atas resistance US$450 akan mengonfirmasi breakout tersebut. Kekuatan seperti ini bisa membawa ZEC naik ke area US$504, menandakan ZEC keluar tegas dari pola sebelumnya. Jika momentum terus berlangsung, harga bisa lanjut menuju US$540 sehingga Zcash mampu menutupi sebagian besar penurunan terakhirnya.

ZEC Price Analysis.
Analisis Harga ZEC | Sumber: TradingView

Meski demikian, risiko penurunan masih tetap ada. Jika sentimen whale berubah dan tekanan jual muncul, skenario bullish akan melemah. Seumpama terjadi breakdown di bawah pola segitiga, pola setup akan dianggap tidak valid. Dalam situasi seperti itu, ZEC berpotensi terjun ke area US$340, yang mencerminkan distribusi ulang dan hilangnya momentum jangka pendek.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi harga Zcash (ZEC) di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Akankah Harga PUMP Gagal Breakout 57% atau Smart Money Akan Menyelamatkan Altcoin Ini?

Harga Pump.fun melonjak awal pekan ini, menandakan potensi breakout dan momentum bullish yang kembali menguat. Reli tersebut sempat mengisyaratkan pergerakan naik berkelanjutan untuk PUMP.

Namun, koreksi setelahnya menimbulkan ketidakpastian, karena perilaku holder yang beragam kini membayangi prospek PUMP dan menimbulkan keraguan apakah breakout ini bisa bertahan.

Holder PUMP Menunjukkan Perilaku Beragam

Sentimen pasar masih terbelah, meski aktivitas smart money memberikan sedikit dukungan. Smart money merujuk pada dana yang dikelola oleh investor berpengalaman, peserta institusional, perusahaan ventura, serta whale wallet berpengaruh. Entitas-entitas ini sering mengarahkan arah harga melalui akumulasi strategis saat periode penuh ketidakpastian.

Pada kasus PUMP, wallet smart money menambah sekitar 48 juta token selama sepekan terakhir. Ini meningkatkan total kepemilikan mereka sebesar 5,8%. Akumulasi seperti ini menunjukkan kepercayaan terhadap potensi kenaikan harga ke depan. Pembelian berkelanjutan dari pemain besar bisa menstabilkan PUMP dan mencegah penurunan lebih dalam.

Ingin insight token seperti ini setiap hari? Daftar ke Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

PUMP Smart Money
PUMP Smart Money | Sumber: Nansen

Meski terjadi akumulasi dari smart money, momentum makro memberikan sinyal kehati-hatian. Data jaringan menunjukkan penurunan tajam pada jumlah alamat PUMP baru.

Selama periode 48 jam, pembuatan wallet baru turun dari 8.570 menjadi 2.201, menandakan penurunan partisipasi sebesar 74%.

Penurunan ini menandakan minat ritel memudar dan arus modal segar yang melemah. Holder baru punya peranan krusial dalam menopang reli, terutama untuk altcoin yang sedang berkembang.

Tanpa permintaan baru dari partisipan baru, menjaga kekuatan harga akan makin sulit, bahkan dengan dukungan whale sekalipun.

PUMP New Addresses
PUMP Alamat Baru | Sumber: Santiment

Bisakah Harga PUMP Berhasil dalam Breakout?

Harga PUMP baru-baru ini breakout dari pola cup and saucer, formasi yang biasanya menandakan kelanjutan tren bullish. Breakout ini memproyeksikan potensi kenaikan 57% dari US$0,00264, dengan target ke US$0,00420.

Namun, harga gagal melanjutkan kenaikan, menandakan adanya keraguan di antara pembeli.

Sinyal beragam mengindikasikan PUMP sepertinya akan terus konsolidasi di atas level support US$0,00264. Bertahan di zona ini menjaga struktur bullish tetap utuh.

Bila resistance US$0,00278 berhasil dikonfirmasi menjadi support, momentum bisa kembali dan reli breakout pun bisa hidup lagi.

PUMP Price Analysis
Analisis Harga PUMP | Sumber: TradingView

Di sisi lain, arus modal yang melemah bisa meningkatkan risiko penurunan. Jika US$0,00264 tidak mampu dipertahankan, PUMP bisa turun ke area support US$0,00242. Pelemahan lanjutan dapat membatalkan skenario bullish.

Jika tekanan jual terus berlanjut, harga pun bisa merosot lebih jauh ke US$0,00212, yang akan mengonfirmasi breakdown.

