Normal view

Mengapa Pasar Aset Kripto Naik Hari Ini?

22 January 2026 at 04:44

Total market cap aset kripto (TOTAL) dan Bitcoin (BTC) mencatat pemulihan dalam 24 jam terakhir. Pemulihan ini terjadi setelah AS membatalkan tarif 10% yang sebelumnya diumumkan untuk 8 negara Uni Eropa. Hal ini juga mendorong kenaikan harga MYX Finance (MYX), membawa altcoin tersebut mendekati US$6,00

Berita hari ini:-

Pasar Kripto Kembali Menguat di Atas US$3 Triliun

Total market cap aset kripto naik sebesar US$50 miliar menjadi US$3,01 triliun seiring dengan membaiknya sentimen pasar. Reli harga ini terjadi setelah ketegangan antara AS dan Uni Eropa mulai mereda. Minat risiko yang kembali meningkat telah mendorong penguatan harga di seluruh aset digital, menandakan stabilisasi jangka pendek usai volatilitas baru-baru ini.

Sentimen ekonomi makro yang membaik bisa memperpanjang pemulihan ini. Saat pasar keuangan global dibuka, momentum bullish mungkin akan berlanjut ke perdagangan aset kripto. Pembelian lanjutan yang kuat dapat membawa TOTAL menuju US$3,09 triliun, mencerminkan kepercayaan yang pulih serta aliran modal baru ke ekosistem aset kripto.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

TOTAL Price Analysis.
Analisis Harga TOTAL | Sumber: TradingView

Risiko kenaikan tetap bergantung pada permintaan yang berkelanjutan. Bila respons investor cenderung datar, pasar bisa bergerak sideways di level US$3,00 triliun. Kurangnya momentum juga dapat memicu koreksi, sehingga US$3,00 triliun akan menjadi zona support utama dalam waktu dekat.

Bitcoin Targetkan Breakout US$90.000

Bitcoin sempat turun di bawah US$90.000 dalam 48 jam terakhir, mencatat harga terendah harian di US$87.250 sebelum pulih kembali. Pada waktu publikasi, BTC diperdagangkan di kisaran US$89.832. Pemulihan ini menunjukkan adanya stabilisasi jangka pendek, walaupun sentimen investor masih waspada menyusul volatilitas yang tinggi di pasar aset kripto secara keseluruhan.

Bitcoin yang mendekati resistance di US$90.000 berpotensi mengembalikan kepercayaan investor. Jika terjadi pergerakan kuat menembus level ini, BTC bisa terdorong ke US$91.298. Jika resistance tersebut terlewati, momentum bullish akan semakin kuat dan membuka jalan menuju US$93.471, yang memberikan peluang bagi Bitcoin untuk memulihkan sebagian kerugian sebelumnya.

Bitcoin Price Analysis

Tekanan turun masih tetap ada jika tren bullish tidak berlanjut. Penolakan di dekat US$90.000 bisa mendorong Bitcoin kembali ke bawah zona support US$89.241. Dalam skenario tersebut, BTC berisiko turun ke US$87.210, sehingga mematahkan analisis bullish dan memperkuat tekanan bearish dalam jangka pendek.

MYX Finance Pulih dengan Cepat

MYX muncul sebagai altcoin top gainer dalam 24 jam terakhir, naik sebesar 16,7%. Pada waktu publikasi, token ini diperdagangkan di kisaran US$5,97. Momentum kenaikan yang kuat menandakan minat investor yang meningkat, karena MYX berhasil mengungguli aset kripto lainnya di sesi perdagangan terbaru.

Gerak harga saat ini berfokus pada resistance di level US$6,07. MYX tetap mendapat dukungan di atas area US$5,77, yang menjadi daya tarik bagi para pembeli. Jika berhasil breakout di atas US$6,07, momentum bullish dapat berlanjut dengan kekuatan menuju target psikologis US$7,00.

MYX Price Analysis.
Analisis Harga MYX | Sumber: TradingView

Jika tidak mampu menembus resistance, pandangan pasar akan berubah. Penolakan di US$6,07 bisa membuat MYX bergerak konsolidasi di antara kisaran US$6,07 dan zona support US$5,10. Pergerakan harga yang bertahan dalam rentang ini secara berkepanjangan dapat melemahkan momentum bullish dan membatalkan tren naik yang saat ini terjadi.

68% Trader XLM Sedang Short—Apakah Akumulasi Masih Bisa Memicu Pembalikan Arah?

21 January 2026 at 22:00

Harga Stellar masih tertekan karena pelemahan pasar aset kripto secara umum terus membebani altcoin. XLM turun secara bertahap, mengonfirmasi pola chart bearish dan meningkatkan risiko penurunan dalam jangka pendek.

Walaupun para trader mungkin ingin memanfaatkan momentum ini, perilaku on-chain menunjukkan bahwa para holder XLM mengambil posisi yang berbeda.

Holder Stellar Dapat Selamatkan XLM

Data derivatif menyoroti ketidakseimbangan yang jelas dalam penempatan posisi pasar. Peta likuidasi memperlihatkan eksposur sekitar 68% condong ke trader short, menandakan keyakinan bearish yang kuat. Dominasi seperti ini sering menambah sensitivitas terhadap volatilitas, sebab penempatan posisi yang terlalu ramai bisa memperbesar reaksi harga ketika momentum berubah.

Di bawah level saat ini, terdapat klaster padat likuidasi long dengan leverage di kisaran US$0,20 hingga US$0,185. Jika harga bergerak ke zona ini, bisa terjadi likuidasi paksa sehingga tekanan jual akan meningkat dan menambah laju penurunan. Kondisi ini menjelaskan kenapa pihak bearish masih mengincar penurunan lebih jauh, sebab kantong likuiditas tetap rentan di bawah level support utama.

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar untuk menerima Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

XLM Liquidation Map
Peta Likuidasi XLM | Sumber: Coinglass

Meskipun posisi pasar didominasi sentimen bearish, indikator makro memberikan tanda awal terjadinya divergensi. Chaikin Money Flow (CMF) membentuk higher low selama empat hari berturut-turut, meskipun harga XLM mencatatkan lower low. Divergensi bullish ini menunjukkan aliran modal masuk yang meningkat di balik permukaan transaksi.

CMF memantau tekanan beli dan jual lewat harga serta volume. Kenaikan CMF saat harga turun sering mengindikasikan akumulasi, bukan distribusi. Untuk Stellar, pola ini memberi sinyal bahwa investor perlahan membangun posisi, dan bisa saja menciptakan peluang pembalikan tren jangka pendek ketika tekanan jual mulai mereda.

XLM CMF
XLM CMF | Sumber: TradingView

Harga XLM Perlu Amankan Support

XLM diperdagangkan di kisaran US$0,212 pada waktu publikasi, bertahan sedikit di atas level support US$0,210. Awal pekan ini, altcoin tersebut menembus ke bawah dari pola descending triangle, formasi yang biasanya mengarah pada kelanjutan tren bearish. Breakout ke bawah ini membuat risiko penurunan dalam waktu dekat tetap tinggi.

Pola descending triangle memproyeksikan potensi penurunan 14% menuju US$0,188, menempatkan XLM sekitar 11% dari target. Meski begitu, kemungkinan harga akan stabil sebelum mencapai level tersebut. Support bisa muncul di sekitar US$0,210 atau, paling buruk, mendekati US$0,201. Ketidakpastian ini menguatkan proyeksi netral-cenderung bearish untuk XLM.

XLM Price Analysis.
Analisis Harga XLM | Sumber: TradingView

Perubahan momentum sangat bergantung pada pertahanan level kunci. Jika US$0,210 tetap menjadi support, Stellar bisa kembali stabil. Apabila terjadi reli yang berkelanjutan, harga XLM berpotensi menuju zona resistance US$0,230. Jika mampu merebut kembali level tersebut, pola bearish akan batal dan sinyal pembalikan jangka pendek akan muncul berkat permintaan yang mulai membaik.

Apakah Reli 180% Axie Infinity (AXS) Hanya Exit Liquidity untuk Para Holder? Chart Punya Jawabannya

21 January 2026 at 20:00

Axie Infinity sedang mengalami hari yang sangat baik. Harga AXS naik sekitar 17% hari ini, mengonfirmasi terjadinya breakout yang sudah diantisipasi sebelumnya. Dengan pergerakan ini, token tersebut sekarang telah mencatat kenaikan sekitar 180% dalam sebulan terakhir, yang menjadikannya salah satu performa terbaik di sektor GameFi.

Tapi reli besar sering kali menimbulkan satu pertanyaan yang tidak nyaman. Apakah kekuatan ini benar-benar permintaan nyata, atau hanya menjadi likuiditas keluar bagi para holder besar? Data grafik dan on-chain menunjuk pada jawaban yang lebih kompleks.

Breakout Terkonfirmasi, tapi Momentum Mulai Melambat

Breakout harga AXS sendiri sangat jelas.

AXS breakout dari pola bull flag setelah beberapa sesi konsolidasi. Harga reli hingga ke level tertinggi mendekati US$2,54, sebuah pergerakan sekitar 168% dari basisnya. Tapi reaksi harga di US$2,54 cukup penting.

Harga langsung mendapat penolakan tajam, sehingga muncul wick atas yang panjang. Wick ini menandakan adanya aksi jual aktif, bukan hanya realisasi profit secara pasif. Area US$2,54 pun menjadi level suplai yang nyata.

Momen saat ini juga memberikan sinyal peringatan.

Antara 17 Januari hingga 21 Januari, harga AXS nampaknya mencetak harga tertinggi baru, sementara nilai Relative Strength Index (RSI) membentuk lower high. RSI mengukur momentum dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga terkini. Ketika harga naik, tapi RSI melemah, berarti kekuatan kenaikan mulai menurun, yang dikenal sebagai pola bearish divergence. Untuk mengonfirmasi divergence, candle berikutnya perlu terbentuk di bawah US$2,54, sedangkan nilai RSI tetap lebih rendah dari puncak sebelumnya.

Axie Infinity Pattern
Pola Axie Infinity | Sumber: TradingView

Mau insight token seperti ini setiap hari? Langganan Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Bearish divergence yang sedang berkembang ini tidak membatalkan breakout yang terjadi.

Ini menunjukkan bahwa kelanjutan reli sekarang membutuhkan permintaan baru, bukan hanya momentum dari pembeli sebelumnya. Tanpanya, reli ini rentan terhadap koreksi, jeda, atau bahkan pembalikan tren.


Holder Besar Jual Saat Harga Naik Sementara Pembeli Jangka Pendek Mengejar

Data on-chain menjelaskan mengapa reli ini terlihat goyah.

Sejak 13 Januari, harga AXS naik dari sekitar US$0,95 ke US$2,39, atau kenaikan sekitar 151%. Dalam periode yang sama, suplai whale turun dari 255,16 juta AXS menjadi sekitar 244 juta AXS. Artinya, para whale telah menjual sekitar 11,2 juta AXS, atau sekitar 4,4% dari kepemilikan mereka—langsung pada saat harga sedang naik.

AXS Whales
Whale AXS | Sumber: Santiment

HODL waves juga mengonfirmasi perilaku ini.

HODL waves melacak berapa lama coin telah di-hold dan menunjukkan kelompok holder mana yang menaikkan atau mengurangi suplai. Kelompok 1 tahun hingga 2 tahun mengalami penurunan tajam, dari 13,73% total suplai menjadi sekitar 4,16%. Holder jangka panjang memanfaatkan reli ini untuk mengurangi kepemilikan, bukan menambahnya.

Long-Term Holders
Holder Jangka Panjang | Sumber: Glassnode

NUPL menjelaskan mengapa hal ini terjadi sekarang. Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) mengukur apakah para holder sedang memperoleh untung atau masih rugi. Nilai negatif berarti holder masih dalam posisi rugi. Untuk AXS, nilai NUPL masih dalam zona kapitulasi, tapi intensitas kerugian mulai berkurang.

Sejak akhir Desember, NUPL telah membaik dari sekitar −3,4 menjadi sekitar −0,5. Secara sederhana, holder masih menjual dalam kondisi rugi, tapi setiap reli harga mengurangi kerugian tersebut. Ini menciptakan insentif kuat untuk menjual saat harga menguat guna memulihkan modal.

Losses Going Down
Kerugian Mulai Berkurang | Sumber: Glassnode

Holder jangka pendek justru melakukan kebalikannya. Kelompok 1 bulan hingga 3 bulan meningkatkan porsi kepemilikannya dari 2,64% menjadi 4,76%, atau naik lebih dari 80%. Para pembeli ini sedang mengejar momentum, bukan berusaha menutup kerugian.

HODL Waves
HODL Waves | Sumber: Glassnode

Ini adalah struktur exit-liquidity klasik. Holder jangka panjang dan whale menjual saat kerugian mulai mengecil, sedangkan trader jangka pendek membeli dengan harapan harga akan segera lanjut naik dengan cepat.


Cost Basis dan Level Harga AXS Tunjukkan di Mana Likuiditas Keluar Jadi Berisiko

Data cost basis menunjukkan di mana setup GameFi ini bertahan atau gagal.