  •  

Tekanan Jual HBAR di Level Tertinggi pada 2026, Akankah Trader Long Menghadapi Likuidasi

Harga Hedera terus turun karena tekanan jual yang berkelanjutan membebani struktur pasar. HBAR masih berada dalam tren turun berkepanjangan, sehingga upaya pemulihan pun terhambat.

Data terbaru menunjukkan para penjual benar-benar menguasai pasar, mendorong HBAR menuju zona support penting seiring melemahnya kepercayaan di kalangan trader jangka pendek dan trader dengan leverage.

Holder Hedera Jual

Sentimen pasar terhadap HBAR saat ini sangat bearish. Money Flow Index menunjukkan tekanan jual yang terus menerus dalam beberapa sesi terakhir.

Indikator ini sudah turun di bawah ambang netral 50,0 dan kini berada di area negatif, menandakan arus keluar modal lebih besar daripada arus masuk.

Bacaan ini menandakan investor masih ragu terhadap potensi pemulihan dalam waktu dekat.

Selain itu, jika MFI terus berada di level rendah, ini menandakan permintaan yang melemah dan minat risiko yang turun. Kondisi seperti ini biasanya mendahului pelemahan harga berlanjut, apalagi jika momentum belum bergeser kembali ke fase akumulasi.

Ingin wawasan token seperti ini setiap hari? Daftar ke Crypto Newsletter harian Editor Harsh Notariya di sini.

HBAR MFI
MFI HBAR | Sumber: TradingView

Data makro semakin memperkuat risiko penurunan yang dihadapi Hedera. Peta likuidasi menunjukkan meningkatnya kerentanan di antara trader long.

Namun, jika HBAR kehilangan level support langsung di US$0,114, sekitar US$1,07 juta posisi long bisa terlikuidasi. Hal ini akan menambah tekanan jual di pasar.

Tekanan turun lebih lanjut akan memperburuk kondisi ini. Jika harga menembus di bawah US$0,112, lebih dari US$2,71 juta posisi long bisa terlikuidasi. Tekanan keluar paksa ini menambah stres di pasar, memperkuat momentum bearish, dan membuat trader baru enggan masuk dalam posisi long.

Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Harga HBAR Masih dalam Tren Turun

Harga HBAR masih berada dalam tren turun yang jelas hampir selama dua bulan. Pada waktu publikasi, token ini diperdagangkan di kisaran US$0,117. Harganya masih sedikit berada di atas support US$0,114 yang sejauh ini menjadi pertahanan sementara dari penurunan lebih dalam.

Dengan momentum bearish yang dominan, peluang hilangnya support ini pun semakin tinggi. Jadi, penurunan di bawah US$0,114 kemungkinan akan memicu likuidasi sesuai prediksi. Meski begitu, pergerakan bisa menyeret HBAR ke level US$0,109 sehingga menegaskan struktur penurunan yang lebih luas.

HBAR Price Analysis.
Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Meskipun begitu, skenario pemulihan masih terbuka. Jika momentum bullish muncul kembali dan tekanan jual mulai mereda, HBAR bisa bergerak lebih tinggi. Tekanan beli berkelanjutan di atas US$0,120 akan memperbaiki sentimen pasar. Selain itu, penembusan level US$0,125 akan menggagalkan pola bearish, menandakan kekuatan baru serta potensi pembalikan tren jangka pendek.

  •  

Harga Solana Hadapi Risiko Crash meski Ada 8 Juta Investor Baru

Harga Solana secara keseluruhan masih bergerak naik, namun risiko jangka pendek mulai muncul. SOL membentuk pola wedge naik sejak awal bulan, sebuah pola yang sering berakhir dengan koreksi.

Meski partisipasi investor tetap tinggi, pola ini menandakan ada potensi penurunan harga yang bisa mengurangi hasil bullish belakangan ini.

Holder Solana Saling Melawan Satu Sama Lain

Aktivitas on-chain memperlihatkan pertumbuhan jaringan yang kuat. Sejak awal bulan ini, jumlah alamat yang bertransaksi di Solana naik tajam. Pada puncaknya, lebih dari 8 juta alamat baru masuk ke jaringan hanya dalam waktu 24 jam.

Kenaikan ini menandakan adanya permintaan tinggi terhadap SOL. Alamat-alamat baru biasanya membawa modal segar, sehingga meningkatkan likuiditas dan penggunaan jaringan. Pertumbuhan seperti ini merefleksikan daya tarik ekosistem Solana yang semakin meluas, didorong oleh aktivitas DeFi, meme coin, dan aplikasi berkecepatan tinggi yang menarik minat peserta baru.

Ingin insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Solana New Addresses
Alamat Baru Solana | Sumber: Glassnode

Meski adopsi jaringan terus meningkat, momentum makro justru menunjukkan hal berbeda. Data perubahan posisi di exchange memperlihatkan bahwa holder lama kini lebih berpengaruh terhadap pergerakan harga. Tekanan beli dari peserta jangka panjang semakin melemah, sehingga arus modal baru menjadi kurang berdampak.

Saat kekuatan beli mulai berkurang, tekanan jual justru semakin mendominasi. Pergeseran ini menandakan bahwa holder SOL lama sedang mengurangi eksposur atau bersiap menjual. Jika pasokan lama lebih besar dari permintaan baru, harga berpotensi melemah dan kemungkinan breakdown dari struktur saat ini pun meningkat.

Solana Exchange Position Change.
Perubahan Posisi Solana di Exchange | Sumber: Glassnode

Harga SOL Nampaknya Akan Mengalami Koreksi

Harga Solana berada di kisaran US$144 pada waktu publikasi, bergerak di dalam pola wedge naik yang terbentuk beberapa hari terakhir. Pola bearish continuation ini memproyeksikan potensi penurunan sebesar 9,5%, sehingga target koreksi bisa mendekati US$129 jika struktur ini break ke bawah.

Proyeksi penurunan ini sejalan dengan momentum yang mulai melemah. Jika breakdown terkonfirmasi, SOL kemungkinan akan turun ke level US$136 terlebih dahulu. Kehilangan support ini bisa membawa harga menuju US$130, di mana para pembeli mungkin akan mencoba menahan harga di tengah kewaspadaan pasar yang lebih luas.

Solana Price Analysis.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Meski begitu, skenario bearish belum tentu terjadi. Jika sentimen investor membaik dan tekanan jual mereda, SOL bisa saja rebound dari garis bawah wedge tersebut. Jika harga mampu menembus US$146, itu akan menjadi sinyal kekuatan baru. Potensi kenaikan berikutnya dapat membawa Solana ke US$151 sehingga membatalkan prediksi bearish.

  •  

Bull Ethereum Bisa Gagal karena Pembalikan Kritis Ini

Harga Ethereum baru saja mengalami breakout dari pola segitiga bullish, yang menunjukkan adanya dorongan naik kembali.

Namun, breakout ini kini nampaknya rentan. ETH sudah mencetak divergensi bearish hampir selama tiga minggu, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa pergerakan ini kurang meyakinkan.

Holder Penting Ethereum Tengah Melakukan Koreksi

Ethereum menunjukkan divergensi bearish yang jelas dalam tiga minggu terakhir, yang menjadi sinyal melemahnya kekuatan internal. Walaupun harga ETH terus membentuk level tertinggi yang lebih tinggi, indikator Chaikin Money Flow justru membentuk posisi terendah yang semakin tinggi pula. Pola ini mengisyaratkan bahwa kenaikan harga terjadi bersamaan dengan meningkatnya arus keluar modal, bukan arus masuk modal yang konsisten.

Biasanya, divergensi seperti ini mendahului pembalikan tren. Investor nampaknya mendistribusikan ETH saat harga menguat dan bukan menambah kepemilikan. Ketika modal keluar dari pasar sewaktu harga naik, maka dorongan naik pun berkurang. Dinamika ini meningkatkan kemungkinan breakout yang gagal, apalagi di tengah situasi pasar kripto yang sedang berhati-hati.

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

ETH Bearish Divergence
Divergensi Bearish ETH | Sumber: TradingView

Data makro semakin memperkuat sinyal bearish yang terlihat pada indikator momentum. Crypto whale Ethereum meningkatkan aktivitas penjualan selama sepekan terakhir. Wallet yang berisi antara 100.000 dan 1 juta ETH telah menjual lebih dari 230.000 ETH, menurut data on-chain.

Tekanan jual ini setara dengan sekitar US$760 juta pada harga saat ini. Arus keluar besar dari wallet sejalan dengan penurunan CMF, yang mengonfirmasi kepercayaan yang melemah di antara holder besar. Ketika whale menjual di momen breakout, kekuatan harga menjadi lemah dan peluang penurunan harga dalam waktu dekat pun meningkat.