Support terpenting dalam waktu dekat ada di kisaran US$2,17–US$2,20, yang juga tercermin di grafik harga. Sekitar 1,99 juta AXS sudah terakumulasi di area ini. Selama harga bergerak di atas level itu, koreksi harga masih dianggap wajar.

Key AXS Price Clusters
Klaster Harga Kunci AXS | Sumber: Glassnode

Di bawah area itu, support struktural terkuat berada di level US$1,62–US$1,64, di mana sekitar 3,50 juta AXS sudah terakumulasi. Jika harga jatuh di bawah US$1,63 yang juga ada di grafik harga, ini menjadi sinyal bahwa pembeli jangka pendek terperangkap dan struktur breakout gagal.

Strongest Support If Price Corrects
Support Terkuat Jika Harga Terkoreksi | Sumber: Glassnode

Di sisi atas, buyer perlu menutup harga harian di atas US$2,54, atau sekitar 6% di atas level saat ini, agar jalur menuju US$2,72 bahkan bisa ke US$3,01 kembali terbuka.

AXS Price Analysis
Analisis Harga AXS | Sumber: TradingView

Sampai hal itu terjadi, setiap pergerakan naik kemungkinan besar akan bertemu tekanan jual daripada percepatan kenaikan.

Breakdown Zcash 34% Terpicu — Mengapa Semua Ini Bisa Jadi Setup untuk Menjebak Bear

21 January 2026 at 18:00

Zcash telah secara resmi mengonfirmasi terjadinya breakdown bearish. Harganya kehilangan garis tren jangka panjang utama dan mengaktifkan pola teknikal yang menandakan potensi penurunan sebesar 34%. Dalam kondisi normal, konfirmasi seperti ini biasanya menarik penjual agresif. Tapi, justru yang terjadi sebaliknya. Holder besar mulai masuk, saldo exchange turun drastis, sementara posisi leverage banyak didominasi posisi short karena bear berharap harga turun lebih dalam lagi.

Kombinasi seperti ini jarang muncul saat breakdown berjalan mulus. Pola ini biasanya muncul saat pasar sedang menyiapkan hukuman bagi satu sisi trader.

Breakdown Teronfirmasi setelah Kehilangan Level Tren Krusial

Dari sisi teknikal, breakdown ini memang nyata.

Harga Zcash masih turun sekitar 55% dari puncak awal November di dekat US$745. Lebih penting lagi, harga ZEC kini sudah kehilangan exponential moving average (EMA) 100 hari. EMA adalah indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru, sehingga berguna untuk melihat perubahan arah pasar.

Level ini pernah menjadi perhatian sebelumnya. Pada awal Desember, Zcash sempat turun di bawah EMA 100 hari, tapi langsung naik lagi ke atas keesokan harinya. Pergerakan itu memicu reli tajam sebesar 71%. Kali ini, level tersebut belum berhasil ditembus kembali, sehingga tekanan tren bearish tetap dominan.

Zcash Price History
Riwayat Harga Zcash | Sumber: TradingView

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Pada grafik 12 jam, Zcash juga mengonfirmasi breakdown head-and-shoulders pada 20 Januari. Ini adalah pola pembalikan tren yang muncul setelah tren naik dan biasanya mengindikasikan pergerakan turun yang lebih dalam jika neckline jebol. Berdasarkan struktur ini, potensi penurunan sekitar 34% kini seharusnya sudah aktif.

Breakdown Kunci | Sumber: TradingView

Saat ini secara teknikal, bear sudah memperoleh apa yang mereka inginkan. Tapi reaksi setelahnya justru membuat pola ini jadi tidak biasa.

Aksi Beli Muncul setelah Pelemahan, Bukan Sebelumnya — Tapi Kenapa

Data on-chain menjelaskan mengapa respons terhadap breakdown ini sangat penting.

Saldo exchange menunjukkan berapa banyak koin yang tersimpan di platform trading. Jika saldo exchange naik, biasanya menandakan tekanan jual meningkat, sedangkan jika saldo turun, menandakan koin dipindahkan ke wallet pribadi untuk disimpan.

Saat breakdown terjadi, saldo exchange naik yang menunjukkan aksi jual aktif. Hal ini sejalan dengan sentimen bearish.

Setelah itu, perilaku pasar berbalik arah.

Dalam waktu 24 jam berikutnya, saldo exchange turun sekitar 17%. Dalam waktu yang sama, holder besar juga meningkatkan kepemilikan mereka. Wallet whale menambah sekitar 2,44% ke kepemilikan mereka, sementara 100 alamat teratas (mega whale) meningkatkan posisi hampir 4%.

Zcash Buyers
Pembeli Zcash | Sumber: Nansen

Ini adalah akumulasi setelah adanya konfirmasi, bukan aksi beli spekulatif sebelum breakdown.

Saat holder besar masuk ketika harga sudah benar-benar lemah, mereka biasanya sedang bersiap untuk dua kemungkinan: fast reclaim ke level kunci, atau aksi volatilitas akibat likuidasi paksa. Data derivatif sangat mendukung skenario kedua.

Short Positioning Membuka Peluang Squeeze dengan Level Harga Penting Zcash yang Jadi Sorotan

Peta likuidasi menunjukkan di mana trader leverage akan merugi bila harga bergerak berlawanan dengan posisi mereka.

Level likuidasi adalah zona harga di mana trader leverage akan otomatis terlikuidasi oleh exchange. Ketika banyak posisi berkumpul di satu sisi, pergerakan harga ke arah level itu bisa terjadi dengan sangat cepat.

Untuk Zcash, eksposur likuidasi short dalam beberapa hari ke depan berada di kisaran US$15,4 juta, sedangkan eksposur likuidasi long sekitar US$7,8 juta. Ini berarti pasar condong kuat ke posisi short, dengan rasio hampir 2:1 untuk bias short.

Peta Likuidasi | Sumber: Coinglass

Ketidakseimbangan ini sangat penting. Zcash tidak perlu harus membalikkan tren supaya bisa memicu dampak besar. Bahkan, rebound moderat saja sudah bisa membuat posisi short terlikuidasi, sehingga memicu minat beli yang mendorong harga naik.

Pergerakan ke kisaran US$375 sampai US$400 akan memicu sebagian besar posisi short, sehingga menjebak sisi bearish di pasar. Jika harga menembus di atas US$450, struktur bearish akan melemah secara signifikan. Selain itu, jika harga ZEC berhasil merebut kembali exponential moving average (EMA) 100 hari, data historis menunjukkan kenaikan bisa berkembang dengan cepat alih-alih stabil secara perlahan.

Zcash Price Analysis
Analisis Harga Zcash | Sumber: TradingView

Teori jebakan ini gagal jika harga terus melemah. Jika terjadi penurunan harga secara berkelanjutan di bawah US$329 pada time frame 12 jam, potensi penurunan 34% akan tetap terbuka dan bisa membawa harga ke kisaran US$255 atau bahkan lebih rendah lagi.




Harga Monero (XMR) Turun 20% di Bawah US$500: Tanda Peringatan atau Koreksi Strategis?

21 January 2026 at 16:00

Harga Monero mengalami koreksi tajam, sehingga memicu kekhawatiran di seluruh pasar. XMR turun hampir 20% dalam satu hari, bahkan sempat jatuh di bawah level US$500.

Pergerakan tiba-tiba ini membuat panik para trader jangka pendek. Walaupun begitu, data saat ini menunjukkan bahwa penurunan ini mungkin hanya merupakan koreksi wajar, bukan pembalikan tren utama.

Monero Nampaknya Aman dari Penjualan Lebih Lanjut

Meski terjadi aksi jual besar-besaran, holder XMR tetap tidak buru-buru keluar dari pasar. Sinyal on-chain menampilkan tekanan jual yang masih relatif rendah. Money Flow Index memang turun, menandakan turunnya minat beli, namun MFI masih bertahan di atas level netral 50 — sebuah indikator penting bahwa bear belum menguasai pasar.

Karena MFI menggabungkan harga dan volume, posisi MFI di zona positif menunjukkan permintaan masih lebih besar dibanding aksi jual. Untuk XMR, hal ini menandakan kelelahan setelah reli, bukan kelemahan secara struktural. Pola perilaku holder yang tetap disiplin membantu mencegah harga jatuh lebih dalam.

Monero MFI
Monero MFI | Sumber: TradingView

Data derivatif memberikan gambaran tambahan. Open Interest turun 20,8% dalam 48 jam terakhir, yaitu dari US$624 juta ke US$494 juta. Di permukaan, ini memang terlihat bearish. Tapi, pada kenyataannya, ini lebih menggambarkan terjadinya likuidasi posisi leverage saat long yang terlalu tinggi akhirnya terpaksa keluar dari pasar.

Yang lebih penting lagi, funding rate XMR tetap positif sepanjang penurunan harga tadi. Artinya, posisi long masih dominan dan para trader tetap membayar biaya untuk tetap berharap harga naik. Bias pasar ini menunjukkan kecenderungan menuju stabilisasi dan pemulihan ketimbang penurunan lebih jauh.

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

XMR OI and Funding Rate.
OI dan Funding Rate XMR | Sumber: Glassnode

Prospek Makro XMR Nampak Bullish

Analis Matthew Hyland menyoroti pola ascending triangle XMR yang sudah terbentuk selama satu dekade. Harga selalu menghormati diagonal support naik yang ada sejak siklus 2016–2017, terus membentuk higher low dan menjaga struktur bullish jangka panjang.

Ada zona horizontal utama di kisaran US$400–US$500, di mana harga sering tertahan sebelumnya. Aksi harga saat ini menunjukkan XMR kembali berkutat di area ini sehingga semakin menekan penjual dan membuka peluang pergerakan besar di time frame lebih tinggi.

“IMO US$10.000–US$125.000 dalam 5–20 tahun ke depan,” terang Matthew, soal proyeksi jangka panjangnya untuk XMR.

Monero Price Macro Outlook
Prospek Makro Harga Monero | Sumber: Matthew Hyland

Jika harga XMR berhasil bertahan dan bangkit di area ini, maka sinyal bullish semakin kuat. Namun, jika zona ini sampai hilang, kemungkinan akan terjadi konsolidasi berkepanjangan atau koreksi lebih dalam menuju trendline naik di area US$200–US$300 sebelum impuls besar berikutnya.

Pemulihan Harga XMR Nampaknya Jadi Langkah Berikutnya

Pada waktu publikasi, Monero diperdagangkan di kisaran US$499 setelah anjlok sekitar 20% dalam 24 jam terakhir. Koreksi ini membuat harga turun menembus 23,6% Fibonacci retracement, yang sering menjadi area support di pasar bear. Kehilangan area ini patut diwaspadai, tapi konteks tetap penting.

Bila harga cepat kembali dan bertahan di atas US$500, risiko penurunan pun bisa banyak berkurang. Karena belum ada tanda distribusi agresif dan posisi long masih mendominasi, peluang rebound tetap besar. Jika pembeli kembali masuk, XMR berpotensi naik lagi ke arah US$560, bahkan US$600 bisa jadi target berikutnya jika momentum mendukung.

Monero Price Analysis.
Analisis Harga Monero | Sumber: TradingView

Setup bullish ini akan gagal jika sentimen pasar berubah. Jika aksi ambil untung meningkat, harga XMR bisa semakin tertekan. Dalam situasi ini, US$450 menjadi support penting berikutnya. Kehilangan support ini bisa menggugurkan skenario pemulihan dan membuat XMR rentan koreksi lebih dalam menuju US$417 sehingga menandakan fase koreksi yang lebih besar.

Token SKR Seeker Turun setelah Airdrop saat Holder Awal Mulai Jual

21 January 2026 at 12:29

Token SKR milik Seeker mengalami debut yang volatil setelah Solana Mobile meluncurkan airdrop mereka. Pada 21 Januari, Solana Mobile membagikan 2 miliar token SKR—senilai sekitar US$26,6 juta saat peluncuran—kepada pengguna ponsel Seeker dan pengembangnya.

Airdrop ini langsung membuat SKR menjadi sorotan para trader, sehingga memicu aksi harga agresif di awal peluncuran. Meski begitu, setelah lonjakan awal mereda, proses penemuan harga menjadi tidak stabil karena tekanan jual mulai muncul dengan cepat setelah gelombang euforia pertama.

Holder Seeker Sudah Mulai Menjual

Sinyal jangka pendek menunjukkan momentum mulai melemah walaupun pembukaan berlangsung kuat. Pada grafik 15 menit, Money Flow Index (MFI) terus menurun sejak SKR mencapai puncaknya di awal peluncuran. Sebagai indikator momentum berbasis volume, saat MFI turun di bawah garis netral 50,0, itu menandakan bahwa seller mulai mengambil kendali.

Penurunan MFI yang berlangsung lama biasanya menandakan permintaan yang mulai melemah, bukan sekadar volatilitas acak. Untuk kasus SKR, ini mengarah pada penerima airdrop awal yang menjual token mereka demi mengamankan profit. Pola ini memang biasa terjadi pada peluncuran token baru, tapi tetap saja menandakan sinyal bearish selama momentum masih negatif.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.