ETH Whale Holding
Kepemilikan Whale ETH | Sumber: TradingView

Harga ETH Bisa Menghadapi Penurunan

Harga Ethereum saat ini diperdagangkan di sekitar US$3.309 pada waktu publikasi dan masih berada sedikit di atas level support US$3.287. Breakout dari pola segitiga sebelumnya memproyeksikan kenaikan hingga 29,5%, dengan target ke US$4.240. Namun, melemahnya momentum dan divergensi bearish mengancam struktur bullish tersebut.

Dengan situasi seperti saat ini, ETH kemungkinan akan kehilangan support US$3.287. Jika breakdown terjadi, harga bisa turun ke area US$3.131 dan memvalidasi pergerakan ini sebagai fakeout. Penolakan seperti ini akan meningkatkan tekanan jual dan mengindikasikan potensi koreksi lebih dalam di bawah US$3.000.

ETH Price Analysis.
Analisis Harga ETH | Sumber: TradingView

Meski begitu, potensi turun belum pasti terjadi. Jika ETH berhasil rebound dari US$3.287 dan aksi jual whale mulai berkurang, momentum bullish bisa kembali.

Menahan support tersebut bisa membuka peluang Ethereum naik hingga US$3.441. Dan jika kekuatan berlanjut, maka potensi keuntungan bisa bertambah ke area US$3.802, sehingga membatalkan outlook bearish sebelumnya.

  •  

Pemulihan Harga XRP Kembali Ditolak, Bisakah XRP Hindari Penurunan di Bawah US$2?

Harga XRP terus kesulitan seiring kondisi pasar aset kripto yang melemah. Token ini masih berada di bawah tekanan selama beberapa hari, karena gagal mempertahankan upaya pemulihan.

Meski aksi jual masih terjadi, para investor XRP tetap aktif melakukan akumulasi, bertujuan untuk mempertahankan level support kunci dan membatasi risiko penurunan.

Holder XRP Ubah Sikap Mereka

Sentimen pasar terhadap XRP saat ini masih rapuh, sementara data likuidasi menunjukkan risiko penurunan yang semakin meningkat. Berdasarkan liquidation heatmap, trader long XRP menghadapi risiko besar jika harga turun mendekati US$2,00. Terdapat klaster padat likuidasi long di sekitar US$2,02, mewakili sekitar US$25,4 juta posisi leverage.

Pergerakan menuju zona ini bisa dengan cepat mengikis kepercayaan bullish. Likuidasi paksa akan memperbesar tekanan jual dan menarik minat short seller.

Perubahan ini kemungkinan besar akan mendorong sentimen pasar menjadi bearish, khususnya di antara para trader derivatif yang masih optimistis di tengah tren penurunan berkepanjangan dan momentum jangka pendek yang melemah pada XRP.

Ingin insight token seperti ini? Daftar Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

XRP Liquidation Heatmap.
Peta Likuidasi XRP | Sumber: Coinglass

Meski ada tekanan jangka pendek, indikator makro menunjukkan permintaan dasar yang semakin positif. Data perubahan posisi di exchange menunjukkan peningkatan bar hijau, menandakan arus keluar bersih dari exchange. Tren ini biasanya mencerminkan meningkatnya tekanan beli, karena para investor memindahkan XRP ke wallet pribadi alih-alih menyiapkan aset untuk dijual.

Ini merupakan perubahan mencolok dibanding tiga bulan sebelumnya, ketika tekanan jual menguasai pergerakan harga XRP. Akumulasi yang berkelanjutan bisa membantu menstabilkan perilaku harga selama kondisi pasar secara umum tidak semakin memburuk.

Peralihan dari distribusi ke akumulasi ini mendukung kemungkinan skenario pemulihan dalam jangka menengah.

XRP Exchange Net Position Change.
Perubahan Arus Bersih Posisi XRP di Exchange | Sumber: Glassnode

Harga XRP Mungkin Aman dari Penurunan Lebih Lanjut

Harga XRP berada di kisaran US$2,06 pada waktu publikasi, masih melanjutkan tren turun yang sudah membatasi pemulihan selama lebih dari sepuluh hari. Token ini masih bertahan di atas level support US$2,03 yang sangat penting untuk struktur pasar jangka pendek dan kepercayaan trader.

Support ini sudah bertahan dari beberapa kali uji dalam beberapa pekan terakhir, sehingga menandakan minat investor yang kuat di level tersebut. Akumulasi yang berkelanjutan diperkirakan akan tetap bertahan di US$2,03, bahkan jika XRP konsolidasi di kisaran harga itu.

Pantulan yang berhasil bisa mendorong harga menembus US$2,10, sehingga XRP mampu breakout dari tren turun dan mendapatkan kembali momentum.

XRP Price Analysis
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Namun, tekanan kelemahan pasar secara umum bisa saja mengalahkan upaya bullish ini. Penurunan harga yang jelas di bawah US$2,03 akan membuka peluang XRP turun di bawah US$2,00.

Pergerakan seperti itu akan membatalkan skenario bullish, memicu likuidasi long sekitar US$25 juta, dan kemungkinan membawa harga XRP jatuh ke US$1,93 di tengah tekanan jual yang semakin menguat.

  •  

3 Altcoin Akhir Pekan Yang Wajib Dipantau | 17 – 18 Januari

Dengan pasar yang nampaknya mulai berubah dari bullish ke bearish, kini muncul pertanyaan apakah reli altcoin belakangan ini akan bertahan atau tidak. Sementara beberapa altcoin mungkin sangat tergantung pada perkembangan eksternal, sebagian lainnya masih mengikuti arahan dari pergerakan BTC. Simak 3 altcoin yang wajib di pantau akhir pekan ini.

BeInCrypto telah menganalisis tiga altcoin berikut yang berpotensi mengejutkan investor di akhir pekan ini.

Chiliz (CHZ)

Chiliz nampaknya akan menjalani akhir pekan yang berpotensi bullish setelah mengumumkan visi Chiliz 2030. Roadmap jangka panjang tersebut berfokus pada pengembangan blockchain olahraga dan mendorong adopsi di dunia nyata. Update strategi ini telah meningkatkan sentimen terhadap CHZ, sehingga altcoin ini berada pada posisi yang lebih baik di mata investor yang sedang menilai prospek pertumbuhan jaringan di masa depan.

Walau pengumuman ini mungkin belum cukup untuk memicu pemulihan penuh, pengumuman tersebut bisa menjaga minat setelah reli mingguan CHZ sebesar 30%. Saat ini CHZ diperdagangkan di level US$0,057 dan kemungkinan akan konsolidasi di dekat level harga sekarang. Jika CHZ mampu bertahan di atas US$0,053, hal itu menandakan stabilitas yang menunjukkan para pembeli masih aktif hingga akhir pekan walaupun katalis jangka pendeknya terbatas.

CHZ Price Analysis
Analisis Harga CHZ | Sumber: TradingView

Risiko pergerakan ke bawah masih ada karena indikator momentum menunjukkan tanda waspada. Money Flow Index mengisyaratkan kondisi overbought, yang menandakan tekanan beli mungkin sudah jenuh. Jika aksi ambil untung mulai meningkat, CHZ bisa jatuh di bawah US$0,053. Koreksi lebih dalam ke area US$0,050 akan membatalkan outlook netral dan menegaskan tekanan bearish jangka pendek.

Dash (DASH)

DASH menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik pekan ini setelah meroket 114% hanya dalam tujuh hari. Saat ini altcoin tersebut diperdagangkan mendekati US$80, ditopang oleh momentum beli yang sangat kuat. Meski reli besar sudah terjadi, DASH masih 24,8% di bawah level US$100, sehingga para trader terus memantau apakah kekuatan reli ini dapat bertahan.

Kenaikan harga DASH baru-baru ini terjadi setelah adopsi merchant meningkat, salah satunya ketika Alchemy Pay mengintegrasikan jaringan DASH. Namun indikator momentum menunjukkan kehati-hatian. Chaikin Money Flow menampilkan divergensi bearish, di mana harga mencetak higher high sementara CMF justru melemah. Ini mengindikasikan terjadi arus keluar modal di balik reli DASH, sehingga meningkatkan risiko pergerakan harga ke bawah.

DASH Price Analysis.
Analisis Harga DASH | Sumber: TradingView

Jika tekanan jual makin kuat, DASH bisa kehilangan support di US$74 dan turun ke kisaran US$63 dalam waktu dekat. Pergerakan ini akan mengonfirmasi fase koreksi. Sebaliknya, jika arus modal masuk kembali, harga bisa stabil. Permintaan yang berkelanjutan akan memungkinkan DASH memperpanjang kenaikan dan mencoba menantang level US$100 pada pekan depan.

Polygon (POL)

Salah satu altcoin lain yang perlu diperhatikan akhir pekan ini adalah POL, yang tampil sangat volatil di bulan Januari dengan reli 46% pada pekan lalu saat sentimen bullish mendominasi perdagangan awal. Tapi, momentum tersebut langsung memudar. Ketidakpastian pasar yang tinggi menyebabkan pergerakan harga sangat tajam, sehingga POL turun 15,6% minggu ini.