SKR MFI
MFI SKR | Sumber: TradingView

Data transaksi on-chain memperkuat hal ini. Sejak peluncuran, ada sekitar 22.130 transaksi beli dibandingkan dengan kurang lebih 25.039 transaksi jual. Ketimpangan tersebut menunjukkan aksi distribusi lebih besar dari akumulasi, sehingga memperkuat bias bearish untuk jangka pendek.

Perbedaan ini menyoroti kewaspadaan trader setelah lonjakan awal. Walau perhatian terhadap SKR masih tinggi, mayoritas aksi yang terjadi justru pengambilan profit, bukan membangun posisi baru. Jika belum ada perubahan menuju arus beli bersih, tekanan turun kemungkinan tetap bertahan.

Seeker Buy/Sell Difference.
Perbedaan Beli/Jual Seeker | Sumber: GeckoTerminal

Harga SKR Menghadapi Risiko Penurunan Lebih Lanjut

Seeker (SKR) masih naik sekitar 37% dari harga saat peluncuran, dan diperdagangkan dekat US$0,01198 pada waktu publikasi. Akan tetapi, setelah sempat menyentuh puncak di US$0,01553, harganya berbalik turun dan mulai masuk fase koreksi sehingga euforia awal perlahan menghilang seiring likuiditas mulai stabil.

Jika tekanan jual terus berlanjut, SKR berisiko kehilangan support di US$0,01098. Jika harga benar-benar menembus level ini, momentum penurunan bisa semakin cepat, dan area US$0,00879 bakal menjadi target selanjutnya. Kalau koreksi terjadi lebih dalam, harga dapat meluncur ke sekitar US$0,00754, yang akan menghapus sebagian besar kenaikan di hari peluncuran.

SKR Price Analysis.
Analisis Harga SKR | Sumber: TradingView

Stabilisasi dalam waktu dekat bergantung pada pertahanan di US$0,01098. Jika zona ini bisa dipertahankan, peluang harga membentuk dasar semakin besar. Sebaliknya, jika SKR mampu menembus kembali level US$0,01417, momentum akan bergeser ke sisi positif dan menunjukkan kepercayaan buyer mulai pulih.

Harapan Pemulihan XRP Meningkat saat Satu Metrik Sentuh Level Terendah 6 Bulan — Apa Berikutnya untuk Harga?

21 January 2026 at 12:00

Harga XRP mengalami koreksi tajam pada Januari ini. Sejak 14 Januari, XRP turun sekitar 16%. Meskipun sempat rebound sedikit, koin ini masih turun hampir 2% dalam 24 jam terakhir, sehingga pasar tetap berhati-hati.

Namun, berbagai sinyal sekarang menunjukkan tekanan jual mulai mereda, bukannya semakin kuat. Pola momentum yang secara historis selalu terbukti kini muncul kembali, aktivitas koin turun ke level terendah dalam enam bulan terakhir, dan holder jangka pendek telah mengalami kerugian besar. Kombinasi kondisi ini seringkali menjadi tanda bahwa harga akan berbalik arah dengan tajam.


Bullish Divergence yang Sudah Pernah Memicu Reli 33%

Sinyal pertama berasal dari momentum.

Pada grafik harga harian, XRP menunjukkan bullish divergence. Antara 4 November hingga 31 Desember, harga mencetak lower low, sementara RSI membentuk higher low. RSI mengukur momentum dengan membandingkan keuntungan dan kerugian terkini. Ketika RSI naik sementara harga terus melemah, biasanya ini menandakan tekanan jual sudah melemah.

Terakhir kali pola ini muncul, XRP reli cukup agresif, naik sekitar 33% hanya dalam waktu kurang dari seminggu.

XRP Flashes Bullish Structure
XRP Menunjukkan Struktur Bullish: TradingView

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Pola yang sama sekarang mulai terbentuk kembali, yakni antara 4 November hingga 19 Januari. Harga memang turun, namun RSI justru tidak mengikuti penurunan dan malah bergerak naik. Hal ini memang tidak menjamin XRP akan reli lagi 33%, tapi menandakan momentum kembali berlawanan dengan harga, seperti saat pembalikan tren sebelumnya.

Momentum saja tidak cukup. Perilaku penjual juga harus mengonfirmasi tanda kelelahan pasar.


Penjualan Panik Kemungkinan Menurun karena Aktivitas Coin Turun dari 83 Juta ke Hampir Nol

Konfirmasi tersebut datang dari perilaku on-chain.

Satu sinyal bearish yang terkait dengan kepanikan jual telah merosot ke level terendah dalam enam bulan. Aktivitas koin dari berbagai kelompok umur, yang diukur dengan metrik Spent Coins Age band, anjlok dari sekitar 83 juta XRP pada 15 Januari jadi hampir nol (0,06) pada 21 Januari. Ini menunjukkan sangat sedikit koin yang aktif dipindahkan atau mungkin dijual, meskipun harga turun tajam.

Coin Activity Hits A Six-Month Low
Aktivitas Koin Mencapai Level Terendah dalam Enam Bulan: Santiment

Pada saat yang sama, perilaku holder jangka pendek semakin menguatkan tanda kelelahan pasar ini.

NUPL holder jangka pendek (Net Unrealized Profit/Loss), yang mengukur apakah pembeli baru masih untung atau sudah rugi, turun drastis. Sejak 5 Januari, metrik ini turun dari sekitar −0,03 menjadi −0,235, atau lebih dari 680% lebih dalam ke wilayah rugi. Sederhananya, holder jangka pendek sudah benar-benar dalam posisi rugi besar.

Profit Booking Incentive Dips
Insentif Realisasi Profit Menurun: Glassnode

Saat holder sudah sedalam ini mengalami kerugian dan perpindahan koin mengering, insentif untuk jual lebih lanjut menurun tajam. Tekanan jual melemah bukan karena pembeli kuat, melainkan karena penjual sudah kelelahan.

Dengan minimnya halangan untuk rebound, perhatian kini beralih ke area potensi bounce berikutnya.


Klaster Cost Basis Tentukan Level Breakout dan Breakdown Harga XRP

Data cost basis menunjukkan di mana kelompok besar XRP pernah dibeli sebelumnya. Zona-zona ini sering menjadi resistance karena holder yang hampir impas cenderung menjual.

Level kunci pertama berada di US$2,00, harga psikologis utama sekaligus zona cost basis dengan sekitar 1,55 miliar XRP. Menembus level ini akan menjadi langkah awal menuju stabilisasi.

Nearest Cluster For XRP
Klaster Terdekat untuk XRP: Glassnode

Di atas level itu, resistance terkuat dalam waktu dekat ada di rentang US$2,14–US$2,16. Area ini berisi sekitar 1,92 miliar XRP, menjadikannya klaster pasokan terberat di atas harga saat ini.

Klaster Terkuat: Glassnode

Pergerakan bersih di atas US$2,17 akan menghilangkan suplai ini dan menandakan bahwa penjual telah terserap. Jika itu terjadi, maka level kenaikan di sekitar US$2,41, US$2,49, bahkan US$2,89 akan menjadi fokus, menurut chart harga XRP.

Di sisi sebaliknya, jika gagal bertahan di struktur saat ini, maka risiko tetap terbuka.

XRP Price Analysis
Analisis Harga XRP | Sumber: TradingView

Penurunan di bawah US$1,84 akan melemahkan potensi rebound, sementara US$1,77 tetap menjadi level support paling krusial.

Penurunan 13% Ethereum Menarik Pembelian Whale Senilai US$360 Juta — Tapi Mengapa Smart Money Masih Ragu?

21 January 2026 at 10:00

Harga Ethereum turun hampir 6% dalam 24 jam terakhir dan hampir 13% dalam dua hari, memperpanjang koreksi Januari yang fluktuatif. Harga sempat turun di bawah level kunci, sehingga memunculkan keraguan baru apakah pembeli bisa kembali mengambil alih kendali.

Namun, di balik layar, holder besar langsung bergerak agresif. Sekitar US$360 juta dalam bentuk ETH dikumpulkan oleh whale saat harga turun. Potensi rebound terlihat menggoda, tapi smart money (trader berpengalaman) belum sepenuhnya yakin.

Pola Triangle dan Bullish Divergence Hadapi Klaster Supply Besar

Ethereum sedang bergerak di dalam pola segitiga simetris pada grafik harian. Penjual sebelumnya menolak harga di dekat garis tren atas sekitar 14 Januari. Kini, harga sedang menguji batas bawah. Tapi, apakah pembeli bisa menyelamatkan dari potensi breakdown sekarang?

Momentum memberikan petunjuk penting. Di antara 4 November dan 20 Januari, Ethereum mencetak level terendah baru sedangkan Relative Strength Index (RSI) membentuk level terendah yang lebih tinggi. RSI mengukur momentum dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga terbaru. Bullish divergence ini mengindikasikan tekanan jual mulai melemah, walaupun harga sedang menguji support.

Sinyal seperti ini sudah pernah terbukti penting sebelumnya. Pada awal Januari, bearish divergence pada RSI mendahului penurunan harga yang baru saja terjadi. Sekarang, kondisi sebaliknya mulai terbentuk, sehingga memberikan sinyal potensi pembalikan arah, bukan kelanjutan penurunan.

Price Reversal Cue
Sinyal Pembalikan Harga | Sumber: TradingView

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar ke Daily Crypto Newsletter dari Editor Harsh Notariya di sini.

Potensi lonjakan harga tetap menghadapi rintangan yang jelas. Data cost basis menunjukkan ada banyak pasokan yang terkonsentrasi antara sekitar US$3.146 dan US$3.164. Sekitar 3,44 juta ETH dikumpulkan di zona ini.

Key Supply Cluster
Klaster Pasokan Kunci | Sumber: Glassnode

Banyak holder berada di titik impas. Situasi ini sering membuat area tersebut menjadi resistance yang kuat. Rebound apa pun harus mampu melewati klaster ini agar memvalidasi kekuatan dan membentuk pembalikan arah, seperti yang disarankan oleh RSI.

Whale Beli Saat Harga Turun, tapi Smart Money Menunggu

Whale bergerak dengan keyakinan. Saat Ethereum turun sekitar 13% (antara 19 Januari dan 21 Januari), kepemilikan whale naik dari sekitar 103,42 juta ETH menjadi sekitar 103,71 juta ETH. Kenaikan ini mewakili hampir US$360 juta akumulasi di harga saat ini. Hal ini bukan perilaku baru.

ETH Whales Are Back
Whale ETH Kembali Masuk | Sumber: Santiment

Pembelian whale serupa terjadi sekitar 14 Januari, tak lama sebelum ETH melonjak tajam. Selain itu, whale Ethereum mulai mengumpulkan pasokan lagi dalam beberapa jam terakhir.

Akumulasi berkelanjutan ini menandakan bahwa mereka yakin penurunan sudah cukup terbatas di level saat ini. Whale juga siap menyerap pasokan di tengah pelemahan harga.

Smart money justru memberikan gambaran berbeda.

Indeks smart money, yang memantau posisi para trader berpengalaman, masih berada di bawah garis sinyalnya. Smart money biasanya bergerak lebih awal dan agresif sebelum reli besar terjadi. Pada Desember, ketika indikator ini melesat melampaui garis sinyal, Ethereum reli sekitar 26% dalam sepuluh hari. Gerakan serupa di akhir Desember disusul kenaikan 16% hingga pertengahan Januari.

Smart Money Hesitates
Smart Money Ragu | Sumber: TradingView

Konfirmasi seperti itu masih belum terlihat sekarang. Smart money nampaknya masih menunggu bukti bahwa resistance sudah ditembus. Klaster cost basis yang berat di atas harga ETH kemungkinan memperjelas keraguan mereka. Sampai pasokan terserap, bersabar menjadi pilihan yang masuk akal.

Level Harga Ethereum Ungkap Zona Kunci

Sekarang, semua pergerakan mengarah ke kisaran level yang semakin sempit.

Level pertama yang harus direbut kembali adalah US$3.050. Ethereum kehilangan support dengan banyak sentuhan dalam aksi jual terakhir. Jika harga penutupan harian kembali di atas level ini, maka akan menandakan awal stabilitas.

Di atas level itu, perhatian tertuju ke area US$3.160. Level ini mendapat banyak sentuhan dan sejajar dengan klaster pasokan cost basis. Penutupan harian yang bersih di atasnya akan mewakili kenaikan sekitar 6% dari harga saat ini. Lebih penting lagi, itu berarti resistance berat berhasil ditembus dan bisa membuat smart money kembali masuk. Setelah itu, pola pembalikan arah dapat terbentuk.

Ethereum price Analysis
Analisis Harga Ethereum | Sumber: TradingView

Jika itu terjadi, momentum bisa meningkat dengan cepat. Breakout yang terkonfirmasi akan membuka jalan menuju US$3.390, di mana pembalikan tren bullish yang lebih besar akan mulai terbentuk.

Di sisi bawah, jika harga turun melewati support segitiga bagian bawah di sekitar US$2.910, skenario rebound akan semakin lemah. Jika terjadi penurunan berkelanjutan di level itu, area US$2.610 akan menjadi support utama berikutnya.