Reversal mendadak ini menunjukkan kepercayaan pasar yang sangat rapuh dan menggambarkan betapa cepatnya permintaan spekulatif bisa lenyap.

Arus modal ke POL juga melemah signifikan dalam beberapa sesi terakhir, sehingga POL jadi salah satu altcoin pertama yang ditinggalkan investor. Chaikin Money Flow menampilkan arus masuk yang mengering sepenuhnya. Jika arus keluar menguasai pasar, tekanan turun bisa semakin kuat. Dalam kondisi seperti itu, harga POL berisiko turun ke zona support US$0,138.

POL Price Analysis
Analisis Harga POL | Sumber: TradingView

Pembalikan bullish masih mungkin terjadi jika sentimen di pasar secara umum membaik. Akumulasi yang terjadi lagi bisa mendorong POL kembali ke atas support di US$0,155. Jika harga bertahan di level ini, maka kepercayaan jangka pendek bisa kembali pulih. Dengan pembelian yang berkelanjutan, POL berpotensi memperpanjang pemulihan menuju US$0,183 sehingga membatalkan outlook bearish saat ini.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

  •  

Harga HBAR Turun 40% sejak Peluncuran ETF Canary; Apa yang Salah?

Pergerakan harga Hedera belakangan ini kesulitan membangkitkan kepercayaan, karena HBAR gagal mempertahankan pemulihan yang berarti.

Walaupun ekspektasi tinggi setelah peluncuran exchange-traded fund (ETF) HBAR, performa token yang datar menyoroti narasi yang sudah sering terjadi di dunia aset kripto. Kejadian ini semakin mirip dengan skenario klasik “beli saat rumor, jual saat berita resmi”.

HBAR ETF – Kisah yang Mengecewakan

Canary HBAR ETF muncul sebagai salah satu ETP aset kripto dengan performa paling lemah sejak debutnya. Saat peluncurannya di akhir Oktober, produk ini sempat menarik minat kuat dan mencapai puncaknya dengan arus masuk kumulatif sekitar US$30.000.000. Tapi, momentum itu dengan cepat menghilang dan sampai sekarang belum kembali secara konsisten.

Data terbaru menunjukkan ETF ini hanya mencatat arus masuk sebesar US$875.000, sementara sebagian besar hari perdagangan arus bersihnya tetap datar di angka nol. Pola ini mencerminkan aksi spekulatif sebelum peluncuran ETF. Begitu ETF diperdagangkan, peserta awal merealisasikan keuntungan, memicu tekanan jual yang terus berlanjut. Persetujuan ETF itu sendiri gagal menarik permintaan baru yang berarti.

Lebih lanjut, dampak ETF ini lebih ke simbolis dibanding penggerak modal nyata. Canary ETF memang meningkatkan visibilitas, tapi tidak mampu mendorong permintaan spot HBAR yang signifikan. Tanpa volume lanjutan yang kuat, harga pun gagal bertahan di level teknikal penting, sehingga pergerakan turun semakin cepat.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

HBAR ETF.
HBAR ETF | Sumber: SoSoValue

Indikator teknikal memperkuat pandangan hati-hati ini. Chaikin Money Flow, yang melacak pergerakan modal pada holder besar, mulai turun di bawah garis nol. Berdasarkan sejarah, perubahan pada CMF seperti ini sering kali bertepatan dengan periode kelemahan harga HBAR, karena outflow mulai mendominasi inflow.

Perilaku ini menandakan minat institusi dan whale masih sangat rentan. Saat modal keluar dari Hedera, harga biasanya langsung bereaksi dengan cepat. Jika CMF terus menurun, bisa jadi ini pertanda gelombang distribusi selanjutnya. Dinamika ini akan membatasi upaya harga untuk naik dan membuat pemulihan sulit tercapai.

HBAR CMF
HBAR CMF | Sumber: TradingView

Pemulihan Harga HBAR Sulit

Sejak ETF HBAR resmi diperdagangkan, harga token turun sekitar 41%, dari US$0,200 menjadi sekitar US$0,117 pada waktu publikasi. Penurunan ini memperjelas adanya kesenjangan antara ekspektasi dan permintaan nyata di pasar. Setelah penurunan tajam, HBAR kini memasuki fase konsolidasi yang menandakan ketidakpastian arah selanjutnya.