Penjual Ethereum memang sempat unggul dalam pergerakan terbaru, tapi “perang” masih berlangsung. Para whale sudah mulai membangun posisi untuk reli. Smart money masih menanti konfirmasi. Jika Ethereum bisa menembus dinding supply di US$3.160, keraguan bisa langsung berubah menjadi momentum yang kuat.

Exchange-Traded Fund (ETF) Solana Ungguli Bitcoin dan Ethereum di Tengah Crash Pasar

21 January 2026 at 08:00

Pergerakan harga terbaru Solana menggagalkan peluang reli jangka pendek menuju dan menembus level US$150. SOL mengalami penurunan tajam sejalan dengan aset berisiko lainnya ketika ketidakpastian ekonomi makro meningkat.

Walau terjadi penurunan tersebut, perilaku holder menunjukkan keyakinan mereka belum luntur. Para investor SOL sebagian besar tetap memperlihatkan bias bullish, yang mengindikasikan kepercayaan melampaui fluktuasi harga jangka pendek.

Solana Menarik Minat Investor yang Relatif Kuat

ETF Solana spot mencatat arus masuk bersih mengejutkan sebesar US$3,08 juta di tengah tekanan pasar yang berat. Arus tersebut masuk ketika pasar saham global juga terpukul, bahkan pasar kripto secara keseluruhan kehilangan lebih dari US$120 miliar dari total kapitalisasi. Perbedaan ini menyoroti kemampuan SOL menarik modal bahkan di kondisi risk-off.

Perbedaannya dengan produk kripto lain sangat jelas. ETF Bitcoin mengalami arus keluar bersih sebesar US$483 juta pada hari Senin ketika investor mengurangi risiko. Hampir semua aset utama mengikuti tren keluar tersebut. Solana, sebaliknya, justru menentang arus, menguatkan narasi bullish yang bisa mendukung reli pemulihan.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Silakan daftar ke Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.

Solana ETF Flows.
Arus ETF Solana | Sumber: SoSoValue

Data on-chain memperlihatkan kisah serupa. Pertumbuhan alamat baru di Solana tetap stabil walau ada sentimen negatif di pasar. Jaringan ini menambah sekitar 8,6 juta alamat baru pada hari Senin dan 8,4 juta alamat lagi pada hari Selasa — hanya turun 2,38%.

Konsistensi seperti ini menandakan permintaan belum benar-benar menurun. Pembentukan alamat baru biasanya mencerminkan penggunaan nyata dan minat masuk, bukan spekulasi jangka pendek. Kemampuan bertahan di tengah penurunan harga memberikan sinyal ada dukungan di balik layar yang bisa jadi bahan bakar pemulihan ketika situasi membaik.

Solana New Addresses
Alamat Baru Solana | Sumber: Glassnode

Apakah Harga SOL Akan Pulih dari Luka-Lukanya?

SOL diperdagangkan di sekitar US$127 pada waktu publikasi, turun 12,8% dalam sepekan. Harga bertahan di zona support US$125 dan mencegah penurunan lebih dalam. Area ini sedang menjadi lantai kunci jangka pendek, di mana pembeli masuk untuk menyerap suplai.

Kekuatan relatif masih berpihak pada SOL dibanding aset big cap lainnya. Arus masuk ETF dan aktivitas jaringan yang stabil mengisyaratkan potensi rebound lebih cepat. Jika harga kembali menembus US$132 dan bertahan di atasnya sebagai support, maka peluang untuk bergerak menuju US$136 dan koreksi sebagian kerugian terakhir terbuka lebar.

Solana Price Analysis.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Sinyal berubah bearish jika momentum kembali stagnan. Jika harga menembus US$125 secara bersih, support saat ini tidak berlaku lagi dan sentimen akan bergerak ke bawah. Dalam situasi tersebut, SOL bisa terkoreksi ke sekitar US$119 dan memperpanjang fase koreksi sekaligus menyingkirkan skenario bullish.

Token GameFi Comeback? 3 Altcoin Ini Pimpin Reli

21 January 2026 at 05:12

Setelah dihantam tahun yang brutal, GameFi sempat dianggap mati suri. Sepanjang 2025, sektor ini anjlok sekitar 75%, menghapus hampir seluruh minat investor. Namun, memasuki awal 2026, lanskapnya mulai menunjukkan retakan kecil. Bukan kehancuran lanjutan, melainkan potensi pemulihan.

Data penggunaan dan pergerakan harga perlahan berbelok naik di beberapa blockchain yang berfokus pada gaming. Masih terlalu dini untuk menyebut kebangkitan penuh. Namun, untuk pertama kalinya dalam berbulan-bulan, angka-angka mulai menyiratkan bahwa GameFi tengah menemukan dasar pijakannya kembali, di mana segelintir token bergerak lebih dulu.

Aktivitas On-Chain Jadi Sinyal Awal, GameFi Tak Sepenuhnya Mati

Isyarat pertama datang dari penggunaan on-chain, bukan dari euforia harga.

Saat menelusuri dashboard Dune Analytics awal 2026 di berbagai jaringan EVM, satu metrik mencuat, yakni rata-rata transaksi per wallet aktif. Indikator ini mengukur kedalaman aktivitas, bukan sekadar jumlah wallet. Selama empat hari berturut-turut, B3, layer gaming yang dibangun di atas Base, memimpin metrik ini, mengungguli Optimism, Mantle, Flow, dan jaringan besar lainnya.

B3 Meledak | Sumber: Dune

Mengapa ini penting? Perilaku gaming yang autentik tecermin dari aksi berulang oleh pengguna yang sama, bukan sekadar kunjungan sesaat.

Base sendiri memperkuat sinyal tersebut. Di luar dominasi B3 dalam aktivitas per wallet, Base juga konsisten berada di jajaran teratas dalam total transaksi harian. Ini menandakan bahwa aktivitas gaming mulai menyusup dan memperkaya penggunaan jaringan secara keseluruhan.

Base Tampil di Papan Atas | Sumber: Dune

Pola serupa juga terlihat di Sei, blockchain lain yang sarat dengan proyek gaming. Dalam beberapa hari terakhir, Sei secara konsisten menonjol dalam jumlah alamat unik harian.

SEI Ungguli Chain Besar Lain | Sumber: Dune

Data DappRadar bahkan menunjukkan beberapa game berbasis Sei mencatat lonjakan tajam dalam wallet aktif selama 24 jam terakhir.

Game di SEI Mulai Menonjol | Sumber: DApp Radar

Konteks menjadi penting di sini. GameFi anjlok hampir 75% pada 2025.

According to CoinGecko’s Crypto Narratives Ranked by Returns 2025, RWA led the market with +185.76%, followed by Layer 1 (+80.31%) and Made in USA (+30.62%), while most other sectors posted losses—led by Gaming (−75.16%) and DePIN (−76.74%). https://t.co/BGdrxjLiSU pic.twitter.com/RtFW77ZVVu

— Wu Blockchain (@WuBlockchain) December 26, 2025

Memasuki bulan pertama 2026, sinyal-sinyal ini mulai sejalan, seperti yang ditekankan oleh para ahli seperti Yat Siu, Chairman dari Animoca Brands.

1/ Specific web3 gaming tokens in the @animocabrands fam are sharply up with volume for $AXS and $SAND over $1 billion and $380m respectively. Over the last 30 days $CHECK is up 300% $AXS 143% $SAND 35% during the same period. 2026 will be an exciting year for gaming a 🧵👇 pic.twitter.com/6TZ8yLZQzj

— Yat Siu (@ysiu) January 18, 2026

Ini bukan berarti GameFi telah bangkit sepenuhnya. Namun, ada indikasi kuat bahwa fase terburuk, yang ditandai oleh pengabaian massal, mulai terlewati.

Ketika ditanya apa yang benar-benar menentukan pemulihan GameFi, melampaui sekadar lonjakan harga jangka pendek, Robby Yung, CEO Animoca Brands, menyampaikan kepada BeInCrypto:

“Untuk kategori GameFi secara umum, saya rasa harus ada produk yang solid dan menarik di balik token tersebut (seperti seharusnya),” tutur dia.

Kini perhatian beralih ke harga. Sekelompok kecil token GameFi mapan sudah mulai merespons.

Axie Infinity (AXS): Lonjakan Sentimen dan Struktur yang Selaras

Axie Infinity muncul sebagai salah satu pemimpin terkuat dalam kebangkitan GameFi. AXS naik sekitar 117% selama tujuh hari terakhir, jelas melampaui token game berkapitalisasi besar lainnya di bulan Januari ini.

Salah satu alasan Axie unggul adalah sentimen yang semakin membaik, didorong oleh perubahan cara komunitas memandang proyek ini. Pada 17 Januari, sentimen positif untuk AXS melonjak ke 8,31, level tertinggi dalam lebih dari enam bulan. Sentimen positif melacak seberapa sering token dibicarakan secara baik di media sosial maupun channel on-chain, dan lonjakan sebesar ini biasanya mencerminkan keterlibatan ulang, bukan spekulasi di akhir siklus.

AXS Sentiment
Sentimen AXS | Sumber: Santiment

Pergeseran sentimen itu sejalan dengan katalis fundamental yang dipaparkan langsung oleh Robby Yung, yang membahas kekuatan Axie baru-baru ini:

“Pemicu kali ini adalah perubahan pada model tokenomic AXS, yang sangat disambut baik oleh komunitas dan membuat minat beli meningkat karena komunitas bergairah lagi, jadi ini betul-betul pergerakan yang dipimpin oleh akar rumput,” ucapnya.

Meskipun pembacaan sentimen itu sedikit menurun, tingkatnya masih lebih tinggi dibandingkan beberapa minggu terakhir, sehingga AXS tetap menjadi pusat perhatian.

Dari sisi harga, AXS memulai reli sejak awal Januari dan kini sedang mengalami konsolidasi setelah pergerakan naik yang tajam. Kondisi jeda ini membentuk struktur bull-flag, yakni harga sedang mencerna kenaikan tanpa mematahkan tren. Selama harga terus membentuk higher low, pola ini masih sehat dan belum kehabisan tenaga.

Dukungan tren semakin ketat. Exponential moving average (EMA) 20 hari naik mendekati exponential moving average 100 hari, yang biasanya menjadi filter tren jangka menengah. Jika terjadi bullish crossover yang jelas, maka sinyal kelanjutan tren semakin kuat. Penutupan harian di atas US$2,20 akan menandakan terjadi breakout dari konsolidasi dan membuka peluang kenaikan menuju US$3,11 bahkan lebih tinggi.

AXS Price Analysis
Analisis Harga AXS | Sumber: TradingView

Level invalidasi sudah jelas. Jika harga turun terus-menerus di bawah US$1,98, maka struktur bullish menjadi lemah. Jika penurunan menembus US$1,63 dan lalu garis moving average 100 hari, maka pola ini batal sepenuhnya.

The Sandbox (SAND): Efek Indikator Axie Menyebar ke Token GameFi Besar

Sandbox mulai mengikuti jejak Axie Infinity, sehingga memperkuat dugaan bahwa kebangkitan GameFi merambah lebih dari satu token saja. SAND naik kurang lebih 27% selama tujuh hari terakhir dan hampir 9% dalam 24 jam terakhir, sebuah lonjakan yang cukup besar untuk salah satu token gaming dengan nilai pasar terbesar.

Urutan ini penting. Axie bergerak lebih dahulu, sedangkan Sandbox baru menyusul setelahnya, padahal SAND lebih unggul berdasarkan kapitalisasi pasar. Pola ini sejalan dengan penjelasan Robby Yung mengenai dinamika sektor ini, yang menekankan bahwa Axie sering kali menjadi penentu langkah GameFi yang lebih luas. Seperti yang ia sampaikan,

“AXS sangat mewakili kategori ini, jadi jika kita melihat ada pergerakan di sana, biasanya kabar baik untuk sektor lainnya,” ujar dia.

Data on-chain juga mendukung prospek positif ini. Sejak 16 Januari, saldo arus SAND di exchange berubah drastis. Pada awal bulan, saldo exchange mencatat arus masuk bersih sekitar 4,36 juta SAND, menandakan aksi jual aktif. Kini, posisi tersebut berbalik menjadi arus keluar bersih sekitar 2,33 juta SAND, yang berarti token SAND ditarik keluar dari exchange, bukan lagi untuk dijual.

SAND Inflows Turn Outflows
Arus Masuk SAND Berubah Menjadi Arus Keluar | Sumber: Santiment

Tekanan beli yang meningkat sejalan dengan penguatan harga adalah sinyal positif, khususnya untuk token kapitalisasi besar.

Dari sisi struktur harga, SAND sedang membentuk pola cup-and-handle yang juga merupakan formasi breakout. Dasar melengkung terbentuk selama Desember, lalu diikuti pemulihan tajam awal Januari. Saat ini harga sedang konsolidasi di area handle. Jika penutupan harian menembus US$0,168 dengan jelas, maka leher pola ini pecah dan SAND berpotensi menuju US$0,190, bahkan bisa lanjut ke zona US$0,227.

SAND Price Analysis
Analisis Harga SAND | Sumber: TradingView

Level invalidasi tetap jelas. Jika kehilangan US$0,145, maka struktur pola melemah. Jika turun di bawah US$0,106, sinyal bullish sepenuhnya batal.

Decentraland (MANA): Akumulasi Whale Sinyalkan Posisi Awal

Decentraland menjadi token GameFi utama dengan performa terlemah dalam jangka pendek. namun, justru itu sepertinya menarik dana besar untuk masuk. MANA naik sekitar 7% dalam 24 jam terakhir dan sekitar 15% dalam sepekan, masih tertinggal dari Axie Infinity dan Sandbox secara persentase.

Yang menarik adalah posisi para whale di tengah performa yang kalah ini.

Sejak 17 Januari, wallet yang memegang saldo MANA dalam jumlah besar menambah koleksi mereka dari sekitar 1,00 miliar token menjadi 1,02 miliar, bertambah 20 juta MANA, senilai hampir US$3,2 juta, hanya dalam beberapa hari. Bahkan, saldo whale sempat menyentuh 1,03 miliar sebelum berkurang sedikit. Koreksi tersebut ringan dan langsung diikuti akumulasi ulang, yang menandakan mereka melakukan positioning, bukan distribusi.

MANA Whales
Whale MANA | Sumber: Santiment

Dari sudut pandang struktur harga, MANA nampaknya sedang mengalami breakout dari pola inverse head-and-shoulders pada grafik harian. Pola ini sering menandakan transisi dari tren turun ke pemulihan ketika valid. Area breakout berada di sekitar US$0,159, dengan kekuatan yang semakin meningkat seiring penutupan harga yang lebih tinggi.

Untuk konfirmasi, MANA perlu ditutup harian di atas US$0,161. Jika level ini bertahan, target kenaikan berikutnya terbuka di sekitar US$0,177, US$0,20, dan bahkan bisa mencapai US$0,221, sementara resistance lanjutan berada di sekitar US$0,24 jika momentum GameFi meluas.

MANA Price Analysis
Analisis Harga MANA | Sumber: TradingView

Jika harga turun kembali di bawah US$0,152, breakout akan melemah, sedangkan jika bergerak di bawah US$0,137 maka seluruh struktur akan batal.

MANA mungkin bergerak terakhir, tapi perilaku whale menandakan kondisinya bisa berubah jika narasi GameFi terus bangkit lagi.

Bagaimana pendapat Anda tentang kebangkitan narasi GameFi dan potensi reli AXS, SAND, serta MANA di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Harga Ethereum Berisiko: Tekanan Jual Isyaratkan Penurunan Bisa di Bawah US$3.000

20 January 2026 at 20:00

ETH mulai menunjukkan tanda-tanda melemah setelah gagal bertahan di atas resistance penting, dan tekanan jual semakin terasa berat. Harga kembali turun setelah sempat naik di awal bulan, sehingga struktur bearish kembali muncul. 

Walaupun holder jangka panjang masih memberikan sedikit dukungan, tekanan jual yang semakin besar dan kondisi pasar yang lemah membuat minat beli mereka diuji.

Bisakah LTH Ethereum Mencegah Breakout ke Bawah?

Data on-chain menunjukkan holder Ethereum jangka panjang masih banyak yang berada dalam mode akumulasi. Perubahan Posisi Bersih HODLer terus menampilkan bar hijau sejak akhir Desember, menandakan distribusi berkurang dan akumulasi oleh tangan-tangan kuat terus berlanjut. Perilaku ini membantu menahan koreksi belakangan ini dan memperlambat laju penurunan harga.

Meski begitu, permintaan holder jangka panjang pun bisa kalah jika tekanan dari ekonomi makro dan derivatif terus membesar. Jika sentimen risk-off berlanjut, dukungan jangka panjang saja sepertinya tidak akan cukup untuk mencegah penurunan yang lebih dalam.

Ingin lebih banyak insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.

Ethereum HODLer Position Change.
Perubahan Posisi HODLer Ethereum | Sumber: Glassnode

Bull Ethereum Hadapi Kerugian Lebih Lanjut

Pada pasar derivatif ETH tampak beberapa sinyal peringatan. Posisi Futures saat ini sangat berat ke sisi short, dengan lebih dari 83% open interest cenderung bearish. Ketidakseimbangan seperti ini biasanya memperbesar volatilitas ketika harga bergerak, apalagi saat mendekati level psikologis utama.

Data likuidasi menunjukkan zona bahaya jelas berada di sekitar US$3.000. Jika harga masuk ke area tersebut, sekitar US$368 juta posisi long berisiko terlikuidasi. Bila itu terjadi, tekanan jual bisa meningkat tajam karena posisi bullish terhapus.

Ethereum Liquidation Map.
Peta Likuidasi Ethereum | Sumber: Coinglass

Tekanan Jual Ethereum Terus Menguat

Indikator momentum pun mendukung sentimen bearish. Money Flow Index turun di bawah garis tengah 50, yang menandakan modal mulai keluar. Setelah sempat menyentuh area overbought di awal bulan ini, tekanan beli ETH terus berkurang secara perlahan.

MFI yang menurun biasanya berarti penjual masih mendominasi sampai situasi berubah. Selama arus modal belum stabil atau kembali positif, harga Ethereum masih rentan untuk terus turun.

ETH MFI
ETH MFI | Sumber: TradingView

ETH Berpotensi Crash di Bawah US$3.000

Harga Ethereum berada di kisaran US$3.109 pada waktu publikasi. Grafik 12 jam memperlihatkan pola double top yang sedang berkembang, di mana formasi ini bersifat bearish. Pola ini memperkirakan potensi penurunan sebesar 7,5% dengan target menuju level US$2.900 jika pola terkonfirmasi.

Faktor teknikal dan on-chain semakin menguatkan skenario penurunan tersebut. Jika kehilangan support US$3.085 maka akan mengonfirmasi breakdown. Tekanan jual bisa semakin deras begitu ETH tembus di bawah level psikologis US$3.000, di mana risiko likuidasi meningkat signifikan dan pertahanan bullish jadi melemah.

ETH Price Analysis.
Analisis Harga ETH | Sumber: TradingView

Reversal bullish masih mungkin terjadi jika holder jangka panjang tetap dominan. Pemantulan yang sukses dari US$3.085 bisa mengembalikan kepercayaan pasar. Dalam skenario tersebut, Ethereum mungkin akan mencoba pulih menuju US$3.287. Jika berhasil kembali ke level itu, maka skenario bearish dapat dianggap gagal dan permintaan baru akan muncul.

Hedera Bidik Kenaikan 31% saat Dana Masuk ETF Melonjak ke Level Tertinggi 2026— Satu Level Menjadi Penghalang

20 January 2026 at 10:00

Hedera diam-diam sedang mempersiapkan pergerakan yang sudah para trader nantikan sejak beberapa bulan terakhir. Setelah beberapa upaya pantulan gagal, aksi harga HBAR, permintaan ETF, dan arus spot akhirnya mulai selaras. Yang membuat momen ini berbeda bukan hanya pola grafiknya, tapi juga waktunya.

Level yang sebelumnya menggagalkan reli-reli terdahulu kini kembali jadi perhatian. Kali ini, level tersebut diuji bersamaan dengan permintaan ETF terkuat yang pernah dialami Hedera sepanjang 2026.

Hedera Bentuk Pola W Saat Resistance EMA Kembali

Hedera sedang membentuk pola W yang jelas, atau sering juga disebut double bottom, pada grafik harian. Struktur ini muncul ketika harga menguji support yang sama dua kali dan tetap bertahan, menandakan bahwa tekanan jual mulai melemah. Dalam kasus Hedera, level US$0,102 kini sudah beberapa kali menjadi lantai, dan setiap kali harga kembali ke level ini, pembeli kembali masuk.

Dari titik dasar tersebut, harga telah mencoba bergerak naik menuju area US$0,135 yang berfungsi sebagai neckline dari pola W. Jika neckline ini berhasil dilewati, struktur pola ini memproyeksikan potensi kenaikan sebesar 31%, sehingga target kenaikan ada di sekitar zona US$0,176.

HBAR Price Pattern
Pola Harga HBAR: TradingView

Ingin tahu insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.

Tapi di sinilah reli-reli sebelumnya gagal.

Setiap pantulan di awal tahun ini terhenti karena Hedera belum mampu merebut kembali exponential moving average (EMA) utamanya. EMA memberikan bobot lebih pada aksi harga terbaru dan membantu trader melihat apakah suatu pergerakan hanya koreksi atau mulai membentuk tren baru. Pada awal Januari, Hedera sempat menguasai EMA 20 hari dan memicu reli singkat sekitar 8% hingga 16%. Pergerakan itu cepat melemah karena harga gagal bertahan di atas EMA 50 hari.

Key price Levels
Level Penting HBAR: TradingView

Hambatan yang sama kini berada tepat di jalur neckline pola W. Artinya, struktur grafik dan garis EMA bertemu di titik yang sama. Breakout di atas US$0,135 tidak hanya akan mengkonfirmasi pola W, tapi juga menjadi kali pertama EMA 50 hari berhasil direbut lagi dalam beberapa minggu terakhir.

Itulah alasan mengapa pola yang sekarang ini lebih penting dibanding upaya-upaya sebelumnya. Dan, inilah juga alasan mengapa permintaan di balik layar sekarang menjadi sangat krusial.

Permintaan ETF dan Spot Meningkat Bersama seiring Pasokan Makin Ketat

Hedera baru saja mencatatkan arus masuk ETF terbesarnya sepanjang 2026. Pada pekan yang berakhir 16 Januari, arus masuk bersih mencapai sekitar US$1,46 juta; jumlah mingguan terbesar tahun ini. Ini penting karena permintaan ETF menunjukkan dana yang masuk lebih lambat dan stabil, cenderung menyerap pasokan saat konsolidasi, bukan mengejar breakout secara agresif.

HBAR ETF Flow
Arus ETF: SoSo Value

Kekuatan ETF ini kini tercermin pula di pasar spot.

Antara 18 Januari hingga 19 Januari, arus keluar bersih spot Hedera melonjak dari sekitar US$882.000 menjadi US$2,22 juta. Lonjakan lebih dari 150% dalam sehari ini menandakan pembeli menarik token dari exchange, alih-alih bersiap menjualnya.

SPOT Demand
Permintaan SPOT HBAR: Coinglass

Kesejajaran antara arus masuk ETF dan arus keluar spot ini sangat penting. Kali ini, permintaan muncul sebelum breakout, bukan sesudahnya.

Data selanjutnya akan jadi penentu. Pekan ETF saat ini akan ditutup pada 23 Januari. Jika arus masuk tetap positif hingga akhir pekan, berarti permintaan bergaya institusi masih menguat. Jika arus tersebut terhenti, berarti pembeli masih bersikap hati-hati.

Ketidakpastian ini menjadikan reaksi harga HBAR berikutnya sangat krusial.

Satu Level Harga HBAR Menentukan Breakout

Indikator momentum secara diam-diam mendukung skenario bullish. Antara 31 Desember hingga 19 Januari, harga Hedera sedang menguji pola low yang lebih rendah, sementara Relative Strength Index hampir mencetak low yang lebih tinggi. RSI mengukur kekuatan kenaikan dibanding penurunan harga baru-baru ini, dan divergensi seperti ini biasanya menandakan tekanan jual yang mulai melemah.

Sinyal bullish divergence masih bersifat kondisional.

Selama candle Hedera saat ini bertahan di atas US$0,102, divergence tersebut masih berlaku dan mendukung kemungkinan pergerakan naik lebih lanjut. Bila harga turun terus-menerus di bawah US$0,102, maka divergence ini langsung batal sementara, begitu juga pola W-nya, sehingga risiko penurunan pun kembali terbuka.

Jika harga bergerak naik, ujian utamanya bukan pada pantulan itu sendiri, tapi seberapa jauh kenaikannya. Pemulihan di area US$0,118 akan menandai pemulihan exponential moving average (EMA) 20-hari, sesuatu yang Hedera sudah pernah lakukan sebelumnya. Perubahan utama baru benar-benar terjadi ketika harga berada di atas US$0,127, tempat EMA 50-hari berada. Menembus level ini akan mengubah resistance sebelumnya menjadi support, lalu membuka peluang menuju US$0,135 dan dilanjutkan menuju zona target US$0,152 dan US$0,176.

HBAR Price Analysis
Analisis Harga HBAR | Sumber: TradingView

Hedera telah menghabiskan beberapa minggu untuk membangun fondasi saat permintaan perlahan membaik. Grafiknya sudah siap. Arus dana juga makin membaik. Sekarang, semuanya tergantung pada satu level yang selama ini selalu menahan setiap reli — garis EMA 50-hari.

Pola Breakdown XRP 2022: Sejarah Terulang di Bawah US$1?

20 January 2026 at 08:56

Harga XRP (XRP) turun hampir 10% sejak Rabu lalu karena tekanan ekonomi makro terus membebani pasar aset kripto secara keseluruhan.

Menariknya, ada tiga pola utama yang terakhir muncul pada tahun 2022 kini muncul kembali, sehingga memicu kekhawatiran bahwa XRP bisa jatuh di bawah level US$1.