Hasil serupa yang bergerak dalam rentang sempit sepertinya akan kembali terjadi. HBAR kini bergerak di antara resistance US$0,131 dan support US$0,113. Jika tekanan jual bertambah dan outflow makin besar, penurunan di bawah US$0,113 kemungkinan menyusul. Jika itu terjadi, target penurunan selanjutnya di US$0,104, sedangkan US$0,096 akan menjadi support yang lebih dalam.

HBAR Price Analysis.
Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Skenario bullish hanya mungkin terjadi jika arus modal berubah. Jika outflow melambat dan sentimen pasar secara umum membaik, HBAR bisa stabil di sekitar US$0,113 dan memantul naik. Pergerakan tegas di atas US$0,131 akan membuka harapan pemulihan. Jika harga berhasil menembus US$0,150, asumsi bearish akan gugur dan kepercayaan pasar pun bisa kembali.

  •  

Harga Zcash di Persimpangan – Breakout US$450 atau Crash di Bawah US$400 Selanjutnya?

Zcash memasuki fase yang lebih tenang setelah berminggu-minggu mengalami pergerakan tajam, dengan volatilitas harga yang kini menurun signifikan. Perlambatan ini memicu terbentuknya pola segitiga simetris, yang ditandai oleh higher low dan lower high yang semakin rapat.

Ketika ZEC semakin terkompresi dalam pola ini, para trader memperhatikan dengan seksama, karena perilaku investor akan menentukan pergerakan besar berikutnya.

Penjualan Zcash Semakin Menguat

Data on-chain menunjukkan peningkatan kewaspadaan di antara para holder Zcash. Data Nansen mencatat adanya peningkatan saldo ZEC di exchange terpusat secara konsisten. Tren ini biasanya menandakan niat investor untuk menjual, karena aset dipindahkan dari wallet pribadi ke exchange untuk mengantisipasi penurunan harga lebih lanjut.

Peningkatan saldo di exchange sebesar 16% dalam 24 jam terakhir memperlihatkan bahwa para holder kini lebih fokus menjaga modal daripada menambah kepemilikan. Perilaku ini mencerminkan keyakinan yang melemah dan menambah tekanan jual secara bertahap, sehingga bisa membebani harga selama fase konsolidasi.

Ingin info token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Zcash Exchange Balance
Saldo Zcash di Exchange | Sumber: Nansen

Tekanan jual biasanya juga meluas ke pasar derivatif, sehingga risiko meningkat akibat likuidasi. Pada kasus Zcash, peta likuidasi saat ini menunjukkan adanya asimetri yang membatasi percepatan penurunan. Posisi short berada di area US$500 dengan eksposur sekitar US$48 juta, lebih tinggi dibandingkan US$25 juta posisi long yang terkumpul di kisaran US$357.

Ketidakseimbangan ini bikin penjual short relatif masih aman saat ini, sementara trader long justru menanggung risiko lebih besar dalam waktu dekat. Jika ZEC turun lebih dalam dan posisi long terlikuidasi, maka minat bullish bisa semakin luntur. Kondisi seperti ini biasanya mengurangi permintaan leverage, sehingga aktivitas Futures akan tetap rendah sampai ada sinyal arah yang lebih jelas.

Zcash Liquidation Map.
Peta Likuidasi Zcash | Sumber: Coinglass

Harga ZEC Menanti Arah yang Jelas

ZEC tetap bergerak dalam pola segitiga simetris, dengan harga tertinggi dan terendah yang makin mendekat satu sama lain. Struktur ini biasanya mengindikasikan bahwa akan ada pergerakan tajam ketika volatilitas makin menurun. Saat harga mendekati puncak pola, trader perlu mempersiapkan diri pada potensi breakout atau breakdown yang dipengaruhi oleh arus spot market dan posisi derivatif.

Kondisi saat ini lebih condong ke risiko penurunan. Tekanan jual yang terus berlangsung serta saldo exchange yang naik meningkatkan peluang terjadinya breakdown di bawah US$405. Jika harga menyentuh US$340, kemungkinan besar akan terjadi likuidasi posisi long. Efek domino ini bisa memperdalam penurunan harga, menyeret harga Zcash hingga ke level US$300 seiring memudarnya keyakinan para bullish.

ZEC Price Analysis.
Analisis Harga ZEC | Sumber: TradingView

Skenario positif pun masih terbuka jika tekanan jual mereda dan dana masuk kembali ke pasar. Breakout bersih di atas batas atas segitiga di sekitar US$504 bakal membatalkan skenario bearish. Langkah ini berpotensi memicu likuidasi short, membuka peluang reli cepat menuju US$600 seiring momentum berpihak penuh ke para pembeli.