3 Pararel Historis Tunjukkan Risiko XRP yang Meningkat

Pertama, data Glassnode menunjukkan bahwa investor aktif dalam rentang 1 minggu hingga 1 bulan kini sedang melakukan akumulasi pada harga di bawah biaya dasar holder 6 bulan hingga 12 bulan. Hal ini menandakan kalau pelaku pasar baru mulai masuk di level yang lebih menguntungkan.

Dinamika Klaster Holder XRP | Sumber: X/Glassnode

Selama ketidakseimbangan ini terjadi, tekanan psikologis terus meningkat bagi investor yang membeli di dekat harga puncak. Glassnode memperingatkan bahwa “pembeli di puncak” ini akan menghadapi tekanan yang makin besar seiring waktu. Pola ini mirip dengan situasi yang terjadi pada Februari 2022.

“Pola itu tidak berakhir dengan baik waktu itu,” tutur seorang pengamat pasar menambahkan.

Kedua, penurunan volume yang terjadi bersamaan dengan turunnya harga sangat mirip dengan perilaku pasar pada periode 2021–2022.

Kombinasi ini menunjukkan bahwa pelemahan harga XRP belakangan ini tidak menarik minat beli saat harga rendah yang berarti. Ini menandakan kurangnya keyakinan para pelaku pasar. Pola yang sama juga terjadi sebelum penurunan besar di Februari 2022.

XRP Historical Parallels
Paralel Historis XRP | Sumber: Coinglass

Ketiga, sinyal teknikal menyoroti risiko tambahan. Jika membandingkan struktur histogram Moving average convergence/divergence (MACD) antara periode 2025–2026 dan siklus 2021–2022, nampak pola momentum yang sangat mirip.

Data ini mengindikasikan bahwa XRP bisa saja turun hingga 45% jika harga menembus zona support di US$1,8–US$1,9. Jika terjadi breakdown, harga XRP bisa turun di bawah US$1, dan melintasi ambang psikologis dan teknikal yang penting.

XRP Price Prediction
Prediksi Harga XRP | Sumber: TradingView

Skenario Bullish: Potensi Pembalikan Arah

Sementara itu, analisis BeInCrypto menyebut XRP kini berada di momen penentuan. Harga XRP sedang membentuk pola inverse head-and-shoulders yang berpotensi bullish.

Pola ini hanya akan valid bullish jika XRP berhasil merebut kembali EMA 100 hari di atas US$2,24 dan menembus zona neckline US$2,48–US$2,52. Jika terkonfirmasi, formasi ini berpotensi memberikan kenaikan sekitar 33%.

Selain itu, sebagian pelaku pasar percaya potensi reli mulai terbentuk untuk XRP. Seorang analis on-chain kripto ucap bahwa retest tren harian CME XRP telah selesai dan gap 4 jam CME juga sudah terisi.

Menurut analis tersebut, kondisi ini bisa membuka peluang bagi XRP untuk bergerak terpisah dari pasar dan segera reli dari level saat ini.

$XRP will pump hard soon.

Stay focused. 👇 pic.twitter.com/YEIglUifpK

— STEPH IS CRYPTO (@Steph_iscrypto) January 19, 2026

Dalam beberapa minggu ke depan, para trader akan mengamati apakah pola tahun 2022 terulang. Untuk sekarang, baik sinyal teknikal maupun on-chain serta kondisi pasar secara luas menunjukkan outlook hati-hati saat XRP menghadapi fase krusial ini.

Bagaimana pendapat Anda tentang pola breakdown XRP ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Whale Zcash Kalah Tanding dengan Penjual; Harga ZEC Hadapi Crash 55%

20 January 2026 at 08:00

Pergerakan harga Zcash mengecewakan para trader setelah breakout yang sangat dinantikan tidak terjadi. ZEC justru berbalik arah dengan tajam seiring memburuknya kondisi pasar secara menyeluruh, menghapus momentum bullish yang sempat terbentuk.

Meningkatnya ketidakpastian ekonomi makro menggeser sentimen, sehingga posisi short kini lebih diunggulkan. Koreksi ini kini menguntungkan trader bearish yang sudah memposisikan diri ke arah downside setelah Zcash kehilangan support teknikal utama.

Whale Zcash Sudah Berusaha Maksimal

Sentimen pasar Zcash mencerminkan pertarungan jelas antara akumulasi dan distribusi. Data on-chain menunjukkan whale telah mencoba mengakumulasi ZEC dalam beberapa hari terakhir, menandakan keyakinan jangka panjang. Tapi penjual juga turut aktif, secara bertahap melepas token mereka dan mengantisipasi koreksi harga yang lebih dalam.

Saldo Zcash di exchange naik 3,4% dalam 24 jam terakhir, menjadi indikator kuat bahwa tekanan jual makin meningkat. Kenaikan saldo pada exchange biasanya menandakan token dipindahkan untuk likuidasi. Dengan ZEC yang kini telah breakdown secara teknikal, aktivitas jual ini kemungkinan akan makin cepat, sehingga harga semakin rentan menuju penurunan.

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftarkan diri Anda untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Zcash Exchange Balance
Saldo Zcash di Exchange | Sumber: Nansen

Trader Long Harus Waspada Ancaman

Indikator makro semakin menunjukkan momentum bearish untuk Zcash. Funding rate ZEC selama lebih dari satu minggu tetap berada di area negatif, mencerminkan pasar yang didominasi posisi short. Para trader kini jelas lebih memilih strategi penurunan harga, sehingga tekanan turun pun makin kuat.

Zcash Funding Rate
Funding Rate Zcash | Sumber: Coinglass

Funding rate negatif menandakan trader short membayar biaya untuk mempertahankan posisi, biasanya pada masa keyakinan bearish yang kuat. Kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi trader long karena risiko terus meningkat seiring harga tidak mampu pulih. Funding rate negatif yang berkelanjutan biasanya berjalan seiring tren turun dalam waktu lama.

Data likuidasi semakin menambah pandangan waspada. Berdasarkan peta likuidasi, sekitar US$4,73 juta posisi long bisa terlikuidasi jika ZEC turun ke US$352. Konsentrasi risiko ini meningkatkan kemungkinan terjadi sell-off beruntun, sebab likuidasi paksa akan memperparah volatilitas dan menambah dorongan bearish.

Zcash Liquidation Map
Peta Likuidasi Zcash | Sumber: Coinglass

Harga ZEC Bisa Naik Lagi

Pada waktu publikasi, ZEC diperdagangkan di sekitar US$363 setelah menembus turun pola segitiga. Pergerakan harga sebelumnya sempat memberi harapan akan breakout, namun sentimen makro yang memburuk membalikkan skenario itu. Breakdown ini berpotensi membawa penurunan hingga 55%, sehingga target teknikal turun mendekati US$171.

Jika skenario bearish berjalan, Zcash kemungkinan akan merosot terlebih dahulu ke area support US$340. Jika ZEC gagal bertahan di zona ini, tekanan jual diperkirakan akan semakin deras. Breakdown lebih lanjut dapat menyeret harga menuju US$300, dengan area US$256 menjadi support berikutnya jika tekanan jual berlanjut.

ZEC Price Analysis.
Analisis Harga ZEC | Sumber: TradingView

Meski sedang lemah, narasi privacy coin tetap bertahan. Jika bull mampu mengambil alih, ZEC dapat stabil di atas US$340 dan berpeluang rebound. Pemulihan menuju US$405 akan membatalkan skenario bearish, menandakan permintaan baru dan mengubah momentum kembali berpihak pada pembeli.

Whale Ethereum Transaksi US$110 Juta saat Tekanan Pasar Meningkat

20 January 2026 at 06:08

Ethereum (ETH) mengalami tekanan jual yang signifikan pada Januari 2026. Wallet whale dan institusi telah memindahkan lebih dari US$110 juta ETH ke beberapa exchange utama.

Pada saat yang sama, Coinbase Premium Index menunjukkan permintaan yang melemah di pasar Amerika Serikat. Meski begitu, permintaan staking yang semakin tinggi. Sinyal teknikal yang mendukung memberikan prospek yang tetap optimistis meskipun hati-hati untuk aset ini.

Transfer Ethereum Besar Tunjukkan Aktivitas Tinggi dari Whale dan Institusi

Data on-chain menunjukkan banyak transaksi besar Ethereum. Perusahaan analitik blockchain Lookonchain melaporkan bahwa sebuah wallet dengan identitas 0xB3E8, yang mulai melakukan trading ETH delapan tahun lalu, telah mentransfer 13.083 ETH senilai sekitar US$43,35 juta ke Gemini minggu lalu.

Walaupun terjadi perpindahan tersebut, wallet tersebut masih menyimpan 34.616 ETH, dengan nilai sekitar US$115 juta.

It appears that a whale is dumping 13,000 $ETH($41.75M).

Galaxy Digital OTC wallet just transferred 13,000 $ETH($41.75M) out and has already deposited 6,500 $ETH($20.89M) into #Binance, #Bybit, and #OKX.https://t.co/UT2jKKEMFS pic.twitter.com/GolGaNMzrN

— Lookonchain (@lookonchain) January 19, 2026

Selain whale, pelaku institusi juga melakukan pergerakan besar. Lookonchain mencatat bahwa perusahaan Ethereum treasury FG Nexus menjual 2.500 ETH, dengan nilai sekitar US$8,04 juta.

Penjualan sebelumnya dari perusahaan ini terjadi pada November 2025, saat mereka memindahkan 10.975 ETH ke Galaxy Digital pada 18 dan 19 November. Saat ini, perusahaan tersebut memegang 37.594 ETH dengan nilai sekitar US$119,7 juta.

Selain itu, Lookonchain mengungkapkan bahwa sebuah wallet yang kemungkinan terkait dengan perusahaan venture capital Fenbushi Capital mengirim 7.798 ETH senilai US$25 juta ke Binance. Token-token tersebut telah di-staking selama dua tahun sebelum akhirnya kembali beredar.

Perlu dicatat bahwa pelaku pasar sering melihat arus masuk dana ke exchange sebagai sinyal awal adanya potensi aksi jual. Aset biasanya dipindahkan ke exchange terpusat untuk mendapatkan likuiditas atau melakukan trading.

Tapi, pergerakan ini belum tentu langsung diikuti oleh penjualan pasar secara segera. Dana tersebut bisa juga untuk kebutuhan rebalancing internal, penempatan collateral, strategi hedging, atau penyelesaian over-the-counter. Jadi, meskipun deposit ke exchange bisa meningkatkan risiko aksi jual jangka pendek, hal ini tidak serta merta menandakan bahwa likuidasi akan segera terjadi.

Sejalan dengan pergerakan on-chain tersebut, indikator berbasis pasar juga memberikan gambaran tambahan soal kondisi saat ini. Coinbase Premium Index, yang mengukur perbedaan persentase harga Coinbase Pro (pasangan USD) dan harga Binance (pasangan USDT), saat ini berada di zona negatif. Hal ini menunjukkan permintaan yang lebih lemah dari investor institusi asal Amerika Serikat.

ETH's Negative Coinbase Premium Index
Coinbase Premium Index Negatif ETH | Sumber: CryptoQuant

Ethereum Staking dan Sinyal Teknikal Tunjukkan Ketahanan

Meski begitu, ekosistem staking Ethereum terus menunjukkan permintaan yang konsisten. Berdasarkan data antrean validator, terdapat 2,7 juta ETH dalam antrean masuk untuk staking, sehingga menyebabkan waktu tunggu hingga 47 hari. Backlog yang besar ini menandakan minat yang tinggi untuk berpartisipasi sebagai validator dan dukungan jangka panjang terhadap jaringan.

Perbandingan antara antrean masuk dan keluar menjadi perhatian. Ada 36.960 ETH yang menunggu antrean keluar. Ketidakseimbangan ini memberi sinyal bahwa meski beberapa holder besar memilih untuk menjual, mayoritas validator tetap berkomitmen ingin mendapatkan imbalan staking dan membantu menjaga keamanan jaringan.

Tom Lee(@fundstrat)'s #Bitmine staked another 86,848 $ETH($277.5M) 5 hours ago.

In total, #Bitmine has now staked 1,771,936 $ETH($5.66B).https://t.co/P684j5Yil8 pic.twitter.com/fNoIuERqKt

— Lookonchain (@lookonchain) January 20, 2026

Selain itu, analis pasar juga menyoroti sinyal teknikal yang mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut untuk aset ini. Mengomentari situasi saat ini, analis Crypto Gerla menuturkan bahwa ETH sedang berada di fase re-akumulasi. Analis tersebut juga menambahkan bahwa pergerakan menuju US$3.600 bisa saja terjadi.

Bears called for a top last cycle because of the $ETH head and shoulder pattern.

Now, ETH is forming an inverse head and shoulder pattern, but bears think it won't play out this time.

They were right in 2022 and will be wrong in 2026. pic.twitter.com/mHcDZyGBXY

— BitBull (@AkaBull_) January 19, 2026

Berdasarkan data terbaru dari BeInCrypto Markets, harga perdagangan Ethereum berada di angka US$3.166,51, turun 1,11%. Apakah tekanan jual akan tetap menekan aset ini atau justru momentum bullish kembali berkuasa, bakal menjadi tren penting yang perlu diperhatikan dalam periode mendatang.

Bagaimana pendapat Anda tentang pergerakan whale Ethereum ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Setup Cardano Ini Pernah Picu Reli 32% — On-Chain Metrics Nampaknya Akan Terjadi Lagi?

20 January 2026 at 05:54

Harga Cardano sepertinya sedang mendekati titik keputusan. Walau harganya masih tertekan, ada pola teknikal yang sudah dikenal mulai terbentuk di balik permukaan. Struktur yang sama pernah mendahului reli sebesar 32% di akhir tahun lalu, kini kembali muncul, tapi kali ini didukung oleh perilaku on-chain tertentu dari whale dan holder jangka panjang.

Pertanyaannya sekarang bukan lagi soal ada atau tidak adanya sinyal. Melainkan, apakah perilaku pendukungnya cukup kuat untuk mendorong sinyal itu terwujud.


Setup Bullish yang Sudah Dikenal Muncul Lagi — dan Crypto Whale Bersiap Lebih Awal

Cardano sedang membentuk bullish divergence di chart harian. Bullish divergence terjadi saat harga mencetak lower low, namun momentum, yang diukur dengan Relative Strength Index (RSI), justru bergerak naik. RSI membandingkan keuntungan dan kerugian terbaru untuk menilai apakah tekanan jual mulai melemah.

Pola ini sebelumnya pernah penting bagi Cardano.

Antara 4 November hingga 31 Desember 2025, ADA mencetak lower low sementara RSI membentuk higher low. Divergensi itu menandai tekanan jual yang mulai habis dan selanjutnya diikuti reli sebesar 32%. Struktur serupa kini mulai terbentuk lagi antara 4 November 2025 hingga 19 Januari 2026, selama harga ADA masih bertahan di atas area US$0,35.

Bullish Divergence Forming
Bullish Divergence Forming | Sumber: TradingView

Ingin insight token lainnya seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Perilaku whale memperkuat sinyal kali ini.

Wallet yang memegang antara 1 juta hingga 10 juta ADA terlihat terus menambah akumulasi sejak 12 Januari. Total simpanan mereka naik dari sekitar 5,51 miliar ADA menjadi 5,61 miliar ADA, meningkat sekitar 100 juta ADA, atau 1,8% hanya dalam waktu kurang dari dua minggu. Dengan harga saat ini, itu setara eksposur tambahan lebih dari US$36 juta.

Cardano Whales
Whale Cardano | Sumber: Santiment

Akumulasi seperti ini biasanya muncul sebelum terjadi pergeseran momentum, bukan setelahnya. Tapi, momentum saja tidak cukup. Perilaku dari kelompok holder lain juga yang bakal menentukan apakah pola ini bisa berlanjut.


Holder Tetap Tenang Sementara Aktivitas Jangka Pendek Meningkat — Sinyal Campuran

Agar bisa memahami risiko di balik pola ini, kita perlu melihat aktivitas pergerakan koin yang sudah dipegang atau spent coin. Aktivitas spent coin melacak berapa banyak koin yang dipindahkan di jaringan, sehingga memberi gambaran siapa yang menjual dan siapa yang masih diam.

Holder jangka panjang, yang di sini berarti wallet yang memegang ADA selama 180 hingga 365 hari, menunjukkan keyakinan kuat. Aktivitas spent coin mereka anjlok dari sekitar 67,47 juta ADA pada 14 Januari ke sekitar 174.000 ADA dalam waktu dekat ini. Penurunan lebih dari 99% ini menyebabkan aktivitas sentuh titik terendah bulanan. Singkatnya, holder jangka panjang tidak menjual di saat harga lemah.

HODLers Not Moving ADA
Holder Tidak Memindahkan ADA | Sumber: Santiment

Sementara, holder jangka pendek justru memperlihatkan kondisi yang sangat berbeda.

Koin yang dipegang selama 30 hingga 60 hari tiba-tiba menjadi jauh lebih aktif seiring dengan terbentuknya pola bullish. Aktivitas spent coin untuk kelompok ini melonjak dari sekitar 3,6 juta ADA pada 18 Januari menjadi sekitar 14,84 juta ADA, naik sekitar 312% dalam waktu singkat.

Divergensi ini cukup berpengaruh.

Kurangnya aktivitas dari holder jangka panjang cukup menopang sisi bawah harga serta menurunkan risiko panik. Di waktu bersamaan, naiknya aktivitas jangka pendek memperbesar risiko suplai jika harga mulai bergerak naik. Ketidakseimbangan semacam ini bisa saja yang dulu membatasi reli Cardano berbasis RSI sebelumnya sehingga tidak berubah jadi tren yang bertahan lama.

Short-Term Cohort
Kelompok Jangka Pendek | Sumber: Santiment

Apakah pola ini akan menghasilkan reli kini sangat bergantung pada reaksi harga di level-level kunci.


Level Harga Cardano dan Dua Metrik Lain Tentukan Apakah Sejarah Terulang

Terakhir kali Cardano reli 32%, pergerakan itu akhirnya gagal karena harga ADA tidak berhasil kembali ke exponential moving average (EMA) 50 hari. EMA memberikan bobot lebih pada harga terbaru sehingga lebih sensitif terhadap perubahan tren. Pada reli itu, ADA tertahan di dekat EMA 50 hari yang sekarang ada di sekitar US$0,41.

Level tersebut menjadi rintangan utama pertama lagi.

Jika divergensi RSI saat ini terkonfirmasi dan harga naik lebih tinggi, penutupan harian yang jelas di atas US$0,41 akan menandakan bahwa momentum jangka pendek akhirnya sejalan dengan skemanya. Di atas itu, US$0,43 menjadi resistance berikutnya, lalu US$0,48 yang sangat dekat dengan EMA 200 hari, sekaligus menandai perubahan tren yang lebih berarti.

Arus modal membawa perbedaan penting kali ini.

Chaikin Money Flow (CMF) yang memantau apakah modal masuk atau keluar dari suatu aset justru bergerak naik walaupun harga sempat turun. Sebelumnya, CMF gagal bertahan di atas garis nol saat reli, menandakan arus masuk lemah. Kali ini, CMF naik dan tetap positif, menunjukkan akumulasi terjadi bahkan saat harga Cardano turun.

Pembelian whale yang sudah disebutkan sebelumnya juga punya peran mendorong CMF ke level yang lebih tinggi.

Cardano Price Analysis
Analisis Harga Cardano | Sumber: TradingView

Dari sisi bawah, pola ini masih bersifat kondisional. Jika terus turun di bawah US$0,35, maka divergensi bullish akan melemah dan membuka jalan menuju US$0,32 sehingga peluang pola berulang pun tertunda.

3 Altcoin yang Berpotensi Cetak Rekor ATH Baru di Pekan Ketiga Januari 2026

20 January 2026 at 05:53

Pasar kripto saat ini berada dalam kondisi netral, tidak didominasi oleh sentimen greed maupun fear, karena mayoritas token belum menunjukkan arah yang tegas. Sementara sebagian aset masih berjuang sekadar untuk pulih, beberapa altcoin justru mulai mendekati peluang pencetakan rekor harga all-time high (ATH) baru.

BeInCrypto menganalisis tiga altcoin yang berpotensi mencetak all-time high dalam beberapa hari ke depan.

Monero (XMR)

XMR masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mencetak all-time high baru pekan ini. Setelah melesat 57% hingga mencapai puncak sementara di dekat US$800, aset ini terkoreksi tajam. Saat ini, Monero nangkring di kitaran US$635, mencerminkan aksi ambil untung, bukan pelemahan struktural, di tengah minat yang tetap tinggi atas aset kripto yang berfokus privasi.

Kendati terkoreksi, XMR masih bertahan kokoh di atas zona support US$560. Indikator Chaikin Money Flow tidak menunjukkan arus keluar modal, melainkan hanya pelemahan arus masuk dalam 24 jam terakhir. Stabilitas ini mengindikasikan potensi akumulasi lanjutan, yang bisa membuka jalan bagi rebound sekitar 24% menuju all-time high sebelumnya.

XMR Price Analysis.
Analisis Harga XMR | Sumber: TradingView

Risiko tetap ada apabila sentimen pasar memburuk. Bila terperosok secara tegas di bawah support US$560, itu akan menggugurkan proyeksi bullish. Dalam skenario tersebut, XMR terancam turun menuju US$500 atau lebih rendah, menandakan koreksi yang lebih dalam serta pergeseran momentum ke pihak penjual.

Rain (RAIN)

Rain termasuk salah satu altcoin yang saat ini bertengger paling dekat dengan all-time high-nya. Token ini berada kurang dari 10% di bawah puncak US$0,0100 yang tercapai awal bulan ini. Kinerja relatif yang kuat mencerminkan minat berkelanjutan, menjadikan RAIN sebagai aset penting untuk dipantau dalam fase pasar saat ini.

Pergerakan harga RAIN sangat bergantung pada kemampuannya untuk bertahan di atas support US$0,0090. Rebound yang solid dari area ini akan menandakan kembalinya momentum beli. Apabila itu terjadi, harga berpeluang kembali menguji US$0,0100, dan breakout di atas level tersebut akan mengantarkan Rain ke all-time high baru.

RAIN Price Analysis.
Analisis Harga RAIN | Sumber: TradingView

Risiko drop masih ada andaikata momentum bullish gagal terbentuk. Aksi turun ke bawah support US$0,0090 akan melemahkan struktur pasar. Dalam skenario ini, harga RAIN berpotensi terkoreksi menuju US$0,00860, mencerminkan retracement alias koreksi yang lebih dalam dan meningkatnya tekanan jual jangka pendek.

River (RIVER)

Harga RIVER masih berada sekitar 75% di bawah all-time high US$43. Namun, momentum terbaru mulai memangkas jarak tersebut. Altcoin ini meroket hampir 40% pada hari Minggu, menunjukkan akselerasi reli yang signifikan. Lonjakan tajam semacam ini menandakan minat spekulatif masih aktif, membuat prospek harga RIVER tetap terfokus pada volatilitas lanjutan dan kelanjutan tren.

Saat diperdagangkan di bawah resistance US$30, RIVER menunjukkan tekanan jual yang relatif terbatas dalam beberapa sesi terakhir. Volume yang stabil mengindikasikan holder cenderung bertahan alih-alih melepas kepemilikan. Jika struktur ini bertahan, momentum bullish dapat berlanjut sepanjang pekan, mendorong RIVER menembus US$30 dan membuka jalur menuju retest all-time high US$43.

RIVER Price Analysis.
Analisis Harga RIVER | Sumber: TradingView

Proyeksi bullish akan melemah seumpama sentimen investor beralih ke aksi ambil untung. Koreksi berpotensi menyeret harga RIVER menuju support US$19. Lenyapnya level tersebut akan serta-merta membuyarkan proyeksi bullish dan membuka risiko drop yang lebih curam menuju US$11, sekaligus menandai pembalikan struktur pasar secara tegas.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang berpotensi mencetak rekor harga ATH di pekan ketiga Januari 2026 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

3 Meme Coin Wajib Pantau di Pekan Ketiga Januari 2026

20 January 2026 at 04:42

Meme coin mengalami pekan yang berat, seiring pasar kripto secara luas memancarkan sinyal netral hingga bearish. Meski banyak token masih mencatatkan koreksi, sebagian lainnya kini berada di titik yang berpotensi memicu pembalikan arah alias reversal.

BeInCrypto menganalisis 3 meme coin yang wajib masuk watchlist investor menjelang akhir Januari ini.

Ponke (PONKE)

PONKE masuk dalam jajaran performer terlemah pekan ini setelah anjlok 21% dan diperdagangkan di kisaran US$0,0474. Meski demikian, meme coin ini masih bertahan di atas level support US$0,0454, yang untuk sementara membatasi tekanan turun lebih lanjut. Pergerakan harga jangka pendek mencerminkan tekanan jual yang kokoh, namun stabilisasi mengindikasikan belum terjadi kapitulasi penuh.

Di tengah koreksi tersebut, PONKE masih mampu bertahan di atas exponential moving average (EMA) 50 hari. Level ini kerap menjadi penanda kekuatan tren jangka pendek. Selama harga tetap berada di atas EMA tersebut, peluang terjadinya breakdown yang lebih dalam relatif menurun, sekaligus menjaga peluang rebound teknikal tetap terbuka.

PONKE Price Analysis.
Analisis Harga PONKE | Sumber: TradingView

Agar pemulihan benar-benar terkonfirmasi, PONKE perlu merebut kembali resistance di US$0,0525. Jika level ini berhasil diterobos, harga berpotensi melaju menuju US$0,0611, yang dapat menutup sebagian kerugian sebelumnya. Sebaliknya, jika sentimen bearish terus berlanjut, drop di bawah US$0,0454 dapat membuka jalan bagi pelemahan lanjutan menuju US$0,0402.