  •  

Bitcoin Mendekati US$98.000 Take Profit Atau Hold?

Harga Bitcoin menunjukkan pemulihan stabil dalam beberapa sesi terakhir, dengan kenaikan yang kini menempatkan BTC di dekat zona potensial breakout. Kenaikan berkelanjutan ini membuat suasana pasar menjadi lebih optimistis meskipun tetap berhati-hati.

Tapi, saat momentum bullish terus menguat, keuntungan holder jangka pendek yang naik menciptakan risiko yang sudah sering terjadi dan bisa menghambat laju kenaikan Bitcoin.

Beberapa Holder Bitcoin Keluar, Sementara yang Lain Membeli di Saat Harga Turun

Baru-baru ini, Bitcoin melonjak hingga ke level tertinggi dua bulan di dekat US$97.500, yang merupakan level terkuat sejak awal November. Reli ini terjadi meski partisipasi investor ritel terlihat berkurang secara signifikan. Data on-chain dalam tiga hari terakhir menunjukkan jumlah holder Bitcoin menurun, menandakan investor kecil memilih keluar.

“terjadi penurunan bersih sebanyak -47.244 holder, yang menunjukkan bahwa para ritel mulai keluar karena FUD & ketidaksabaran,” sorot Santiment.

Pada waktu yang sama, saldo Bitcoin di exchange turun ke titik terendah dalam tujuh bulan, sekitar 1,18 juta BTC. Persediaan yang lebih rendah di exchange seringkali menandakan tekanan jual instan yang juga menurun.

Ini merupakan kali ketiga dalam tiga bulan terakhir di mana penurunan saldo exchange berbarengan dengan stabilisasi harga. Jika digabung, sinyal-sinyal ini memperkuat kepercayaan bahwa Bitcoin sepertinya sedang membentuk titik terendah lokal baru.

Ingin insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Bitcoin Could Be Forming A Bottom.
Bitcoin Bisa Saja Sedang Membentuk Titik Terendah Baru | Sumber: Santiment

Indikator makro memberi warna tambahan bagi narasi pemulihan. Market Value to Realized Value Long/Short Difference menunjukkan holder jangka pendek kembali mendominasi profitabilitas dibandingkan holder jangka panjang. Aksi akumulasi baru-baru ini, bersama dengan harga yang naik, membuat profit holder jangka pendek menyentuh level tertinggi sejak Januari 2023.

Secara historis, profitabilitas jangka pendek yang tinggi bisa jadi sinyal ganda. Walau ini menunjukkan permintaan dan kekuatan harga yang membaik, holder jangka pendek biasanya lebih mudah menjual. Hingga saat ini, belum ada bukti distribusi agresif. Tapi, keuntungan yang terus bertambah bisa saja menggoda holder tipe ini untuk mengambil profit, yang nantinya bisa memperlambat pemulihan Bitcoin.

Bitcoin MVRV Long/Short Difference
Bitcoin MVRV Long/Short Difference | Sumber: Santiment

Harga BTC Punya Breakout di Depan Mata

Pada waktu publikasi, Bitcoin bergerak di kisaran US$95.372 dan berada dalam pola ascending broadening wedge. Struktur ini kerap membawa sentimen bullish bila harga mampu breakout dan bertahan. Breakout yang terkonfirmasi membutuhkan Bitcoin untuk merebut kembali level US$98.000 dan berhasil retest sebagai support.

Jika kondisi saat ini tetap bertahan, formasi dasar harga yang terlihat bisa mendukung kenaikan selanjutnya. Menahan level psikologis US$95.000 tetap jadi kunci. Jika zona ini berhasil dipertahankan, kemungkinan besar pembeli terdorong kembali mencoba menantang US$98.000. Jika level tersebut berhasil menjadi support, jalan menuju target psikologis di US$100.000 akan terbuka.

Bitcoin Price Analysis.
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Skenario bearish juga masih bisa terjadi. Jika momentum bullish melemah dan holder jangka pendek mulai mengambil profit, Bitcoin dapat saja kehilangan support US$95.000. Jika terjadi, besar kemungkinan BTC turun ke US$93.471 atau bahkan lebih rendah lagi. Breakdown di bawah zona ini akan membatalkan skenario bullish dan menunda upaya breakout berikutnya.

  •  
❌