Popcat (POPCAT)

POPCAT terkoreksi 18,4% dalam sepekan terakhir dan menjadi salah satu meme coin dengan kinerja terlemah. Saat ini, token tersebut diperdagangkan di atas support US$0,081. Meski tekanan jual cukup intens, zona ini sejauh ini mampu menahan penurunan lebih lanjut, menandakan fase stabilisasi jangka pendek ketika pelaku pasar menilai apakah tekanan jual mulai mereda.

Indikator teknikal mulai mengisyaratkan potensi kelelahan penjual. Money Flow Index (MFI) berada di sekitar ambang oversold (jenuh jual) di level 20,0, yang biasanya menandai berkurangnya tekanan jual. Penurunan di bawah level ini kerap diikuti oleh relief rally. Apabila minat beli kembali muncul, POPCAT berpotensi rebound menuju US$0,089, dengan US$0,100 menjadi level kunci untuk memulihkan kerugian terbaru.

POPCAT Price Analysis
Analisis Harga POPCAT | Sumber: TradingView

Namun, risiko koreksi masih membayangi apabila sentimen pasar gagal membaik. Tekanan jual yang berlanjut dapat mendorong POPCAT menembus support US$0,081. Jika itu terjadi, harga berpotensi meluncur ke area US$0,077 atau lebih rendah, yang akan membatalkan skenario pembalikan bullish dan memperkuat momentum bearish dalam jangka pendek.

Mog Coin (MOG)

Harga MOG turun 17,8% sepanjang pekan lalu dan kini parkir di sekitar US$0,000000267 pada waktu publikasi. Berbeda dengan meme coin lainnya, MOG masih menunjukkan tanda stabilisasi yang terbatas. Struktur harga dan indikator momentum justru mengarah pada risiko penurunan lanjutan, alih-alih sinyal pembalikan dalam kondisi pasar saat ini.

Tekanan jual masih terus terbangun berdasarkan indikator momentum. Money Flow Index berada di level 37,1, jauh di atas ambang oversold 20,0 yang biasanya mendahului rebound. Kondisi ini mengindikasikan harga MOG masih berpotensi melanjutkan penurunan, menembus support US$0,000000242, dan meluncur menuju level yang sebelumnya sempat diuji di US$0,000000206.

MOG Price Analysis.
Analisis Harga MOG | Sumber: TradingView

Meski demikian, perubahan sentimen pasar secara luas dapat mengubah prospek MOG. Jika kondisi bullish menguat, MOG berpotensi bertahan di atas support US$0,000000242. Bertahannya level ini dapat membuka peluang rebound menuju US$0,000000317, sekaligus membatalkan skenario bearish dan menandakan kembalinya minat spekulatif terhadap meme coin tersebut.

Bagaimana pendapat Anda tentang meme coin untuk masuk watchlist pekan ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Zcash Terhindar dari Crash 34% saat Dip Buyer Masuk — Penyelamatan Sempurna atau Hanya Jeda Sementara?

20 January 2026 at 00:00

Zcash Hampir Alami Breakdown Besar, Tapi Pembeli Langsung Menyelamatkan. Pada Chart 12 Jam, Pola Bearish Hampir Terbentuk Sepenuhnya dan Mengisyaratkan Koreksi Harga Zcash yang Dalam.

Alih-alih breakdown, aksi beli saat harga turun menciptakan ekor bawah yang panjang, sehingga breakdown tertunda. Tapi pertanyaan lebih besar adalah apakah ini aksi pembelian penuh keyakinan atau hanya upaya bertahan sementara untuk menunda yang tak terelakkan.


Breakdown 34% Hampir Terjadi — Sampai Pembeli Masuk

Pada chart 12 jam, Zcash membentuk pola head-and-shoulders yang jelas. Level breakdown berada di sekitar US$359, dan harga sempat diperdagangkan di bawah titik tersebut. Pergerakan ini hampir memicu aktivasi penuh pola tersebut yang menargetkan penurunan 34%.

Namun, breakdown ini belum terkonfirmasi.

Pembeli bereaksi agresif, mendorong harga naik lagi di atas support sebelum candle ditutup. Hasilnya, tercipta ekor bawah yang panjang – sebuah tanda klasik bahwa permintaan muncul tepat di area yang diharapkan penjual akan melanjutkan tekanan jual. Untuk saat ini, ekor itu melambangkan breakdown yang terselamatkan, bukan pembalikan tren.

Bearish Pattern
Pola Bearish | Sumber: TradingView

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar di Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Momen ini menambah sedikit lapisan support. Antara 10 Januari sampai 19 Januari, Zcash membentuk lower low pada harga, sedangkan indikator RSI (Relative Strength Index) justru membentuk higher low. Ini adalah bullish divergence standar di time frame 12 jam. Umumnya, sinyal ini menunjukkan adanya potensi rebound jangka pendek, terutama setelah penurunan tajam.

Bullish Divergence Forming
Bullish Divergence Mulai Terbentuk | Sumber: TradingView

Meski demikian, divergence ini masih rapuh. Agar tetap valid, harga Zcash harus bertahan di atas US$335 pada time frame 12 jam. Jika harga ditutup di bawah angka tersebut, sinyal akan melemah dan peluang penurunan kembali terbuka. Singkatnya, pembeli berhasil menunda penurunan. Tapi mereka belum menghilangkannya.


Pembelian Whale dan Arus Spot Mulai Melambat

Melihat lebih dalam, ada alasan kenapa breakdown ini tertahan.

Selama tujuh hari terakhir, whale menambah kepemilikan Zcash sebesar 12,65%, sehingga pasokan yang dikuasai whale naik jadi sekitar 9.950 ZEC. Kelompok inilah yang menyokong harga paling kuat selama tekanan jual. Sebaliknya, 100 alamat teratas (mega whale) tidak menambah kepemilikan secara signifikan, yang berarti para holder besar jangka panjang masih berhati-hati.

Zcash Whales
Whale Zcash | Sumber: Nansen

Data pasar spot juga memperkuat gambaran ini.

Pada akhir November, Zcash mencatat arus keluar harian dari exchange hampir US$61 juta, menandakan adanya aksi beli penuh keyakinan. Sekarang, permintaan sebesar itu sudah hilang. Pada 18 Januari, arus bersih keluar hanya US$15,7 juta. Lalu, 19 Januari, angkanya langsung turun ke US$7,68 juta saja. Ini merupakan penurunan 87% dibandingkan level akumulasi puncaknya.

Spot Exchange Netflows
Arus Bersih Exchange Spot | Sumber: Coinglass

Pembelian masih terjadi, tapi lajunya jauh lebih lambat.

Money Flow Index (MFI) membantu mengidentifikasi tipe permintaan yang terjadi. MFI menggabungkan data harga dan volume untuk menunjukkan apakah tekanan beli bersifat agresif atau defensif. Pada chart 12 jam, MFI membentuk higher low, walau harga Zcash menurun.

Pergerakan ini menandakan aksi beli saat harga turun, bukan aksi kejar breakout. Artinya, pembeli masuk hanya setelah harga melemah, bukannya langsung percaya diri membeli di harga tinggi.

ZEC Dip Buyers Continue To Come In
Aksi Beli Saat Harga Turun di ZEC Masih Berlanjut | Sumber: TradingView

Pembedaan ini penting. Aksi beli saat harga turun bisa menghentikan penurunan tajam, persis seperti yang baru terjadi di dekat level breakdown. Tapi tanpa dorongan lanjutan yang lebih kuat, biasanya aksi ini jarang mampu mendorong reli yang berkelanjutan sendirian.

Saat ini, permintaan Zcash masih ada. Tapi, permintaan itu terlihat hati-hati, selektif, dan lebih bersifat reaktif, bukan mendesak.


Level Harga Zcash yang Menentukan Apakah Save Berubah Menjadi Reversal

Karena breakdown tertunda, level harga kini menjadi lebih penting daripada indikator.

Zona penting pertama masih di kisaran US$359 hingga US$350. Jika Zcash kehilangan area ini dalam penutupan 12 jam, pola head-and-shoulders kemungkinan kembali aktif. Hal ini bisa membuka jalan turun ke US$250, yang hampir menyelesaikan proyeksi penurunan 34%.

Jika para pembeli terus mempertahankan zona ini, stabilisasi jangka pendek masih mungkin terjadi.

Untuk potensi kenaikan, level US$450 menjadi ujian nyata pertama. Level ini menandai bahu kanan dari pola bearish. Jika harga mampu bergerak stabil di atasnya, pola bearish dapat melemah dan momentum kembali terbentuk.

Zcash Price Analysis
Analisis Harga Zcash | Sumber: TradingView

Namun, pola bearish baru benar-benar patah jika harga menembus di atas US$559. Sebelum itu terjadi, setiap pantulan masih tergolong koreksi, bukan perubahan tren.

Zcash sekarang berada di tengah-tengah. Pembeli membuktikan mereka siap bertahan di harga ini. Crypto whale mulai masuk. Aktivitas beli saat harga turun masih aktif. Tapi keyakinan sudah tak sekuat fase akumulasi sebelumnya.

Penurunan 34% sudah tertahan — untuk saat ini. Apakah kondisinya bertahan atau tidak akan sangat bergantung pada langkah para pembeli selanjutnya, bukan hanya tindakan mereka sebelumnya.

Exchange-Traded Fund (ETF) Solana Catat Outflow Pertama dalam 4 Minggu saat Harga Turun ke US$130

19 January 2026 at 11:05

Aksi harga Solana baru-baru ini memperlihatkan upaya pemulihan yang gagal dan mengonfirmasi penurunan yang sebelumnya telah diproyeksikan. Setelah kesulitan mempertahankan momentum kenaikan, SOL justru berbalik melemah karena tekanan jual semakin meningkat.

Kepercayaan investor menurun setelah kerugian terakhir, yang juga berdampak pada exchange-traded fund dan mengakhiri rekor arus masuk selama empat minggu berturut-turut ke ETF berfokus Solana.

Solana Kehilangan Kepercayaan Investor

ETF spot Solana mencatat arus keluar bersih pertama dalam satu bulan, menandakan adanya perubahan sentimen institusi secara jelas. Arus keluar sebelumnya terjadi pada 3 Desember 2025, sehingga data terbaru menjadi sangat penting. Perubahan ini menunjukkan bahwa investor yang fokus pada kondisi makro sedang mengevaluasi kembali eksposur mereka seiring SOL yang tidak mampu mempertahankan reli yang dicoba sebelumnya.

Ketiadaan kelanjutan kenaikan harga mengurangi keyakinan dari pelaku pasar besar. Arus ETF umumnya menggambarkan posisi jangka panjang daripada spekulasi jangka pendek. Ketika Solana kesulitan bertahan di level teknikal utama, modal pun berpindah dari produk-produk terkait SOL. Arus keluar ini menambah tekanan jual dan memperlemah kestabilan harga jangka pendek.

Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar ke Daily Crypto Newsletter Editor Harsh Notariya di sini.

Solana ETF Flows.
Arus ETF Solana | Sumber: SoSoValue

Metri on-chain juga menunjukkan pandangan yang berhati-hati. Data Net Realized Profit/Loss memperlihatkan investor membukukan kerugian bersih selama empat hari berturut-turut. Pola ini menandakan tekanan yang kian meningkat di antara holder karena penurunan harga menghapus keuntungan yang baru diperoleh. Kerugian beruntun seperti ini sering kali diikuti peningkatan distribusi, terutama saat kondisi pasar tidak pasti.

Kerugian yang direalisasikan mendominasi Solana sepanjang Desember 2025, menggambarkan tekanan penurunan yang berlangsung lama. Januari sempat membawa angin segar dengan profitabilitas yang membaik. namun aksi jual panik selama empat hari terakhir lagi-lagi meniadakan kenaikan itu. Holder yang merugi sepertinya semakin siap untuk keluar dari posisi mereka sehingga pasokan meningkat dan mendorong SOL makin dalam ke fase koreksi.

Solana Net Realized Profit/Loss.
Arus Bersih Profit/Loss Realisasi Solana | Sumber: Glassnode

Rincian Harga SOL

Pada waktu publikasi, Solana diperdagangkan di kisaran US$133 setelah mengalami breakdown dari pola wedge menanjak. Secara teknikal, struktur ini memproyeksikan penurunan hampir 10% hingga ke US$128. SOL mendekati level ini dalam perdagangan terakhir, mengonfirmasi dampak bearish pada pola tersebut dan memvalidasi risiko penurunan lebih lanjut.

Setelah mencetak level terendah intraday di US$130, Solana nampak rentan untuk melemah lebih dalam. Pergerakan menuju US$128 diperkirakan masih sangat mungkin beberapa hari ke depan. Arus keluar ETF, kerugian yang ter-realisasi, dan kepercayaan investor yang memudar semuanya mengisyaratkan tekanan lanjutan pada harga SOL.

Solana Price Analysis.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Pandangan bearish ini bisa berubah jika arus keluar ETF mulai stabil. Jika tekanan jual dari institusi mulai mereda, Solana berpeluang merebut kembali US$136 sebagai support. Bertahan di level itu akan membatalkan skenario bearish saat ini. Pemulihan yang berhasil bisa membuka peluang menuju US$146, menandakan keyakinan baru dan momentum jangka pendek yang membaik.

❌